Mutu Certification
Pilih Bahasa : English | Indonesia
   

Mutu Certification Internasional

Gedung Baru Mutu Certification Internasional

Mutu Certification Internasional

Gedung Baru Mutu Certification Internasional

Mutu Certification Internasional

Jajaran Management Mutu Certification Internasional

Laboratorium

Suasana Laboratorium Mutu Certification Internasional

Pengujian

Karyawan Mutu Certification Internasional sedang Melakukan Pengujian

Quality Center

Mutu Certification Internasional

 Berita & Kegiatan
27 Jan 2012
​10 Perusahaan Kejar Sertifikasi Hutan Lestari
Jumlah anggota TBI kini menjadi 27 perusahaan, sejak berdiri pada 2010, dengan total konsesi hutan yang dalam proses sertifikasi FSC menjadi total seluas 3 juta Ha.

Sebanyak 10 pemilik konsesi hutan dengan luas area lebih dari 500 ribu hektare (Ha) di Kalimantan, bergabung dengan The Borneo Initiative (TBI), serta berkomitmen untuk memperoleh sertifikat FSC untuk pengelolaan hutan yang lestari. Bergabungnya 10 perusahaan tersebut menambah jumlah anggota TBI menjadi 27 perusahaan sejak berdiri pada 2010, sekaligus menggenapkan total konsesi hutan yang dalam proses mendapatkan sertifikasi FSC menjadi total seluas 3 juta Ha.

"Kami menyambut upaya yang dilakukan oleh The Borneo Initiative untuk mendorong pengelolaan hutan secara lestari di Indonesia," kata Dirjen Bina Usaha Kehutanan Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Iman Santosa, di Jakarta, Rabu (25/1).

Menurut Iman, inisiatif itu merupakan langkah maju dan sangat sejalan dengan komitmen pemerintah terhadap konservasi dan pengelolaan hutan yang lestari, khususnya dengan ditetapkannya 45 persen wilayah Kalimantan sebagai paru-paru dunia.

Pada kesempatan itu, CEO WWF-Indonesia, Efransjah mengatakan, pihaknya menyambut baik dan merasa bangga menjadi bagian dari inisiatif ini. Menurutnya, lebih dari 85 persen atau sekitar 480 ribu Ha lahan konsesi yang baru saja menjadi anggota TBI, berada di dalam dan sekitar Heart of Borneo. Hal ini dipandang sebagai tahapan yang sangat penting dalam pengelolaan hutan  lestari, dan menunjukkan peranan penting sektor bisnis dalam mempromosikan ekonomi hijau di salah satu wilayah kerja terpenting WWF.

Disebutkan, hanya setahun setelah TBI beroperasi, tiga hutan konsesi memperoleh sertifikat FSC, dengan cakupan wilayah kelola sebesar 429.460 Ha hutan alam. Tiga konsesi bersertifikat FSC ini adalah (milik) PT Suka Jaya Makmur (171.340 Ha), PT Narkata Rimba (41.540 Ha), dan PT Sarpatim (216.550 Ha). Suksesnya sertifikasi FSC itu merupakan hasil kolaborasi antar-organisasi seperti TBI (The Borneo Initiative), APHI (Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia), TFF (Tropical Forest Foundation), Inisiatif GFTN (Global Forest and Trade Network) WWF-Indonesia, TNC (The Nature Conservancy), serta FFI (Flora Fauna Indonesia).

Sementara, Presiden Direktur PT Sarpatim, Hans Widjajanto menyatakan, dalam  ekspor, sangat penting bagi bisnis dan jaringan internasional untuk memperoleh kepastian bahwa mereka mempergunakan kayu dari produsen yang bertanggung jawab, sehingga dapat menghindari permasalahan larangan impor. "Dengan diperolehnya sertifikat FSC, kami dapat membangun ikatan yang lebih kuat dengan konsumen untuk menghadapi persaingan harga," ujarnya.

Sumber : beritasatu.com
http://www.beritasatu.com/nasional/27917-10-perusahaan-kejar-sertifikasi-hutan-lestari.html

Klien Login
Silakan tekan tombol di bawah ini untuk login ke customer management system
Survey
Newsletter
Silakan masukan alamat email anda
Badan Akreditasi :
   
Jalinan Kerjasama :
 
Ditunjuk dan diakui :
Home | Hubungi Kami | Tautan | Webmail
© 1990 - 2012 Mutuagung Lestari. All Rights Reserved