Kegiatan Audit Surveillance Pertama PT. Bakti Putra Nusantara

[:id]

23 sampai dengan 26 Mei 2016, PT. Bakti Putra Nusantara telah dilakukan audit Surveillance Visit dengan skema VLK Industri oleh PT. Mutuagung Lestari sebagai bentuk evaluasi efisiensi pengelolaan hutan dan menjaga kredibilitas legalitas kayu dari Indonesia. Kegiatan audit Surveillance ini berlokasi di Dk. Watu Belah RT 01/04 Ds. Tamanrejo, Kec. Limbangan, Kab. Kendal, Jateng.

Proses audit Surveillance Visit yang dilakukan PT. Mutuagung Lestari ini merupakan Audit Surveillance yang pertama setelah memperoleh sertifikat SVLK. Jadual audit kali ini difokuskan untuk melakukan pengecekan verifikasi data dan observasi lapangan, apakah ada temuan atau tidak.

Berlangsung selama kurang lebih 3 hari, audit Surveillance Visit diakhiri oleh Closing Meeting. Hery Kurniawan selaku lead Auditor PT. Mutuagung Lestari memaparkan hasil audit secara langsung pada saat itu bahwa PT Bakti Putra Nusantara dinyatakan Memenuhi standar verifikasi legalitas kayu sesuai Peraturan Menteri Kehutan Nomor P.43/Menhut-II/2014 jo. P/95/Menhut-II/2014 dan Peraturan Dirjen Bina Usaha Kehutanan Nomor P.14/VI-BPPHH/2014 jo. P.1/VI-BPPH/2015. Hasil yang dipaparkan pada closing meeting berupa hasil verifikasi sementara dan hasil temuan lapangan, dan dari hasil audit dilakukan PT. Bakti Putra Nusantara tidak ada temuan apapun.

Sumber : Marketing Communication[:en]

23 sampai dengan 26 Mei 2016, PT. Bakti Putra Nusantara telah dilakukan audit Surveillance Visit dengan skema VLK Industri oleh PT. Mutuagung Lestari sebagai bentuk evaluasi efisiensi pengelolaan hutan dan menjaga kredibilitas legalitas kayu dari Indonesia. Kegiatan audit Surveillance ini berlokasi di Dk. Watu Belah RT 01/04 Ds. Tamanrejo, Kec. Limbangan, Kab. Kendal, Jateng.

Proses audit Surveillance Visit yang dilakukan PT. Mutuagung Lestari ini merupakan Audit Surveillance yang pertama setelah memperoleh sertifikat SVLK. Jadual audit kali ini difokuskan untuk melakukan pengecekan verifikasi data dan observasi lapangan, apakah ada temuan atau tidak.

Berlangsung selama kurang lebih 3 hari, audit Surveillance Visit diakhiri oleh Closing Meeting. Hery Kurniawan selaku lead Auditor PT. Mutuagung Lestari memaparkan hasil audit secara langsung pada saat itu bahwa PT Bakti Putra Nusantara dinyatakan Memenuhi standar verifikasi legalitas kayu sesuai Peraturan Menteri Kehutan Nomor P.43/Menhut-II/2014 jo. P/95/Menhut-II/2014 dan Peraturan Dirjen Bina Usaha Kehutanan Nomor P.14/VI-BPPHH/2014 jo. P.1/VI-BPPH/2015. Hasil yang dipaparkan pada closing meeting berupa hasil verifikasi sementara dan hasil temuan lapangan, dan dari hasil audit dilakukan PT. Bakti Putra Nusantara tidak ada temuan apapun.

Sumber : Marketing Communication

 

 

 

 

 

 [:]

No Comments

Post A Comment