358 Juta Ton Emisi Gas Rumah Kaca Ditargetkan Turun Tahun Ini

358 Juta Ton Emisi Gas Rumah Kaca Ditargetkan Turun Tahun Ini

Perubahan iklim menjadi salah satu permasalahan utama yang dihadapi manusia dalam dasawarsa ini. Salah satu langkah konkret yang dilakukan oleh berbagai negara dalam membatasi kenaikan suhu secara global sekaligus mengurangi emisi gas rumah kaca adalah dengan menjalankan Paris Agreement.

Paris Agreement adalah perjanjian internasional yang mengikat secara hukum tentang perubahan iklim. Perumusan Paris Agreement didasarkan pada sejumlah latar belakang yang mencerminkan kebutuhan mendesak untuk mengatasi perubahan iklim dan memperkuat kerja sama global. Paris Agreement mengharuskan negara-negara untuk berkontribusi secara nasional (Nationally Determined Contributions/NDCs) dengan menentukan target dan rencana pengurangan emisi gas rumah kaca sesuai dengan kemampuannya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, menyebutkan bahwa Indonesia memiliki target menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 358 juta ton yang hendak dicapai pada tahun ini.

“Kita juga punya target menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 290 juta ton di tahun 2023, yang sudah kita tingkatkan menjadi 358 juta ton, ” ujar Arifin dalam Indonesia Solar Summit 2023 di Jakarta, Rabu (26/7/2023).

Bukan hanya pada tahun ini, Indonesia juga sudah menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca pada tahun 2025 dan 2030 mendatang.

“Di 2025, kita harus bisa mencapai 23 persen energi baru di dalam bauran energi kelistrikan yang ada. Kalau di 2030, ditargetkan 300 GW energi bersih harus masuk, maka ada himbauan untuk meningkatkan target bauran menjadi tiga kali lipat,” ungkap Arifin.

Sebagai negara tropis yang berada di jalur khatulistiwa, Indonesia memiliki banyak potensi yang sangat besar dalam memanfaatkan energi surya. Terlebih lagi, lahan yang dimiliki juga tidak sedikit. Maka Kementerian ESDM bersama para stakeholder siap untuk terus melakukan berbagai program dan kegiatan sebagai upaya menurunkan emisi gas rumah kaca, termasuk salah satunya dengan melakukan pemanfaatan terhadap tenaga surya yang memiliki potensi besar di Indonesia.

Juli 2021 lalu, Indonesia menyetorkan NDC terbaru sebagai bentuk kontribusinya dalam memitigasi dampak perubahan iklim di bawah Paris Agreement. Hampir sama dengan NDC sebelumnya, secara garis besar, NDC ini bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 29% di bawah mekanisme business as usual (BAU) pada 2030, atau sebesar 41% dengan bantuan internasional.

Sejalan dengan upaya pemerintah untuk mencapai target NDC sebesar 29% – 41% pada 2030 serta net zero emission (NZE) atau emisi nol bersih pada 2060, pemerintah Indonesia berkomitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 358 juta ton karbondioksida atau sebanyak 2,5 persen. Hal ini dilakukan dengan kemampuan sendiri. Di sisi lain, dengan bantuan internasional, Indonesia menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 446 juta ton karbondioksida atau sama dengan 15,5 persen.

Komitmen Indonesia melalui NDC tersebut sekaligus menjadi salah satu upaya untuk menurunkan emisi gas rumah kaca dan berbagai dampak buruk dari terjadinya perubahan iklim. Upaya ini termasuk pengendalian deforestasi, pengelolaan lahan berkelanjutan, pengembangan energi terbarukan, dan efisiensi energi.

 

MUTU International Sambut Baik Kebijakan Bursa Perdagangan Karbon

Bursa karbon Indonesia merupakan suatu sistem yang mengatur mengenai perdagangan serta mencatat kepemilikan unit karbon sesuai dengan mekanisme pasar. Sebagai salah satu Lembaga Validasi dan Verifikasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) yang sudah terakreditasi KAN sejak tahun 2015 untuk menyelenggarakan penilaian kesesuaian berupa kegiatan validasi dan verifikasi berdasarkan ISO/IEC 14065:2020 General principles and requirements for bodies validating and verifying environmental information, MUTU International sambut baik kebijakan bursa perdagangan karbon.

MUTU International sudah memiliki ekosistem bisnis yang sesuai untuk bursa karbon yakni sudah diakreditasi sebagai LVV GRK oleh KAN.  Kegiatan validasi dan verifikasi ini adalah salah satu dari bisnis utama MUTU International. Hingga saat ini, MUTU international telah menerbitkan 11 laporan validasi dan verifikasi gas rumah kaca dengan berbagai skema dan program serta terdapat 8 kegiatan yang akan dan sedang berlangsung pada tahun ini. MUTU International juga telah menerbitkan 105 sertifikat dengan skema International Sustainable Carbon Certification (ISCC) pada tahun 2022.

 

Ingin Ikut Terus Berkontribusi dalam Menjaga Lingkungan Indonesia?

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.