JAKARTA - Menurut catatan Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor non-migas Indonesia selama 2011 terkerek naik 24,88%, atau sekitar US$ 162,02 miliar. Angka ini masih dibawah target ekspor non-migas Indonesia yang sebelumnya dipatok US$ 200 miliar.
Kendati nilai ekspor non-migas Indonesia tercatat meningkat, tidak dengan ekspor minyak sawit mentah (CPO) Indonesia, yang volume ekspornya tercatat menurun. Hingga November 2011 volume ekspor CPO Indonesia mencapai 7,6 juta ton, turun sekitar 2% dibanding periode yang sama pada November 2010 yang mencapai 7,8 juta ton. "Kini Cina tidak lagi mendominasi ekspor CPO Indonesia, lantaran tingginya biaya pengiriman dan berkurangnya permintaan," papar Direktur Statistik Distribusi BPS, Satwiko Darmesto kepada InfoSAWIT, baru-baru ini.
Merujuk catatan BPS, saat ini peringkat pertama pengimpor CPO Indonesia diduduki India mencapai 3,9 juta ton, lantas Malaysia 1,1 juta ton dan Belanda sebanyak 527,3 ribu ton. (Rintani)
Sumber : Info Sawit.com
http://www.infosawit.com/index.php?option=com_content&view=article&id=161:india-impor-39-juta-ton-cpo-indonesia&catid=37:lintas-harian






