MEDAN - Dengan aset Rp 10 triliun pada 2012, atau sekitar 25% dari target aset holding sekitar Rp 4,4 triliun lebih, PTPN III dinilai paling siap untuk meningkatkan industri sawit, baik hulu maupun hilir.
Disamping itu menurut penuturan Direktur Utama PTPN III, Amri Siregar, pihaknya memiliki beberapa keunggulan, diantaranya komposisi umur tanaman lebih baik, maka itu PTPN III sangat siap bila dilebur ke holdings BUMN Perkebunan. "Penggabungan perkebunan sawit dan karet dapat mengurangi faktor resiko," papar dia kepada InfoSAWIT.
Selain itu, kata Amri, bila Indonesian in corporated terwujud, bakal menciptakan daya saing yang luar biasa. Ketika holdings bisa dikembangkan dapat membantu meperkuat komoditi yang lemah dan perusahaan BUMN perkebunan yang mengalami kesulitan keuangan.
Namun demikian, tetap saja bakal ada kendala, berdasarkan prediksi Amri, kendala itu bisa saja terjadi saat akan menyatukan berbagai perusahaan perkebunan yang dimiliki pemerintah, lantaran memiliki persepsi yang berbeda antar perusahaan. "Misalnya masing-masing perusahaan memiliki perbedaan gaji, fasilitas, budaya perusahaan, dan carer planning yang berbeda," tandas dia. (Fathan)
Sumber : Infosawit.com
http://www.infosawit.com/index.php?option=com_content&view=article&id=161:ptpn-iii-siap-masuk-holdings-bumn-perkebunan&catid=37:lintas-newest






