Seminar Nasional ISPO 2016

[:id]Seminar Nasional ISPO telah berlangsung pada awal Maret 2016 kemarin, tepatnya tanggal 3-4 Maret 2016 di hotel Bidakara Jakarta. Acara yang rutin diselenggarakan Komisi ISPO tiap tahunnya ini menggandeng Media Perkebunan sebagai Event Organizer. Sebagai salah satu mitra kerja, PT. Mutuagung Lestari juga ikut membantu mensukseskan acara ini.

Acara yang diselenggarakan selama dua hari ini mengusung tema “Industri Minyak Sawit Indonesia Dalam Isu Lingkungan, Sosial & Ekonomi Global”. Hari pertama, Herdrajat selaku ketua Sekretariat Komisi ISPO menjadi salah satu pembicara dengan topik yang dibahas mengenai percepatan pemberian sertifikat ISPO.

IMG_9020Menurut Herdrajat, ISPO merupakan standar yang diakui oleh negara dan ISPO juga bersifat wajib bagi perusahaan tapi sukarela bagi petani swadaya. Namun kedepan pemerintah akan terus berusaha untuk mencari jalan agar sertifikasi ISPO juga bisa dilakukan oleh petani swadaya. Sehingga kedepan bukan lagi hanya perusahaan yang sudah mempunyai sertifikasi sustainable tapi juga petani bisa mendapatkannya.

“Melihat ISPO menjadi wajib bagi perusahaan, maka bagi perusahaan yang mempunyai kebun ataupun pabrik kelapa sawit (PKS) wajib hukumnya untuk di sertifikasi ISPO,” tegas Hendrajat

Hendrajat menambahkan, ISPO menjadi wajib karena selain untuk pembuktian kepada dunia bahwa kelapa sawit sebenarnya lebih sustainable dibanding komoditas lainnya juga untuk mengatur mengenai kepatuhan dalam aspek hukum, ekonomi, lingkungan dan sosial.

Pada hari kedua, peserta seminar dibekali pengetahuan teknis dan jasa pendukung industri kelapa sawit. Mutuagung Lestari diberikan kesempatan untuk menjadi pemateri mengenai laboratorium lingkungan dan juga sertifikasi Gas Rumah Kaca. Dihadiri lebih dari 150 peserta acara ini diharapkan mampu memberikan penjelasan mendalam kepada para pelaku industry sawit mengenai regulasi dan juga peran pemerintah dalam memajukan dunia agribisnis Indonesia

Selain menjadi sponsor dalam acara ini, Mutuagung Lestari bersama 5 perusahaan lainnya juga membuka stand pameran. Tujuannya untuk mempromosikan dan menginformasikan jasa layanan baru diantaranya Gas Rumah Kaca (GRK), ISCC dan SMK3 sehingga total jasa layanan Mutuagung Lestari berjumlah 25 produk jasa meliputi sertifikasi, inspeksi, dan pengujian. Dengan banyaknya jasa yang ditawarkan dapat menjadi jawaban dari para pelaku industry khususnya sawit untuk semua keperluan bisnis. (BOS)

Sumber :
Div. Marcomm
PT Mutuagung Lestari

 [:en]Seminar Nasional ISPO telah berlangsung pada awal Maret 2016 kemarin, tepatnya tanggal 3-4 Maret 2016 di hotel Bidakara Jakarta. Acara yang rutin diselenggarakan Komisi ISPO tiap tahunnya ini menggandeng Media Perkebunan sebagai Event Organizer. Sebagai salah satu mitra kerja, PT. Mutuagung Lestari juga ikut membantu mensukseskan acara ini.

Acara yang diselenggarakan selama dua hari ini mengusung tema “Industri Minyak Sawit Indonesia Dalam Isu Lingkungan, Sosial & Ekonomi Global”. Hari pertama, Herdrajat selaku ketua Sekretariat Komisi ISPO menjadi salah satu pembicara dengan topik yang dibahas mengenai percepatan pemberian sertifikat ISPO.

Menurut Herdrajat, ISPO merupakan standar yang diakui oleh negara dan ISPO juga bersifat wajib bagi perusahaan tapi sukarela bagi petani swadaya. Namun kedepan pemerintah akan terus berusaha untuk mencari jalan agar sertifikasi ISPO juga bisa dilakukan oleh petani swadaya. Sehingga kedepan bukan lagi hanya perusahaan yang sudah mempunyai sertifikasi sustainable tapi juga petani bisa mendapatkannya.

“Melihat ISPO menjadi wajib bagi perusahaan, maka bagi perusahaan yang mempunyai kebun ataupun pabrik kelapa sawit (PKS) wajib hukumnya untuk di sertifikasi ISPO,” tegas Hendrajat

Hendrajat menambahkan, ISPO menjadi wajib karena selain untuk pembuktian kepada dunia bahwa kelapa sawit sebenarnya lebih sustainable dibanding komoditas lainnya juga untuk mengatur mengenai kepatuhan dalam aspek hukum, ekonomi, lingkungan dan sosial.

Pada hari kedua, peserta seminar dibekali pengetahuan teknis dan jasa pendukung industri kelapa sawit. Mutuagung Lestari diberikan kesempatan untuk menjadi pemateri mengenai laboratorium lingkungan dan juga sertifikasi Gas Rumah Kaca. Dihadiri lebih dari 150 peserta acara ini diharapkan mampu memberikan penjelasan mendalam kepada para pelaku industry sawit mengenai regulasi dan juga peran pemerintah dalam memajukan dunia agribisnis Indonesia

Selain menjadi sponsor dalam acara ini, Mutuagung Lestari bersama 5 perusahaan lainnya juga membuka stand pameran. Tujuannya untuk mempromosikan dan menginformasikan jasa layanan baru diantaranya Gas Rumah Kaca (GRK), ISCC dan SMK3 sehingga total jasa layanan Mutuagung Lestari berjumlah 25 produk jasa meliputi sertifikasi, inspeksi, dan pengujian. Dengan banyaknya jasa yang ditawarkan dapat menjadi jawaban dari para pelaku industry khususnya sawit untuk semua keperluan bisnis. (BOS)

Sumber :
Div. Marcomm
PT Mutuagung Lestari[:]

No Comments

Post A Comment