Ketahui Bibit Sawit Unggul dengan Ciri Berikut

Ketahui Bibit Sawit Unggul dengan Ciri Berikut

Bibit sawit unggul merupakan awal yang baik untuk memeroleh panen berkualitas. Bibit semacam yang menawarkan keunggulan atau kualitas baik biasanya memiliki sejumlah ciri. Tentu ciri atau karakteristik tersebut tergolong familier untuk dikenali. 

Bagi Anda yang awam mengenai unggul tidaknya suatu bibit sawit, maka lebih baik pelajari terlebih dahulu karakteristiknya. Artikel ini akan membahas mengenai hal tersebut. Maka demikian, jangan lewatkan pembahasan informatif berikut!

 

Ciri-Ciri Bibit Sawit Unggul secara Umum

Demi memeroleh bibit berkualitas unggul, maka diperlukan pengetahuan yang cukup mengenainya. Memang, untuk mengenali bibit sawit yang baik diperlukan ketelitian dalam menganalisis ciri umum berikut ini:

1. Bentuk Tunas

Karakteristik pertama yang wajib dikenali dalam pemilihan bibit sawit bermutu baik yakni bagaimana bentuk tunasnya. Sebagai informasi, bibit sawit bermutu baik memiliki karakteristik yang mudah dikenali seperti mata tunas normal berwarna putih bersih.

Apabila menemukan bibit sawit disertai kecacatan bentuk dan memiliki warna cokelat berbias kehitaman, sebaiknya Anda peka bahwa bibit tersebut memiliki mutu yang rendah. Maka demikian, Anda wajib untuk teliti dan mengamati secara detail mengenai karakteristik bentuk tunas sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian bibit sawit. 

2. Bentuk Anak Daun

Karakteristik berikutnya yakni tentang anakan daun. Perlu dipahami, bibit sawit unggul mempunyai anak daun berbentuk melebar, tidak menggulung, dan tidak kusut. Apabila Anda menemukan pemasok bibit dengan ciri anak daun yang kusut, menggulung, dan sempit, maka dapat dipastikan jika bibit tersebut tidaklah sempurna. 

3. Tempurung Bibit Sawit

Bibit sawit berkualitas tinggi mempunyai tempurung berwarna hitam pekat, tanpa disertai retakan maupun kerusakan lainnya. Sebab, apabila tempurung bibit tersebut dalam kondisi retak, tentu kemungkinan besar isi yang ada di dalamnya pun ikut rusak dan dapat memengaruhi tumbuh-kembangnya di masa mendatang sesudah ditanam. 

Perlu diingat, tempurung bibit sawit berkualitas tidak pula ditumbuhi oleh jamur dan serabut-serabut. Biasanya, jamur tumbuh subur pada media yang lembab. Kondisi bibit sedemikian rupa akan mempersulit pertumbuhan tanaman, bahkan risikonya yakni tidak mampu untuk tumbuh sama sekali.

4. Akar Bibit

Karakteristik bibit sawit unggul ditandai dengan akar yang tidak begitu panjang. Lebih tepatnya, panjang akar bibit berkualitas baik tidaklah lebih dari 2 hingga 3 sentimeter. 

Apabila telah melewati ukuran panjang tersebut, maka dikhawatirkan bibit tidak mampu tumbuh secara optimal lantaran terlampau tua. Selain tidak terlalu panjang, akar bibit sawit berkualitas tinggi mempunyai tudung dan tidak langsung terbuka. 

5. Batang Bawah Bibit

Bibit sawit bermutu tinggi ditandai dengan karakteristik batang bawah yang pendek dan gemuk. Ketika periode pertumbuhannya, batang dengan kondisi sedemikian rupa bisa jauh lebih kokoh ketimbang bibit berbatang bawah tinggi dan kurus.

6. Warna Daun, Batang, dan Radikula

Warna batang akar atau radikula, batang, serta daun suatu bibit sawit berbeda dengan mereka yang telah tumbuh menjadi tanaman. Apabila pada tanaman sawit batang serta radikulanya berwarna cokelat disertai daun yang hijau, maka karakteristik tersebut tidaklah berlagu bagi bibit sawit.

Perlu dipahami, bibit sawit bermutu tinggi mempunyai radikula berwarna kekuning-kuningan yang condong mendekati hijau. Adapun warna calon batang maupun calon daun yakni keputih-putihan bersih.

7. Ukuran Calon Batang

Bongkot bibit atau calon batang sawit berkualitas memiliki ukuran pendek. Prinsipnya, semakin pendek suatu calon batang, tentu semakin unggul suatu bibit sawit kala periode pertumbuhan dan semakin kuat ketika telah ditanam. 

8. Bentuk Bibit

Karakteristik bibit sawit yang baik yakni mempunyai bentuk yang lonjong atau bulat serta tidak disertai cekungan-cekungan. Pada intinya, bentuk bibit ini normal dan tidak ada kecacatan.

Itu dia ciri-ciri bibit sawit dengan mutu yang baik. Anda dapat mempelajari lebih lanjut mengenai karakteristik yang telah disebutkan di atas dengan mengamati secara langsung dan melalui penemuan informasi lebih detail dari literasi atau profesional berpengalaman.

 

Informasi Relevan terkait Bibit Sawit Unggul dan Legal

Ketahui Bibit Sawit Unggul dengan Ciri Berikut

Mengetahui dan memahami karakteristik bibit sawit berkualitas baik saja tidaklah cukup. Anda perlu mengetahui beberapa informasi relevan terkait bibit legal dan ilegal serta bagaimana untuk mendapatkan bibit secara resmi. Jadi berikut adalah aspek-aspek yang perlu diperhatikan:

1. Memahami Bibit Sawit Asli

Bibit asli sawit orisinal memiliki tiga ciri yang perlu dipahami. Berikut adalah penjelasan mengenai ketiga ciri tersebut:

  • Asalnya dari varietas unggul DxP yang sudah dirilis oleh Menteri Pertanian secara resmi.
  • Produksinya dari kebun bibit khusus yang telah mengantongi sertifikasi melalui penyilangan pohon ibu induk Dura (D) bersama pohon bapak Pisifera (P). Tentunya keunggulan bibit ini sudah teruji.
  • Bibit bisa disertifikasi lantaran kemurnian genetik terjamin serta perkecambahan benih diterapkan secara sistematis dan rapi. Dengan demikian, asal-usulnya bisa dilacak ke pohon induk.

2. Memahami Bibit Sawit Ilegal

Bibit asli sawit ilegal memiliki tiga ciri yang perlu dipahami. Berikut adalah penjelasan mengenai ketiga ciri tersebut:

  • Asalnya dari kecambah atau buah di bawah pepohonan kelapa sawit yang dikumpulkan dan ada di kebun produksi Tenera (T) atau Dura (D) yang disilangkan.
  • Pertumbuhan kecambah dilakukan melalui cara alami serta asal-usul pohonnya tidak jelas atau tidak tercatat.
  • Bibit tidak bisa disertifikasi lantaran asal-usulnya tidaklah jelas serta proses perkecambahannya tanpa mengikuti standar berlaku.

3. Memahami Dampak Kerugian Menggunakan Bibit Sawit Ilegal

Bibit sawit unggul tentu legal. Bagaimana dengan bibit sawit ilegal? Sudah pasti kualitasnya tidaklah unggul. Perlu diketahui, berikut adalah sejumlah dampak negatif akibat penggunaan bibit sawit ilegal:

  • Menghasilkan kontaminasi Dura (D), sehingga berpotensi tinggi mengurangi produksi CPO (crude palm oil) dan TBS (tandan buah segar).
  • Menekan kesempatan dalam memeroleh pendapatan optimal serta pengeluaran biaya yang sia-sia. Pekebun pun bisa sukar dalam mengembalikan pinjaman kredit lantaran hasil produksi yang rendah.
  • Menimbulkan ekses masalah atau konflik antara PKS (pabrik kelapa sawit) dan kebun pemasok TBS.
  • Mendapatkan sanksi, karena telah melanggar UU Nomor 12 tahun 1992 mengenai Sistem Budidaya Tanaman serta UU Nomor 29 tahun 2000 mengenai Perlindungan Varietas Tanaman. 
  • Menimbulkan produktivitas yang rendah, yakni hanya dapat memproduksi TBS sebanyak 50% dengan rendemen CPO paling banyak 18%.
  • Merusak mesin pengolah rendemen CPO, mengambil pangsa pasar, menurunkan level produksi CPO dalam skala nasional, menurunkan citra produsen bibit sawit resmi, hingga SDM, SDA, dan modal tidak dapat termanfaatkan optimal.

4. Memahami Cara Memeroleh Bibit Sawit Legal

Untuk mendapatkan bibit yang baik dan resmi, maka Anda dapat melakukan dua langkah mudah! Berikut poinnya:

  • Pemesanan kecambah sawit dilakukan dari sumber bibit sawit legal yang sudah ditetapkan pemerintah dengan menyertakan SP2B-KS (Surat Persetujuan Penyaluran Benih Kelapa Sawit) yang diterbitkan Ditjen Perkebunan atau Dinas Perkebunan Provinsi/Kabupaten/Kota.
  • Pembelian bibit di dalam polybag dilakukan dari penangkar bibit legal (mempunyai TRUP (Tanda Registrasi Usaha Pembenihan)) serta disertifikasi UPTD Pembenihan Tanaman Perkebunan.

Demikian pembahasan mengenai ciri bibit sawit unggul beserta informasi relevan seputar cara mendapatkannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda? Bicara soal sertifikasi, sebaiknya segera peroleh demi kebaikan bisnis Anda! Caranya? Percayakan sertifikasi perusahaan pada Mutu International!

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.