ESG (ENVIRONMENT, SOCIAL, GOVERNANCE)

TANGGUNG JAWAB LINGKUNGAN

Previous slide
Next slide

Program Tanggung Jawab Sosial

MUTU secara konsisten memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui penciptaan manfaat yang nyata dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diimplementasikan melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang dirancang untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan secara terpadu. Pelaksanaan program CSR MUTU tidak hanya berfokus pada pemenuhan kewajiban sosial perusahaan, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan dampak positif yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

Dalam rangka memastikan keberlangsungan dan perluasan dampak program, MUTU menyediakan dukungan pendanaan sebesar Rp440.000.000 pada tahun 2025. Nilai ini meningkat dibandingkan alokasi anggaran CSR pada tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp400.779.559. Penyesuaian anggaran tersebut mencerminkan keseriusan MUTU dalam memperkuat kontribusi sosial serta memperluas cakupan
manfaat kegiatan CSR.

Pengelolaan kinerja sosial perusahaan dilaksanakan oleh tim khusus yang berada di bawah koordinasi Divisi Corporate Secretary dengan dukungan Divisi Facility Management. Tim ini memiliki mandat untuk menyusun perencanaan, melaksanakan program, serta melakukan pemantauan dan evaluasi guna memastikan efektivitas dan keberlanjutan pelaksanaan CSR. Dalam setiap tahap kegiatan, keterlibatan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dari pendekatan MUTU untuk menjaga relevansi program dan memperkuat dampak jangka panjang yang dihasilkan.

Komitmen dan Kebijakan CSR MUTU

MUTU memiliki kebijakan yang berfokus pada pelaksanaan lima program utama dalam bidang CSR, yaitu:

adalah program CSR strategis Perusahaan yang bertujuan meningkatkan kualitas kehidupan spiritual masyarakat melalui penyediaan bantuan pembangunan serta renovasi fasilitas tempat ibadah, lembaga pendidikan keagamaan, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya guna menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. Dalam komitmennya untuk meningkatkan kualitas kehidupan spiritual masyarakat setempat, MUTU telah berhasil melaksanakan beberapa inisiatif kegiatan diantaranya Bantuan Kepada Keluarga Tidak Mampu Wilayah Kota Medan, Satu Hari Berbagi, Seribu Senyuman Kepada Panti Asuhan As-Salam, Qurban Tahun 1447 Hijriah, Peduli Masyarakat Terdampak Banjir di Pekanbaru dan MUTU Peduli Bencana Sumatra (Aceh & Medan).

Satu Hari Berbagi, Seribu Senyuman Kepada Panti Asuhan As-Salam

Peduli Masyarakat Terdampak Banjir di Pekanbaru dan MUTU Peduli Bencana Sumatra (Aceh & Medan)

merupakan program CSR strategis Perusahaan di bidang pendidikan yang berfokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan kehutanan dan pertanian berkelanjutan, serta penyediaan lingkungan belajar yang layak melalui pembangunan dan renovasi fasilitas sekolah. Program ini dirancang untuk mensinergikan aspek edukasi praktis mengenai pelestarian alam dengan perbaikan infrastruktur pendidikan guna menciptakan generasi yang kompeten, berwawasan lingkungan, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan. MUTU telah berhasil melaksanakan beberapa inisiatif kegiatan diantaranya Rumah Singgah Kemanggisan, Bedah Sekolah untuk SDN 007 Pulau Setokok Batam, Pelatihan Budidaya Sawit Berkelanjutan Pondok Pesantren Al-Amin Dumai, Pelatihan Budidaya Kakao & Sawit untuk Kelompok Tani di Pasangkayu.

Bedah Sekolah untuk SDN 007 Pulau Setokok Batam

merupakan program CSR strategis perusahaan di bidang manajemen persampahan yang berfokus pada pelestarian lingkungan melalui integrasi aksi nyata pembersihan sampah di lokasi tertentu, pelatihan pengelolaan sampah bagi masyarakat, serta inisiatif daur ulang untuk menciptakan ekonomi sirkular. Program ini dirancang untuk mengubah pola pikir masyarakat dalam menangani limbah sekaligus menyediakan solusi praktis demi menjamin lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. MUTU telah berhasil melaksanakan beberapa inisiatif kegiatan diantaranya Pengelolaan Lingkungan di Kampung Aur Medan dan World Clean up Day Kotawaringin Barat.

Pengelolaan Lingkungan di Kampung Aur Medan

merupakan program CSR strategis perusahaan di bidang konservasi sumber daya air yang berfokus pada menjaga keberlangsungan siklus hidrologi melalui aksi nyata penanaman pohon di area tangkapan air, pembangunan sumur resapan maupun fasilitas air bersih, serta peremajaan ekosistem sungai. Program ini dirancang untuk memastikan ketersediaan air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memitigasi risiko bencana air seperti kekeringan dan banjir melalui pendekatan infrastruktur hijau yang terpadu. MUTU telah berhasil melaksanakan beberapa inisiatif kegiatan diantaranya Penanaman Demplot Agroforestree Kelompok Tani Hutan Bukit Mojo, Air Bersih Untuk Masyarakat Tanjung Api – Api Palembang, Aksi Tanam Pohon di Banda Aceh, dan Aksi Tanam Pohon di Kota Jambi.

Aksi Tanam Pohon di Kota Jambi

merupakan program CSR strategis perusahaan di bidang penjaminan mutu yang difokuskan untuk memperkuat daya saing kelompok usaha UMKM melalui pemberian akses layanan sertifikasi resmi yang dimiliki oleh MUTU. Program ini dirancang untuk mendampingi pelaku usaha kecil dalam memenuhi standar kualitas produk dan manajemen, sehingga mereka mampu naik kelas, menembus pasar yang lebih luas, serta memiliki kredibilitas profesional yang diakui secara nasional maupun global melalui legalitas sertifikasi yang tepat guna. MUTU telah berhasil melaksanakan beberapa inisiatif kegiatan diantaranya Sertifikasi Halal 33 UMKM Kota Depok.

Program Unggulan CSR 2025

Pelaku usaha dan sektor produktif memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Dalam upaya meningkatkan daya saing, penerapan standar mutu, peningkatan kompetensi teknis, serta pemahaman terhadap praktik usaha yang baik dan berkelanjutan menjadi aspek yang semakin krusial. Oleh karena itu, dukungan terhadap standarisasi dan penguatan kapasitas pelaku usaha, termasuk UMKM dan sector perkebunan, menjadi bagian penting dalam mendorong kualitas produk serta keberterimaan di pasar.

Pengelolaan kinerja sosial perusahaan dilaksanakan oleh tim khusus yang berada di bawah koordinasi Divisi Corporate Secretary dengan dukungan Divisi Facility Management. Tim ini memiliki mandat untuk menyusun perencanaan, melaksanakan program, serta melakukan pemantauan dan evaluasi guna memastikan efektivitas dan keberlanjutan pelaksanaan CSR. Dalam setiap tahap kegiatan, keterlibatan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dari pendekatan MUTU untuk menjaga relevansi program dan memperkuat dampak jangka panjang yang dihasilkan.

Sejalan dengan komitmen tanggung jawab social perusahaan, MUTU melaksanakan program unggulan CSR #MutuQualityDriven / Penjaminan MUTU melalui fasilitasi pembiayaan Sertifikasi Halal bagi pelaku UMKM di wilayah Depok, Jawa Barat. Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas dan daya saing UMKM dengan membantu mereka memenuhi standar halal yang berlaku serta memperluas akses pasar.

Selain itu, MUTU juga menyelenggarakan kegiatan peningkatan kapasitas melalui Pelatihan Teknis Panen dan Pascapanen Perkebunan Kelapa Sawit dan Kakao bagi petani di kabupaten Pasangkayu, provinsi Sulawesi Barat, serta Pelatihan Pekebun Sawit di Pesantren Al-Amin Dumai, provinsi Riau. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis, kualitas hasil produksi, serta pemahaman praktik pengelolaan perkebunan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Program-program tersebut selaras dengan kompetensi MUTU sebagai lembaga pengujian, inspeksi, dan sertifikasi, sekaligus memperkuat kontribusi perusahaan terhadap pengembangan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Tabel Anggaran Program CSR

Sepanjang periode pelaporan, MUTU tidak menerima keluhan dari masyarakat atas pelaksanaan program CSR yang dijalankan. Kondisi ini merupakan hasil dari penerapan prinsip tata kelola yang cermat, keterbukaan informasi, serta penyaluran program yang selaras dengan kebutuhan penerima manfaat. Tidak adanya pengaduan tersebut menunjukkan tingkat penerimaan yang baik dari masyarakat sekaligus mencerminkan kepercayaan terhadap komitmen MUTU dalam menghadirkan kontribusi sosial yang berkelanjutan dan bernilai tambah.