TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Pemerintah mempercepat pengembangan industri hijau melalui pendampingan dan kolaborasi lintas sektor untuk memperluas peluang ekspor sekaligus meningkatkan daya saing produk dalam negeri.
Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi sektor manufaktur menuju industri yang berkelanjutan melalui penerapan konsep industri hijau.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah penyediaan layanan sertifikasi dan standardisasi bagi pelaku industri melalui Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI).
Di tengah transformasi industri tersebut, pengusaha nasional Sandiaga Salahuddin Uno menilai perubahan standar perdagangan global membuat perusahaan tidak hanya dituntut menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga harus mampu membuktikan bahwa proses bisnis dan produknya telah memenuhi berbagai standar nasional maupun internasional.
Menurutnya, kondisi itu mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap layanan sertifikasi, inspeksi, pengujian, dan verifikasi di berbagai sektor industri, mulai dari pangan, manufaktur, energi, hingga industri berbasis keberlanjutan.
“Saya melihat industri sertifikasi dan assurance akan menjadi salah satu sektor strategis di masa depan. Semakin tinggi standar yang diterapkan di berbagai negara, semakin besar pula kebutuhan terhadap lembaga yang dapat memberikan kepastian dan kepercayaan kepada pasar,” ujar Sandiaga, Minggu (2/8/2026).
Baca Berita Selengkapnya