CEREMONY FIRST SHIPMENT WITH FLEGT LICENSE OF INDONESIAN PLYWOOD PRODUCT

FOTOIndonesia sebagai salah satu Negara terbesar dalam export Plywood pada tanggal 15 November 2016 bertempat di PT Bimaruna Jaya, Depo 2 Jakarta, menyelenggarakan  First Shipment with FLEGT License of Indonesian Plywood Product ke Uni Eropa. Acara ini diselenggarakan oleh Asosiasi Panel Kayu Indonesia (Apkindo) dimana empat anggota Apkindo yang mendapatkan lisensi FLEGT pertama di Indonesia dan dunia yakni Korindo Group, Kayu Lapis Indonesia Group, PT Kutai Timber Indonesia, dan PT Mujur Timber.

Acara pengapalan perdana produk berlisensi FLEGT ke Uni Eropa dihadiri Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Sekretaris Jenderal Apkindo, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Direktur Jenderal Agro Kementerian Perindustrian, Presiden Direktur PT Mutuagung Lestari, Direktur PT Mutu Hijau Indonesia dan Direktur perusahaan-perusahaan anggota Apkindo.

Sebelum acara dimulai, seluruh yang hadir diminta menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama, dilanjutkan dengan laporan penyelenggaraan acara yang disampaikan oleh Gunawan Salim selaku DPP Apkindo Bidang Pemasaran Luar Negeri. Gunawan Salim menyampaikan ada 23 kontainer produk plywood dari empat perusahaan pemberangkatan pertama melalui Pelabuhan Tanjung Priok, yakni, Korindo Group, Kayu Lapis Indonesia Group, PT Kutai Timber Indonesia, dan PT Mujur Timber.

Gunawan juga menyampaikan beberapa kota tujuan kontainer yaitu dari  Korindo Group menuju Antwerp, Belgia (dua kontainer), PT Kayu Lapis Indonesia menuju Antwerp dan Tilbury, UK (masing-masing satu kontainer), PT Kutai Timber Indonesia  menuju Antwerp, Hamburg-Jerman (masing-masing satu  kontainer). Lalu, Liverpool-UK, Tilbury (masing-masing dua kontainer) dan PT Mujur Timber menuju Antwerp (empat kontainer) dan Tilbury (sembilan kontainer).

Selain itu, ada perusahaan pengapalan kargo perdana dari daerah masing-masing, seperti delapan kontainer dari PT Mujur Timber menuju Tilbury-UK di Belawan-Medan, tiga kontainer dari PT KLI menuju Anwerp-Belgia di Semarang, 45 kontainer PT Korindo tujuan Anwerp, Bremerhaven dan Hamburg-Jerman di Pangkalan Bun. Kemudian lima kontainer dari PT Kutai Timber Indonesia menuju Tilbury dan Grangemouth-UK di Surabaya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan oleh A.A Malik selaku Sekretaris Jenderal Apkindo. A.A. Malik menyampaikan bahwa dengan diberlakukannya FLEGT license terhitung mulai tanggal 15 November 2016, berarti Uni Eropa telah mengakui bahwa SVLK dinilai sudah sesuai dengan peraturan legalitas Uni Eropa.

“Dengan pemberlakuan FLEGT license ini maka berarti Indonesia menjadi negara pertama di dunia dan menjadi satu-satunya yang saat ini yang telah mendapatkannya” ungkap A.A Malik.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan FLEGT License Document kepada PT Korindo Group, Kayu Lapis Indonesia Group, PT Kutai Timber Indonesia, dan PT Mujur Timber. Presiden Direktur PT Mutuagung Lestari, Arifin Lambaga menyerahkan FLEGT License Document kepada PT Kutai Timber Indonesia yang diwakili oleh Captain Sain Latief dan PT Mujur Timber yang diterima oleh Presiden Direktur, Yansen Ali.

Selanjutnya acara ceremonial stuffing dan penyegelan container yang diwakili oleh Dr .Rufi’ie, Ana dan Sigit dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Sekretaris Jenderal Apkindo, A.A Malik dan Presiden Direktur Korindo, Kim Sang Jin.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa, yang dibawakan oleh H. Said Abdul. Acara diakhiri dengan pelepasan First Shipment with FLEGT License of Indonesian Plywood Product yang ditandai secara seremonial pemecahan kendi dan pembunyian klakson secara serentak yang dilepas oleh Ketua Apkindo yang diwakili oleh A.A Malik.

Dengan pemberlakuan FLEGT license ini, menjadi keuntungan besar bagi PT Mutuagung Lestari dengan mengeluarkan dokumen V-Legal untuk produk kayu yang akan dikirim ke Uni Eropa. PT Mutuagung Lestari turut mensosialisasikan dan mendorong terselenggaranya tata kelola hutan dan pemanfaatan hasil hutan yang lestari.

Sumber :
Marketing Communication
PT. MUTUAGUNG LESTARI

No Comments

Post A Comment