RRI.CO.ID, Yogyakarta – Universitas Islam Indonesia (UII) memperkuat posisinya dalam peta riset dan pengujian lingkungan nasional melalui penandatanganan kesepakatan adendum perluasan kerja sama Triple Helix bersama Cheng Shiu University (CSU) Taiwan dan PT Mutuagung International Tbk. Salah satu sorotan utamanya terkait Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dibangun di Piyungan, Yogyakarta.
Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kewirausahaan UII, Prof. Eko Siswoyo mengatakan, kerja sama ini bukan sekadar seremonial formal. Akan tetapi merepresentasikan komitmen bersama yang kuat terhadap pertukaran pengetahuan, inovasi teknologi, dan keberlanjutan lingkungan.
Salah satu sorotan utama dari pertemuan hari ini adalah dukungan dan kontribusi luar biasa dari Cheng Shiu University yang secara resmi menyerahkan instrumen dan peralatan pengujian canggih untuk analisis dioksin kepada UII. Menurutnya, dioksin merupakan pencemar lingkungan persisten yang menimbulkan risiko signifikan bagi kesehatan manusia dan ekosistem di seluruh dunia.
“Pemantauan dan pengendalian zat pencemar ini membutuhkan presisi tinggi, teknologi mutakhir, anggaran yang besar, serta kompetensi ahli,” katanya dalam sambutan di Gedung Prof. Dr. Sardjito UII Yogyakarta, Kamis, 17 September 2026.
Baca Berita Selengkapnya