NUSA DUA, 30 Oktober 2018 Pada kesempatan pembukaan Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2018 & 2019 Price Outlook, Ketua Umum Gabungan GAPKI Joko Supriyono menyampaikan terima kasih atas kehadiran Presiden Joko Widodo pada peresmian Pembukaan IPOC 2018.

“Dukungan Bapak Presiden kepada sektor kelapa sawit sangat besar. Ini ditunjukkan dengan berbagai kebijakan pemerintah yang mendorong pengembangan sektor kelapa sawit termasuk pada program  peningkatan produktivitas dan peremajaan perkebunan kelapa sawit rakyat,” kata Joko dalam keterangan resmi diterima InfoSWIT, Senin (29/10/2018).

Lebih lanjut kata Joko Supriyono, dukungan pemerintah lainnya ditunjukkan pada pelaksanaan program mandatory B20, pengembangan pasar-pasar ekspor baru, dan pengembangan SDM kelapa sawit di berbagai perguruan tinggi. “Belum pernah ada Presiden RI yang menanam sendiri dan langsung tanaman kelapa sawit ini,” katanya.

Pihak GAPKI, menyampaikan apresasi karena pemerintah cukup aktif mengkampanyekan industri sawit Indonesia di luar negeri. Khususnya di negara-negara tujuan ekspor. “Bahkan Bapak Presiden selalu pasang badan memberikan perlindungan terhadap segala bentuk hambatan perdagangan minyak sawit, khususnya di Eropa dan AS,” katanya.

Saat ini tercatat produksi minyak sawit Indonesia mencapai 42 juta ton di mana 30 juta ton akan diekspor. Karena itu, terkait program mandatori biodiesel B20, kata Joko Supriyono, sangat siap menyediakan bahan baku. Dengan pasokan minyak sawit sebesar ini, program biodiesel tidak pernah kesulitan bahan baku. (T2)

Sumber :
https://www.infosawit.com/news/8465/ketum-gapki–dukungan-pemerintah-untuk-industri-sawit-penting
PT. MUTUAGUNG LESTARI