Pengumuman Publik - MSPO

TitleContentDate
Pengumuman Publik Kegiatan Resertifikasi PHL PT Sinergi Hutan Sejati

Pengumuman Publik Kegiatan Resertifikasi PHL PT Sinergi Hutan Sejati : Download

28 Mar, 2024
(LVV GRK) Lembaga Validasi/Verifikasi Gas Rumah Kaca

(LVV GRK) Lembaga Validasi/Verifikasi Gas Rumah Kaca

Lembaga Verifikasi/Validasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) adalah salah satu layanan akreditasi yang diberikan oleh KAN bertujuan untuk melihat kesesuaian upaya yang telah dilakukan terhadap emisi

Gas Rumah Kaca (GRK) merupakan gas-gas yang terdapat pada atmosfer yang dapat menyerap serta memancarkan radiasi inframerah, menyebabkan pemanasan global, hingga efek rumah kaca. Berbagai dampak buruk yang ditimbulkan oleh gas rumah kaca dapat bersumber dari aktivitas manusia, terutama pembakaran bahan bakar fosil dan kegiatan industri.

Gas rumah kaca utama seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), nitrous oxide (N2O), dan beberapa gas fluorida, memungkinkan sinar matahari masuk ke atmosfer bumi namun mencegah sebagian besar radiasi panas keluar dari atmosfer, sehingga menyebabkan pemanasan global.

Upaya untuk mengurangi emisi GRK merupakan bagian integral dari upaya mitigasi efek rumah kaca yang bertujuan untuk membatasi peningkatan suhu global dengan mengurangi emisi GRK. Upaya ini sejalan dengan Paris Agreement yang didasarkan pada sejumlah latar belakang untuk mengatasi perubahan iklim sekaligus memperkuat kerja sama global.

Salah satu bentuk upaya mitigasi yang dilakukan oleh Pemerintah yang melibatkan berbagai macam lembaga terkait, baik lembaga pemerintah maupun swasta, ialah dengan merumuskan standar untuk penurunan emisi GRK yang diwujudkan melalui akreditasi Lembaga Verifikasi/Validasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK).

Mengenal Lembaga Validasi/Verifikasi Gas Rumah Kaca

Lembaga Validasi dan/atau Verifikasi Sektor Informasi Lingkungan Lingkup Gas Rumah Kaca (LVV GRK) merupakan layanan akreditasi yang diberikan oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) bagi organisasi yang menyelenggarakan penilaian kesesuaian berupa kegiatan verifikasi/validasi berdasarkan SNI/ISO/IEC 17029:2019.

LVV GRK bertanggung jawab untuk menilai, memverifikasi, dan mengkonfirmasi laporan emisi gas rumah kaca dari organisasi atau proyek tertentu. Dengan demikian, tujuan utama lembaga ini adalah memastikan keakuratan, keandalan, kredibilitas informasi, serta kesesuaian upaya yang dilakukan terhadap emisi GRK yang dilaporkan oleh pihak-pihak yang terlibat.

Manfaat dari Verifikasi GRK

Lembaga Verifikasi/Validasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) memberikan sejumlah manfaat signifikan dalam konteks mitigasi perubahan iklim dan pengelolaan emisi gas rumah kaca (GRK). Berbagai manfaat tersebut diantaranya sebagai berikut :

Kredibilitas Data dan Informasi

Lembaga Verifikasi/Validasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) berperan untuk memastikan kredibilitas data dan informasi yang berkaitan dengan emisi GRK. Proses verifikasi dan validasi yang dilakukan oleh lembaga ini memberikan keyakinan bahwa laporan emisi yang dihasilkan oleh organisasi atau perusahaan dapat diandalkan.

Di samping itu, hasil verifikasi LVV GRK mampu meningkatkan kredibilitas laporan emisi GRK. Hal ini sekaligus memberikan keyakinan kepada pemangku kepentingan bahwa informasi tersebut telah melalui proses peninjauan independen.

Peningkatan Transparansi

LVV GRK membantu meningkatkan transparansi dalam pelaporan emisi GRK. Peran LVV GRK dalam memastikan bahwa informasi yang disampaikan dapat diverifikasi oleh pihak-pihak yang berkepentingan, termasuk pemerintah, masyarakat, serta perusahaan lainnya sehingga mampu memberikan dasar untuk kepercayaan yang lebih besar.

Peningkatan Kepercayaan bagi Pemangku Kepentingan

Para pemangku kepentingan, mulai dari investor, pelanggan, hingga masyarakat umum cenderung lebih mempercayai laporan yang diberikan oleh organisasi atau perusahaan yang melibatkan LVV GRK dalam proses verifikasi dan validasi.

Kepatuhan terhadap Standar Internasional

LVV GRK beroperasi sesuai dengan standar internasional yang telah ditetapkan dalam hal verifikasi dan validasi emisi GRK. Adanya penetapan standar internasional tersebut dapat membantu memastikan bahwa organisasi atau perusahaan yang divalidasi telah mematuhi standar internasional yang ditetapkan untuk pengukuran dan pengelolaan emisi GRK. Hal ini sekaligus dapat menciptakan konsistensi dan keseragaman dalam pendekatan mitigasi perubahan iklim.

Penerimaan dalam Skala Global

Lembaga yang telah memiliki akreditasi cenderung lebih mudah diterima secara global, terlebih lagi ketika kepatuhan terhadap standar internasional telah ditunaikan. Hal tersebut meningkatkan kemungkinan untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek internasional sekaligus menjalin kerja sama dengan lembaga dari berbagai negara.

Dengan demikian, LVV GRK memiliki peran strategis dalam mendukung upaya global untuk mengurangi emisi GRK sebagai upaya mitigasi perubahan iklim. LVV GRK diharapkan dapat menjadi langkah yang strategis dalam memperkuat integritas dan keberlanjutan lingkungan, sekaligus memperoleh manfaat eksternal dalam bentuk pengakuan, kepercayaan, dan peluang finansial. Hal ini tentu akan memberikan dampak baik bagi berbagai sektor, khususnya sektor ekonomi dan sosial.

Ruang Lingkup LVV GRK

Ruang lingkup Lembaga Verifikasi/Validasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) melibatkan sejumlah aktivitas dan prosedur yang dirancang untuk memastikan keakuratan dan keandalan pengukuran serta pelaporan emisi GRK. Pada umumnya, beberapa komponen ruang lingkup LVV GRK antara lain sebagai berikut :

Pengukuran Emisi GRK

LVV GRK terlibat dalam memeriksa metode pengukuran emisi GRK yang digunakan oleh organisasi atau perusahaan mencakup penilaian terhadap instrumen pengukuran, metode sampling, dan validitas teknis dari data pengukuran.

Verifikasi Data

LVV GRK melakukan verifikasi data emisi GRK yang dilaporkan oleh organisasi atau perusahaan. Laporan tersebut nantinya akan melibatkan penilaian terhadap keakuratan, kelengkapan, dan konsistensi data yang disampaikan.

Validasi Kepatuhan

LVV GRK memastikan bahwa protokol serta metode yang digunakan untuk menghitung GRK dalam suatu organisasi atau perusahaan telah sesuai dengan standar yang ditentukan, baik itu standar internasional maupun regulasi yang bersifat lokal.

Audit Proses Pelaporan

LVV GRK mengaudit proses pelaporan emisi GRK, termasuk metode pengumpulan data, perhitungan emisi, dan prosedur pelaporan. Hal ini melibatkan peninjauan keseluruhan proses pelaporan untuk memastikan keakuratan dan konsistensi.

Penilaian dan Rekomendasi Perbaikan

LVV GRK dapat melakukan penilaian risiko dan dampak terkait dengan emisi GRK, membantu organisasi atau proyek mengidentifikasi dan mengelola potensi konsekuensi negatifnya. Apabila ditemukan ketidaksesuaian atau potensi perbaikan dalam pengelolaan emisi GRK, LVV GRK memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas upaya mitigasi.

 

Skema Akreditasi LVV GRK

Skema Akreditasi LVV GRK merupakan salah satu layanan akreditasi yang diberikan oleh KAN yang diperuntukkan bagi organisasi yang menyelenggarakan penilaian kesesuaian berupa kegiatan verifikasi/validasi berdasarkan SNI/ISO/IEC 17029:2019.

Dalam menjalankan operasionalnya, LVV GRK dipersyaratkan oleh KAN untuk menerapkan sistem yang mengacu kepada persyaratan standar sebagai berikut:

  • SNI/ISO/IEC 17029:2019, Penilaian kesesuaian – Prinsip dan persyaratan umum untuk lembaga validasi dan verifikasi;
  • ISO/IEC 14065:2020,  General principles and requirements for bodies validating and verifying environmental information;
  • ISO 14066:2011, Greenhouse gasses – Competence requirements for greenhouse gas validation teams and verification teams;
  • ISO 14064-3:2019, Greenhouse gasses – Part 3: Specification with guidance for the verification and validation of greenhouse gas statements;
  • IAF MD 6:2014 Application of ISO 14065:2013;
  • Dokumen Persyaratan Umum KAN (KAN U);
  • Dokumen KAN K-10.01 Rev.1 Persyaratan Tambahan Akreditasi LVV Sektor Informasi Lingkungan (KAN K); dan
  • Dokumen wajib yang diterbitkan oleh International Accreditation Forum (IAF Mandatory Documents).

Selain itu, terdapat dokumen pendukung yang harus disiapkan. Dokumen pendukung untuk permohonan akreditasi Lembaga Validasi dan/atau Verifikasi sebagai berikut :

  • Legalitas hukum ((Akta notaris, SK Kemenkumham, Surat Izin Usaha, jika Lembaga Validasi dan/atau Verifikasi (LVV) Pemerintah : peraturan pembentukan organisasi lembaga dan tugas terkait jasa penilaian kesesuaian terkait);
  • Pernyataan kesesuaian terhadap SNI ISO/IEC 17029, ISO 14065 dan IAF MD 6 (wajib untuk sektor informasi lingkungan);
  • Pernyataan kesesuaian terhadap SNI ISO/IEC 17029 (wajib untuk selain sektor informasi lingkungan);
  • Daftar program validasi dan/atau verifikasi yang akan dioperasikan sesuai ruang lingkup yang diajukan (wajib untuk sektor informasi lingkungan);
  • Format perjanjian validasi/ verifikasi berkekuatan hukum (kontrak/perikatan);
  • Mekanisme review dan penerbitan pernyataan validasi/verifikasi;
  • Bukti proses identifikasi, analisis, evaluasi, penanganan, monitoring dan pendokumentasian risiko terkait konflik kepentingan dalam kegiatan validasi/verifikasi;
  • Bukti evaluasi risiko keuangan yang timbul dari kegiatan validasi/verifikasi dan pengaturan memadai untuk menangani liabilitas dari pengoperasian di tiap aktivitas dan lokasi;
  • Data ruang lingkup, sumber daya dan klien lembaga validasi/verifikasi yang telah divalidasi dan atau diverifikasi;
  • Bukti penentuan kriteria kompetensi personel manajemen dan personil validasi/verifikasi;
  • Prosedur evaluasi awal kompetensi personel, monitoring kompetensi personel dan kinerja seluruh personel manajemen, audit dan kegiatan sertifikasi lainnya;
  • Bukti proses seleksi, pelatihan dan penunjukkan formal validator/verifikator pemilihan tenaga ahli yang digunakan dalam kegiatan validasi/verifikasi;
  • Bukti identifikasi kebutuhan pelatihan dan menyediakan akses personel validasi/verifikasi terhadap pelatihan;
  • Format dokumen hasil validasi/verifikasi klien;
  • Prosedur monitoring kompetensi dan kinerja seluruh personel yang terlibat kegiatan validasi/verifikasi;
  • Rekaman pernyataan dan/atau opini verifikasi dan/atau validasi yang sudah pernah diterbitkan (contoh : untuk program ISO 14064-3 upload pernyataan validasi/verifikasi. Untuk LVV TKDN upload rekaman pernyataan verifikasi (1 rekaman) dan daftar kegiatan verifikasi minimal 5 tahun terakhir);
  • Form pernyataan bahwa kegiatan V/V berdasarkan ISO 14064-3 (wajib untuk sektor informasi lingkungan);
  • Pengaturan penggunaan logo atau simbol akreditasi KAN;
  • Dokumentasi Mutu sesuai persyaratan SNI ISO/IEC 17029 dan kriteria akreditasi lainnya (Panduan Mutu dan dokumen lainnya, selain yang telah diupload);
  • Prosedur tentang Sistem Manajemen LV/V;
  • Surat pernyataan dari calon klien validasi/verifikasi untuk sanggup dilakukan witness oleh asesor KAN sebagai persyaratan akreditasi. (wajib untuk lingkup LVV GRK);
  • Bukti pelaksanaan dan tindak lanjut hasil audit internal;
  • Struktur organisasi, tugas, tanggungjawab dan wewenang manajemen, komite dan personel lainnya yang terlibat kegiatan validasi/verifikasi;
  • Bukti pelaksanaan dan tindak lanjut hasil kaji ulang manajemen/tinjauan manajemen;

LVV Berdasarkan NEK

Nilai Ekonomi Karbon (NEK), merujuk pada pendekatan kebijakan yang menggunakan instrumen ekonomi untuk menetapkan nilai ekonomi terhadap emisi Gas Rumah Kaca (GRK) atau karbon. Tujuan utama dari carbon pricing adalah mendorong pengurangan emisi karbon dengan memberikan insentif ekonomi kepada pelaku usaha dan individu untuk mengurangi emisi dan mengadopsi teknologi yang lebih bersih.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 98 Tahun 2021 (Perpres 98/2021) tentang Nilai Ekonomi Karbon (NEK) menyebutkan bahwa NEK atau carbon pricing adalah harga atau nilai monetisasi dari satu ton karbon dioksida atau setara karbon (CO2e) yang digunakan sebagai acuan dalam kegiatan pengelolaan emisi dan upaya mitigasi perubahan iklim. Perpres tersebut memberikan kerangka kerja untuk menghitung, menetapkan, dan menggunakan NEK dalam konteks pengelolaan emisi gas rumah kaca meliputi prosedur dan prinsip penentuan NEK, termasuk aspek metode perhitungan, data dan informasi yang digunakan, serta proses validasi dan verifikasi. Dalam konteks bursa karbon, NEK menjadi acuan untuk menentukan harga kredit karbon yang diperdagangkan. Dengan adanya NEK, pengguna atau pemilik kredit karbon dapat mengetahui nilai moneternya dan melakukan transaksi di bursa dengan mengacu pada harga NEK yang ditetapkan.

Menghitung emisi karbon dapat dilakukan dengan menggunakan data yang diperoleh dari pengamatan secara langsung maupun melalui data sekunder dari instansi terkait yang kemudian diolah dengan formula IPCC Calculation Method yang sudah disepakati oleh banyak negara. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) merupakan sebuah badan di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang secara khusus mengkaji sains yang berkaitan dengan perubahan iklim. Aktivitas utama dari IPCC adalah mempublikasikan laporan khusus tentang topik-topik yang relevan dengan implementasi UN Framework Convention on Climate Change (UNFCCC).

Dikutip dari laman web Kalkulator Jejak Karbon, Persiapan perhitungan emisi gas rumah kaca (GRK) diawali dengan identifikasi ruang lingkup emisi dari sektor terkait, sebagai berikut :

  • Lingkup 1

Semua emisi langsung yang dihasilkan dibawah kendali organisasi atau perusahaan. Termasuk didalamnya, emisi yang dihasilkan oleh unit transportasi, penggunaan refrigerator.

  • Lingkup 2

Emisi tidak langsung yang berasal dari listrik, uap (steam), panas (heat) yang dibeli dari pihak lain. Dalam hal ini faktor emisi yang digunakan untuk listrik yang dibeli, tidak memperhitungkan distribution loss.

  • Lingkup 3

Emisi tidak langsung yang tidak di bawah kendali organisasi atau perusahaan atau oleh kegiatan seseorang, misalnya emisi yang diakibatkan oleh aktivitas distribusi produk, kegiatan yang disubkontrakkan dan kendaraan yang digunakan dalam pengendalian limbah. Bahkan emisi yang dihasilkan dari perjalanan rumah ke kantor atau perjalanan bisnis karyawan perusahaan. Emisi tidak langsung pada Lingkup ini jarang dihitung dan dibuka ke publik karena hanya 5% dari total emisi GRK yang dihasilkan perusahaan.

Untuk melaksanakan tahap perhitungan emisi terdapat 5 langkah utama, yaitu : (1) Identifikasi sumber emisi; (2) Seleksi pendekatan perhitungan; (3) Memilih faktor emisi; (4) Pengumpulan data; dan (5) Menetapkan alat bantu perhitungan.

MUTU International sebagai LVV GRK

PT Mutuagung Lestari atau MUTU International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. MUTU menjadi salah satu Lembaga Validasi dan Verifikasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) yang sudah terakreditasi KAN sejak tahun 2015 untuk menyelenggarakan penilaian kesesuaian berupa kegiatan validasi dan verifikasi berdasarkan ISO/IEC 14065:2020 General principles and requirements for bodies validating and verifying environmental information.

Dikutip dari laman kontan(dot)co(dot)id, MUTU telah memasarkan jasa LVV sejak tahun 2015 melalui skema voluntary market seperti program ISO 14064-2, Joint Credit Mechanisms, Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA), Social Carbon, Plan Vivo, serta menyediakan jasa sertifikasi skema-skema sustainability internasional lainnya seperti ISCC, FSC, FSSC 22000 dan RSPO.

Ruang Lingkup Akreditasi MUTU sebagai LVV GRK

  • Project Verification (01.02) SNI ISO 14064-2:2019 (ISO 14064-2:2019, IDT)
    • Energy Industries (Renewable/ Non Renewable Sources) (01.02.01)
    • Energy Distribution (01.02.02)
    • Energy Demand (01.02.03)
    • Afforestation and Reforestation (01.02.15)
    • Agriculture (01.02.16)
  • Project Validation (02.02) SNI ISO 14064-2:2019 (ISO 14064-2:2019, IDT)
    • Energy Industries (Renewable/ Non Renewable Sources) (02.02.01)
    • Energy Distribution (02.02.02)
    • Energy Demand (02.02.06)
    • Afforestation and Reforestation (02.02.15)
    • Agriculture (02.02.16)
  • Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA)
  • Nilai Ekonomi Karbon (NEK)
    • Verifikasi Laporan Emisi
      • Combustion of Fossil Fuels (01.01)
      • Forestry and Other Land Use 01.03)
    • Validasi Dokumen Rencana Aksi MItigasi (DRAM)
      • Energy Industries (renewable/non-renewable sources) (02.01)
      • Energy Distribution (transmission & distribution) (02.02)
      • Energy Energy Demand (users) (02.03)
      • Manufacturing Industries (02.04)
      • Waste Handling and Disposal (02.14)
      • Forestry and Other Land Use (02.15)
      • Agriculture (02.16)
    • Verifikasi Laporan Capaian Aksi Mitigasi (LCAM)
      • Energy Industries (renewable/non-renewable sources) (03.01)
      • Energy Distribution (transmission & distribution) (03.02)
      • Energy Demand (users) (03.03)
      • Manufacturing Industries (03.04)
      • Waste Handling and Disposal (03.14)
      • Forestry and Other Land Use (03.15)
      • Agriculture (03.16)
18 Mar, 2024
Layanan Konsultasi Emisi Karbon Indonesia

Layanan Konsultasi Pengurangan Emisi Karbon Indonesia

Untuk lebih menyempurnakan dan meningkatkan sistem perdagangan karbon nasional, konsultasi penting dilakukan oleh lembaga yang berpengalaman.

Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan alam yang melimpah. Namun dalam beberapa tahun terakhir, isu perubahan iklim telah menjadi perhatian global yang semakin mendesak. Negara-negara di seluruh dunia, termasuk Indonesia, mulai memperhatikan dampak negatif perubahan iklim dan upaya untuk mengurangi emisi karbon.

Salah satu solusi yang muncul sebagai tanggapan atas tantangan perubahan iklim yang terjadi adalah gagasan untuk melakukan konsultasi pengurangan emisi karbon. Sebagaimana kita ketahui, emisi karbon menjadi penyebab utama pemanasan global dan perubahan iklim. Dengan mengurangi emisi karbon diharapkan dapat membantu memperlambat laju perubahan iklim.

Cakupan Penyelenggaraan NEK

Nilai Ekonomi Karbon (NEK) atau carbon pricing adalah harga atau nilai monetisasi dari satu ton karbon dioksida atau setara karbon (CO2e) yang digunakan sebagai acuan dalam kegiatan pengelolaan emisi dan upaya mitigasi perubahan iklim.

NEK merujuk pada pendekatan kebijakan yang menggunakan instrumen ekonomi untuk menetapkan nilai ekonomi terhadap emisi Gas Rumah Kaca (GRK) atau karbon. Tujuan utama dari carbon pricing adalah mendorong pengurangan emisi karbon dengan memberikan insentif ekonomi kepada pelaku usaha dan individu untuk mengurangi emisi dan mengadopsi teknologi yang lebih bersih.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 98 Tahun 2021 (Perpres 98/2021) tentang Nilai Ekonomi Karbon (NEK) memberikan kerangka kerja untuk menghitung, menetapkan, dan menggunakan NEK dalam konteks pengelolaan emisi gas rumah kaca meliputi prosedur dan prinsip penentuan NEK, termasuk aspek metode perhitungan, data dan informasi yang digunakan, serta proses validasi dan verifikasi.

Dalam konteks bursa karbon, NEK menjadi acuan untuk menentukan harga kredit karbon yang diperdagangkan. Dengan adanya NEK, pengguna atau pemilik kredit karbon dapat mengetahui nilai moneternya dan melakukan transaksi di bursa dengan mengacu pada harga NEK yang ditetapkan.

Perpres 98/2021 memiliki peran penting dalam mengatur aspek nilai dan harga karbon dalam konteks bursa karbon yang merupakan mekanisme perdagangan kredit karbon untuk mendukung upaya mitigasi perubahan iklim. Perdagangan karbon dalam negeri dan/atau luar negeri dilakukan dengan mekanisme pasar karbon melalui Bursa Karbon dan/atau melalui perdagangan langsung.

Menghitung emisi karbon dapat dilakukan dengan menggunakan data yang diperoleh dari pengamatan secara langsung maupun melalui data sekunder dari instansi terkait yang kemudian diolah dengan formula IPCC Calculation Method yang sudah disepakati oleh banyak negara. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) merupakan sebuah badan di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang secara khusus mengkaji sains yang berkaitan dengan perubahan iklim. Aktivitas utama dari IPCC adalah mempublikasikan laporan khusus tentang topik-topik yang relevan dengan implementasi UN Framework Convention on Climate Change (UNFCCC).

Dikutip dari laman web Kalkulator Jejak Karbon, Persiapan perhitungan emisi gas rumah kaca (GRK) diawali dengan identifikasi ruang lingkup emisi dari sektor terkait, sebagai berikut :

Lingkup 1

Semua emisi langsung yang dihasilkan dibawah kendali organisasi atau perusahaan. Termasuk didalamnya, emisi yang dihasilkan oleh unit transportasi, penggunaan refrigerator.

Lingkup 2

Emisi tidak langsung yang berasal dari listrik, uap (steam), panas (heat) yang dibeli dari pihak lain. Dalam hal ini faktor emisi yang digunakan untuk listrik yang dibeli, tidak memperhitungkan distribution loss.

Lingkup 3

Emisi tidak langsung yang tidak di bawah kendali organisasi atau perusahaan atau oleh kegiatan seseorang, misalnya emisi yang diakibatkan oleh aktivitas distribusi produk, kegiatan yang disubkontrakkan dan kendaraan yang digunakan dalam pengendalian limbah. Bahkan emisi yang dihasilkan dari perjalanan rumah ke kantor atau perjalanan bisnis karyawan perusahaan. Emisi tidak langsung pada Lingkup ini jarang dihitung dan dibuka ke publik karena hanya 5% dari total emisi GRK yang dihasilkan perusahaan.

Untuk melaksanakan tahap perhitungan emisi, langkah-langkah yang perlu dilakukan antara lain sebagai berikut :

Identifikasi Sumber Emisi

Langkah pertama dalam perhitungan emisi adalah mengidentifikasi semua sumber emisi yang relevan yang terkait dengan kegiatan atau operasi yang sedang dievaluasi. Identifikasi ini dapat dilakukan terhadap sumber-sumber seperti kendaraan bermotor, pabrik, fasilitas pengolahan limbah, atau sumber energi lainnya.

Seleksi Pendekatan Perhitungan

Setelah semua sumber emisi teridentifikasi, langkah berikutnya adalah memilih pendekatan atau metodologi yang akan digunakan untuk menghitung emisi dari setiap sumber tersebut. Pendekatan ini dapat bervariasi tergantung pada jenis sumber emisi, ketersediaan data, dan tujuan perhitungan.

Memilih Faktor Emisi

Faktor emisi adalah nilai numerik yang menentukan jumlah emisi yang dihasilkan oleh unit tertentu dari sumber emisi dalam satu waktu tertentu. Langkah ini melibatkan pemilihan faktor emisi yang sesuai untuk setiap sumber emisi berdasarkan jenis emisi yang dihasilkan, seperti karbon dioksida (CO2), metana (CH4), atau nitrogen oksida (NOx).

Pengumpulan Data

Langkah selanjutnya adalah mengumpulkan data yang diperlukan untuk melakukan perhitungan emisi. Data ini dapat mencakup informasi tentang jumlah bahan bakar yang digunakan, produksi atau kapasitas operasi, efisiensi teknis, dan lain-lain. Salah satu catatan penting pada langkah ini adalah memastikan bahwa data yang dikumpulkan merupakan data yang akurat dan representatif.

Menetapkan Alat Bantu Perhitungan

Dalam beberapa kasus, menggunakan alat bantu perhitungan seperti perangkat lunak khusus atau spreadsheet dapat mempermudah proses perhitungan emisi. Alat bantu ini dapat membantu dalam melakukan perhitungan yang rumit atau menyederhanakan proses perhitungan untuk sumber emisi yang lebih kompleks.

 

Layanan Konsultasi (Layanan RKKIK)

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya Bakar, meresmikan Rumah Kolaborasi Konsultasi Iklim dan Karbon (RKKIK) untuk mendukung tata kelola dokumen Kontribusi yang Ditetapkan secara Nasional (NDC) dan penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) pada 24 Oktober 2023 lalu.

Rumah Kolaborasi dan Konsultasi Iklim dan Karbon (RKKIK) merupakan lembaga yang dibentuk dalam rangka efektivitas pelaksanaan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) di Indonesia. Hadirnya RKKIK diharapkan dapat memberikan layanan dalam bentuk pemberian informasi, edukasi dan peningkatan kapasitas, advokasi, layanan teknis, serta kerja sama, kepada Kementerian serta Lembaga, Pemerintah Daerah, Pelaku Usaha, dan juga masyarakat.

Fasilitas yang disiapkan oleh RKKIK ini antara lain ruang pertemuan, ruang konsultasi, ruang bekerja bersama (co-working space) dan command room yang akan memonitor secara langsung perkembangan Sistem Registri Nasional (SRN), perdagangan karbon, termasuk di dalamnya prosedur untuk penerbitan Sertifikat Pengurangan Emisi (SPE).

Sertifikat Pengurangan Emisi – Gas Rumah Kaca (SPE-GRK) yang biasa dikenal dengan Carbon Credit adalah surat bentuk bukti pengurangan emisi oleh usaha dan/atau kegiatan yang telah melalui Pengukuran, Pelaporan, dan Verifikasi / Measurement, Reporting, and Verification, serta tercatat dalam Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim dalam bentuk nomor dan/atau kode registri. Perusahaan dapat membeli unit karbon untuk digunakan dalam memenuhi target penurunan emisi atau memenuhi komitmen dalam carbon neutral atau net-zero emission.

Dikutip dari laman IDX(dot)co(dot)id, saat ini, terdapat 4 (empat) mekanisme perdagangan pada bursa karbon :

Auction (Lelang) : Pemerintah atau Pemilik Proyek Mitigasi Emisi dapat menjual unit karbon melalui mekanisme lelang di Bursa Karbon. Calon pembeli unit karbon menyampaikan permintaan beli sesuai dengan volume dan harga yang diinginkan.

Regular Trading (Reguler) : Perdagangan dilakukan melalui mekanisme lelang berkelanjutan, sehingga seluruh pihak dapat ikut serta menyampaikan minat beli dan jual secara real time.

Negotiated Trading (Negosiasi) : IDXCarbon berperan dalam memfasilitasi perdagangan yang telah disepakati sebelumnya untuk dapat diselesaikan melalui sistem IDXCarbon dengan transparan dan aman.

Marketplace : Pemilik Proyek Mitigasi Emisi dapat menjual unit karbon mereka dengan harga yang telah ditentukan.

Dengan demikian, SPE-GRK dapat diperdagangkan per proyek melalui mekanisme Lelang, Marketplace, atau Negosiasi, dimana pelaku usaha dapat melakukan jual beli untuk SPE-GRK tertentu melalui Bursa Karbon. Selain per proyek, SPE-GRK juga dapat diperdagangkan sesuai dengan jenis pengelompokan di pasar reguler. Di pasar ini, setiap SPE-GRK yang diperdagangkan di IDXCarbon akan dikelompokkan ke dalam suatu standar tertentu, dan Pembeli akan mengetahui detail proyek yang dibeli setelah transaksi dilakukan.

 

RKKIK menyediakan berbagai layanan yang mencakup berbagai aspek mitigasi dan adaptasi terkait perubahan iklim, serta mendukung implementasi kebijakan dan program yang berkaitan dengan isu-isu lingkungan. Bidang layanan RKKIK antara lain mencakup :

NDC mitigasi perubahan iklim

RKKIK membantu pemerintah, perusahaan, dan organisasi lainnya dalam merancang dan melaksanakan upaya mitigasi perubahan iklim sesuai dengan NDC (Nationally Determined Contributions) Indonesia. Layanan ini termasuk pengembangan strategi pengurangan emisi karbon, implementasi proyek-proyek energi terbarukan, efisiensi energi, dan pengurangan deforestasi, serta pemantauan dan pelaporan kemajuan.

NDC adaptasi perubahan iklim

RKKIK membantu perusahaan serta entitas untuk mengidentifikasi risiko dan kerentanan terhadap perubahan iklim, serta merancang rencana tindakan adaptasi yang efektif, termasuk dalam sektor pertanian, perikanan, infrastruktur, dan sektor-sektor lain yang rentan.

Nilai Ekonomi Karbon (NEK)

RKKIK membantu dalam menghitung dan menetapkan nilai ekonomi karbon untuk proyek-proyek atau inisiatif yang berkontribusi pada pengurangan emisi karbon. Nilai ekonomi karbon ini penting dalam mendukung pengembangan proyek-proyek berkelanjutan dan memperkuat insentif bagi pelaku usaha untuk mengadopsi praktik-praktik ramah lingkungan.

Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI)

RKKIK terlibat dalam pembangunan dan pengelolaan SRN PPI, yang merupakan platform untuk mencatat, memantau, dan melaporkan upaya pengendalian perubahan iklim di Indonesia. SRN PPI memainkan peran penting dalam memfasilitasi pelaporan data dan informasi terkait pengendalian emisi karbon dan pelaksanaan kebijakan perubahan iklim.

Layanan kesekretariatan berupa konsultasi

Selain layanan teknis yang lebih khusus, RKKIK juga menyediakan layanan konsultasi umum dalam berbagai aspek perubahan iklim. Layanan konsultasi ini dilakukan guna mendukung pengambilan keputusan di tingkat pemerintah dan sektor swasta.

Ruang lingkup pelayanan yang diberikan oleh RKKIK meliputi :

  • Pelayanan informasi mengenai kebijakan program kegiatan atau aksi

RKKIK memberikan informasi yang komprehensif tentang berbagai kebijakan, program, kegiatan, dan aksi yang berkaitan dengan perubahan iklim. Informasi ini berguna agar perusahaan atau entitas dapat memahami dan menginterpretasikan regulasi, kebijakan pemerintah, serta inisiatif internasional yang relevan dengan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.

  • Pelayanan informasi mengenai perkembangan terkini terkait dengan isu perubahan iklim

RKKIK berupaya untuk terus memantau perkembangan terkini terkait dengan isu perubahan iklim, termasuk penelitian ilmiah, laporan, dan tren global. Hal ini sekaligus membantu perusahaan atau entitas agar tetap  mendapatkan informasi terkini yang relevan dalam menghadapi isu-isu perubahan iklim.

  • Pelayanan informasi yang berkaitan dengan Nilai Ekonomi Karbon (NEK)

RKKIK memberikan informasi mengenai konsep dan aplikasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK), termasuk dengan menjelaskan bagaimana perhitungan NEK, penerapan serta pemanfaatan NEK dalam konteks pengurangan emisi karbon yang dilakukan oleh perusahaan atau entitas.

Dengan menyediakan berbagai pelayanan informasi, baik melalui proses konsultasi virtual maupun tatap muka, RKKIK berupaya agar dapat memberikan layanan terkini dan yang relevan yang diperlukan dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Upaya ini dilakukan dengan cara yang efektif dan berkelanjutan.

Harapan/Tujuan dari Konsultasi Karbon

Sebagai upaya produktivitas langkah dari kerja-kerja aksi iklim, KLHK sebagai National Focal Point dalam The United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCCC), menyiapkan fasilitasi, konsultasi dan kolaborasi sebagai bentuk dukungan aktivitas sekaligus tata kelola implementasi NDC dan penyelenggaraan NEK. Hal demikian sebagaimana diungkapkan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya dalam Peresmian Rumah Kolaborasi dan Konsultasi Iklim dan Karbon (RKKIK) pada Oktober 2023 lalu.

“RKKIK ini dibangun atas dasar untuk mewujudkan komitmen Indonesia dalam pencapaian target NDC dengan orientasi pelayanan dengan menjunjung dengan kolaborasi terhadap seluruh kegiatan penyelenggaraan NDC dan NEK,” ungkap Siti Nurbaya.

Melalui laman kompas(dot)com, Siti Nurbaya mengatakan bahwa RKKIK untuk penyelenggaraan NDC dan NEK diharapkan dapat meningkatkan integritas pasar karbon sehingga dapat memberikan dampak positif dalam pengendalian perubahan iklim Indonesia.

“Penerapan Nilai Ekonomi Karbon diharapkan dapat menjadi mekanisme untuk menjadikan aksi-aksi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim lebih efektif, efisien, inklusif, transparan, akuntabel, serta berkeadilan,” jelasnya.

Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Kukuh S. Achmad, menyatakan bahwa validasi, verifikasi dan sertifikasi terhadap Nilai Ekonomi Karbon (NEK) hanya dapat dilakukan oleh lembaga yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN).

“Sesuai dengan peraturan KLHK terkait dengan Nilai Ekonomi Karbon (NEK), maka lembaga yang melakukan verifikasi dan validasi terhadap Gas Rumah Kaca (GRK), khususnya untuk NEK harus diakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN),” ungkapnya pada saat Penyerahan Sertifikasi Lembaga Validasi/Verifikasi Skema Nilai Ekonomi KArbon (LVV NEK) dalam Peluncuran Rumah Kolaborasi dan Konsultasi Iklim dan Karbon (RKKIK).

MUTU International sebagai LVV GRK

PT Mutuagung Lestari atau MUTU International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. MUTU menjadi salah satu Lembaga Validasi dan Verifikasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) yang sudah terakreditasi KAN sejak tahun 2015 untuk menyelenggarakan penilaian kesesuaian berupa kegiatan validasi dan verifikasi berdasarkan ISO/IEC 14065:2020 General principles and requirements for bodies validating and verifying environmental information.

Dikutip dari laman kontan(dot)co(dot)id, MUTU telah memasarkan jasa LVV sejak tahun 2015 melalui skema voluntary market seperti program ISO 14064-2, Joint Credit Mechanisms, Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA), Social Carbon, Plan Vivo, serta menyediakan jasa sertifikasi skema-skema sustainability internasional lainnya seperti ISCC, FSC, FSSC 22000 dan RSPO.

Ruang Lingkup Akreditasi MUTU sebagai LVV GRK

  • Project Verification (01.02) SNI ISO 14064-2:2019 (ISO 14064-2:2019, IDT)
    • Energy Industries (Renewable/ Non Renewable Sources) (01.02.01)
    • Energy Distribution (01.02.02)
    • Energy Demand (01.02.03)
    • Afforestation and Reforestation (01.02.15)
    • Agriculture (01.02.16)
  • Project Validation (02.02) SNI ISO 14064-2:2019 (ISO 14064-2:2019, IDT)
    • Energy Industries (Renewable/ Non Renewable Sources) (02.02.01)
    • Energy Distribution (02.02.02)
    • Energy Demand (02.02.06)
    • Afforestation and Reforestation (02.02.15)
    • Agriculture (02.02.16)
  • Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA)
  • Nilai Ekonomi Karbon (NEK)
    • Verifikasi Laporan Emisi
      • Combustion of Fossil Fuels (01.01)
      • Forestry and Other Land Use 01.03)
    • Validasi Dokumen Rencana Aksi MItigasi (DRAM)
      • Energy Industries (renewable/non-renewable sources) (02.01)
      • Energy Distribution (transmission & distribution) (02.02)
      • Energy Energy Demand (users) (02.03)
      • Manufacturing Industries (02.04)
      • Waste Handling and Disposal (02.14)
      • Forestry and Other Land Use (02.15)
      • Agriculture (02.16)
    • Verifikasi Laporan Capaian Aksi Mitigasi (LCAM)
      • Energy Industries (renewable/non-renewable sources) (03.01)
      • Energy Distribution (transmission & distribution) (03.02)
      • Energy Demand (users) (03.03)
      • Manufacturing Industries (03.04)
      • Waste Handling and Disposal (03.14)
      • Forestry and Other Land Use (03.15)
      • Agriculture (03.16)
15 Mar, 2024
ISO 14064 – Emisi gas rumah kaca: Sertifikasi, Manfaat, Regulasi Terbaru

ISO 14064 – Emisi gas rumah kaca: Sertifikasi, Manfaat, Regulasi Terbaru

Sertifikasi ISO 14064: VALIDASI DAN VERIFIKASI GRK.

Verifikasi sukarela laporan emisi gas rumah kaca.

Perubahan iklim telah menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi dunia saat ini. Emisi gas rumah kaca (GRK), termasuk diantaranya karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan nitrogen oksida (N2O), telah diakui sebagai kontributor utama terhadap pemanasan global dan perubahan iklim yang semakin meresahkan. Untuk mengatasi tantangan ini, organisasi di seluruh dunia semakin mengarahkan perhatian mereka pada keberlanjutan dan mengadopsi standar internasional yang relevan.

Salah satu standar internasional yang menjadi rujukan utama dalam mengelola emisi GRK adalah ISO 14064. ISO 14064 tidak hanya memberikan panduan bagi organisasi dalam mengukur, melaporkan, dan mengurangi emisi GRK mereka, tetapi juga menjadi kerangka kerja yang kokoh dalam menghadapi berbagai dampak perubahan iklim. ISO 14064 memainkan peran penting dalam membantu organisasi menyusun strategi untuk mengurangi jejak karbon mereka dan menjaga lingkungan hidup yang lebih berkelanjutan.

Di Indonesia, Komite Akreditasi Nasional (KAN) memberikan layanan akreditasi untuk organisasi yang menyelenggarakan penilaian kesesuaian, termasuk kegiatan verifikasi/validasi berdasarkan standar SNI/ISO/IEC 17029:2019. Salah satu skema akreditasi yang ditawarkan oleh KAN adalah Skema Akreditasi Lembaga Verifikasi/Validasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK). LVV GRK merupakan persyaratan yang diberlakukan oleh KAN untuk operasionalnya, di mana lembaga tersebut harus menerapkan sistem yang mengacu kepada persyaratan standar tertentu, termasuk ISO 14064-3:2019.

ISO 14064-3:2019: “Greenhouse gases – Part 3: Specification with guidance for the verification and validation of greenhouse gas statements”, memberikan pedoman dan spesifikasi untuk verifikasi dan validasi laporan emisi GRK. Dengan menerapkan standar ini, lembaga verifikasi/validasi dapat memastikan keakuratan dan kredibilitas laporan emisi GRK yang dikeluarkan oleh organisasi.

 

Definisi ISO 14064

ISO 14064 adalah standar internasional yang memainkan peran kunci dalam upaya global untuk mengatasi dampak perubahan iklim dengan memberikan pedoman yang jelas dalam melakukan pengukuran, pelaporan, validasi, dan verifikasi emisi gas rumah kaca (GRK).

ISO 14064 dikembangkan oleh Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO) dengan menetapkan kerangka kerja yang diperlukan bagi organisasi di seluruh dunia untuk mengelola dan memantau kontribusi mereka terhadap perubahan iklim.

Standar ISO 14064 terdiri dari tiga bagian utama, masing-masing menyoroti aspek yang berbeda dari pengelolaan emisi GRK. Bagian pertama memberikan pedoman bagi penggunaan sertifikasi dan verifikasi, memastikan bahwa organisasi dapat memahami dan mematuhi persyaratan yang diperlukan untuk memperoleh sertifikasi terkait emisi GRK mereka. Bagian kedua, secara khusus, memberikan spesifikasi teknis untuk mengukur, melaporkan, dan memverifikasi emisi serta penyerapan GRK, yang membantu organisasi dalam mengembangkan proses yang akurat dan efektif. Sementara itu, bagian ketiga menawarkan panduan untuk validasi dan verifikasi, memastikan bahwa proses-proses tersebut dilakukan secara obyektif dan terpercaya.

Tiga Bagian pada ISO 14064

Bagian 1: Spesifikasi dan Panduan bagi Penggunaan Sertifikasi dan Verifikasi

Bagian ini memberikan panduan untuk pengembangan, implementasi, dan pemeliharaan program manajemen emisi GRK yang efektif, serta persyaratan untuk sertifikasi dan verifikasi.

Bagian 2: Spesifikasi untuk Kuantifikasi, Pelaporan, dan Verifikasi Emisi dan Penyerapan Gas Rumah Kaca

Bagian ini memberikan pedoman teknis untuk organisasi, baik perusahaan atau entitas, dalam melakukan pengukuran, pelaporan, dan verifikasi emisi GRK serta penyerapannya.

Bagian 3: Spesifikasi dan Panduan untuk Verifikasi dan Validasi

Bagian ini memberikan panduan teknis bagi organisasi dan pihak ketiga yang melakukan validasi atau verifikasi emisi GRK.

ISO 14064 mendefinisikan emisi gas rumah kaca sebagai emisi gas seperti karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan nitrogen oksida (N2O), yang berkontribusi terhadap pemanasan global dan perubahan iklim. Dengan melakukan adopsi standar ini, perusahaan serta entitas dapat meningkatkan kredibilitas mereka dalam melindungi lingkungan dan merespons perubahan iklim global. Hal ini dikarenakan ISO 14064 menjadi langkah penting bagi perusahaan atau entitas untuk memainkan peran yang lebih aktif sebagai upaya menghadapi tantangan perubahan iklim di masa depan.

 

Manfaat ISO 14064

Penggunaan standar internasional seperti ISO 14064 dalam mengelola emisi GRK telah membawa manfaat yang signifikan bagi organisasi di seluruh dunia. Berikut beberapa manfaat hadirnya ISO 14064 sebagai standar internasional :

Manajemen Risiko

Dengan memahami dampak emisi GRK yang dihasilkan terhadap perubahan iklim, perusahaan atau entitas dapat mengambil langkah yang tepat sebagai antisipasi guna mengurangi risiko yang mungkin akan terjadi, seperti risiko keuangan, reputasi, dan operasional. ISO 14064 membantu organisasi dalam melakukan identifikasi dan mengelola risiko terkait perubahan iklim dan regulasi lingkungan agar menjadi lebih tangguh dan responsif terhadap tantangan perubahan iklim yang berkembang.

Peningkatan Efisiensi

Pengukuran dan pemantauan emisi GRK yang dilakukan dapat mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi biaya operasional. Dengan mengetahui sumber-sumber utama emisi GRK mereka, organisasi dapat mengembangkan strategi untuk mengurangi konsumsi energi, meningkatkan efisiensi proses produksi, dan mengadopsi teknologi hijau. Dengan demikian, ISO 14064 membantu organisasi untuk mencapai tujuan keberlanjutan sambil meningkatkan kinerja operasional mereka secara keseluruhan.

Kepercayaan Publik

Implementasi ISO 14064 membantu meningkatkan citra perusahaan dan kepercayaan publik dengan menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan dan perlindungan lingkungan. Dalam era di mana masyarakat semakin peduli terhadap dampak lingkungan dari aktivitas bisnis, sertifikasi ISO 14064 memberikan bukti konkret bahwa organisasi bertanggung jawab secara lingkungan. Hal ini akan berdampak pula pada peningkatan loyalitas pelanggan, memperkuat hubungan dengan pemangku kepentingan, serta dapat menciptakan peluang bisnis baru. Maka dapat dikatakan bahwa ISO 14064 tidak hanya memberikan manfaat ekonomis dan operasional, tetapi juga memberikan nilai tambah dalam hal reputasi dan hubungan masyarakat.

 

Dengan memahami dan menerapkan manfaat-manfaat tersebut, perusahaan maupun entitas dapat memperoleh keuntungan kompetitif yang signifikan, menciptakan nilai jangka panjang, dan berkontribusi secara positif terhadap keberlanjutan lingkungan serta respons terhadap perubahan iklim global.

Perbandingan Versi Sebelumnya

Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah menerbitkan SNI ISO 14064-1:2018 berjudul Gas rumah kaca – Bagian 1: Spesifikasi dengan panduan pada tingkat organisasi untuk kuantifikasi dan pelaporan emisi dan serapan gas rumah kaca berdasarkan Keputusan Kepala Badan Standardisasi Nasional Nomor 46/KEP/BSN/3/2020 pada tanggal 11 Maret 2020. ISO 14064-1:2018 ini menggantikan versi sebelumnya, yaitu SNI ISO 14064-1:2009.

Dikutip dari laman Pusat Fasilitasi Penerapan Standar Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PUSFASTER), beberapa hal yang tercantum dalam SNI ISO 14064-1:2018 antara lain :

  • Rincian dan persyaratan untuk merancang, mengembangkan, mengelola, dan melaporkan inventarisasi GRK tingkat organisasi.
  • Persyaratan untuk menentukan batasan emisi dan serapan GRK, mengidentifikasi emisi dan serapan GRK organisasi, dan mengidentifikasi tindakan atau kegiatan spesifik perusahaan yang bertujuan untuk meningkatkan manajemen GRK.
  • Persyaratan dan panduan manajemen mutu inventarisasi, pelaporan, audit internal, dan tanggung jawab organisasi dalam kegiatan verifikasi.

ISO 14064 merupakan standar yang terus diperbarui untuk memastikan relevansinya dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan praktik industri. Dikutip dari situs fireflyghg(dot)eco beberapa perbedaan antara ISO 14064-1 versi 2018 dan versi 2006 yaitu perubahan pada beberapa istilah, perubahan pada klasifikasi dan pelaporan emisi GRK, beberapa bentuk kegiatan yang berupa rekomendasi diubah menjadi persyaratan, dan mekanisme verifikasi dan validasi merujuk pada ISO 14064-3. Selain itu, ISO 14064-1:2018 (Greenhouse gases – Part 1: Specification with guidance at the organization level for quantification and reporting of greenhouse gas emissions and removals) merupakan salah satu seri dari kelompok ISO 14060 tentang GHG programme neutral.

https://pusfaster.bsilhk.menlhk.go.id/index.php/2020/05/19/telah-terbit-sni-iso-14064-12018-sebagai-revisi-sni-iso-14064-12009/

Sertifikasi & Syarat Mendapatkannya

Secara khusus, penggunaan seri ISO 14064 penting untuk:

  • Meningkatkan dimensi lingkungan dalam perhitungan gas rumah kaca,
  • Meningkatkan perhitungan, pemantauan, pelaporan, keandalan, konsistensi, dan transparansi gas rumah kaca terkait dengan proyek gas rumah kaca, termasuk pengurangan emisi dan peningkatan pemindahan,
  • Memfasilitasi pengembangan dan implementasi strategi dan rencana pengelolaan gas rumah kaca organisasi, – Memfasilitasi pengembangan dan implementasi proyek gas rumah kaca,
  • Memfasilitasi kemampuan untuk memantau pengurangan emisi gas rumah kaca dan / atau meningkatkan kinerja dan kemajuan dalam penghapusan gas rumah kaca,
  • Memfasilitasi pemberian pinjaman dan perdagangan pengurangan emisi gas rumah kaca atau perbaikan pemindahan.

https://www.belgelendirme.com/id/iso-14064/iso-14064-prosedurleri

Untuk memperoleh Sertifikat Sistem Manajemen Verifikasi dan Perhitungan Gas Rumah Kaca ISO 14064, perusahaan yang berminat hanya perlu mengisi formulir aplikasi yang disediakan oleh lembaga sertifikasi yang bersangkutan. Hal ini adalah langkah awal yang penting dalam memastikan bahwa organisasi memenuhi standar yang ditetapkan dalam ISO 14064 sekaligus menunjukkan komitmen mereka terhadap pengelolaan yang berkelanjutan dan tanggung jawab lingkungan.

LPK (laboratorium, lembaga inspeksi, atau lembaga sertifikasi) dapat melakukan pendaftaran akreditasi secara online melalui Komite Akreditasi Nasional (KAN). Komite Akreditasi Nasional (KAN) adalah badan akreditasi di Indonesia yang menyelenggarakan layanan akreditasi kepada Lembaga Penilaian Kesesuaian/ Conformity Assessment Body, seperti: lembaga sertifikasi; lembaga inspeksi; lembaga validasi/verifikasi; penyelenggara uji profisiensi; dan produsen bahan acuan.

Berkas permohonan untuk mendapatkan akreditasi diantaranya sebagai berikut :

  1. Formulir-formulir permohonan akreditasi yang telah diisi lengkap;
  2. Dokumentasi Mutu termutakhir;
  3. Legalitas hukum organisasi;
  4. Laporan audit internal;
  5. Laporan tinjauan manajemen;
  6. dan dokumen/rekaman terkait lainnya.

Pembayaran kegiatan asesmen dilakukan dengan SIMPONI (Sistem Informasi PNBP Online) melalui pembayaran kode billing untuk tagihan biaya yang terlampir. Masa aktif kode billing tersebut adalah 7 (tujuh) hari sejak penerbitan, oleh karena itu Pemohon dapat menghubungi PIC kegiatan apabila akan melakukan pembayaran untuk mendapatkan kode billing tersebut.

https://kan.or.id/index.php/akreditasi/proses-akreditasi

MUTU International sebagai LVV GRK

PT Mutuagung Lestari atau MUTU International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. MUTU menjadi salah satu Lembaga Validasi dan Verifikasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) yang sudah terakreditasi KAN sejak tahun 2015 untuk menyelenggarakan penilaian kesesuaian berupa kegiatan validasi dan verifikasi berdasarkan ISO/IEC 14065:2020 General principles and requirements for bodies validating and verifying environmental information.

Sebagai salah satu Lembaga Validasi dan Verifikasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) yang sudah terakreditasi KAN sejak tahun 2015 untuk menyelenggarakan penilaian kesesuaian berupa kegiatan validasi dan verifikasi berdasarkan ISO/IEC 14065:2020 general principles and requirements for bodies validating and verifying environmental information, PT Mutuagung Lestari (MUTU) atau yang lebih dikenal dengan MUTU International sambut baik kebijakan bursa perdagangan karbon.

Salah satu langkah konkret yang dilakukan sebagai bentuk dukungan tersebut, MUTU International menerbitkan 105 sertifikat dengan skema International Sustainable Carbon Certification (ISCC). Hal ini semata-mata dilakukan untuk mendukung bursa karbon yang akan beroperasi pada September 2023.

Sebagai informasi, MUTU International merupakan perusahaan bisnis testing, inspection, and certification (TIC) sekaligus lembaga validasi serta verifikasi gas rumah kaca yang sudah terakreditasi sejak 2015. Sementara, ISCC merupakan salah satu sistem sertifikasi terkemuka untuk keberlanjutan dan verifikasi emisi gas rumah kaca. MUTU International sudah memiliki ekosistem bisnis yang sesuai untuk bursa karbon karena sudah diakreditasi sebagai LVV GRK oleh KAN. Kegiatan validasi dan verifikasi ini adalah salah satu dari bisnis utama MUTU International.

Validasi dan verifikasi proyek yang dilakukan tersebut berdasarkan ISO 14064-2, yakni serangkaian sistem pengelolaan gas rumah kaca yang menyediakan program keberlanjutan bagi organisasi untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan energi dalam kegiatan usaha pelanggan. Tidak hanya itu, MUTU juga menjadi Third Party Entry (TPE) yang melakukan validasi dan verifikasi terhadap proyek dengan mekanisme kredit bersama atau joint credit mechanism (JCM), yakni Komite Bersama antara Pemerintah Jepang dan Indonesia yang memiliki visi untuk mengurangi emisi karbon melalui penghematan energi dengan cara menerapkan teknologi efisiensi energi yang tinggi untuk kegiatan usaha di bidang industri jasa, pengolahan dan atau manufaktur.

Dikutip dari laman kontan(dot)co(dot)id, MUTU telah memasarkan jasa LVV sejak tahun 2015 melalui skema voluntary market seperti program ISO 14064-2, Joint Credit Mechanisms, Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA), Social Carbon, Plan Vivo, serta menyediakan jasa sertifikasi skema-skema sustainability internasional lainnya seperti ISCC, FSC, FSSC 22000 dan RSPO.

Ruang Lingkup Akreditasi MUTU sebagai LVV GRK

  • Project Verification (01.02) SNI ISO 14064-2:2019 (ISO 14064-2:2019, IDT)
    • Energy Industries (Renewable/ Non Renewable Sources) (01.02.01)
    • Energy Distribution (01.02.02)
    • Energy Demand (01.02.03)
    • Afforestation and Reforestation (01.02.15)
    • Agriculture (01.02.16)
  • Project Validation (02.02) SNI ISO 14064-2:2019 (ISO 14064-2:2019, IDT)
    • Energy Industries (Renewable/ Non Renewable Sources) (02.02.01)
    • Energy Distribution (02.02.02)
    • Energy Demand (02.02.06)
    • Afforestation and Reforestation (02.02.15)
    • Agriculture (02.02.16)
  • Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA)
  • Nilai Ekonomi Karbon (NEK)
    • Verifikasi Laporan Emisi
      • Combustion of Fossil Fuels (01.01)
      • Forestry and Other Land Use 01.03)
  • Validasi Dokumen Rencana Aksi MItigasi (DRAM)
    • Energy Industries (renewable/non-renewable sources) (02.01)
    • Energy Distribution (transmission & distribution) (02.02)
    • Energy Energy Demand (users) (02.03)
    • Manufacturing Industries (02.04)
    • Waste Handling and Disposal (02.14)
    • Forestry and Other Land Use (02.15)
    • Agriculture (02.16)
  • Verifikasi Laporan Capaian Aksi Mitigasi (LCAM)
    • Energy Industries (renewable/non-renewable sources) (03.01)
    • Energy Distribution (transmission & distribution) (03.02)
    • Energy Demand (users) (03.03)
    • Manufacturing Industries (03.04)
    • Waste Handling and Disposal (03.14)
    • Forestry and Other Land Use (03.15)
    • Agriculture (03.16)
14 Mar, 2024
Pengumuman Publik Hasil Perpanjangan Sertifikat LK PT Dwida Jaya Tama

Pengumuman Publik Hasil Perpanjangan Sertifikat LK PT Dwida Jaya Tama Download

14 Mar, 2024
Carbon Credit: Definisi, Perkembangan, Tujuan, Potensi dan Sertifikasi

Carbon Credit: Definisi, Perkembangan, Tujuan, Potensi dan Sertifikasi

Carbon credit adalah perwujudan “hak” perusahaan untuk mengeluarkan sejumlah emisi karbon dalam proses industri

Sebagai negara yang kaya akan Sumber Daya Alam, Indonesia memiliki potensi ekonomi yang besar untuk menjadi penyumbang kredit karbon dunia. 

Apa Itu Kredit Karbon (Carbon Credit)

Kredit karbon atau yang dikenal dengan istilah carbon credit merupakan suatu bentuk instrumen keuangan yang mencatat seputar pengurangan atau penghindaran emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Tiap satuan kredit karbon setara dengan satu ton karbon dioksida (CO2).

Kredit karbon dapat dikatakan sebagai sertifikat atau izin tercatat yang diperdagangkan. Sertifikat atau izin yang dicatat hingga disebut dengan kredit karbon ini merupakan hasil dari tindakan perusahaan atau entitas dalam mengurangi atau menghindari emisi GRK. Dengan demikian, kredit karbon dapat dikatakan sebagai perwujudan “hak” perusahaan untuk mengeluarkan sejumlah emisi karbon dalam proses industri.

Perkembangan Karbon Kredit di Indonesia

Laporan Indonesia Carbon Trading Handbook oleh katadata

Laporan Indonesia Carbon Trading Handbook oleh katadata

Menurut Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI) tahun 2013, pasar karbon dapat diklasifikasikan berdasarkan dasar pembentukan dan mekanisme perdagangan karbon.

Berdasarkan dasar pembentukannya, pasar karbon dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut :

Pasar karbon sukarela (voluntary carbon market)

Pasar karbon sukarela terbentuk karena adanya keinginan sendiri untuk mengurangi emisi GRK. Pasar karbon sukarela mencakup semua transaksi karbon di luar pasar karbon aktif yang diatur oleh pemerintah.

Hal mendasar dari pasar karbon sukarela adalah mekanisme tersebut tidak diatur oleh pemerintah, namun pada umumnya dikembangkan oleh pihak swasta yang kemudian terdaftar di organisasi yang mengeluarkan kredit karbon sesuai dengan pengurangan emisi.

Namun demikian, pemerintah dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan target pencapaian pengurangan. Pembelian karbon didorong oleh berbagai pertimbangan yang terkait dengan tanggung jawab sosial perusahaan, etika, dan risiko reputasi atau rantai pasokan.

Pasar karbon sukarela penting untuk mengarahkan pembiayaan oleh pihak swasta terhadap proyek aksi mitigasi iklim. Contohnya, berbagai proyek Solusi Berbasis Alam atau Nature-Based Solutions (NBS) yang bermanfaat bagi pencegahan polusi, perlindungan keanekaragaman hayati, peningkatan kualitas hidup masyarakat hingga penciptaan lapangan kerja.

Pasar karbon wajib

Pasar karbon wajib terbentuk karena adanya regulasi dalam pengurangan dan/atau pembatasan jumlah emisi GRK yang dikeluarkan. Volume pasar karbon wajib bergantung pada lingkup kebijakan dan relatif lebih mudah direncanakan dalam jangka panjang. Pasar karbon wajib didorong oleh pembatasan emisi GRK yang ditetapkan, dan dijalankan pada skala yang jauh lebih luas.

Program karbon wajib yang paling aktif adalah United Nations Clean Development Mechanism (UN CDM) di bawah Kyoto Protocol dan skema Perdagangan Emisi Uni Eropa.

Selanjutnya, berdasarkan mekanisme perdagangan, secara umum pasar karbon dibagi menjadi :

      • Trading

Emissions trading system atau sistem perdagangan emisi menggunakan konsep cap-and-trade dengan cara pembatasan emisi gas rumah kaca yang diperbolehkan. Pihak yang membutuhkan dapat membeli hak emisi dari pihak lain yang kuota emisinya tidak terpakai untuk memenuhi batas emisi yang ditetapkan. Sistem perdagangan emisi karbon ini sudah diterapkan di Uni Eropa dan menjadi sistem perdagangan karbon terbesar bernama European Union Emission Trading System (EU ETS).

EU ETS merupakan pasar karbon pertama dan terbesar dunia yang telah menerapkan cap-and-trade system sejak tahun 2005. EU ETS memberikan batasan pada total volume emisi karbon dari kegiatan pembangkit listrik, pabrik industri, dan operasi penerbangan di 31 negara yang menyumbang sekitar 50% emisi karbon Uni Eropa. Pada tahun 2019, instalasi yang dicakup oleh EU ETS telah mengurangi emisi karbon sebesar 9% (European Commission, 2020).

EU ETS telah menjadi acuan bagi negara-negara lain yang telah atau akan mengembangkan pasar karbon. Korea Selatan meluncurkan The Korea Emissions Trading Scheme (KETS) pada tahun 2015 yang mencakup lebih dari 70% emisi gas rumah kaca Korea Selatan (ICAP, 2021). Sektor yang dijangkau KETS meliputi sektor panas dan energi, industri, bangunan, transportasi, limbah, dan sektor publik. Menurut ADB (2018), KETS merupakan pasar karbon terbesar ke-3 di dunia dan pasar karbon nasional kedua di Asia.

      • Crediting

Dalam skema crediting dengan konsep baseline-and-crediting, objek yang diperdagangkan adalah penurunan emisi yang disertifikasi (kredit karbon) dari pelaksanaan proyek yang dapat menurunkan emisi gas rumah kaca. Pelaksanaan proyek diharapkan dapat melebihi atau mengurangi jumlah emisi karbon yang dihasilkan perusahaan.

Tujuan Adanya Kredit Karbon

Bursa karbon dan kredit karbon merupakan dua entitas yang erat kaitannya dalam upaya melawan perubahan iklim dan mengurangi emisi gas rumah kaca. Bursa karbon berfungsi sebagai “pasar” perdagangan, dimana entitas dapat membeli atau menjual izin emisi karbon. Di sisi lain, kredit karbon adalah hasil dari upaya pengurangan emisi yang dapat diperdagangkan sebagai bentuk insentif finansial.

Pada dasarnya, kredit karbon mencerminkan upaya global untuk mencapai keberlanjutan lingkungan dan ekonomi sekaligus menjadi instrumen yang vital dalam mengubah paradigma menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Tujuan utama adanya kredit karbon adalah mengurangi emisi GRK secara global. Hal ini dilakukan melalui insentif finansial yang diberikan kepada perusahaan atau entitas yang berhasil mengurangi atau menghindari emisi. Kredit karbon menciptakan dorongan bagi perusahaan dan negara untuk mengadopsi praktik bisnis yang lebih berkelanjutan. Dengan memberikan nilai finansial pada upaya pengurangan emisi, kredit karbon mendorong perusahaan untuk mengadopsi praktik bisnis yang lebih ramah lingkungan. Hal ini dapat diwujudkan melalui investasi dalam energi terbarukan, pengelolaan limbah yang efisien, dan peningkatan efisiensi energi untuk mencapai keberlanjutan jangka panjang.

Investasi dalam proyek energi terbarukan, seperti pembangkit listrik tenaga surya atau angin, merupakan tujuan penting kredit karbon. Hal ini bukan hanya mengurangi emisi dari sumber energi konvensional, tetapi juga meningkatkan akses masyarakat terhadap energi bersih dan terjangkau. Selain itu, kredit karbon memberikan peluang bagi negara-negara berkembang untuk mendapatkan dukungan finansial dalam upaya mereka mengurangi emisi, sehingga semakin terbuka kesempatan bagi negara-negara berkembang untuk berpartisipasi aktif dalam mitigasi perubahan iklim. 

 

Potensi Karbon Kredit di Indonesia

Laporan Indonesia Carbon Trading Handbook oleh katadata

Laporan Indonesia Carbon Trading Handbook oleh katadata

Sebagai negara yang kaya akan Sumber Daya Alam, Indonesia memiliki potensi ekonomi yang besar untuk menjadi penyumbang kredit karbon dunia. Dengan keanekaragaman ekosistemnya, sumber daya alam yang melimpah, dan pertumbuhan ekonomi yang pesat, Indonesia dapat memainkan peran sentral dalam kontribusi global terhadap pengurangan emisi.

Kredit karbon bukan hanya menjadi alat kebijakan, namun sekaligus menjadi elemen integral dalam upaya masyarakat global untuk menciptakan dunia yang lebih berkelanjutan. Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (2022) mencatat sudah ada nilai potensi ekspor kredit karbon dari proyek-proyek “beyond NDC” sekitar Rp2,6 triliun per tahun dengan luas hutan sebesar 434.811 Ha. Selain itu, ekosistem blue carbon Indonesia menyimpan sekitar 75-80 persen dari jumlah karbon dunia. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi kredit karbon besar tidak hanya dari sektor hutan, namun juga ekosistem pesisir.

 

Apa saja Izin atau Sertifikasi untuk Pelepasan karbon atau karbon kredit

Dalam upaya mengurangi dampak perubahan iklim dan memitigasi emisi gas rumah kaca (GHG), proyek-proyek pelepasan karbon atau penghasil karbon kredit membutuhkan izin dan sertifikasi tertentu untuk memastikan keberlanjutan dan kredibilitasnya.

Dilansir dari laman ditjenppi.menlhk.go.id, sebelum Paris Agreement diadopsi, perdagangan karbon telah diimplementasikan melalui berbagai mekanisme, antara lain melalui Clean Development Mechanism (Mekanisme Pembangunan Bersih) yang pengaturannya berada dibawah Protokol Kyoto dan Joint Credit Mechanism (JCM). Clean Development Mechanism (CDM) merupakan mekanisme yang dapat dilakukan antara negara Annex I dan negara Non-Annex I dengan “offset” (pihak pembeli memperoleh kredit Certified Emission Reduction/CER dari proyek CDM). Sementara JCM merupakan mekanisme perdagangan karbon bilateral, termasuk aspek transfer teknologinya. JCM tidak hanya semata merupakan perdagangan karbon tetapi merupakan investasi hijau dan pembangunan rendah emisi.

Clean Development Mechanism (CDM) adalah sebuah protokol yang dikelola oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Konvensi Kerangka Kerja Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim (UNFCCC). Proyek yang memenuhi kriteria CDM dapat memperoleh sertifikat penurunan emisi (Certified Emission Reductions/CERs). Untuk memperoleh CERs, proyek harus melewati proses validasi dan verifikasi yang melibatkan lembaga pemeriksa independen.

Dari awal pelaksanaanya, CDM di Indonesia berhasil menjalankan sekitar 215 proyek, dan 37 proyek diantaranya mendapatkan Certified Emission Reduction (CER). CDM juga telah berhasil menurunkan emisi GRK sekitar 10,1 ribu ton CO2. Sementara proyek bilateral JCM yang telah diimplementasikan di Indonesia sebanyak 106 proyek dan berhasil menurunkan emisi sekitar 329,5 ribu ton CO237

Dikutip dari Indonesia Carbon Trading Handbook oleh katadata, Setelah berakhirnya Kyoto Protocol tahap pertama, JCM menjadi perdagangan emisi karbon secara bilateral pertama yang diimplementasikan. Hasil akhir dari implementasi skema JCM, yaitu kredit karbon hanya digunakan untuk memenuhi target pengurangan emisi kedua negara yang mengadakan kesepakatan bilateral. Namun, jika kedua negara menyetujuinya, kredit karbon dapat diperjualbelikan dan memiliki harga tersendiri.

Selain CDM, beberapa izin atau sertifikasi mengenai pelepasan karbon atau kredit karbon diantaranya sebagai berikut :

Verified Carbon Standard (VCS)

VCS adalah standar internasional untuk mengukur, melaporkan, dan memverifikasi emisi gas rumah kaca. Proyek-proyek yang dijalankan di bawah VCS dapat menghasilkan Verified Carbon Units (VCUs). Sertifikasi VCS memastikan bahwa proyek memenuhi kriteria keberlanjutan dan lingkungan yang ketat. Inisiatif VCS menetapkan standar dan persyaratan tata kelola untuk proyek karbon yang menciptakan penyeimbangan karbon dengan mengurangi, menyimpan atau menghindari emisi karbon.

Gold Standard for the Global Goals

The Gold Standard for the Global Goals adalah standar emisi karbon yang mengakui keberlanjutan sosial dan lingkungan. Sertifikasi Gold Standard memastikan bahwa proyek memberikan dampak positif yang berkelanjutan pada lingkungan dan masyarakat setempat sambil mengurangi emisi GHG. Proyek-proyek ini harus memenuhi kriteria ketat terkait keberlanjutan sosial dan lingkungan.

ISO 14064

ISO 14064 adalah standar internasional untuk pelaporan emisi gas rumah kaca dan verifikasi. Meskipun bukan sertifikasi khusus untuk karbon kredit, mematuhi standar ini dapat memperkuat keberlanjutan dan keandalan proyek pelepasan karbon.

Mekanisme Perdagangan  Karbon Kredit

Mekanisme perdagangan karbon kredit adalah sistem di mana entitas dapat membeli atau menjual kredit karbon sebagai hasil dari tindakan mereka dalam mengurangi emisi GRK. Hal ini sekaligus memberi dorongan inansial bagi perusahaan atau entitas yang berhasil mengurangi emisi, menciptakan insentif ekonomi untuk mempromosikan praktik bisnis yang berkelanjutan.

Langkah-langkah dalam Mekanisme Perdagangan Karbon Kredit antara lain :

  • Penetapan target emisi oleh Pemerintah maupun lembaga terkait pada berbagai sektor.
  • Entitas yang berhasil mengurangi emisinya di bawah target dapat menerima kredit karbon. Kredit karbon ini dapat dialokasikan oleh pemerintah atau lembaga yang berwenang.
  • Pembelian dan Penjualan Kredit Karbon melalui pasar perdagangan karbon atau melalui kesepakatan bilateral.
  • Verifikasi dan Validasi yang melibatkan lembaga pemeriksa independen untuk memastikan bahwa klaim pengurangan emisi itu telah sah dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  • Pemantauan dan Pelaporan guna memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam mencapai target emisi.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 98 Tahun 2021 (Perpres 98/2021) tentang Nilai Ekonomi Karbon (NEK) memberikan kerangka kerja untuk menghitung, menetapkan, dan menggunakan NEK dalam konteks pengelolaan emisi gas rumah kaca. Perpres ini menetapkan prosedur dan prinsip penentuan NEK, termasuk aspek metode perhitungan, data dan informasi yang digunakan, serta proses validasi dan verifikasi.

Sebagai informasi, dalam konteks bursa karbon, NEK menjadi acuan untuk menentukan harga kredit karbon yang diperdagangkan. Dengan adanya NEK, pengguna atau pemilik kredit karbon dapat mengetahui nilai moneternya dan melakukan transaksi di bursa dengan mengacu pada harga NEK yang ditetapkan.

Selain Perpres 98/2021, Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2022 (Permen LHK 21/2022) tentang Tata Laksana Penerapan Nilai Ekonomi Karbon telah menyediakan pedoman dan prosedur dalam penentuan nilai ekonomi karbon yang digunakan sebagai acuan dalam perdagangan kredit karbon di bursa. Penetapan NEK tersebut menjadi dasar untuk menentukan harga kredit karbon yang diperdagangkan di bursa.

Permen LHK 21/2022 juga mengatur tentang validasi dan verifikasi proyek yang menghasilkan kredit karbon. Validasi dan verifikasi ini penting dalam menentukan keabsahan dan jumlah kredit karbon yang dihasilkan oleh proyek-proyek tersebut, yang akan menjadi objek perdagangan di bursa karbon.

Adanya Permen LHK 21/2022 sekaligus memberikan kerangka kerja yang jelas bagi para pelaku bursa karbon dalam melaksanakan perdagangan kredit karbon sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena adanya aturan tentang tata cara pendaftaran proyek yang memperoleh kredit karbon serta tata laksana transaksi kredit karbon di bursa. Hal ini mencakup proses pendaftaran, pencatatan, dan pelaporan transaksi kredit karbon yang dilakukan oleh peserta bursa.

Konsultasi Mengenai Karbon Kredit

Dalam era di mana perhatian terhadap dampak perubahan iklim semakin meningkat, konsultasi mengenai karbon kredit telah menjadi elemen kunci bagi perusahaan yang ingin mengambil langkah proaktif menuju keberlanjutan lingkungan dan ekonomi.

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Sebagai salah satu Lembaga Validasi dan Verifikasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) yang sudah terakreditasi KAN sejak tahun 2015 untuk menyelenggarakan penilaian kesesuaian berupa kegiatan validasi dan verifikasi berdasarkan ISO/IEC 14065:2020 General principles and requirements for bodies validating and verifying environmental information, sudah memiliki ekosistem bisnis yang sesuai untuk bursa karbon yakni sudah diakreditasi sebagai LVV GRK oleh KAN. Kegiatan validasi dan verifikasi ini adalah salah satu dari bisnis utama MUTU International. Hingga saat ini, MUTU international telah menerbitkan 11 laporan validasi dan verifikasi gas rumah kaca dengan berbagai skema dan program serta terdapat 8 kegiatan yang akan dan sedang berlangsung pada tahun ini. MUTU International juga telah menerbitkan 105 sertifikat dengan skema International Sustainable Carbon Certification (ISCC) pada tahun 2022.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya. Untuk melakukan pengurusan sertifikasi serta konsultasi, Anda bisa menghubungi MUTU International.

13 Mar, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Truslove Young Building Products Indonesia

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Truslove Young Building Products Indonesia Download

13 Mar, 2024
Pengumuman Publik Hasil Perpanjangan Sertifikat LK PT Surya Cemerlang Lestari

Pengumuman Publik Hasil Perpanjangan Sertifikat LK PT Surya Cemerlang Lestari Download

13 Mar, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Furniture Direct

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Furniture Direct Download

13 Mar, 2024
Pengumuman Publik Terbit Sertifikat LK CV Indotaru Laksana Gemilang

Pengumuman Publik Terbit Sertifikat LK CV Indotaru Laksana Gemilang Download

13 Mar, 2024
Mengenal Lebih Detail Bursa Karbon Indonesia

Mengenal Lebih Detail Bursa Karbon Indonesia

Bursa Karbon adalah sistem perdagangan karbon dalam bentuk kredit karbon atau izin emisi karbon dioksida

Di tengah perubahan iklim yang kian terjadi secara global, hadirnya bursa karbon diharapkan dapat menjadi instrumen instrumen inovatif yang memiliki potensi dalam upaya mencapai tujuan pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

Bursa Karbon adalah sistem yang mengatur tentang perdagangan karbon atau catatan kepemilikan unit karbon dalam bentuk kredit karbon atau izin emisi karbon dioksida. Bursa karbon hanya dapat diselenggarakan oleh penyelenggara pasar yang telah mendapatkan izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Waktu Peluncuran

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, resmi meluncurkan Bursa Karbon Indonesia pada 26 September 2023 lalu. Izin usaha Penyelenggara Bursa Karbon telah diberikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat Keputusan nomor KEP-77/D.04/2023 pada 18 September 2023 lalu.

Pemberian izin usaha kepada BEI sebagai Penyelenggara Bursa Karbon didasarkan pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 14 Tahun 2023 tentang Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 12/SEOJK.04/2023 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon.

Sebagaimana POJK tersebut, Bursa Karbon Indonesia telah mengembangkan “IDXCarbon” yang mengakomodasi kebutuhan perdagangan karbon di Indonesia. BEI berkomitmen menyediakan infrastruktur Perdagangan Karbon Indonesia di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan yang mengedepankan transparansi, likuiditas, efisiensi, dan kemudahan akses.

Transparansi

Perdagangan yang terpercaya dan kredibel dengan mengedepankan keterbukaan informasi yang dapat diakses oleh Publik.

Efisiensi

Penyelesaian transaksi perdagangan unit karbon yang cepat dengan biaya yang terjangkau.

Likuiditas

Likuiditas pasar yang tinggi untuk mendapatkan harga terbaik.

Kemudahan Akses

Infrastruktur perdagangan yang mudah diakses oleh pengguna jasa melalui produk dan layanan yang inovatif.

Dengan demikian, IDXCarbon sebagai penyelenggara bursa karbon diharapkan dapat menyediakan sistem perdagangan yang transparan, teratur, wajar, dan efisien. Selain itu, mekanisme transaksi yang dilakukan diharapkan dapat mudah dan sederhana.

 

Pengertian Bursa Karbon

Pasal 24 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU PPSK) menyebutkan bahwa perdagangan karbon, baik di dalam maupun di luar negeri, dilakukan melalui mekanisme bursa karbon.

Bursa karbon adalah sistem perdagangan yang memfasilitasi pembelian, penjualan, dan pertukaran hak untuk menghasilkan atau mengurangi emisi GRK. Bursa karbon dapat beroperasi di tingkat regional, nasional, atau internasional. Seiring dengan perkembangan kebijakan iklim global, peran bursa karbon semakin penting dalam mencapai target emisi dan mitigasi perubahan iklim.

Ketua Dewan Komisioner OJK mengatakan bahwa pendirian Bursa Karbon Indonesia merupakan momentum bersejarah Indonesia dalam mendukung upaya Pemerintah mengejar target untuk menurunkan emisi gas rumah kaca (GRK) sesuai ratifikasi Paris Agreement.

“Bursa karbon Indonesia akan menjadi salah satu bursa karbon besar dan terpenting di dunia karena volume maupun keragaman unit karbon yang diperdagangkan dan kontribusinya kepada pengurangan emisi karbon nasional maupun dunia. Hari ini kita memulai sejarah dan awal era baru itu,” kata Mahendra pada saat Peresmian Bursa Karbon Indonesia di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta.

Indonesia memiliki target menurunkan emisi GRK sebesar 31,89 persen (tanpa syarat dan tanpa bantuan internasional) atau sebesar 43,2 (dengan dukungan internasional) dari tingkat emisi normalnya (atau Business As Usual) pada 2030. Bursa perdagangan karbon membantu perusahaan dan negara mematuhi target emisi yang ditetapkan oleh regulasi lingkungan. Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa target perubahan iklim benar-benar diakui dan dijalankan dengan baik.

Dikutip dari laman pajak(dot)com, nilai transaksi perdagangan karbon telah tercatat sebesar Rp 31,36 miliar. Selain itu, terdapat 50 pengguna jasa yang mendapatkan izin dengan total volume sebesar 501.910 ton CO2 ekuivalen.

“Sampai saat ini, Bursa Karbon Indonesia jauh lebih baik, bahkan di tingkat ASEAN kita terbesar. Pada saat launching volume transaksi terbesar cukup besar. Menariknya adalah timeline yang cepat. Karena pemerintah pusat dan kementerian terkait sepakat bahwa launching itu harus disegerakan, sebab isu perubahan iklim sangat mengemuka dan mendesak dicarikan solusi efektifnya,” ungkap Direktur Pengawasan Bursa Karbon OJK Aldy Erfanda, dikutip Pajak.com, (5/3).

 

Tujuan Bursa Karbon

Pada dasarnya, tujuan utama hadirnya bursa karbon adalah memberikan insentif ekonomi bagi perusahaan dan individu untuk mengurangi emisi karbon yang dihasilkan. Di sisi lain, tujuan penyelenggaraan bursa karbon adalah sebagai berikut :

Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca (GRK)

Salah satu tujuan penyelenggaraan bursa karbon adalah untuk mengurangi emisi GRK guna mitigasi dampak perubahan iklim. Dengan memberikan insentif finansial bagi perusahaan yang berhasil mengurangi emisi, bursa karbon mendorong praktik berkelanjutan.

Menciptakan Mekanisme Pasar untuk Kredit Karbon

Bursa karbon menciptakan mekanisme pasar di mana perusahaan dapat membeli dan menjual izin emisi atau kredit karbon. Hal ini mampu menciptakan nilai ekonomi bagi pengurangan emisi dan memberikan insentif bagi pelaku pasar untuk berpartisipasi aktif dalam upaya mitigasi.

Mendorong Inovasi dan Efisiensi Energi

Dengan memberikan nilai ekonomi pada setiap ton emisi, bursa karbon merangsang inovasi teknologi dan meningkatkan efisiensi energi. Perusahaan cenderung mencari cara untuk mengurangi emisi mereka agar dapat menjual izin emisi yang berlebihan atau menghindari biaya tambahan.

Mendorong Perdagangan Karbon Internasional

Bursa karbon dapat memberikan dasar untuk perdagangan karbon internasional, di mana izin emisi dapat dipertukarkan antar negara atau wilayah. Hal ini sebagai salah satu langkah yang dilakukan sebagai solusi atas masalah perubahan iklim yang terjadi secara global.

 

Manfaat Bursa Karbon

Berdasarkan laporan Carbon Pricing for Climate Action Report dari World Bank, bursa karbon dapat memberikan manfaat di antaranya :

Terhadap Kualitas Udara

Memberikan disinsentif bagi penggunaan bahan bakar karbon tinggi dapat mengurangi tingkat polusi. Perbaikan kualitas udara berpotensi untuk memberikan manfaat terhadap peningkatan kualitas kesehatan manusia, produktivitas pertanian, dan meminimalisir kemungkinan kendala yang muncul dalam aktivitas perekonomian.

Terhadap Ketersediaan Air

Banyak kawasan di dunia yang mengalami ancaman kelangkaan air dan buruknya kualitas air. Sumber daya air terkait dengan sistem energi untuk menghasilkan dan mendistribusikan energi. Sehingga, peralihan dari penggunaan energi berbasis bahan bakar fosil dapat berdampak besar pada sumber daya air. Peningkatan kualitas maupun kuantitas sumber daya air dapat dilakukan melalui pengurangan eksploitasi air tanah, perubahan cara pemanfaatan air, dan pengurangan kontaminasi air.

Terhadap Kualitas Tanah

Beberapa ancaman terhadap kualitas tanah adalah kontaminasi tanah, pengasaman tanah, dan perubahan keseimbangan unsur hara. Hal-hal tersebut disebabkan oleh penggunaan bahan kimia, pengendapan polutan udara, penggunaan lahan dan deforestasi. Manfaat pasar karbon pada perbaikan kualitas tanah berpotensi untuk meningkatkan kesehatan manusia, hasil panen pertanian, pengurangan deforestasi dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Transportasi

Pasar karbon akan memungkinkan pengurangan prevalensi baik kecelakaan maupun kemacetan di jalan melalui pemberlakuan pajak bahan bakar bensin. Suatu bukti empiris sebelumnya menunjukkan bahwa harga bahan bakar yang lebih tinggi dapat mengurangi kecelakaan dan kemacetan.

Kebijakan Fiskal

Perubahan dari pajak konvensional dengan bentuk pajak karbon akan mendorong perluasan sektor formal. Pajak karbon meminimalisir bentuk penghindaran pajak dan dapat mengurangi biaya administrasi perpajakan. Bukti menunjukkan bahwa umumnya pajak karbon bersifat progresif.

Keseimbangan Neraca Pembayaran

Bagi negara pengimpor, pasar karbon dapat meningkatkan kemandirian energi dan mengurangi risiko ketidakpastian dari ketidakseimbangan eksternal. Di sisi lain, bagi eksportir bahan bakar fosil, harga karbon mendorong efisiensi energi serta meningkatkan daya saing dan investasi dari dalam barang dan jasa lainnya yang diperdagangkan.

Peralihan Teknologi

Memberikan insentif yang dinamis untuk mendorong peralihan teknologi yang mengarah pada inovasi teknologi rendah karbon. Bukti empiris menemukan bahwa kebijakan seputar isu lingkungan biasanya mengarah pada inovasi teknologi

Berbagai manfaat tersebut dapat diperoleh dari implementasi penerapan mekanisme pasar karbon pada 12 sektor berikut :

    1. Pertanian
    2. CCS / CCU
    3. Efisiensi energi
    4. Kehutanan
    5. Penggunaan bahan bakar
    6. Fugitive emission
    7. Gas industri
    8. Manufaktur
    9. Tata guna lahan lainnya
    10. Energi terbarukan
    11. Transportasi
    12. Limbah

Jenis-Jenis Bursa Karbon

Terdapat dua mekanisme bursa karbon, yaitu Allowance Market dan Offset Market.

Allowance Market merupakan mekanisme pembatasan dan perdagangan yang umumnya diterapkan pada Pasar Karbon wajib. Pelaku usaha tertentu yang ditetapkan oleh Pemerintah mendapat “cap” berupa alokasi kuota emisi untuk jangka waktu tertentu. Pelaku usaha yang melampaui batas tersebut dapat membeli unit karbon dari Pelaku usaha lain yang kuotanya berlebih atau belum terpakai.

Offset Market adalah skema dimana Pelaku usaha memperdagangkan unit karbon yang dihasilkan dari pengurangan atau penghilangan GRK oleh pelaku usaha tertentu dan/atau tindakan mitigasi perubahan iklim lainnya. Pelaku usaha dapat membeli unit karbon untuk mencapai target pengurangan emisi dan memenuhi komitmen mereka terhadap karbon netral atau net-zero.

 

Mekanisme Perdagangan Bursa Karbon

UU PPSK menyebutkan bahwa perdagangan karbon melalui bursa karbon dapat dilakukan dengan :

  1. pengembangan infrastruktur perdagangan karbon;
  2. pengaturan pemanfaatan penerimaan negara dari perdagangan karbon; dan/atau;
  3. administrasi transaksi karbon.

Dikutip dari laman IDX(dot)co(dot)id, saat ini, terdapat 4 (empat) mekanisme perdagangan pada bursa karbon, yaitu Auction, Regular Trading, Negotiated Trading, dan Marketplace.

Auction (Lelang)

Pemerintah atau Pemilik Proyek Mitigasi Emisi dapat menjual unit karbon melalui mekanisme lelang di Bursa Karbon. Calon pembeli unit karbon menyampaikan permintaan beli sesuai dengan volume dan harga yang diinginkan.

Regular Trading (Reguler)

Perdagangan dilakukan melalui mekanisme lelang berkelanjutan, sehingga seluruh pihak dapat ikut serta menyampaikan minat beli dan jual secara real time.

Negotiated Trading (Negosiasi)

IDXCarbon berperan dalam memfasilitasi perdagangan yang telah disepakati sebelumnya untuk dapat diselesaikan melalui sistem IDXCarbon dengan transparan dan aman.

Marketplace

Pemilik Proyek Mitigasi Emisi dapat menjual unit karbon mereka dengan harga yang telah ditentukan.

IDXCarbon terhubung dengan Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI) milik Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sehingga mempermudah administrasi perpindahan unit karbon dan menghindari double counting.

 

Bagaimana Cara Membeli Kredit Karbon?

Untuk dapat membeli kredit karbon di bursa, suatu entitas harus sudah berbentuk badan hukum. Setelah itu, sebuah badan hukum harus melakukan pendaftaran Pengguna Jasa Karbon dengan mengirim email ke [email protected] dengan mengirim beberapa dokumen kelengkapan diantaranya sebagai berikut :

  1. Formulir Pendaftaran Pengguna Jasa IDXCarbon atau Bursa Karbon Indonesia
  2. Surat Pernyataan Calon Pengguna Jasa IDXCarbon bermaterai dan ditanda tangan
  3. Salinan AD/ART Perusahaan
  4. Salinan Akta Pendirian Perusahaan
  5. Salinan SK Kementerian Kehakiman atau Akta Pendirian
  6. Salinan Surat Izin Usaha Perusahaan
  7. Salinan NPWP Perusahaan
  8. Surat Keterangan Nomor Induk Berusaha Perusahaan
  9. Daftar Pemilik Manfaat Perusahaan
  10. Laporan Keuangan terakhir yang sudah diaudit
  11. Salinan Rincian Akun Bank yang digunakan sebagai rekening untuk melakukan penarikan dana atau Dokumen sejenis
  12. Salinan Rincian Akun Sistem Registri atau Dokumen Sejenis.

Untuk biaya pendaftaran unit karbon menurut Surat Edaran (SE) Biaya Pengguna Jasa Karbon, dikenakan biaya Rp 0 per ton unit karbon.

Mekanisme perdagangan pada bursa karbon dilakukan oleh badan hukum. Untuk itu, penyelenggaraan perdagangan serta jual-beli bursa karbon belum memiliki ketentuan dalam hal penggunaan materai.

 

MUTU International Sambut Baik Kebijakan Bursa Perdagangan Karbon

Sebagai salah satu Lembaga Validasi dan Verifikasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) yang sudah terakreditasi KAN sejak tahun 2015 untuk menyelenggarakan penilaian kesesuaian berupa kegiatan validasi dan verifikasi berdasarkan ISO/IEC 14065:2020 General principles and requirements for bodies validating and verifying environmental information, MUTU International sambut baik kebijakan bursa perdagangan karbon.

MUTU International sudah memiliki ekosistem bisnis yang sesuai untuk bursa karbon yakni sudah diakreditasi sebagai LVV GRK oleh KAN.  Kegiatan validasi dan verifikasi ini adalah salah satu dari bisnis utama MUTU International. Hingga saat ini, MUTU international telah menerbitkan 11 laporan validasi dan verifikasi gas rumah kaca dengan berbagai skema dan program serta terdapat 8 kegiatan yang akan dan sedang berlangsung pada tahun ini. MUTU International juga telah menerbitkan 105 sertifikat dengan skema International Sustainable Carbon Certification (ISCC) pada tahun 2022.

Dikutip dari laman kontan(dot)co(dot)id, Direktur Operasi MUTU, Irham Budiman mengungkapkan bahwa MUTU sudah mempertimbangkan potensi bursa karbon dalam strategi pengembangan usahanya ke depan.

“Keberadaan Bursa Karbon merupakan salah satu langkah strategis yang dilakukan Indonesia menunjukkan komitmen untuk melengkapi ekosistem dalam mendukung kebijakan Net Zero Emission sekaligus memanfaatkan potensi perdagangan karbon secara internasional,” ungkap Irham Budiman kepada Kontan.co.id, Senin (28/8).

Irham memastikan bahwa sebagai salah satu Lembaga Validasi dan Verifikasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK), MUTU siap mendukung sekaligus berkontribusi secara penuh terhadap bursa karbon. Salah satu fokus utama MUTU adalah menyediakan layanan verifikasi dan validasi gas rumah kaca sesuai dengan skema Nilai Ekonomi Karbon (NEK). Selain itu, MUTU juga akan mengembangkan pengujian laboratorium yang mendukung perhitungan karbon.

 

Ingin Ikut Terus Berkontribusi dalam Lingkungan Indonesia?

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya. Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

12 Mar, 2024
Definisi, Cakupan, Manfaat, dan Sertifikasi Hutan Lacak Balak

Definisi, Cakupan, Manfaat, dan Sertifikasi Lacak Balak

Sertifikasi hutan lacak balak penting bagi industri hasil hutan berupa kayu maupun non kayu. Terlebih lagi sertifikasi ini berkaitan dengan kelestarian hutan yang saat ini sedang terancam akibat penggundulan dan penebangan liar.

Sertifikasi inipun bisa membawa berbagai manfaat bahkan bagi konsumen. Namun sebelum membahas manfaat tersebut, ketahui terlebih dahulu apa definisi dan cakupannya dalam artikel ini!

Definisi Sertifikasi Hutan Lacak Balak

Lacak balak merupakan sertifikasi yang diberikan kepada berbagai produk hasil hutan dengan berbagai syarat tertentu. Syarat-syarat ini ditetapkan untuk memastikan bahwa hasil hutan tersebut tidak mengganggu kelestarian hutan.

Hutan sebagai penghasil sumber daya alam memang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun hal ini bisa berdampak buruk karena banyak orang yang tak bertanggung jawab sehingga hutan pun gundul.

Padahal di sisi lain, keberadaan hutan masih diperlukan untuk kehidupan masyarakat di dunia. Misalnya sebagai penghasil oksigen, penyaring polusi, pencegah bencana alam, hingga pengatur suhu permukaan Bumi sehingga tidak memanas dan mencairkan es.

Oleh sebab itu, hutan tetap harus dijaga kelestariannya agar tetap terjaga meskipun hasilnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Hal inilah yang menjadi latar belakang munculnya sertifikasi hutan lacak balak.

Sertifikasi ini telah memiliki standar yang ditetapkan secara global. Jadi, semua industri pengolahan hasil hutan harus memenuhi syarat dan prosedur yang sama untuk memperoleh sertifikasi ini.

Sertifikasi ini bisa diajukan kepada lembaga yang menyediakan pelayanannya. Nantinya, lembaga tersebut akan memberikan detail terkait jadwal hingga biaya yang dibutuhkan untuk sertifikasi.

Setelah itu, pihak yang mengajukan sertifikasi ini bisa menyesuaikan detail tersebut dengan jadwal. Lalu jika kedua belah pihak sudah setuju, maka sertifikasi pun dilakukan dengan melaksanakan audit.

Cakupan Sertifikasi Hutan Lacak Balak

Cakupan dari sertifikasi ini cukup luas, yaitu semua organisasi maupun perseorangan yang bisa mempunyai kesungguhan untuk melestarikan hutan meskipun mereka memanfaatkan hasilnya. Kesungguhan tersebut bisa dibuktikan dengan cara berikut:

  • Penerapan PEFC ST 2002 atau Standar Lacak Balak PEFC Internasional

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, ada standar tertentu yang telah ditetapkan secara global mengenai lacak balak ini. Hal tersebut dinamakan PEFC ST 2002 atau standar lacak balak PEFC Internasional.

Standar ini harus diterapkan di perusahaan yang ingin mengajukan sertifikasi ini. Caranya dengan melakukan identifikasi, pelatihan, hingga pengarahan semua karyawan maupun pekerja yang terlibat dalam industri hasil hutan.

Karyawan ini tak hanya mereka yang bekerja di lapangan saja, namun  juga di kantor seperti bagian pemasaran. Dengan demikian, seluruh orang yang ada di dalam perusahaan tersebut dapat mempunyai pemahaman yang sama tentang kelestarian hutan.

Hal ini juga perlu dilakukan oleh individu yang ingin mengajukan sertifikasi ini. Dengan kata lain, individu tersebut harus memahami PEFC ST 2002 dan menerapkannya.

  • Pemisahan Produk

Kesungguhan ini juga dapat dibuktikan dengan pemisahan produk. Jadi, produk yang telah memenuhi standar di atas harus dipisahkan dengan produk biasanya.

Pemisahan produk ini dapat diawali dari bahannya. Jadi, pastikan bahwa bahan yang akan digunakan telah memenuhi standar. Lalu, jangan sampai bahan tersebut tercampur sehingga tak bisa dibedakan lagi.

Hal ini terus berlanjut hingga proses produksi. Dengan kata lain, proses produksi antara bahan yang memenuhi standar maupun tidak harus dipisah. Bila perlu, semua proses ini harus dicatat sebagai bukti.

  • Peninjauan

Setelah menerapkan dua hal di atas, peninjauan perlu dilakukan secara berkala. Hal ini untuk memastikan bahwa semua orang yang terlibat hingga proses produksi tetap berjalan sesuai standar.

Jika ada kesalahan sedikit saja, maka akan dianggap tidak kompeten atau lalai. Hal ini membuat pihak tersebut tidak bisa mendapatkan sertifikasi nantinya.

Manfaat Sertifikasi Hutan Lacak Balak

Ada berbagai manfaat dari adanya sertifikasi ini bagi berbagai pihak. Berikut beberapa di antaranya:

  • Melestarikan Hutan

Tentu manfaat utama dari adanya sertifikasi ini adalah jaminan pelestarian hutan meskipun hasilnya dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Dengan semakin lestarinya hutan, maka peluang agar kehidupan Bumi tetap terjaga juga semakin meningkat.

Jadi, sertifikasi ini tak hanya berdampak bagi orang-orang yang bergerak di industri hasil hutan maupun penggunanya saja, namun juga masyarakat global. Terlebih lagi saat ini sertifikasi tersebut semakin sering dilakukan sehingga dampak bagi masyarakat pun bisa semakin besar pula.

  • Meningkatkan Kepercayaan

Manfaat yang dapat dirasakan dari adanya sertifikasi ini bagi industri pengolahan hasil hutan adalah meningkatnya kepercayaan konsumen. Terlebih lagi konsumen yang peduli akan kelestarian lingkungan.

Peningkatan kepercayaan ini akan berdampak bagi citra perusahaan maupun individu yang memiliki sertifikasi tersebut. Bahkan, konsumen bisa menyebarkan citra ini ke konsumen lainnya sehingga pasar pun dapat semakin terbuka.

Pada akhirnya, hal ini akan berpengaruh terhadap pendapatan. Jadi, semakin baik citra perusahaan karena sertifikasi ini, semakin besar pula peluang pendapatan yang akan diperoleh.

  • Meningkatnya Harga

Hasil hutan yang telah memperoleh sertifikasi ini umumnya mengalami peningkatan harga. Hal ini disebabkan oleh pemilihan bahan baku, prosedur, hingga upaya pelestarian hutan yang berbeda daripada produk lainnya.

Tentu peningkatan harga ini akan membawa keuntungan tersendiri bagi perusahaan maupun individu yang mempunyai sertifikasi ini. Konsumen yang peduli akan lingkungan pun sering tak keberatan untuk mengeluarkan harga lebih demi lestarinya lingkungan.

  • Lebih Mudah Masuk Pasar Internasional

Saat ini pemerintah telah menetapkan kebijakan ekspor mengenai hasil hutan yang memiliki sertifikasi ini. Kebijakan tersebut dapat mempermudah perusahaan maupun individu yang memiliki sertifikasi ini untuk masuk ke pasar internasional.

Hal ini akan berpengaruh terhadap semakin luasnya pasar yang dituju. Tentu, hal ini secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap naiknya popularitas dari produk yang dijual hingga semakin besarnya peluang pendapatan.

  • Memudahkan Administrasi

Manfaat yang bisa diperoleh dari adanya sertifikasi ini tak hanya berkaitan dengan citra perusahaan maupun pendapatan yang diperoleh saja, namun juga administrasi produk. 

Jadi, keberadaan sertifikasi ini bisa membuat administrasi menjadi lebih teratur. Hal ini akan memudahkan kegiatan ekonomi yang sedang berlangsung.

  • Lebih Mudah dalam Membedakan Produk

Sebelumnya telah disinggung bahwa sertifikasi ini juga membawa manfaat bagi konsumen. Manfaat tersebut adalah semakin mudahnya konsumen dalam membedakan produk yang berorientasi pada lestarinya hutan maupun tidak.

Konsumen yang menggunakan produk tersebut secara tidak langsung akan turut menjaga keberadaan hutan. Hal ini akan berdampak bagi kehidupan saat ini maupun di masa mendatang.

Selain itu, konsumen yang menggunakan produk tersebut juga memiliki andil dalam mendukung upaya pemerintah agar hutan tetap lestari.

Dari ulasan di atas dapat diketahui bahwa sertifikasi hutan lacak balak memanglah penting. Oleh sebab itu, sertifikasi ini perlu diajukan dan dilakukan dengan lembaga yang tepat, seperti Mutu International. Hubungi kami di sini untuk informasi selengkapnya! 

Referensi

https://www.ifcc-ksk.org/id/informasi/berita-dan-media/berita/berita-internasional/861-cara-mendapatkan-sertifikasi-lacak-balak-pefc.html

https://id.fsc.org/id-id/panduan-sertifikasi-fsc-coc#:~:text=Sertifikasi%20lacak%20balak%20FSC%20mencakup,entitas%20independen%20dan%20entitas%20dengan

https://issuu.com/herusliiyus/docs/lacak_balak_panduan_coc_a5_2#:~:text=Sertifikasi%20Lacak%20Balak%20merupakan%20penilaian,kayu%20sudah%20bersertifikat%20hutan%20lestari.

11 Mar, 2024
Lembaga Sertifikasi Hutan dan Produk Kehutanan di Indonesia 2023

Lembaga Sertifikasi Hutan dan Produk Kehutanan di Indonesia 2023

Sertifikasi hutan merupakan hal yang penting di bidang ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Itulah mengapa pihak-pihak yang berkecimpung dengan pengelolaan hutan dan hasilnya perlu memiliki sertifikasi ini. 

Namun sebelum memilikinya, ada beberapa hal yang perlu diketahui terlebih dahulu. Di antaranya adalah lembaga sertifikasi, prosedur agar lembaga tersebut melakukan sertifikasi, hingga jenis-jenis sertifikasi yang diperlukan untuk hutan dan produknya. Berikut penjelasannya!

Mengenal Lembaga Sertifikasi Hutan

Lembaga sertifikasi merupakan pihak yang berwenang untuk melakukan asesmen hingga memutuskan untuk memberikan sertifikasi kepada pihak lainnya. Sifat dari lembaga ini adalah independen dan merupakan pihak ketiga.

Sertifikasi tak bisa dilakukan oleh sembarang lembaga. Jika dipaksakan, maka sertifikasi yang diberikan akan tak dianggap valid.

Oleh sebab itu, suatu lembaga harus memahami dan melakukan prosedur sertifikasi sesuai yang telah dikembangkan maupun ditetapkan oleh Kerjasama Sertifikasi Kehutanan Indonesia atau Indonesian Forestry Certification Cooperation (IFCC).

Berikut hal-hal yang telah ditetapkan oleh IFCC dan harus dilakukan lembaga dalam melakukan sertifikasi sehingga dapat dianggap valid.

  1. Memahami dan melakukan akreditasi sesuai standar IFCC ST 1001:2013 sesuai versi terbaru yang sedang berlaku atau berdasarkan revisi yang diadaptasi oleh IFCC;
  2. Melakukan prosedur sertifikasi pengelolaan hutan berdasarkan IFCC ST 1001:2013 atau standar pengelolaan hutan. Dalam hal ini, lembaga harus mempunyai akreditasi yang sah dan menjadi anggota Forum Akreditasi itu sendiri;
  3. Memahami bahwa akreditasi harus dilakukan dengan menyatakan ISO/IEC 17021:2011 dan memenuhi dokumen maupun persyaratan yang telah ditetapkan dalam aturan tersebut.

Salah satu lembaga sertifikasi hutan yang memenuhi hal-hal tersebut adalah Mutu International. Hal ini bisa dipastikan saat ingin mengajukan sertifikasi jika diperlukan. Dengan menggunakan lembaga seperti inilah sertifikasi akan dianggap valid sehingga memudahkan kegiatan yang akan dilakukan selanjutnya.

Prosedur Sertifikasi Hutan

Ada beberapa tahap yang harus dilakukan agar sertifikasi bisa berjalan dengan lancar. Berikut di antaranya:

  • Persiapan

Pihak yang ingin mengajukan sertifikasi perlu memastikan bahwa sistem yang dijalani sudah memenuhi persyaratan. Sistem ini meliputi kesiapan dan cara karyawan bekerja, proses produksi, hingga peninjauan industri secara berkala.

Sistem tersebut sebaiknya dicatat dengan benar. Jadi, ada bukti tertulis bahwa pihak yang mengajukan sertifikasi telah menjalani semua persyaratan dengan benar sehingga siap diaudit.

  • Pengajuan Sertifikasi

Setelah menjalani persiapan dan memastikan bahwa semua orang yang terlibat telah memenuhi syarat, maka sertifikasi bisa diajukan. Dokumen maupun persyaratan pengajuan dapat dipastikan ke lembaga sertifikasi yang berkaitan.

Proses pengajuan ini dapat berbentuk proposal. Di dalam proposal tersebut, pihak yang mengajukan perlu memberi detail terkait sertifikasi apa yang dibutuhkan dan berbagai informasi penting lainnya.

  • Pemberian Proposal

Setelah pengajuan sertifikasi diterima, maka lembaga yang berwenang akan mengeceknya. Jika sudah memenuhi persyaratan pengajuan, maka lembaga tersebut akan memberikan proposal kepada pihak yang mengajukan.

Proposal tersebut berisi detail audit yang akan dilakukan untuk memperoleh sertifikasi. Selain itu, proposal ini juga berisi biaya yang perlu dibayarkan dan rinciannya.

Jika pihak yang ingin melakukan sertifikasi telah setuju dengan proposal tersebut, maka proses audit bisa segera dilakukan. Namun jika ada hal yang kurang berkenan, maka bisa didiskusikan dengan lembaga bersangkutan.

  • Proses Audit

Proses audit dilakukan dengan kunjungan auditor ke lokasi yang telah ditetapkan dan disepakati sebelumnya. Di sini, auditor akan memeriksa semua aspek. Aspek-aspek ini telah sesuai standar yang dianut.

Auditor bisa menemukan hal-hal yang tak sesuai dengan standar. Jika hal tersebut terjadi, maka auditor akan memberikan waktu untuk perbaikan. Setelah perbaikan dilaksanakan, maka auditor akan mengeceknya lagi.

  • Pemberian Sertifikasi

Jika memang proses audit sudah sesuai dengan standar, maka sertifikasi akan diberikan. Sertifikasi ini tidak berlaku selamanya karena mempunyai jangka waktu tertentu. Oleh sebab itu, pemegang sertifikat harus memperhatikan jangka waktu tersebut. Jika waktunya sudah habis, maka perlu mengajukan permohonan sertifikasi lagi.

Selain itu, auditor dari lembaga sertifikasi juga akan melakukan kunjungan setiap tahunnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa semua kegiatan masih memenuhi standar. Maka dari itu, pemegang sertifikat harus memastikannya. Jika tidak, maka bukan tak mungkin sertifikat tersebut akan dicabut kembali.

Jenis-Jenis Sertifikasi

Umumnya, ada tiga jenis sertifikasi yang dilakukan untuk hutan dan produk kehutanan. BErikut ulasannya:

  • Sertifikasi FSC atau Forest Stewardship Council

Sertifikasi FSC diberikan kepada pihak yang mampu memenuhi syarat saat mengelola hasil hutan berupa kayu maupun non kayu setelah diangkut keluar dari hutan tersebut. Biasanya, sertifikasi ini diperlukan oleh pedagang, pabrik, maupun pihak-pihak lain yang ingin memakai klaim FSC pada produknya.

Bahan-bahan yang memperoleh sertifikat FSC memang bisa dari beragam sumber. Namun, sebagian besar bahan-bahan tersebut berasal dari hutan yang memenuhi syarat. Selain itu, bahan-bahan tersebut juga bisa berupa material yang bila tidak digunakan akan menjadi limbah maupun material yang berisiko rendah.

Selain itu, sertifikasi FSC juga memperhatikan tenaga kerja dari suatu industri. Tenaga kerja tersebut tidak boleh di bawah umur, tak mengalami diskriminasi terlepas apapun jabatan dan jenis pekerjaanya, tak mengalami semua bentuk kerja paksa, dan memiliki kebebasan untuk berserikat dan berunding.

  • Sertifikasi PEFC atau Programme for the Endorsement of Forest Certification

Sertifikasi PEFC diberikan kepada pihak yang meskipun menggunakan hasil hutan, namun tetap memastikan perlindungan terhadap keanekaragaman hayatinya. Selain itu, pihak tersebut juga memiliki syarat untuk tidak menggunakan bahan kimia berbahaya maupun perilaku lain yang tak ramah lingkungan.

Sertifikasi ini biasanya diperlukan oleh perusahaan yang mengelola hasil hutan. Manfaat dari adanya sertifikasi ini adalah mendorong keberlanjutan bisnis, meningkatkan tanggung jawab perusahaan terhadap pengelolaan hutan demi mencegah pemanasan global, dan menjaga sumber daya alam.

Selain itu, sertifikasi ini juga membawa manfaat terhadap masyarakat. Misalnya adalah tenaga kerja lokal dapat lebih terserap, kearifan lokal dapat terjaga, hingga terpenuhinya berbagai hak pekerja.

  • Sertifikasi V-Legal atau Indonesian Legal Wood

Sertifikasi ini diberikan kepada perusahaan yang ingin mengekspor produknya. Produk yang dimaksud adalah hasil hutan berupa kayu.

Dengan adanya sertifikasi ini, maka legalitas produk kayu bisa diakui karena telah memenuhi syarat yang ditetapkan oleh pemerintah. Jadi, konsumen dari luar negeri tak perlu meragukan legalitas produk kayu ini sehingga dapat menggunakannya dengan aman.

Adanya sertifikasi ini bisa memberikan manfaat bagi perusahaan. Salah satunya adalah meningkatnya kepercayaan konsumen kepada perusahaan tersebut. Peningkatan kepercayaan ini akan berpengaruh terhadap citra hingga pendapatan perusahaan itu sendiri.

Itulah berbagai hal yang perlu diketahui tentang sertifikasi hutan. Jika Anda memerlukan salah satu sertifikasi tersebut, maka bisa menghubungi lembaga terpercaya, yaitu Mutu International.  Jadi, proses sertifikasi pun dapat berjalan dengan lancar. Klik di sini untuk informasi selengkapnya! 

Referensi

https://silk.menlhk.go.id/index.php/info/vsvlk/3

https://id.fsc.org/id-id/panduan-sertifikasi-fsc-coc#:~:text=Sertifikasi%20FSC%20CoC%20adalah%20sertifikasi,menggunakan%20claim%20FSC%20pada%20produk.

https://www.aprilasia.com/id/tentang-april/pefc#:~:text=Sertifikasi%20PEFC%20memastikan%20perlindungan%20keanekaragaman,hutan%20yang%20tidak%20ramah%20lingkungan.

https://www.ifcc-ksk.org/id/informasi/berita-dan-media/berita/berita-internasional/861-cara-mendapatkan-sertifikasi-lacak-balak-pefc.html

https://sarbisertifikasi.com/layanan/phpl/mekanisme-proses-sertifikasi-phpl/#:~:text=Sertifikasi%20Pengelolaan%20Hutan%20Produksi%20Lestari,kawasan%20hutan%20berlangsung%20dengan%20baik.

https://www.ifcc-ksk.org/id/bagaimana-tersertifikasi/lembaga-sertifikasi.html

https://www.itb.ac.id/berita/kuliah-tamu-teknologi-pascapanen-itb-mengenal-lebih-jauh-lembaga-sertifikasi-hutan-dan-produk-kehutanan/58650#:~:text=Dalam%20produk%20kehutanan%20di%20Indonesia,biasa%20disebut%20dengan%20V%2DLegal.

11 Mar, 2024
Jasa Laboratorium Uji Terakreditasi di Tahun 2023

Jasa Laboratorium Uji Terakreditasi di Tahun 2023

Layanan jasa laboratorium uji lingkungan saat ini memiliki peran penting dalam perkembangan industri di Indonesia. Jasa ini akan melakukan pengujian khusus terhadap lingkungan. Hal yang diuji sangat bervariasi mulai dari kualitas air, tanah, dan parameter penting lainnya. 

Perlu diketahui bahwa laboratorium uji ini menjadi sebuah fasilitas yang berperan menjaga keseimbangan kemajuan dunia industri dan keberlanjutan lingkungan. Fasilitas ini tidak hanya membantu bisnis berkembang pesat namun juga ikut memberi kontribusi bagi pelestarian lingkungan. 

Pengertian Laboratorium Uji Lingkungan

Laboratorium uji lingkungan adalah fasilitas yang akan melakukan pengujian terhadap kondisi lingkungan di sebuah lokasi industri. Parameter yang diuji sangat bervariasi mulai dari kondisi tanah, udara, air, dan masih banyak lagi. Semua parameter tersebut akan berhubungan langsung dengan kondisi lingkungan. 

Laboratorium seperti ini tentunya harus didukung oleh fasilitas khusus yang sudah dilengkapi teknologi canggih. Semua fasilitas tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk melakukan beragam jenis pengujian lingkungan. 

Dalam pelaksanaannya, jasa laboratorium uji lingkungan akan bekerja sebagai penjaga, pengawas, sekaligus penasihat. Mereka akan memberi data serta informasi akurat terkait kondisi lingkungan. Semua informasi tersebut nantinya akan dipakai untuk mendukung berbagai jenis kebijakan dan keputusan bisnis. 

Seperti kita tahu bahwa aktivitas bisnis dan industri saat ini bisa memberi dampak yang buruk bagi lingkungan. Jika tidak ada pengujian khusus maka kendali terhadap dampak tersebut bisa sulit untuk dilakukan. Di sinilah peran penting jasa laboratorium uji sangat dibutuhkan. 

Peran Penting Petugas Laboratorium Uji

Ada beberapa tugas penting yang dijalankan oleh petugas laboratorium uji. Tentunya tujuan akhir mereka adalah untuk memastikan sebuah industri berjalan tanpa mengganggu lingkungan. Berikut ini beberapa penjelasan mengenai pentingnya peran para petugas laboratorium uji yang perlu Anda ketahui. 

  • Melakukan Pengujian terhadap Parameter Tertentu

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menguji berbagai jenis parameter yang berhubungan langsung dengan kondisi lingkungan. Seperti kita tahu bahwa aktivitas industri pasti akan memberi dampak khusus terhadap lingkungan. Demi mengetahui dampaknya secara spesifik, maka dibutuhkan pengujian. 

Nantinya laboran akan melakukan pengujian terhadap kualitas air, tanah, dan udara yang ada di sekitar lokasi industri. Selain itu bisa dilakukan pengujian-pengujian tertentu yang berhubungan dengan parameter lain. Semua tergantung pada kebutuhan industri tersebut. 

Dalam hal ini pihak laboratorium juga bisa melakukan pemantauan terhadap dampak lingkungan secara menyeluruh. Jika aktivitas industri memberi dampak kerusakan yang terlalu besar kepada lingkungan maka harus segera dilakukan langkah antisipasi. 

Tidak hanya itu, analisis keanekaragaman hayati juga perlu dilakukan oleh jasa laboratorium yang menggelar pengujian. Analisis ini dilakukan dengan memantau kondisi keanekaragaman hayati yang ada di sebuah area. Selain itu analisis ini juga harus mengukur dampak yang diberikan terhadap keanekaragaman hayati tersebut. 

  • Menyediakan Data dan Informasi Akurat

Jasa laboratorium uji lingkungan juga punya tugas penting dalam menyediakan informasi dan data yang akurat. Setelah melakukan pengujian dengan mengandalkan beragam jenis alat dan teknologi canggih, maka mereka bisa mendapatkan data tertentu. 

Data dan informasi ini akan dipakai untuk menganalisis kondisi sebuah lingkungan. Selain itu semua ini juga akan sangat dibutuhkan untuk menjalankan proses tertentu yang bisa menjaga lingkungan dari kerusakan parah akibat aktivitas industri.

Tentunya data dan informasi yang diberikan oleh laboratorium uji juga akan bermanfaat untuk merancang segala kebijakan perusahaan. Perusahaan bisa merancang kebijakan dan rencana berkelanjutan yang tidak akan memberi dampak negatif kepada lingkungan.

Selain itu setiap perusahaan yang bersangkutan juga bisa mulai menyusun strategi untuk meningkatkan kualitas lingkungan. Bagaimanapun juga kualitas lingkungan di sekitar perusahaan harus ditingkatkan demi kesejahteraan bersama. Lewat data dan informasi tadi, hal ini akan jauh lebih mudah untuk dilakukan. 

  • Melakukan Berbagai Inovasi

Selain melakukan pengujian dan memberi data atau informasi yang akurat, maka jasa laboratorium ini juga berperan dalam melakukan inovasi khusus. 

Dari hasil pengujian yang sudah mereka lakukan, bisa didapat beragam jenis inovasi. Tentunya inovasi-inovasi tersebut harus menguntungkan bagi kedua pihak. 

Tidak hanya memberi manfaat bagi industri namun inovasi ini juga harus memberi manfaat bagi lingkungan. Hal inilah yang membuat dunia industri bisa berkembang pesat tanpa harus mengorbankan kondisi lingkungan di sekitar masyarakat. 

  • Memberi Kontribusi dalam Penyusunan Laporan

Hasil pengujian yang diberikan oleh jasa laboratorium uji ternyata juga bisa memberi kontribusi dalam penyusunan laporan. Ada beberapa jenis laporan yang akan menggunakan data dan informasi tersebut, di antaranya adalah:

  • Laporan UKL/UPL (Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan).

Dokumen ini akan memuat hasil pemantauan terhadap efek lingkungan dari sebuah bisnis. Penyusunan laporan dilakukan setiap 6 bulan sekali dan memiliki peran besar terhadap pengelolaan perusahaan. 

  • Laporan AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan)

AMDAL menjadi salah satu jenis dokumen yang bersifat wajib bagi sebuah perusahaan. Laporan AMDAL ini akan memberikan analisis khusus terhadap dampak potensial operasi perusahaan pada lingkungan. 

  • Laporan RKL/PKL (Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan)

Berikutnya ada dokumen RKL/PKL yang akan merujuk pada usaha mitigasi terhadap efek lingkungan dari sebuah aktivitas bisnis. Laporan ini harus dibuat setiap 6 bulan sekali dan diserahkan kepada kepala daerah, gubernur, atau Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 

Regulasi Pemerintah tentang Laboratorium Uji Lingkungan

Kehadiran layanan laboratorium uji lingkungan memang bukan hal yang bisa dianggap sepele bagi perusahaan. Faktanya, proses pengujian lingkungan memang sangat dibutuhkan agar aktivitas perusahaan berjalan lancar. Apalagi pemerintah juga memiliki regulasi tersendiri mengenai hal ini. 

Terkait laboratorium uji lingkungan tersebut, pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah No.23 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PPLHK). Regulasi ini disusun demi memastikan bahwa laboratorium uji akan menjalankan peran yang bermanfaat bagi lingkungan dan perusahaan. 

Selain itu regulasi pemerintah ini juga diciptakan demi meminimalkan adanya dampak negatif dari berbagai jenis aktivitas industri dan pembangunan. Artinya, diharapkan masyarakat tidak akan terkena dampak negatif dan tetap bisa tinggal di lingkungan yang kondusif. 

Melihat fakta ini, maka jelas bahwa jasa laboratorium uji harus menjalankan pengujian sesuai dengan syarat dan ketentuan dari pemerintah. Jika laboratorium uji tidak menjalankan proses sesuai ketentuan maka akan ada sanksi khusus yang diberikan. 

Sanksi ini bisa beragam tergantung jenis pelanggaran yang dilakukan. Mulai dari peringatan tertulis kepada pihak laboratorium uji hingga penghentian aktivitas sementara waktu. Bahkan izin dari laboratorium uji tersebut bisa dicabut dan mereka akan dikenai denda administratif. 

Sampai di sini perusahaan harus memahami bahwa mereka perlu bekerja sama dengan laboratorium uji yang profesional. Dalam hal ini izin kerja dari pihak penguji harus sangat diperhatikan. Selain itu pihak penguji juga harus memiliki pengalaman dan kompetensi yang memadai. 

Proses Pengujian yang Dilakukan

Laboratorium uji akan melakukan serangkaian tahap untuk menyelesaikan pengujian lingkungan yang dimaksud. Tentunya setiap proses tersebut harus dijalankan dengan tepat sesuai regulasi dari pemerintah. Berikut adalah beberapa tahapan yang perlu dijalankan oleh jasa laboratorium uji:

  • Pengambilan Sampel

Pertama-tama ada proses pengambilan sampel yang metodenya sangat bervariasi. Metode pengambilan sampel akan sangat dipengaruhi oleh jenis parameter yang akan diuji.

Perlu diketahui juga bahwa dalam proses pengambilan sampel ini ada beberapa faktor yang harus diperhatikan. Mulai dari waktu pengambilan sampel, metode yang dijalankan, kondisi lingkungan, dan lain sebagainya. 

  • Pengujian dan Kalibrasi

Tahap berikutnya adalah pengujian dan kalibrasi. Di tahap ini, sampel yang sudah diperoleh tadi akan diuji dan hasilnya dikalibrasi agar lebih akurat dan bisa diandalkan oleh perusahaan. 

Jenis pengujian yang dilakukan juga sangat beragam tergantung sampel apa yang sedang diuji. Setiap jenis pengujian akan membutuhkan peralatan dan mungkin saja teknologi yang berbeda. 

Ada banyak jenis alat yang biasa dipakai dalam proses pengujian dan kalibrasi ini. Beberapa contoh alatnya seperti kromatografi gas, mikroskop, spektrofotometer, dan masih banyak lagi. 

  • Interpretasi Hasil Pengujian

Jika proses pengujian dan kalibrasi sudah selesai maka akan dilakukan interpretasi hasil uji. Tahap interpretasi ini mencakup analisis hasil pengujian yang sudah dilakukan tadi. Nantinya juga akan ditarik kesimpulan yang akan menggambarkan kondisi lingkungan berdasarkan parameter pengujian. 

Laboratorium uji harus benar-benar memahami dan menguasai metode pembacaan hasil pengujian. Selain itu tahap ini juga harus diikuti dengan tindak lanjut. Artinya harus ada tindakan khusus yang harus diambil berdasarkan kesimpulan tadi sehingga pengujian bisa memberi manfaat. 

Pentingnya Teknologi Terbaru dari Jasa Laboratorium Uji

Pihak perusahaan harus benar-benar memperhatikan teknologi apa yang digunakan oleh pihak laboratorium uji saat menyelesaikan pengujian. Teknologi ini akan sangat berpengaruh terhadap hasil uji dan kesimpulan nantinya. Semakin canggih teknologi yang dipakai maka hasilnya bisa lebih akurat. 

Teknologi yang dimaksud di sini bisa mencakup beragam jenis alat maupun metode yang digunakan. Selain itu teknologi tersebut juga bisa berhubungan dengan perangkat lunak yang akan dipakai untuk analisis data. Semakin canggih teknologinya, maka proses pengujian akan berjalan lebih mudah dan cepat. 

Kemajuan teknologi memang membawa banyak sekali manfaat bagi laboratorium uji lingkungan. Efisiensi pengujian bisa meningkat pesat berkat adanya teknologi terbaru. Selain itu kemajuan teknologi ini juga bisa membantu mengurangi kebutuhan jumlah sampel dan reagen saat proses pengujian berlangsung. 

Pemakaian teknologi canggih juga akan mengurangi risiko kesalahan yang dilakukan oleh manusia. Bahkan hal ini juga akan membantu memperluas kapabilitas pengujian dan bisa menghasilkan interpretasi yang jauh lebih kompleks. 

Sampai di sini bisa dipahami bahwa penting sekali bagi perusahaan untuk bekerja sama dengan layanan laboratorium uji yang berpengalaman. Tidak hanya profesional dalam melakukan pengujian, jasa ini juga sebaiknya menggunakan beragam jenis teknologi canggih yang mendukung. 

Proses pengujian yang dilakukan dengan teknologi canggih dan tenaga berpengalaman akan memberi keuntungan bagi banyak pihak. Tidak hanya bagi kemajuan perusahaan namun juga bagi kebaikan lingkungan dan kenyamanan masyarakat di sekitar

Anda bisa menemukan jasa laboratorium uji berpengalaman dan kompeten di bidangnya melalui MUTU International. Perusahaan ini melayani jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi sejak tahun 1990. Telah dipercaya oleh banyak perusahaan swasta di Indonesia, perusahaan ini terbukti memiliki pengalaman yang bisa diandalkan. 

Referensi

https://mutucertification.com/laboratorium-uji-lingkungan/ 

https://mutucertification.com

https://adhikarilab.co.id/tentang/

11 Mar, 2024
Definisi, Alat, Analisis pada Laboratorium Mikrobiologi

Definisi, Alat, Analisis pada Laboratorium Mikrobiologi

Laboratorium mikrobiologi merupakan fasilitas yang digunakan untuk berbagai jenis kegiatan praktikum, penelitian, serta pengembangan di dunia mikrobiologi. Ada banyak jenis kegiatan yang bisa dilakukan di fasilitas laboratorium ini. Mulai dari kegiatan edukasi hingga di tingkat profesional. 

Demi mendukung kelancaran aktivitas di laboratorium ini maka akan selalu dibutuhkan peralatan yang lengkap. Selain itu semua peralatan di dalam laboratorium juga harus dijamin mutunya sehingga semua kegiatan berjalan lancar. 

Definisi Laboratorium Mikrobiologi

Mikrobiologi merupakan sebuah bidang ilmu yang mendalami tentang mikroorganisme. Dalam proses penelitian mikroorganisme tersebut, dibutuhkan tempat khusus dan peralatan yang memadai. Semua ini bisa ditemukan di sebuah laboratorium yang didesain secara khusus. 

Laboratorium ini dapat diartikan sebuah ruangan dengan fasilitas khusus yang dipakai untuk mengamati aktivitas bakteri. Pengamatan terhadap bakteri tersebut meliputi pertumbuhan, penanaman atau inokulasi, inkubasi bakteri, dan lain sebagainya.

Tempat ini harus selalu dijaga agar tetap steril karena berhubungan langsung dengan bakteri. Bahkan udara yang keluar masuk juga harus diperhatikan atau dikontrol agar bakteri yang diamati di dalam laboratorium tidak terkontaminasi. 

Laboratorium mikrobiologi dapat ditemukan di berbagai tempat. Mulai dari sekolah, rumah sakit, universitas, tempat industri, dan masih banyak lagi. Fasilitas ini sangat dibutuhkan baik untuk kepentingan edukasi maupun hal-hal lain yang berada di tingkat profesional. 

Di sekolah dan universitas, laboratorium ini biasanya digunakan untuk beragam jenis praktikum. Mulai dari pengamatan kultur bakteri, pengamatan zona hambat bakteri, dan lain sebagainya. Sementara itu keberadaan laboratorium di rumah sakit biasa dipakai untuk mendeteksi virus maupun bakteri. 

Laboratorium ini juga biasanya dijumpai di tempat-tempat industri. Fasilitas tersebut sangat dibutuhkan untuk mengamati pertumbuhan bakteri pada sebuah produk makanan maupun minuman. Tidak hanya itu, fasilitas ini juga bisa ditemukan di tempat industri obat. 

Alat-Alat Laboratorium Mikrobiologi

Ada banyak sekali jenis alat yang bisa Anda jumpai di sebuah laboratorium untuk bidang ilmu mikrobiologi. Tentunya setiap alat akan mendukung segala jenis aktivitas yang ada di laboratorium. Berikut adalah beberapa jenis alat yang biasa dijumpai di  laboratorium mikrobiologi:

  • Kawat Ose

Pertama ada kawat ose yang digunakan untuk mengambil bakteri saat proses penanaman atau inokulasi. Kawat ose ini merupakan jenis kawat anti karat yang memiliki bentuk lingkaran kecil di bagian ujungnya. 

Lingkaran kecil pada kawat ose ini adalah bagian yang berfungsi untuk mengambil bakteri. Setelah itu bakteri yang menempel di lingkaran tersebut akan diusapkan ke media yang dipakai untuk tumbuh bakteri. 

Kawat ose memiliki peran yang sangat penting dalam proses inokulasi bakteri. Melalui kawat ose ini, laboran tidak perlu memegang bakteri secara langsung. Proses inokulasi pun berjalan secara steril dan tidak ada kontaminasi yang dapat merusak hasil penelitian. 

Kawat ose juga sangat mudah untuk disterilkan. Biasanya laboran hanya perlu memanaskan ujung kawat ose dengan pembakar bunsen. Setelah itu tunggu beberapa saat hingga suhunya turun barulah kawat ose bisa dipakai untuk mengambil bakteri. 

  • Mikroskop

Berikutnya ada mikroskop yang sebenarnya sudah cukup populer dan familiar di kalangan masyarakat. Mikroskop merupakan jenis alat yang sangat penting dalam dunia mikrobiologi. Alat ini membantu Anda untuk mengamati objek yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. 

Seperti kita tahu bahwa laboratorium mikrobiologi merupakan tempat yang dipakai secara khusus untuk meneliti virus dan bakteri. Keduanya sama-sama berukuran kecil dan tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Itulah mengapa dibutuhkan mikroskop untuk mengamatinya. 

Mikroskop memiliki beberapa komponen penting, di antaranya adalah lensa objektif dan lensa okuler. Jenis mikroskop yang biasa ada di laboratorium juga bermacam-macam, tergantung jenis bakteri yang diamati. 

  • Autoklaf

Anda juga bisa menemukan autoklaf di fasilitas laboratorium ini. Autoklaf merupakan alat yang biasanya dipakai untuk menjalankan proses inkubasi media bakteri. Inkubasi itu sendiri merupakan proses pertumbuhan bakteri yang berlangsung di ruangan tertutup. 

Proses inkubasi bakteri bisa berjalan lebih lancar apabila memakai alat seperti autoklaf. Alat ini bisa menjaga suhu tetap stabil sehingga bakteri dapat bertumbuh. Selain biasa digunakan untuk proses inkubasi, autoklaf juga sering dimanfaatkan untuk proses sterilisasi alat laboratorium. 

  • Oven

Bukan oven yang biasa Anda lihat di dapur, ini merupakan jenis oven yang berbeda dan biasa digunakan di laboratorium. Oven biasa dipakai untuk sterilisasi alat dan bahan. Biasanya bahan yang disterilisasi pakai oven adalah jenis bahan yang mudah mengalami kerusakan jika terkena uap. 

Tentunya dibutuhkan jenis oven khusus untuk mendukung berbagai jenis pekerjaan di laboratorium. Selain itu pemakaian oven juga harus dilakukan dengan hati-hati karena alat ini mengeluarkan panas. 

  • Biological Safety Cabinet

Alat lain yang juga dibutuhkan di sebuah laboratorium khusus bidang mikrobiologi adalah BSC atau Biological Safety Cabinet. Ini merupakan sebuah alat yang dipakai untuk menjalankan pekerjaan aseptis. Bentuknya seperti meja dan memiliki sekat yang sangat kokoh. 

BSC juga dilengkapi sinar UV dan blower. Di tempat inilah Anda bisa menanam bakteri dan memberi perlakuan lainnya dengan risiko kontaminasi yang sangat kecil. Lingkungan kerja di meja tersebut aseptis dan disinari oleh ultraviolet selama 2 jam agar steril. 

  • Pipet Ukur dan Pipet Tetes

Saat bekerja di laboratorium khusus untuk mikrobiologi, biasanya Anda akan menemukan pipet ukur dan pipet tetes. Keduanya sama-sama dipakai untuk memindahkan larutan. Hanya saja pipet tukur biasa hanya digunakan satu kali sedangkan pipet tetes bisa dipakai berulang kali. 

Perbedaan utama dari pemakaian dua jenis pipet ini adalah volume cairan yang dipindahkan. Pipet ukur dipakai untuk memindahkan larutan yang volumenya sudah diketahui. Sementara itu pipet tetes lebih direkomendasikan untuk memindahkan larutan yang volumenya tidak diketahui. 

  • Mikropipet

Mereka yang bekerja di laboratorium ini juga pasti sangat akrab dengan mikropipet. Mikropipet  merupakan alat yang dipakai untuk memindahkan cairan dengan volume sangat kecil. Alat ini memiliki sistem kerja yang sama seperti pipet biasa hanya saja volumenya jauh lebih kecil. 

Biasanya mikropipet akan digunakan bersama dengan tip. Tip ini memiliki volume yang berbeda dan hanya bisa sekali pakai. Jika sudah selesai digunakan maka tip harus langsung buang dan Anda bisa menggunakan tip baru jika ingin memakainya lagi. 

  • Tabung Reaksi

Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan tabung reaksi, apalagi jika sering bekerja di laboratorium. Alat ini berbentuk tabung yang dipakai untuk melakukan beragam jenis uji biokimiawi. Selain itu tabung reaksi juga biasa dipakai untuk menumbuhkan mikroba. 

Tabung reaksi fleksibel untuk diisi dengan media padat maupun cair. Tinggal menyesuaikan saja dengan kebutuhan saat uji coba terhadap bakteri. 

  • Tabung Durham

Lanjut ke alat berikutnya yang juga banyak dijumpai di laboratorium mikrobiologi yaitu tabung durham. Tabung ini memiliki ukuran yang cukup kecil dan biasanya dipakai untuk menampung atau menjebak gas hasil metabolisme bakteri uji. 

Dilihat dari segi bentuk, bentuknya hampir mirip dengan tabung reaksi. Hanya saja ukuran tabung ini jauh lebih kecil. Bahan yang digunakan juga sama dan sebaiknya diperlakukan dengan hati-hati agar tidak pecah. 

  • Labu Erlenmeyer

Alat selanjutnya adalah labu erlenmeyer. Benda ini seperti gelas ukur yang di bagian atasnya mengerucut. Fungsinya adalah untuk menampung larutan serta meracik berbagai jenis bahan komposisi. 

Biasanya laboran akan memakai alat ini untuk membuat media tanam bakteri. Ukurannya sangat bervariasi tergantung volume yang dimiliki. Mulai dari labu erlenmeyer yang kecil dengan volume 25 ml sampai yang berukuran besar 1000 ml. 

  • Millipore Filter

Pekerja di laboratorium mikrobiologi juga biasanya akan menemukan millipore filter. Ini merupakan jenis alat yang dipakai untuk proses sterilisasi bahan. Jenis bahan yang bisa disterilisasi memakai alat ini adalah bahan yang tidak tahan panas dan mudah rusak oleh bahan kimia. 

  • Pembakar Spiritus

Selanjutnya ada juga pembakar spiritus atau yang biasa dikenal sebagai lampu bunsen. Alat ini biasanya digunakan untuk menciptakan kondisi steril. Terdapat cairan spiritus di dalam bunsen yang kemudian akan menghasilkan api. Melalui api inilah laboran akan melakukan sterilisasi beberapa alat. 

  • Gelas Ukur

Laboran yang bekerja di laboratorium ini juga biasanya akan membutuhkan gelas ukur. Sesuai namanya, gelas ini dipakai untuk mengukur volume cairan tertentu. Ada banyak pilihan jenisnya tergantung ukuran dan skala volume yang dimiliki. 

Gelas ukur ini juga punya peran penting dalam pembuatan media tumbuh bakteri. Biasanya gelas ukur dipakai untuk memastikan ukuran setiap bahan saat membuat media. 

  • Arnold Steam Sterilizer

Ada banyak jenis alat sterilisasi yang bisa Anda jumpai di laboratorium ini. Salah satunya adalah Arnold steam sterilizer. Alat ini dipakai untuk sterilisasi beragam jenis peralatan yang terbuat dari kaca atau bahan tahan panas. 

Cara kerjanya mengandalkan uap air panas. Uap ini nantinya akan membunuh bakteri bahkan sampai tingkat spora. Suhu yang bisa dicapai adalah 80 derajat celcius. 

Kegiatan yang Dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi

Ada banyak jenis kegiatan yang dapat dilakukan di laboratorium ini. Tentunya semua kegiatan tersebut bisa berjalan lancar berkat alat-alat yang sudah disebutkan tadi. Berikut adalah beberapa jenis kegiatan yang berhubungan dengan dunia mikrobiologi dan biasa dijalankan di laboratorium:

  • Sterilisasi dan desinfeksi aneka jenis peralatan laboratorium;
  • Isolasi dan identifikasi mikroba serta jamur yang didapatkan dari lingkungan;
  • Pengujian pengaruh faktor lingkungan terhadap pertumbuhan jamur dan mikroba; 
  • Kajian terhadap proses metabolisme dan fisiologis mikroba;
  • Uji coba aktivitas antijamur dan antimikroba yang didapatkan dari bahan-bahan alami;
  • Pengamatan terhadap proses budidaya jamur makroskopis;
  • Produksi koleksi kultur murni yang lengkap dengan karakter maupun fungsi mikroorganisme;
  • Pengembangan teknologi aplikasi hayati mikroorganisme. 

Demi kelancaran beragam jenis aktivitas di laboratorium mikrobiologi, maka kelengkapan fasilitas di dalamnya sangatlah penting. Alat-alat yang dibutuhkan harus lengkap dan terjamin dari segi mutu agar hasil dari proses penelitian maupun pengujian bisa lebih akurat. 

Dalam hal ini setiap fasilitas laboratorium harus berusaha untuk melakukan pengendalian mutu. Selain itu penting juga untuk mendapatkan sertifikasi mutu agar laboratorium memiliki kualitas yang memenuhi standar. Hal ini berlaku untuk laboratorium di fasilitas pendidikan maupun tempat-tempat lainnya. 

Kendali mutu terhadap laboratorium mikrobiologi dapat dilakukan melalui MUTU International. Perusahaan ini melayani jasa pengujian, inspeksi, maupun sertifikasi. Dari segi kualitas, perusahaan ini memiliki track record yang sangat baik dan sudah dipercaya oleh banyak perusahaan di Indonesia. 

Referensi

https://analitika.co.id/laboratorium-mikrobiologi/

https://bloglab.id/daftar-alat-alat-laboratorium-mikrobiologi-dan-fungsinya/

http://www.biologi.fst.ar-raniry.ac.id/2019/05/unit-laboratorium-mikrobiologi.html

11 Mar, 2024
Tujuan ISO 27001 : 2022 dan Aspek-Aspek yang Dilindungi

Tujuan ISO 27001 : 2022 dan Aspek-Aspek yang Dilindungi

Tujuan ISO 27001 hadir untuk membantu industri dalam proses tatalaksana keamanan informasi. Lebih dari 20 tahun, ISO dijadikan sebagai landasan yang sudah mapan. Sayangnya, landasan ini sudah cukup tua bila untuk keamanan informasi.

Meskipun demikian, standar ini masih terus berkembang. Hal ini bisa dilihat dari meningkatnya jumlah sertifikat hingga 32% pada tahun 2021. Akibat meningkatnya permintaan kerangka kerja mengenai keamanan informasi ini, pada 25 Oktober 2022 ISO/IEC 27001 menerbitkan versi terbarunya.

Tujuan ISO 27001

ISO 270001 merupakan standar yang dirilis oleh The International Organization for Standardization (ISO). Organisasi tersebut merupakan lembaga internasional yang mengembang dan menerbitkan standar internasional untuk berbagai industri. 

Sebuah organisasi yang sudah memiliki sertifikasi dari ISO biasanya memiliki komitmen untuk memberikan layanan terbaik sesuai dengan standar internasional. 

Di samping itu ada juga pendekatan sistematis untuk mengolah informasi perusahaan yang bersifat sensitif agar tetap aman. Sistem ini disebut sebagai SMKI (Sistem Manajemen Keamanan Informasi). SMKI terdiri dari sumber daya manusia, proses, serta sistem teknologi informasi dengan menjalankan manajemen risiko. 

ISO 27001 tahun 2013 tidak hanya difokuskan pada bidang teknologi saja, tetapi juga pada aset bisnis penting, sumber daya, hingga proses dalam sebuah lembaga. Standar ini mencakup lampiran annex dan 10 klausul, yang masih membentuk gambaran utuh dari PDCA Cycle (Plan-Do-Check Act).

Tujuan ISO 27001 tahun 2013 yaitu untuk mempertahankan dan melindungi keamanan informasi yang terdiri dari beberapa aspek, yaitu confidentiality, integrity, serta availability. Adapun penjelasan dari masing-masing aspek tersebut yaitu:

  • Confidentiality (Kerahasiaan)

Menjaga akses informasi agar hanya bisa didapatkan oleh pihak yang memiliki kepentingan saja. Misalnya, setiap informasi tentang pengaduan aplikasi WISE dan ALPHA yang dipegang oleh Itjen Kemenkeu, yang hanya bisa dibuka oleh pihak tertentu untuk memberikan respon terhadap pengaduan tersebut.

  • Integrity (Integritas)

Menjamin pengolahan informasi yang lengkap serta akurat. Misalnya, dalam penggunaan log ketika menulis semua perubahan yang ada pada aplikasi WISE dan ALPHA.

  • Availability (Ketersediaan)

Tujuan berikutnya yaitu menjamin bahwa akses informasi akan tersedia ketika pengguna yang memiliki wewenang membutuhkannya. Contohnya yaitu menggunakan kata sandi email untuk bisa mengakses WISE dan ALPHA.

Ketika suatu organisasi menerapkan standar ISO tersebut, Itjen berjanji akan memberi jaminan bahwa semua informasi dan data akan dikumpulkan akan dikumpulkan dan diolah dengan cara yang aman. 

Selain itu, data informasi tersebut hanya akan digunakan pihak-pihak yang memiliki kepentingan dan tanggung jawab saja. Dengan begitu, pihak pemberi informasi akan lebih yakin pada kredibilitas Itjen Kemenkeu.

Fitur-Fitur Baru ISO 27001 : 2022

Dalam ISO 27001 dijelaskan kerangka kerja bagi sistem tatalaksana keamanan informasi yang disebut dengan ISMS atau SMKI. Hal ini diperuntukkan bagi perusahaan, terlepas dari struktur, ukuran, serta risiko dari orientasi bisnis. Di sini, hal yang harus diperhatikan yaitu manajemen risiko yang mungkin dihadapi.

Bahaya siber yang terus berubah dapat mengeksploitasi kemungkinan risiko terbaru pada perusahaan. Tujuannya yaitu untuk menyerang dan mendiskusikan arus informasi serta proses bisnis. Mekanisme ini tentu dapat menimbulkan tiga risiko keamanan informasi, mulai dari kerahasiaan, integritas, serta ketersediaan. Hal ini harus segera diketahui dan dikelola. 

Dalam pembaruan tujuan ISO 27001 tahun 2022, dibahas mengenai praktik terbaik dalam mengelola risiko keamanan. Kontrol keamanan ini tertulis pada Lampiran A normatif ISO/IEC 27001: 2022 versi terbaru dan merupakan hasil revisi dari ISO/IEC 27002: 2022.

Petunjuk implementasi telah diangkat sejak bulan Februari 2023. Implementasi tersebut dibuat dengan taksonomi yang lebih simple dan memiliki otoritas keamanan kontemporer. Namun, dengan diterbitkannya ISO 27001 versi tahun 2022, bisa dikatakan ISO 27001/27002 merupakan proteksi terbaik.

Perubahan Baru ISO/IEC 27001: 2022

Perubahan yang cukup signifikan pada tujuan ISO 27001 tahun 2022 yaitu mengadaptasi apa yang disebut dengan Struktur Harmonisasi sehingga syarat untuk orientasi proses yang sudah lama tertunda dapat diposisikan pada fokus ISMS dengan efektif.

Landasan dari sebuah sistem manajemen yang efektif yaitu proses yang jelas dan interaksinya. Selain itu, orientasi target dalam proses pengendaliannya. Berikut informasi lebih detail mengenai tiga hal yang berubah dalam versi baru.

  • Penyelarasan Struktur Tingkat Tinggi

Sejak bulan Mei 2021, Struktur Tingkat Tinggi atau HLS digantikan oleh Struktur Harmonisasi (HS). Struktur Harmonisasi merupakan sebuah kerangka dalam pengembangan revisi baru dari standar ISO yang sudah ada. 

ISO 27001 2022 merupakan salah satu contoh standar sistem tatalaksana pertama yang telah disesuaikan ke versi HS. 

Di masa mendatang, Klausul 6.3 akan memerlukan perubahan pada ISMS agar dapat diterapkan secara terencana. Syarat ini tentunya tidak asing lagi dari sistem tatalaksana lainnya dan menyatakan harapan perubahan yang berkaitan dengan ISMS yang sudah dipegang. 

  • Perubahan Normatif dalam Tujuan ISO 27001

Perubahan lainnya yang cukup signifikan yaitu menambah konteks organisasi pada Klausul 4.4 dengan sederet syarat untuk mengidentifikasi proses yang dibutuhkan serta keterkaitannya pada ISMS. Hal ini diperlukan untuk proses implementasi dan pemeliharaan.

Syarat yang eksplisit ini akan membawa ISO/IEC 27001: 2022 beriringan dengan pendekatan praktik terbaik dari sistem manajemen yang sesuai dengan HS. Sistem tatalaksana keamanan informasi harus didasarkan pada proses yang sudah mapan dan bisa dideteksi interaksinya.

Selain itu, terdapat perubahan lainnya dalam Klausul 8.1 yang menjunjung pentingnya orientasi dari proses yang bersifat umum pada sistem tatalaksana berbasis HS.

Organisasi harus menyadari bahwa proses merupakan bagian dari perencanaan dan pengendalian operasional agar mengimplementasikan langkah-langkah dalam mengelola risiko keamanan informasi.

Aspek terbaru dari klausul ini yaitu kriteria proses harus didefinisikan. Pengendalian proses harus diterapkan berdasarkan kriteria ini. Berikutnya, klarifikasi dan spesifikasi yang lebih kecil dibuat pada klausul di bawah ini:

  • Klausul 5.3: Melengkapi dengan beberapa syarat eksplisit bahwa otoritas dan tanggung jawab pada peran yang berkaitan dengan keamanan informasi diketahui organisasi;
  • Klausul 7.4: Menyatakan bahwa diperlukan komunikasi internal dan eksternal tentang ISMS. Tidak hanya itu, cara komunikasi merupakan sebuah penyederhanaan yang bisa diimplementasikan dari syarat sebelumnya;
  • Klausul 9.2 Audit Internal dan 9.3 Tinjauan Manajemen: Telah diadaptasikan dengan Struktur Harmonisasi. Kini Klausul 9.2 dibagi kembali menjadi 9.2.1 dan 9.2.2. Sementara itu, Klausul 9.3 dibagi menjadi 3, yang terdiri dari 9.3.1, 9.3.2, dan 9.3.3;
  • Penyusunan Klausul 10.1 dan Klausul 10.2 telah diposisikan sesuai dengan HS. 

Demikian informasi mengenai tujuan ISO 27001 serta aspek-aspek yang dilindunginya. Sertifikasi ini bisa Anda dapatkan melalui lembaga MUTU International, yang merupakan lembaga validasi yang sudah diakui oleh JAS.

Referensi

https://klc2.kemenkeu.go.id/kms/knowledge/berkenalan-dengan-sistem-manajemen-keamanan-informasi-smki-dalam-iso-27001-2013-371a0e07/detail/ 

https://www.dqsglobal.com/id-id/informasi/blog/tujuan-perlindungan-keamanan-informasi-dan-signifikansinya

https://www.dqsglobal.com/id-id/informasi/blog/new-iso-27001-2022-key-changes

11 Mar, 2024
Membangun dan Menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS)

Membangun dan Menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS)

Bagi perusahaan yang beroperasi atas asas kepercayaan dan reputasi, perlu waspada terhadap potensi kebocoran data. Maka dari itu, menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS) dalam perusahaan akan melindungi keamanan dan kerahasiaan data pelanggannya.

ISMS pun kini menjadi kebutuhan, bahkan tuntutan, mengingat semakin berkembangnya era digitalisasi serta kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Lalu, apa saja syarat untuk mendapatkan ISMS? Ikuti artikel ini hingga akhir untuk informasi lebih lanjut!

Mengenal Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS)

ISMS, atau Information Security Management System, adalah serangkaian prosedur dan kebijakan yang digunakan untuk mengelola data sensitif organisasi/perusahaan secara sistematis. 

Penerapan ISMS bertujuan untuk meminimalkan risiko serta memastikan keberlangsungan bisnis dengan metode proaktif agar dapat membatasi dampak pelanggaran terhadap keamanan data sebuah organisasi/perusahaan.

Aspek yang terlibat dalam ISMS umumnya mulai dari proses dan perilaku pegawai, lalu teknologi, dan juga data. Adapun data yang ditargetkan tidak sembarang data, namun mengacu pada tipe data seperti data pelanggan.

ISMS juga bisa Anda sebut sebagai Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI). ISMS menjadi metodologi yang diandalkan agar dapat menjamin tingkat keamanan informasi yang tinggi melalui proses serta praktik terbaiknya. 

Cara Kerja Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS)

Pendekatan yang digunakan ISMS dalam mengelola keamanan informasi suatu perusahaan/organisasi termasuk sistematis. 

Cakupan dalam keamanan informasi adalah kebijakan tertentu yang luas, untuk mengendalikan serta mengelola tingkat risiko keamanan bagi seluruh perusahaan/organisasi.

Standar internasional yang digunakan dalam membentuk dan menerapkan ISMS adalah ISO/IEC 27001. Pihak yang menerbitkan standar tersebut merupakan Komisi Elektronik Internasional dan Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO).

ISO/IEC 27001 sebagai standar dalam ISMS tidak mewajibkan tindakan yang spesifik. Namun, standar tersebut mengandung rekomendasi untuk dokumentasi, lalu audit internal, perbaikan berkelanjutan, dan juga tindakan pencegahan dan perbaikan.

Apabila sebuah perusahaan/organisasi ingin mendapatkan sertifikasi ISO 27001, maka diperlukan ISMS yang dapat mengidentifikasi aset di dalamnya dan memberikan berbagai penilaian terhadap aspek berikut:

  • Risiko yang akan dihadapi oleh aset informasi;
  • Langkah-langkah yang dilakukan untuk melindungi aset informasi;
  • Rencana yang akan dilakukan jika terjadi pelanggaran keamanan;
  • Identifikasi individu yang bertanggung jawab atas setiap langkah dalam proses keamanan informasi.

Mendapatkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi – ISO 27001 bisa bekerja sama dengan MUTU International sebagai lembaga sertifikasi yang profesional dan memberikan pelayanan terbaik.

Tujuan dari penerapan ISMS bukan semata-mata memaksimalkan keamanan informasi. Namun, lebih tepatnya untuk mencapai level keamanan informasi yang diinginkan oleh perusahaan/organisasi.

Level kontrol terhadap keamanan informasi tersebut pun bisa bervariasi menyesuaikan dengan kebutuhan spesifik dari sebuah industri. 

Manfaat Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS)

Pengelolaan sistem informasi sebuah perusahaan/organisasi yang menerapkan ISMS akan menggunakan pendekatan holistik, atau secara keseluruhan. Hal tersebut tentu memberikan berbagai manfaat yang signifikan, seperti berikut ini:

  • Perlindungan terhadap Data Sensitif

ISMS akan melindungi segala jenis aset informasi kepemilikan. Mulai dari aset berbasis kertas, berbasis digital, atau aset yang disimpan dalam cloud. 

Isi dari aset tersebut dapat mencakup data bersifat personal. Kemudian, data kekayaan intelektual, data pelanggan, data keuangan, hingga data tertentu yang dipercayakan kepada perusahaan/organisasi melalui pihak ketiga. 

  • Mematuhi Peraturan

Manfaat berikutnya dari penerapan ISMS pada perusahaan/organisasi adalah dapat memenuhi seluruh peraturan serta persyaratan kontrak. Lalu, ISMS juga akan memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai legalitas sistem informasi.

Risiko bagi perusahaan yang tidak memiliki ISMS ketika melanggar peraturan perundang-undangan adalah membayar denda yang besar.

Maka dari itu, memiliki ISMS akan membantu melindungi perusahaan yang regulasinya ketat dan memiliki infrastruktur penting, seperti perusahaan/organisasi keuangan dan kesehatan, dari risiko pelanggaran tersebut. 

  • Memiliki Sertifikat ISO 27001

Mengingat ISO 27001 adalah standar internasional yang digunakan untuk menilai keefektifan dari penerapan ISMS pada perusahaan, maka manfaat satu ini termasuk yang utama.

Intinya, sebuah perusahaan/organisasi tidak akan memiliki ISO 27001 tanpa Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).

Anda dapat bekerja sama dengan MUTU International sebagai jasa sertifikasi yang profesional dan ahli di bidangnya untuk menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi – ISO 27001.

  • Mendukung Keberlangsungan Bisnis

Perusahaan/organisasi yang berinvestasi ISMS secara otomatis telah meningkatkan level perlindungan terhadap ancaman, khususnya ancaman pelanggaran keamanan.

Dampak positif dari perlindungan tersebut yakni mengurangi insiden keamanan, seperti cyber attack. Jadi, gangguan serta downtime tidak akan rentan terjadi lagi. Faktor tersebut akan mendukung keberlangsungan bisnis secara signifikan.

  • Mengurangi Pengeluaran Tidak Terduga

Penerapan ISMS akan memberikan penilaian risiko yang menyeluruh terhadap semua jenis aset pada perusahaan/organisasi.

Itulah mengapa, perusahaan dapat memprioritaskan aset yang memiliki risiko paling tinggi. Selain itu, mereka dapat menerapkan pendekatan yang terfokus pada pengamanan aset-aset tersebut. 

Pendekatan yang terstruktur dan terfokus tersebut, bila dikombinasikan dengan penurunan downtime, akan mengurangi total pengeluaran perusahaan secara signifikan.

  • Adaptasi dengan Ancaman Baru

Dalam bidang keamanan informasi, ancaman akan terus berkembang. ISMS membantu perusahaan/organisasi untuk bersiap agar bisa beradaptasi terhadap ancaman serta tuntutan lanskap keamanan baru yang terus berubah.

Syarat Menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS)

Terdapat pedoman praktik terbaik untuk persiapan penerapan ISMS dalam ISO 27001 dan juga ISO 27002 yang bisa Anda ketahui berikut ini:

  • Memahami Kebutuhan Perusahaan

Langkah awal bagi perusahaan/organisasi sebelum menerapkan ISMS adalah mendapatkan gambaran komprehensif tentang pengoperasian perusahaan. 

Termasuk alat dan sistem manajemen keamanan informasi perusahaan, agar dapat memahami persyaratan perusahaan terkait bisnis dan keamanannya.

Langkah ini akan membantu perusahaan memahami bagaimana kerangka ISO 27001 membantu melindungi data mereka dan juga pihak yang bertanggung jawab dalam melaksanakan ISMS. 

  • Membentuk Kebijakan Keamanan Informasi

Memiliki kebijakan tentang keamanan informasi akan membantu perusahaan menemukan titik lemah sistemnya. 

Jadi, kontrol keamanan perusahaan bisa disempurnakan dari kekurangan yang ditemukan sebelumnya.

Untuk memiliki Sistem Manajemen Keamanan Informasi – ISO 27001, Anda bisa bekerja sama dengan MUTU International sebagai jasa sertifikasi yang terpercaya dan berpengalaman sejak 1990.

  • Pemantauan Akses Data

Syarat ini berkaitan dengan kebijakan kontrol akses perusahaan. Tujuannya untuk memastikan hanya pihak berwenang yang memperoleh akses untuk informasi sensitif. 

Pemantauan memperhatikan siapa, kapan, dan dari mana pihak yang mengakses data tersebut. Perusahaan pun perlu melacak login serta autentikasi, lalu mencatatnya agar dapat diselidiki lebih lanjut.

  • Melaksanakan Pelatihan Keamanan

Demi menanamkan kesadaran kepada seluruh pegawai perusahaan, perlu pelaksanaan pelatihan keamanan secara teratur. 

Pelatihan melibatkan pengenalan terhadap lanskap ancaman yang berpotensi terjadi, risiko kebocoran data yang mengelilingi sistem informasi, hingga teknik pencegahan dan mitigasi untuk melindungi data dari ancaman yang berbahaya.

  • Mengamankan Perangkat

Perangkat lunak seperti Office 365 dan juga Google Workspace bisa diunduh di seluruh perangkat perusahaan. Sebab, perangkat lunak tersebut memiliki sistem keamanan bawaan yang bisa melindungi dari upaya peretasan.

  • Mengenkripsi Data

Seluruh data perusahaan perlu dienkripsi sebelum menerapkan ISMS. Ini dikarenakan enkripsi adalah bentuk pertahanan terbaik. Jadi, dapat melindungi dan mencegah terjadinya ancaman keamanan, seperti akses tidak sah dan sabotase data penting perusahaan.

  • Mencadangkan Data

Pencadangan data perlu dimasukkan dalam kebijakan keamanan perusahaan. Ini akan mencegah perusahaan dari risiko kehilangan data. 

Perusahaan perlu mengatur waktu, lokasi, dan frekuensi pencadangan. Data yang dicadangkan, baik cadangan lokal maupun cloud, perlu memiliki rencana cadangan lanjutan agar keamanannya terjamin.

  • Mengadakan Audit Keamanan Internal

Audit internal jadi cara efektif agar perusahaan mendapatkan visibilitas terhadap sistem keamanan, perangkat lunak, hingga perangkat keamanan mereka. 

Keuntungan dari audit internal adalah identifikasi dan perbaikan terhadap celah keamanan sebelum penerapan ISMS.

Penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS)

Untuk menerapkan ISMS, terdapat berbagai cara yang bisa digunakan. Umumnya, perusahaan mengikuti metode PDCA (Plan-Do-Check-Act). Selain itu, mereka juga mempelajari standar keamanan internasional ISO 27001 yang secara efektif menjabarkan dengan detail persyaratan dalam ISMS. 

Anda bisa memahami bagaimana penerapan ISMS yang seharusnya melalui langkah-langkah berikut:

  • Menentukan Tujuan dan Ruang Lingkup

Pertama, tentukan aset apa yang perlu dilindungi serta alasan perlindungannya. Preferensi bisa diambil dari pihak-pihak seperti klien perusahaan, pemangku kepentingan, hingga komisaris.

Manajemen perusahaan pun perlu menentukan tujuan yang jelas terkait bidang penerapan dan juga batasan dalam ISMS.

  • Mengidentifikasi Aset

Gunakan peta proses bisnis untuk mengidentifikasi aset perusahaan yang akan dilindungi. Peta tersebut berisi inventarisasi aset penting dalam perusahaan, termasuk perangkat lunak, perangkat keras, hingga database perusahaan.

  • Mengenali Risiko Aset

Setelah identifikasi aset, setelah itu perlu diadakan analisis dan faktor risiko asetnya. Perhitungannya berdasarkan penilaian menggunakan persyaratan hukum atau pedoman kepatuhan.

Perusahaan juga perlu mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan dari risiko tersebut. Tujuannya adalah untuk memutuskan jenis risiko apa yang bisa diterima, dan risiko apa yang perlu diatasi menggunakan segala cara lantaran potensi kerugian yang ditimbulkan.

  • Mengidentifikasi Tindakan Mitigasi

Tidak cukup hanya mengenali risikonya saja, namun ISMS yang efektif akan memberikan tindakan mitigasi untuk menghadapinya.

Tindakan mitigasi tersebut harus mengandung rencana penanganan yang terstruktur dan jelas agar dapat menghindari keseluruhan risiko.

Ilustrasi kasus ketika perusahaan ingin menghindari risiko kehilangan laptop dengan data sensitif pelanggan di dalamnya. Maka, tindakan mitigasi yang efektif adalah menetapkan kebijakan yang melarang pegawai menyimpan data pelanggan di laptopnya.

  • Melakukan Penyempurnaan

Keseluruhan tindakan mitigasi yang telah ditetapkan perlu diperiksa, dipantau, dan diaudit secara teratur untuk mengukur keefektifannya. 

Apabila terdapat kekurangan atau pun faktor manajemen risiko yang baru setelah pemantauan, maka proses ISMS perlu diulang dari awal.

Cara tersebut membuat penerapan ISMS cepat beradaptasi pada kondisi yang berubah-ubah dalam perusahaan. Jadi, ISMS bisa memaksimalkan pendekatan yang efektif untuk mitigasi risiko keamanan informasi perusahaan.

Membangun dan menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS) akan memberikan perusahaan Anda perisai perlindungan yang ketat terhadap ancaman keamanan informasi. 

Oleh sebab itu, segera terapkan ISMS melalui kerja sama dengan lembaga sertifikasi ahli di bidangnya. MUTU International adalah perusahaan yang bisa diandalkan sebab telah beroperasi dari tahun 1990.

Anda bisa mendapatkan bimbingan dari sumber daya kami yang profesional dalam membangun dan menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi – ISO 27001. Segera hubungi kami untuk penerapan ISMS yang efektif pada perusahaan Anda!

Referensi

https://itgid.org/information-security-management-system-isms-iso-27001/#:~:text=digunakan%20unuk%20melakukannya.-,Apa%20itu%20ISMS%3F,-Sistem%20manajemen%20keamanan 

https://www.techtarget.com/whatis/definition/information-security-management-system-ISMS 

https://www.upguard.com/blog/isms#:~:text=by%20organizations%20worldwide.-,Benefits%20of%20an%20ISMS,-An%20ISMS%20system

11 Mar, 2024
Laboratorium Produk Kehutanan

Laboratorium Produk Kehutanan

Laboratorium kehutanan adalah laboratorium yang dipergunakan untuk pengelolaan kegiatan penelitian dalam bidang kehutanan. Mulai dari budidaya, kultur jaringan/pemuliaan, analisis tanah, mikrobiologi, analisis kayu, analisis vegetasi, analisis produk berbahan kayu, dan masih banyak lagi. 

Industri kehutanan merupakan salah satu pilar penting dalam perekonomian di berbagai negara. Pasalnya, hutan memiliki peran besar sebagai penyedia bahan baku berupa kayu dan berperan penting dalam keberlanjutan ekosistem hutan. 

Peran Laboratorium Kehutanan

Perlu diketahui bahwa pengukuran dan pengujian memiliki peran yang besar dalam industri kehutanan. Pasalnya, pengujian ini yang akan membantu memantau kualitas, keamanan, dan keberlanjutan dalam industri kehutanan. Mulai dari proses penebangan, pengolahan, produksi, serta manajemen dari hutan itu sendiri. 

Ada beberapa peran laboratorium bagi sektor kehutanan. Adapun perannya yaitu sebagai berikut:

  1. Memastikan Kualitas dan Keberlangsungan Industri Kehutanan

Perlu diketahui bahwa laboratorium kehutanan memiliki peran yang cukup penting. Pasalnya, laboratorium ini berfungsi sebagai pusat untuk melakukan analisis dan pengujian agar didapatkan informasi kritis untuk selalu menjaga kualitas dari produk kehutanan dan mendukung keberlangsungan industri. 

Ada beberapa alasan mengapa laboratorium memiliki peran penting dalam industri kehutanan, yaitu:

    • Memastikan Kualitas

Laboratorium akan melakukan tes untuk mengetahui karakteristik kayu, mulai dari kadar air, ketebalan, hingga kekerasan. 

Selanjutnya, hasil pengujian ini dapat digunakan untuk memastikan bahwa produk tersebut sesuai dengan standar yang sudah ada dan dapat memenuhi permintaan pasar.

    • Mengenali Masalah Kualitas

Uji laboratorium dapat membantu mengenali masalah kualitas yang mungkin terdapat pada produk kayu. Misalnya, kerusakan atau cacat. Data ini dapat dimanfaatkan oleh produsen untuk evaluasi sebelum produk sampai pada pelanggan.

    • Menguji Kualitas Air dan Tanah

Laboratorium dapat digunakan untuk mengukur kualitas air dan tanah yang ada di sekitar hutan. 

Hal ini dapat membantu pemantauan dampak yang ditimbulkan oleh industri kehutanan terhadap lingkungan sekitar. Misalnya, menyebabkan pencemaran air atau tanah. Data ini dapat dipergunakan untuk segera mengambil tindakan yang menjaga kelangsungan ekosistem di hutan.

    • Uji Kualitas Tanaman dan Benih

Laboratorium juga memiliki peran penting dalam pengujian tanaman beserta benih pohon. Hal ini dapat membantu memastikan kualitas pohon yang ditanam memiliki kualitas baik dan mendukung regenerasi hutan sehat.

  1. Mendukung Proses Pengujian yang Lebih Terukur dan Akurat

Laboratorium kehutanan dapat mendukung proses pengujian agar lebih akurat dan terperinci. Hal ini dilakukan dengan berbagai cara, yaitu:

    • Peralatan Canggih

Umumnya, laboratorium memiliki peralatan canggih yang bisa melakukan pengujian dengan akurat. Alat ini membuat proses pengukuran memiliki hasil yang lebih rinci. Misalnya, dalam pengukuran kadar air pada kayu.

    • Kontrol Lingkungan

Laboratorium dapat menciptakan lingkungan yang lebih terkendali untuk proses pengujian. Beberapa faktor seperti kelembapan, suhu, dan tekanan udara bisa dikendalikan dengan cermat sehingga proses pengujian akan berlangsung dalam kondisi stabil.

    • Prosedur Pengujian Standar

Pengujian standar yang dilakukan oleh laboratorium sudah memenuhi standar internasional. Hal ini dapat memastikan hasil pengujian yang didapat bisa dimanfaatkan dan dapat diadu dengan standar industri lain yang berlaku.

    • Menggunakan Alat Ukur Tingkat Lanjut

Laboratorium memiliki alat ukur tingkat lanjut, seperti mikroskop elektron atau spektrofotometer. Kedua alat tersebut digunakan untuk penelitian yang membutuhkan analisis rinci. 

Dengan alat tersebut, karakteristik kayu dan komponen tanah dapat diketahui lebih mendalam.

Jenis Uji Laboratorium Kehutanan

Ada beberapa jenis uji laboratorium yang dilakukan dalam sektor kehutanan. Mulai dari menguji kualitas kayu, kualitas tanah hutan, hingga kualitas air di area hutan. Berikut penjelasan lebih lengkapnya:

  • Kualitas Kayu

Proses pengujian ini dilakukan untuk mengetahui kondisi dan karakteristik kayu dalam berbagai aspek. Mulai dari kekerasan, kadar air, ketebalan, kekuatan, densitas, dan lainnya. 

Pengukuran ketebalan dilakukan untuk mendapat informasi mengenai dimensi fisik kayu. Pengukuran kadar air dilakukan untuk mengetahui tingkat kelembapan pada kayu. 

Sementara itu, uji kekerasan dilakukan untuk mengetahui tingkat resistensi kayu pada penetrasi, dan uji kekuatan untuk mengetahui kemampuan kayu dalam menahan beban atau tekanan tertentu.

Pengujian ini sangat penting dilakukan untuk mendapat kayu dengan kualitas yang tinggi. Hasil dari pengujian laboratorium dapat menentukan apakah kayu telah memenuhi standar yang ditetapkan atau tidak. 

Kayu yang memiliki kualitas baik biasanya akan memiliki daya tahan tinggi. Tentunya, nilai komersialnya pun akan lebih tinggi. Selain itu, kayu tidak rentan mengalami masalah, seperti penyusutan atau retak.

Selain itu, pengujian ini juga dapat menjadi acuan agar produsen bisa memaksimalkan proses pemotongan kayu pada setiap pohon yang ditebang.

  • Kualitas Tanah

Pengujian ini dilakukan dengan pengambilan sampel tanah dari berbagi lokasi di hutan. Dalam hal ini, tanah akan diukur dalam berbagai parameter. Mulai dari kandungan nutrisi, pH tanah, organik substansi, kelembapan tanah, hingga tekstur dari tanah tersebut. 

Hasil pengukuran dari laboratorium kehutanan ini dapat digunakan untuk proses manajemen keberlangsungan hutan. Anda akan mendapat pemahaman mengenai kondisi tanah, yang memungkinkan untuk digunakan. 

Misalnya, informasi mengenai kandungan nutrisi pada tanah dapat dimanfaatkan untuk menentukan jenis pohon apa yang paling cocok ditanam pada area tersebut. Selain itu, pemantauan kelembapan pada tanah juga dapat membantu memperkirakan potensi perubahan iklim yang dapat berpengaruh pada hutan.

  • Kualitas Air

Pengukuran kualitas air di hutan akan dilakukan melalui sampel yang diambil dari berbagai sumber. Mulai dari sungai kecil, sungai besar, dan danau yang ada di hutan. Sampel ini akan dianalisis di laboratorium serta dilakukan pengukuran pada berbagai parameter, seperti suhu, pH, bahan kimia, kandungan oksigen, dan sebagainya.

Tujuan dari pengujian ini yaitu agar bisa lebih memahami kondisi air di hutan. Selain itu, hasil pengujian ini juga dapat membantu mengetahui dampak industri kehutanan terhadap ekosistem air. 

Tentunya, hal ini bisa jadi tolak ukur untuk mendeteksi adanya perubahan suhu tidak normal, pencemaran air, atau terjadi perubahan pada kualitas air yang berbahaya bagi ekosistem air. Hasil pengujian ini dapat dijadikan acuan dalam pengambilan keputusan untuk memberi perlindungan pada sumber daya air.

Alat-Alat Pengukuran Uji Laboratorium Kehutanan

Dalam proses pengujian, ada beberapa alat yang digunakan. Alat yang diperlukan dalam pengujian kualitas kayu dan kualitas tanah hutan tentunya berbeda. Metode yang digunakannya pun berbeda. Adapun alat yang dibutuhkan untuk mengukur kualitas kayu di antaranya:

  • Alat untuk mengukur ketebalan kayu: Alat ini menggunakan sensor ultrasonik atau laser untuk mengukur jarak permukaan kayu dan permukaan alat;
  • Alat untuk mengukur kadar air kayu: Alat ini akan mengukur resistansi listrik yang berkaitan dengan kadar air pada kayu;
  • Skala jangka: Alat ini digunakan untuk mengukur kekerasan kayu;
  • Spektrofotometer: Alat yang digunakan untuk mengukur kualitas tanah, seperti kandungan nutrisi dan tingkat pH tanah. 

Sementara itu, alat untuk mengukur kualitas tanah di hutan yaitu:

  • Spektrofotometri: Alat ini digunakan untuk mengukur kandungan nutrisi tanah;
  • pH meter: Alat untuk mengukur kadar pH pada tanah;
  • Metode penyaringan: Metode ini digunakan untuk mengukur tekstur tanah, seperti proporsi pasir, debu, dan lumpur pada sampel;
  • Turbidimeter: Berfungsi untuk mengukur tingkat kejernihan air.

Demikian informasi mengenai laboratorium kehutanan. Mulai dari peran, jenis-jenis, hingga alat yang digunakan dalam pengujian. Bila Anda sedang mencari lembaga untuk melakukan pengujian ini, MUTU International bisa jadi pilihan yang tepat. Lembaga ini melayani pengujian, inspeksi, dan sertifikasi yang sudah berstandar internasional.

Referensi

https://kehutanan.umm.ac.id/id/pages/laboratorium-12.html

http://kehutanan.usu.ac.id/index.php/akademik/laboratorium

https://jasaukuruji.com/pentingnya-pengujian-dan-laboratorium-dalam-industri-kehutanan/

11 Mar, 2024
Standar Pelayanan Pengujian Laboratorium

Standar Pelayanan Pengujian Laboratorium

Pengujian laboratorium menjadi kebutuhan bagi berbagai industri untuk menjamin mutu dan kualitas produk. Standar dalam pelayanan uji laboratorium tersebut adalah ISO/IEC 17025, yang merupakan standar akreditasi dengan pengakuan internasional di seluruh dunia.

Apabila perusahaan Anda ingin memenuhi ekspektasi dan kepuasan pelanggan, maka menguji produk yang Anda jual di laboratorium dengan akreditasi ISO/IEC 17025 perlu dilakukan. Jadi, hasilnya bisa dipercaya dan diterima secara luas oleh berbagai pihak. 

Mengenal ISO/IEC 17025 sebagai Standar Pengujian Laboratorium

ISO/IEC 17025 adalah standar yang menjadi panduan dalam memastikan stabilitas pengujian sampel suatu produk, sehingga menjamin kualitasnya dan menandakan lab telah mencapai praktik laboratorium yang baik (good laboratory practice).

Standar akreditasi tersebut menjadi persyaratan umum untuk kompetensi pengujian dan kalibrasi laboratorium. ISO/IEC 17025 berlaku internasional dalam kalibrasi dan uji laboratorium, dengan tujuan menunjukkan kapasitas dan memberikan hasil uji lab yang bisa diandalkan.

Pihak-pihak yang mengandalkan ISO/IEC 17025 mulai dari pelanggan laboratorium, organisasi/perusahaan, dewan regulasi, hingga otoritas akreditasi. 

Mereka menggunakan ISO/IEC 17025 untuk verifikasi, pengakuan, dan konfirmasi terhadap pengoperasian laboratorium. Termasuk juga kompetensi dan ketidakberpihakannya ketika proses uji dan kalibrasi.

Persyaratan ISO/IEC 17025

Adapun persyaratan dalam standar ISO/IEC 17025 yang penting diperhatikan agar dapat menentukan protokol kepatuhan yang wajib secara menyeluruh, yaitu:

  • Ruang Lingkup

Aspek yang dibahas adalah tujuan standar, lalu pihak mana yang bisa menggunakannya, dan juga kegunaan dari ISO 17025.

  • Referensi Normatif

Merupakan rincian singkat mengenai bagaimana beberapa panduan dan standar direferensikan.

  • Istilah dan Definisi

Mendefinisikan berbagai terminologi atau istilah yang digunakan pada standar.

  • Persyaratan Umum

Meliputi dua syarat utama dalam standar, yakni ketidakberpihakan dan kerahasiaan. Berikut masing-masing penjelasan ringkasnya:

  • Ketidakberpihakan 

Laboratorium tidak membiarkan faktor keuangan, komersial, atau tekanan sejenis untuk memanipulasi, membahayakan, hingga mengubah kualitas hasil uji.

  • Kerahasiaan 

Laboratorium wajib memastikan bahwa hasil dan juga informasi penting dalam pengujian terjaga kerahasiaannya.

  • Persyaratan Struktural

Meringkas struktur dan komponen perusahaan/organisasi dasar laboratorium, serta proses dan kepatuhannya terhadap sistem manajemen yang efisien.

  • Persyaratan Sumber Daya

Mengandung enam klausul yang menjadi acuan atas komponen wajib dan penting untuk dimiliki laboratorium, yaitu:

    • Umum;
    • Personel; 
    • Fasilitas dan kondisi lingkungan;
    • Peralatan;
    • Penelusuran metrologi;
    • Produk dan layanan yang tersedia secara eksternal.
  • Persyaratan Proses

Berisi rincian sebelas proses utama mengenai cara meningkatkan serta menerapkan persyaratan standar yang efisien dalam pengujian laboratorium, yakni:

    • Peninjauan terhadap permintaan, kontrak, dan tender;
    • Seleksi, verifikasi, dan juga validasi berbagai metode;
    • Penarikan contoh (sampling);
    • Penanganan barang pengujian atau kalibrasi;
    • Catatan teknis;
    • Evaluasi terhadap ketidakpastian pengukuran;
    • Konfirmasi validitas hasil uji;
    • Pelaporan hasil uji;
    • Keluhan;
    • Pekerjaan yang kurang sesuai;
    • Pengendalian terhadap manajemen data dan informasi.
    • Persyaratan Sistem Manajemen

Menegaskan dua opsi yang tersedia untuk perusahaan/organisasi yang mematuhi standar, perbedaan dua opsi tersebut, serta berbagai aktivitas yang terdapat di dalamnya:

    • Opsi A, untuk laboratorium dengan Sistem Manajemen Mutu (SMM) terpisah dari sistem manajemen lain;
    • Opsi B, untuk laboratorium yang termasuk dalam perusahaan lebih besar, atau memiliki sistem manajemen personal selaras dengan standar ISO 9001:2015;
    • Dokumentasi sistem manajemen;
    • Kendali atas dokumen sistem manajemen;
    • Kendali atas pencatatan;
    • Tindakan untuk mengatasi peluang dan risiko; 
    • Perbaikan; 
    • Tindakan korektif; 
    • Audit internal;
    • Peninjauan manajemen.

Demikian mengenai ISO/IEC 17025 sebagai standar pengujian laboratorium yang efektif dan berlaku secara internasional. Anda bisa mengandalkan penyedia layanan uji lab yang telah terakreditasi ISO/IEC 17025 untuk mendapatkan hasil uji berkualitas.

Seperti MUTU International, yang menyediakan layanan Laboratorium Uji untuk Anda di industri kehutanan hingga mikrobiologi. Hubungi kami untuk fasilitas uji lab seperti tenaga profesional dan alat laboratorium terkini di kelasnya!

Referensi

https://safetyculture.com/topics/iso-17025/ 

https://globeconsulindo.com/pengertian-iso-17025/ 

https://isoindonesiacenter.com/peran-iso-170252017-standar-pengujian-dan-kalibrasi-pada-laboratorium/

11 Mar, 2024
Training FSSC 22000

Training FSSC 22000

Dalam melakukan produksi makanan, terdapat berbagai hal yang penting untuk diperhatikan, salah satunya yaitu keamanannya. Maka dari itu, ada sertifikasi yang perlu dilakukan oleh setiap produsen, yaitu Sertifikasi FSSC 22000. Untuk dapat melakukannya dengan optimal, maka ada baiknya Anda mengikuti program training FSSC 22000.

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan training sertifikasi FSSC 22000 ini? Apa saja tujuan dari training ini sehingga menjadi penting untuk dilakukan? Ikuti penjelasannya lebih lanjut dalam artikel ini dan pastikan Anda sudah mengambil langkah yang tepat dalam mempersiapkan program sertifikasi FSSC 22000.

Mengenal tentang Training FSSC 22000

Sebelum membahas terlalu jauh tentang training, ada baiknya Anda memahami terlebih dahulu tentang apa yang dimaksud dengan sertifikasi FSSC 22000. Ini merupakan program sertifikasi terkait keamanan pangan dengan mengambil basis dari sertifikasi ISO.

Sertifikasi ini berlaku untuk semua jenis rantai pasok dan standarnya telah diakui secara internasional. Skema dari program sertifikasi yang satu ini juga telah menguraikan berbagai syarat dalam melakukan audit, sehingga turut mengatur tentang sistem manajemen mutu dan manajemen keamanan pangan.

Dalam melakukan persiapan sertifikasi, Anda dapat memilih program training FSSC 22000. Program tersebut bertujuan untuk memberikan Anda pengarahan tentang pengelolaan sistem pangan dan melakukan berbagai pelatihan yang terkait dengan memastikan kepatuhannya.

Di berbagai rantai pasok pangan, keamanan tentunya menjadi aspek penting yang tidak boleh diabaikan. Namun, sebagian perusahaan mungkin memerlukan bantuan secara profesional untuk dapat memastikan keamanannya. Program training akan memberikan bantuan tersebut, sehingga Anda akan lebih lancar dalam mendapatkan sertifikatnya.

Hal-Hal yang Didapat dari Program Training FSSC 22000

Training ini menjadi sangat penting tentu saja bukan  tanpa alasan, karena ternyata ada berbagai hal yang bisa didapatkan dari kegiatan ini, antara lain yaitu sebagai berikut:

  • Memahami Persyaratan Sertifikasi

Pertama, peserta akan dikenalkan dengan berbagai standar dari sertifikasi FSSC 22000. Perkenalan ini dilakukan secara detail, sehingga berbagai hal akan dibahas, misalnya persyaratan sertifikasi, prinsip dalam HACCP, serta berbagai jenis persyaratan tambahan yang terdapat dalam dunia pangan.

  • Menerapkan Prinsip Penting dari HACCP

Selanjutnya, training ini dapat membuat peserta mempelajari tentang berbagai analisis bahaya kesehatan. Selanjutnya, peserta juga akan diajarkan berbagai langkah untuk dapat menerapkan prinsip HACCP.

  • Melakukan Pengembangan Sistem Manajemen Keamanan Pangan

Selanjutnya, training FSSC 22000 ini juga dapat membuat Anda lebih mudah untuk mengembangkan sistem manajemen keamanan dari setiap produk pangan.

Peserta pelatihan akan diajarkan tentang membuat dan mengembangkan SOP atau Standar Operasional Prosedur, melakukan dokumentasi terhadap berbagai hal tentang keamanan pangan, serta memastikan bahwa semua pergerakan dari perusahaan telah sesuai dengan persyaratan dari sertifikasi ini.

  • Melakukan Sistem Audit Internal

Dalam persyaratan sertifikasi FSSC 22000, ada berbagai hal yang perlu dipatuhi dengan baik pada berbagai tahap produksi.

Maka dari itu, sangat penting bagi setiap perusahaan untuk memahami dan melakukan audit internal, supaya semua standar dapat berjalan dengan baik dan setiap elemen di perusahaan memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi.

  • Meningkatkan Kepercayaan dan Reputasi Perusahaan

Sertifikasi FSSC 22000 merupakan salah satu bukti komitmen dari perusahaan pangan untuk bisa memastikan keamanan dari setiap produk yang mereka hasilkan.

Maka dari itu, training ini dapat membuat Anda lebih mudah untuk memahami apa saja yang perlu dilakukan dalam mempersiapkan keamanan ini. Peserta akan dibekali dengan pengetahuan serta keterampilan yang terkait, sehingga dapat diterapkan secara optimal dalam setiap praktik berjalannya produksi.

Selanjutnya, hal ini dapat berdampak baik bagi peningkatan kepercayaan serta reputasi bagi perusahaan Anda. Ketika kedua hal tersebut telah terbangun dengan baik, maka konsumen akan semakin setia terhadap produk Anda.

Inilah langkah awal yang tepat bagi Anda yang ingin memperluas pasar dan mencari banyak konsumen loyal.

Tujuan Training FSSC 22000

Setelah membaca berbagai hal yang akan didapatkan dari program pelatihan ini, maka mungkin saja Anda sudah terbayang apa saja yang menjadi tujuan pentingnya. Berikut adalah berbagai hal yang akan dituju dari adanya training, pastikan Anda segera mendapatkan semuanya dengan optimal!

  • Dapat Memahami Persyaratan

Sesuai dengan yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya, salah satu hal yang didapatkan dari training FSSC 22000 ini yaitu dapat memahami persyaratan sertifikasi. Tentunya, ini menjadi tujuan penting pula bagi training ini.

  • Dapat Mempersiapkan Dokumen

Ada berbagai syarat yang diperlukan dalam melakukan sertifikasi, termasuk mempersiapkan dokumen terkait. Tujuan kedua dari adanya training ini yaitu supaya Anda dapat lebih mudah dalam melakukan berbagai persiapan dokumen.

Untuk bisa mencapai tahap persiapan dokumen, tentunya ada langkah-langkah yang tidak bisa terlewatkan, misalnya mempersiapkan audit internal.

Jika dibaca ulang pada penjelasan bagian sebelumnya tentang hal-hal yang akan didapatkan dari training, maka hampir setiap poin yang dibahas tadi merupakan langkah penting untuk melakukan persiapan dokumen.

  • Dapat Mempersiapkan Berbagai Implementasinya

Setelah mengetahui berbagai syarat yang perlu dilakukan untuk bisa mendapatkan sertifikasi FSSC 22000, maka selanjutnya penting juga bagi setiap perusahaan untuk mempersiapkan implementasi yang sesuai dengan standar dan skema yang ditentukan.

Dengan melakukan training FSSC 22000, maka Anda bisa mendapatkan program pelatihan untuk mendukung terlaksananya berbagai persiapan implementasi dengan baik.

Selanjutnya, persiapan tersebut dapat menjadi langkah awal untuk melakukan setiap tahap produksi makanan dengan aman dan optimal.

  • Dapat Mengelola Keperluan Standar

Ada berbagai keperluan standar yang perlu dikelola dengan baik jika Anda menerapkan skema FSSC 22000. Maka dari itu, hal ini perlu dipahami dan diimplementasikan dengan baik.

Inilah tujuan selanjutnya dari training ini, yaitu dapat mengelola segala jenis hal yang diperlukan serta melakukan setiap langkahnya dengan tepat dan sesuai standar keamanan pangan.

Itulah berbagai penjelasan tentang training FSSC 22000 yang menjadi sangat penting untuk membantu Anda dalam menyiapkan sertifikasi.

Pada dasarnya, setiap jenis sertifikasi memang memiliki standar dan syaratnya masing-masing. Jika akan mengikuti salah satu program sertifikasi, maka sangat penting untuk melakukan berbagai persiapannya dengan maksimal.

Sertifikasi  FSSC 22000 memang menjadi langkah yang sangat penting bagi berbagai perusahaan yang bergerak dalam memproduksi makanan.  Dengan adanya pemenuhan sertifikasi ini, maka perusahaan Anda dapat lebih memperhatikan berbagai faktor keamanan terkait produk yang dibuat.

Persiapan yang matang sebelum mengajukan sertifikasi dapat menjadi cara tepat supaya nantinya setiap langkah yang dilakukan dapat terlaksana dengan optimal. Namun, tidak semua perusahaan dapat melakukan persiapan tersebut secara mandiri, sehingga program pelatihan atau training pun menjadi solusi yang bijak.

Untuk menunjangnya, maka program dari MUTU International dapat menjadi pilihan tepat. MUTU International adalah perusahaan atau lembaga yang bergerak di bidang pelayanan jasa testing, inspeksi, hingga berbagai jenis sertifikasi. Perusahaan ini sudah cukup lama berdiri, yaitu sejak 1990.

Dalam sepak terjangnya, perusahaan ini juga sudah banyak berpartisipasi dalam membantu berbagai bidang usaha sesuai dengan kebutuhan mereka, termasuk berbagai hal yang terkait penunjangan program sertifikasi.

Maka dari itu, jika Anda membutuhkan training FSSC 22000, jangan ragu untuk mendapatkan program dari MUTU International. Selanjutnya, segera dapatkan sertifikasi penting ini supaya bisa menjamin keamanan produksi Anda!

Referensi

https://saiassurance.id/fssc-22000#:~:text=FSSC%2022000%20adalah%20skema%20sertifikasi%20terkemuka%20global%20yang%20berlaku%20di,operasi%20bisnis%20Anda%20diseluruh%20dunia.

https://catalystconsulting.id/mengenal-training-fssc-22000.php

https://traineed.co.id/training-fssc-22000-food-safety-system-certification/

11 Mar, 2024
Mengapa Sertifikasi FSSC 22000 Penting?

Mengapa Sertifikasi FSSC 22000 Penting?

Di berbagai negara, ada sangat banyak perusahaan yang bergerak di bidang produksi makanan, dari berbagai jenis rantai pasok. Maka dari itu, dibutuhkan standar yang ketat terkait keamanannya, salah satunya yaitu sertifikasi FSSC 22000.

Standar tersebut menjadi penting untuk memastikan bahwa setiap produk yang dihasilkan telah melalui setiap proses yang aman. Jika Anda bertanya tentang mengapa sertifikasi yang satu ini menjadi penting, maka kini Anda sedang membaca artikel yang tepat.

Ikuti penjelasan dalam artikel berikut dan ketahui apa saja manfaat dari FSSC 22000 yang membuat hal ini menjadi penting untuk diperhatikan dan dilakukan program sertifikasinya.

Mengenal tentang Sertifikasi FSSC 22000

Secara umum, FSSC 22000 dapat diartikan sebagai sebuah program sertifikasi terkait keamanan pangan yang dengan basisnya berupa standar sertifikasi ISO. Tentunya, ini juga sudah mendapatkan pengakuan secara internasional dalam menjalani berbagai inspeksi dan alur sertifikasi bagi para produsen produk makanan.

FSSC 22000 berlaku untuk semua jenis rantai pasok, sehingga perlu menjadi perhatian bagi setiap perusahaan yang terkait. Sertifikasi ini juga sudah cukup jelas dalam menguraikan berbagai syarat dalam melaksanakan audit.

Alasan Pentingnya Sertifikasi FSSC 22000

Sertifikasi ini menjadi sangat penting untuk setiap perusahaan yang bergerak di bidang produksi makanan. Hal ini tentunya bukan tanpa alasan, Anda bisa mendapatkan berbagai manfaat dari adanya program sertifikasi ini, antara lain sebagai berikut:

  • Manfaat dari Segi Operasional

Manfaat pertama yang bisa diperoleh yaitu dari segi operasional perusahaan. Setiap perusahaan yang menjalani program sertifikasi ini akan mendapatkan perbandingan yang dilakukan secara internal, dengan adanya aplikasi berbasis situs.

Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan berbagai informasi penting yang dikabarkan secara konsisten, naik dari dalam negeri maupun dalam skala internasional.

Manfaat selanjutnya yang masih dalam aspek operasional yaitu perusahaan akan menjadi lebih mudah ketika menjalani peninjauan secara berkelanjutan, khususnya tentang berbagai variabel dari sistem keamanan pangan. Dampaknya, Anda dapat melakukan evaluasi secara berkala untuk memperbaiki hal-hal yang dirasa kurang.

  • Manfaat dari Segi Implementasi

Manfaat kedua yaitu dari segi implementasi, ada berbagai manfaat yang bisa didapatkan oleh perusahaan, misalnya sebagai berikut:

    1. Mempunyai model sertifikasi berbasis yang ISO dan bisa dipakai untuk semua jenis rantai pasok pangan;
    2. Metode yang digunakan telah terstruktur secara sistematis, sehingga perusahaan bisa menjadikannya sebagai patokan dalam mengatur keamanan pangan secara efektif;
    3. Mendapat kerjasama dari akreditasi di Eropa;
    4. Sifatnya terbilang fleksibel, sehingga bisa membuat perusahaan lebih mudah dalam menentukan akan melakukan apa saja, sesuai dengan pemenuhan syarat dan skema yang sudah dibuat.
  • Alur Sertifikasi yang Jelas dan Terstruktur

Sertifikasi FSSC 22000 memiliki alur sertifikasi yang jelas dan terstruktur dengan rapi. Anda akan mendapatkan skema terbaik yang dasarnya adalah untuk meminimalisir berbagai kemungkinan buruk atau bisa disebut sebagai manajemen risiko.

Dengan adanya alur sertifikasi yang jelas, maka para produsen pun tidak perlu khawatir ketika akan mengikuti setiap tahapnya.

  • Berbagai Proses Produksi Dijalankan dengan Skema dan Standar yang Valid

Sebelumnya, sudah dibahas tentang alur sertifikasi. Kini, mari membahas tentang manfaat selanjutnya yang juga masih terkait dengan hal tersebut, yaitu sertifikasi FSSC 22000 dapat membuat Anda mempunyai dan menerapkan skema dan standar yang valid.

Tentunya, pembuatan skema dan standar ini tidak dilakukan secara sederhana atau asal-asalan, karena sudah dikembangkan dengan berbagai proses yang ketat. Para pemangku kepentingan di bidang makanan dan industri makanan turut berpartisipasi dalam hal ini.

Maka dari itu, dengan mengikuti skema dan standar yang sudah ada, Anda dapat mengikuti alur sertifikasi dengan kriteria audit yang relevan dan pragmatis.

  • Meningkatkan Dukungan dari Konsumen

Dengan memiliki sertifikat FSSC 22000, maka Anda juga bisa meningkatkan dukungan dari konsumen atau pelanggan.

Dalam memilih bahan makanan, ada banyak orang yang memperhatikan keamanan produk. Mereka cenderung akan memastikan bahwa setiap produk yang dikonsumsi telah aman dan didukung oleh standar sertifikasi yang terpercaya.

Maka dari itu, FSSC 22000 dapat menjadi langkah penting untuk mendapatkan dukungan dari konsumen.

  • Biaya yang Lebih Efisien

Manfaat selanjutnya yaitu tentang efisiensi dalam hal pembiayaan perusahaan. Apabila sebuah perusahaan makanan sudah melakukan sertifikasi FSSC 22000, maka mereka sudah tidak perlu melakukan berbagai jenis audit lain yang serupa.

Dampaknya, berbagai biaya pengeluaran terkait audit bisa diminimalisir, namun tentunya standar keamanan produk makanan tetap terlaksana.

Selain itu, dalam melakukan program sertifikasi ini, Anda bisa memilih lembaga sertifikasi lokal atau yang berada di dalam negeri.

Kemudahan untuk melakukan sertifikasi di Indonesia akan membuat Anda dapat menjalani program dengan pembiayaan yang lebih ekonomis. Hal ini disebabkan karena standar tarif yang dipakai adalah standar tarif lokal.

  • Menjadi Bukti Komitmen Perusahaan

Selanjuytnya, sertifikasi ini juga dapat menjadi sebuah bukti komitmen untuk melakukan identifikasi, pengawasan, pengendalian, dan evaluasi terhadap risiko bahaya keamanan yang mungkin saja terjadi.

Risiko tersebut dapat terjadi di berbagai proses, mulai dari proses pemilihan bahan baku hingga pengiriman dan penyimpanan produk makanan.

Maka dari itu, untuk bisa memberikan komitmen yang jelas tentang kepedulian perusahaan terhadap standar keamanan pangan, sertifikasi ini dapat menjadi cara terbaik.

  • Mengembangkan Budaya Keamanan

Dari berbagai manfaat yang sudah dibahas sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa sertifikasi ini dapat menjadi salah satu cara untuk mengembangkan budaya keamanan di perusahaan yang bergerak di bidang makanan.

Dengan pengembangan budaya yang baik ini, maka setiap elemen yang ada di perusahaan pun dapat menjadi semakin sadar betapa pentingnya memperhatikan aspek keamanan.

Setelah membaca penjelasan di atas tentang pengertian dan alasan pentingnya sertifikasi FSSC 2200, maka kini tentunya Anda telah menjadi lebih paham mengapa hal ini sangat perlu menjadi perhatian bagi setiap perusahaan yang bergerak di bidang produksi makanan.

Pada dasarnya, setiap makanan perlu memiliki standar yang tepat dalam berbagai proses pengolahannya, serta proses lain hingga makanan tersebut bisa sampai ke konsumen. Inilah yang membuat FSSC 22000 menjadi penting untuk dipahami dan program sertifikasinya dilakukan dengan tepat.

Sesuai dengan penjelasan di atas, sertifikasi yang satu ini dapat menjamin keamanan dari makanan yang diproduksi, sehingga para konsumen pun tidak perlu khawatir ketika akan mengonsumsinya.

Untuk bisa mendapatkan program sertifikasi, maka tentunya Anda perlu mencari lembaga sertifikasi yang tepat. Sebaiknya, carilah lembaga yang memang terpercaya dan memiliki sepak terjang cukup lama. Dengan begitu, maka Anda bisa menjalani sertifikasi.

Dalam hal ini, FSSC Development Program dari MUTU International dapat menjadi solusi tepat bagi perusahaan Anda. segera kunjungi halaman tersebut dan dapatkan berbagai pemahaman lebih lanjut tentang program sertifikasi ini, termasuk rincian persyaratan yang harus dilakukan.

Perlu diketahui bahwa MUTU International ialah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa sertifikasi, inspeksi, serta testing. Karena sudah berdiri sejak tahun 1990, hingga kini MUTU International sudah banyak membantu berbagai bidang usaha untuk dalam menunjang keperluan mereka, termasuk keperluan untuk melakukan sertifikasi.

Jika Anda ingin mendapatkan program sertifikasi FSSC 22000, maka jangan tunda untuk menghubungi kontak MUTU International. Pastikan bahwa semua produk makanan yang Anda produksi telah memenuhi standar keamanan yang tepat, sehingga dapat memberikan yang terbaik untuk konsumen. 

Referensi

https://online-training.registrarcorp.com/resources/fssc-22000-requirements/ 

https://www.sertifikasyon.net/id/detay/fssc-22000-faydalari-nelerdir/ 

https://blog.ipbtraining.com/mengenal-fssc-22000-sistem-keamanan-pangan-tertinggi-di-dunia/ 

https://www.mandreel.com/indonesia/fssc-iso-22000/ 

https://www.dnv.com/services/fssc-22000-food-safety-system-certification-scheme-5161#:~:text=What%20is%20FSSC%2022000%3F,22002%2D4%20for%20packaging%20manufacturing 

https://www.lrqa.com/id-id/fssc-22000/#:~:text=FSSC%2022000%20meningkatkan%20reputasi%20Anda,rantai%20pasokan%20dan%20produksi%20Anda

https://training.mitra-prima.co.id/fssc-22000/

11 Mar, 2024
Pembaruan ISO 27001 Versi 2022

Pembaruan ISO 27001 Versi 2022

Dengan adanya pembaruan ISO 27001 2022 dari versi sebelumnya (2013) menjadi versi tahun 2022, maka standar bagi organisasi/perusahaan untuk mengelola ISMS (Information Security Management System) atau Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) ikut berubah.

Sementara itu, ISO 27001 sendiri adalah standar internasional yang menetapkan persyaratan untuk membangun, mengimplementasikan, memelihara, dan terus meningkatkan SMKI di dalam konteks suatu organisasi, termasuk organisasi bisnis seperti perusahaan.

Apa Saja Pembaruan ISO 27001 2022 Dibanding Versi Sebelumnya?

Memahami pembaruan yang terjadi pada ISO 27001:2022 sebagai versi terbaru sangat penting agar perusahaan atau organisasi Anda dapat beradaptasi atau menyesuaikan diri. Berikut ini beberapa poin pembaruannya yang paling signifikan:

  1. Pembaruan Judul

Dari segi judul, ISO 27001:2022 versi terkini memiliki judul “Information security, cybersecurity and privacy protection – Information security controls“.

Judul ini berbeda dengan versi sebelumnya yang tidak mencakup keamanan siber (cybersecurity) dan perlindungan privasi (privacy protection). Karena itu, adanya pembaruan judul ini menunjukkan pergeseran fokus yang lebih luas.

Dengan mengadopsi judul yang lebih holistik, ISO 27001:2022 tidak hanya mengatur manajemen keamanan informasi, tetapi juga menempatkan keamanan siber dan privasi sebagai komponen integral dari persyaratan SMKI suatu organisasi.

  1. Perubahan Struktur dan Kategori Pengendalian di Annex A

Salah satu aspek utama dari pembaruan ISO 27001 2022 juga terletak pada perubahan struktur dan kategori pengendalian/kontrol yang termuat di dalam lampiran atau Annex A.

Pada versi sebelumnya yaitu ISO 27001:2013, jumlah kontrol yang diatur mencapai 144. Namun, dalam ISO 27001:2022, jumlah kontrol atau pengendalian ini telah dikurangi menjadi 92.

Adanya reduksi atau pengurangan tersebut mencerminkan upaya untuk menyederhanakan dan memfokuskan kontrol keamanan dan membuatnya menjadi lebih efisien. Adapun perubahan substansial lainnya meliputi:

    • Tambahan Pengendalian Baru (11 Kontrol)

ISO 27001:2022 memperkenalkan sejumlah kontrol baru, contohnya seperti Threat Intelligence, Physical Security Monitoring, Information Security for Cloud Services, dan lain sebagainya.

    • Penggabungan dan Pembaruan (24 Kontrol)

Sebanyak 57 kontrol sekarang telah digabung menjadi 24 kontrol saja untuk memberikan landasan yang lebih kuat dan terintegrasi dalam menghadapi ancaman keamanan terkini.

Selain itu, perubahan ISO 27001 versi terbaru ini juga menggantikan struktur kategori kontrol sebelumnya yang kompleks menjadi empat kategori utama, yaitu:

    • People (8 Kontrol)

Menyangkut individu yang terlibat, termasuk kerja jarak jauh, penyaringan, kerahasiaan, dan perjanjian.

    • Organizational (37 Kontrol)

Melibatkan kebijakan informasi, pengembalian aset, dan keamanan informasi untuk layanan cloud.

    • Technological (34 Kontrol)

Menyangkut teknologi, seperti otentikasi yang aman, pencegahan kebocoran data, dan pengembangan yang dialihdayakan.

    • Physical (14 Kontrol)

Terkait dengan aspek fisik seperti media penyimpanan, pemeliharaan peralatan, dan pemantauan keamanan dari fasilitas fisik lainnya.

  1. Penambahan Kontrol/Pengendalian Baru

Sebagaimana disebutkan sepintas pada poin sebelumnya, salah satu pembaruan ISO 27001 2022 adalah dari segi tambahan pengendalian baru sejumlah 11 kontrol. Secara lebih rinci, berikut ini penjelasan lanjutan terkait 11 kontrol baru tersebut:

    • A.5.7 Threat Intelligence

Mewajibkan organisasi untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi mengenai ancaman, sehingga memungkinkan pengambilan tindakan pencegahan yang efektif untuk mengurangi risiko.

    • A.5.23 Information Security for Use of Cloud Services

Menekankan pentingnya keamanan informasi dalam layanan cloud. Organisasi diwajibkan menetapkan standar keamanan khusus untuk cloud dan mengimplementasikan prosedur yang terfokus pada layanan tersebut.

    • A.5.30 ICT Readiness for Business Continuity

Menjamin bahwa teknologi informasi dan komunikasi dapat dipulihkan dan digunakan selama situasi darurat, memberikan lapisan tambahan untuk memastikan kelangsungan bisnis.

    • A.7.4 Physical Security Monitoring

Mewajibkan organisasi memonitor area fisik sensitif, seperti pusat data dan fasilitas produksi, untuk memastikan hanya orang yang berwenang yang dapat mengaksesnya.

    • A.8.9 Configuration Management

Mengharuskan organisasi untuk mengelola konfigurasi teknologi mereka, memastikan keamanan dan mencegah perubahan yang tidak diinginkan.

    • A.8.10 Information Deletion

Melibatkan tindakan penghapusan data yang tidak lagi diperlukan, dengan tujuan menghindari kebocoran informasi sensitif dan mematuhi standar privasi.

    • A.8.11 Data Masking

Menuntut penggunaan teknik penyamaran data sesuai dengan kebijakan kontrol akses organisasi untuk melindungi informasi yang penting dan sensitif.

    • A.8.12 Data Leakage Prevention

Mengharuskan organisasi menerapkan langkah-langkah untuk mencegah kebocoran data dan pengungkapan informasi sensitif dari sistem, jaringan, dan perangkat lainnya.

    • A.8.16 Monitoring Activities

Mengharuskan organisasi untuk memantau sistem secara aktif guna mendeteksi aktivitas yang mencurigakan dan menerapkan prosedur respons insiden yang sesuai.

    • A.8.23 Web Filtering

Menekankan perlunya pengelolaan akses pengguna ke situs web untuk melindungi integritas sistem IT.

    • A.8.28 Secure Coding

Mensyaratkan penerapan prinsip pengkodean yang aman dalam proses pengembangan perangkat lunak organisasi, bertujuan mengurangi kerentanannya terhadap ancaman keamanan.

  1. Perubahan pada Klausa

Terakhir, pembaruan ISO 27001 dari versi 2013 ke versi 2022 membawa sejumlah perubahan signifikan pada beberapa pasal atau klausa yang mencerminkan kemajuan dan adaptasi terhadap dinamika lingkungan keamanan informasi.

Berikut ini adalah beberapa klausa atau pasal yang mengalami perubahan beserta penjelasannya:

    • Klausa 4.2 – Understanding the Needs and Expectations of Interested Parties (Pemahaman Terhadap Kebutuhan dan Harapan Pihak Terkait)

ISO 27001:2022 memperkenalkan subklausa baru yang mengharuskan analisis mendalam terhadap kebutuhan dan harapan pihak terkait yang akan diatasi melalui Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).

Poin terbaru ini menegaskan pentingnya bagi organisasi atau perusahan untuk memahami kebutuhan pihak terkait dengan lebih baik.

    • Klausa 4.4 – Information Security Management System (Sistem Manajemen Keamanan Informasi)

Terdapat penambahan pembahasan yang mewajibkan perusahaan atau organisasi untuk mengidentifikasi proses yang diperlukan dan interaksi di dalam SMKI.

Ini mencerminkan dorongan untuk memasukkan proses yang mendukung SMKI secara menyeluruh, bukan hanya yang secara khusus disebutkan dalam standar saja.

    • Klausa 6.2 – Information Security Objectives and Planning to Achieve Them (Tujuan Keamanan Informasi dan Perencanaan untuk Mencapainya)

Selanjutnya, pembaruan ISO 27001 2022 juga menyertakan panduan tambahan mengenai tujuan keamanan informasi.

Perubahan ini memberikan kejelasan lebih lanjut tentang bagaimana tujuan tersebut harus dipantau secara berkala dan didokumentasikan secara resmi.

    • Klausa 6.3 – Planning of Changes (Perencanaan Perubahan)

Klausa baru dalam ISO 27001:2022 ini menetapkan standar untuk perencanaan perubahan dalam SMKI.

Poin ini menyatakan bahwa jika ada perubahan yang diperlukan pada SMKI, maka perubahan tersebut harus direncanakan secara memadai.

    • Klausa 8.1 – Operational Planning and Control (Perencanaan dan Pengendalian Operasional)

Selain itu, ISO 27001:2022 juga menambahkan panduan tambahan untuk perencanaan dan pengendalian operasional.

Berdasarkan pembaruan ISO 27001 2022, SMKI sekarang harus menetapkan kriteria untuk tindakan yang diidentifikasi dalam klausa 6 dan mengendalikan tindakan tersebut sesuai dengan kriteria tersebut.

Jadi, Mana Versi ISO 27001 yang Lebih Baik?

Berbagai pembaruan di atas mencerminkan komitmen dari ISO terhadap penyempurnaan dan integrasi yang lebih baik dari SMKI, sesuai dengan kebutuhan organisasi dalam menghadapi tantangan keamanan informasi yang terus berkembang seiring perubahan era digital ini.

Lalu, versi mana yang lebih baik di antara keduanya? Tentu saja jika mengacu pada ruang lingkup standarisasinya, versi terbaru yaitu ISO 27001:2022 jauh lebih lengkap dan lebih baik dibanding versi lama, yaitu ISO 27001:2013.

Namun jika dibandingkan, maka pemilihan antara ISO 27001:2013 dan ISO 27001:2022 bergantung pada kebutuhan dan konteks organisasi Anda. Berikut ini perbandingan lengkapnya:

  • ISO 27001:2013

Versi 2013 sudah menjadi standar yang dikenal dan digunakan secara luas oleh organisasi di seluruh dunia. Dengan kontrol yang lebih rinci dan spesifik, versi ini dapat memberikan panduan yang terperinci terkait keamanan informasi.

Namun, standar versi lama ini jauh lebih kompleks dan tegas sehingga membuat adaptasinya kemungkinan lebih sulit untuk diterapkan, terutama dalam lingkungan bisnis yang dinamis dan terus berubah.

  • ISO 27001:2022

Di sisi lain, penerapan ISO 27001 versi 2022 sebagai standarisasi terbaru menawarkan pendekatan yang lebih modern dan fleksibel.

Dengan penyederhanaan kontrol dan reduksi jumlah kontrol yang lebih sedikit, ISO 27001:2022 dapat lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi Anda.

Kemudahan adaptasi ini memungkinkan organisasi atau perusahaan untuk dapat mengimplementasikan dan memelihara Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) mereka secara lebih efisien dan efektif.

Pada dasarnya, perubahan ISO 27001 ke versi terbaru ini  tidak berdampak pada sertifikasi yang sudah ada. Sebab, sertifikasi ISO 27001:2013 masih diperbolehkan untuk digunakan hingga maksimal 30 April 2024.

Namun, penting untuk dicatat bahwa setiap organisasi atau perusahaan yang saat ini sudah bersertifikasi ISO 27001:2013 wajib beralih ke versi terbaru yaitu ISO 27001:2022 dengan batas waktu hingga 31 Oktober 2025.

Tips untuk Menyiapkan Pembaruan ISO 27001 2022

Lalu, apa saja hal yang perlu diperhatikan agar proses pembaruan atau pengalihan ISO 27001 di organisasi/perusahaan Anda berjalan dengan lancar? Sebagai panduan, berikut ini beberapa langkah strategis yang bisa diterapkan:

  • Lakukan Gap Assessment

Sebelum memulai pembaruan, lakukan evaluasi gap untuk mengidentifikasi perbedaan antara kondisi saat ini dengan persyaratan ISO 27001:2022. Hal ini akan membantu menentukan sejauh mana organisasi Anda sudah memenuhi standar baru.

Bila perlu, sertakan revisi dalam dokumen-dokumen SMKI seperti kebijakan, prosedur, dan instruksi kerja, agar selaras dengan persyaratan terbaru. Pastikan bahwa semua pemangku kepentingan memahami dan menerima perubahan tersebut.

  • Terapkan Kontrol atau Pengendalian Baru

Selanjutnya, implementasikan berbagai kontrol baru yang ditambahkan pada ISO 27001:2022, seperti Threat Intelligence, Information Security for Cloud Services, dan lainnya, sesuai dengan kebutuhan dan risiko organisasi/perusahaan Anda.

Anda juga bisa memberikan pelatihan dan sosialisasi kepada karyawan mengenai perubahan yang muncul dari perubahan ISO 27001. Peningkatan pemahaman dari seluruh pihak terkait akan membantu menjaga kesesuaian dan kepatuhan standar ini.

  • Lakukan Audit Baru

Terakhir, lakukan audit internal secara menyeluruh untuk memastikan kesiapan organisasi/perusahaan Anda untuk beralih ke standarisasi terbaru, yaitu ISO 27001:2022.

Jika dari hasil audit internal sudah memenuhi persyaratan, pastikan untuk melibatkan pihak ketiga berupa lembaga yang sudah terakreditasi untuk melakukan audit eksternal sekaligus sertifikasi ISO 27001 versi terbaru.

Sebagai solusi, gunakan jasa lembaga audit dan sertifikasi terpercaya dari MUTU International untuk memastikan bahwa implementasi dari pembaruan ISO 27001 2022 di perusahaan/organisasi Anda telah dilakukan dengan benar dan sesuai standar.

Referensi

https://www.sgs.com/-/media/sgscorp/documents/corporate/brochures/sgs-kn-iso-27001-2013-2022-guidance-doc-en.cdn.en.pdf

https://inixindojogja.co.id/apa-saja-pembaruan-iso-27001-versi-2022/

https://codific.com/iso-27001-2013-vs-iso-27001-2022/

https://www.a-lign.com/articles/blog-whats-the-difference-between-iso-27001-2013-and-iso-27001-2022

11 Mar, 2024
ISO 27001: 2022 – Perubahan Penting dan Pendekatan Transisi

ISO 27001: 2022 – Perubahan Penting dan Pendekatan Transisi

ISO 27001 2022 merupakan pembaruan terbaru dari ISO 27001. Aturan ini baru saja diterbitkan pada tanggal 25 Oktober 2022 lalu. Hal ini bisa dijadikan sebagai pendekatan oleh organisasi agar dapat beradaptasi dengan perubahan yang ditetapkan. 

Diketahui, telah banyak kemajuan pesan dalam teknologi dan ancaman keamanan sejak dirilisnya ISO 27001 tahun 2013 lalu. Oleh karena itu, perubahan baru ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola seputar keamanan dan cara mengatasi risiko yang mungkin terjadi oleh ancaman.

Apa itu ISO 27001 2022?

ISO 27001 merupakan standar internasional yang mengatur kerangka kerja Information Security Management System (ISMS). Ketentuan ini yang memberikan pendekatan secara sistematis untuk mengontrol keamanan informasi sehingga risiko dapat dikelola dengan baik.

Dalam panduan ini akan diberikan tata cara penerapan keamanan dan cara terbaik dalam melindungi aset informasi. Hal ini meliputi proses, teknologi, serta sumber daya manusia. 

Standar ISO 27001 mencakup berbagai hal mengenai pengelolaan risiko terhadap keamanan informasi yang dimiliki oleh suatu lembaga atau organisasi. Hal ini termasuk syarat untuk menilai risiko, kontrol keamanan, serta tinjauan berkala yang perlu dilakukan untuk memastikan efektivitas ISMS. 

Dalam hal tersebut juga termasuk panduan untuk mengelola insiden dan perencanaan bisnis agar terus berlangsung. Organisasi yang menggunakan pendekatan ini harus memiliki sistem manajemen untuk memproteksi diri dari akses tidak sah, gangguan, pengungkapan, modifikasi, hingga perusakan informasi. 

Sertifikasi ISO 272001 merupakan sebuah proses yang menunjukan bahwa ISMS telah memenuhi syarat sesuai standar. Untuk bisa memiliki sertifikasi, perlu merampungkan audit eksternal dan pengawasan berkelanjutan sebagai tanda kepatuhan terhadap standar yang berlaku.

Organisasi yang sudah tersertifikasi bisa memanfaatkan standar ini sebagai tolak ukur pengelolaan keamanan informasi. Selain itu, bisa juga digunakan untuk menjalin komitmen dengan perusahaan terhadap informasi keamanan pada klien, pemangku kepentingan, serta badan pengatur. 

Perubahan ISO 27001 2022

Ada beberapa perubahan yang terjadi pada ISO 27001 versi terbaru ini. Beberapa perubahan tersebut diantaranya:

  • Klausul 4.1: Memahami kebutuhan dan keinginan pihak yang berkepentingan;
  • Klausul 6.2: Keamanan informasi dan rencana untuk bisa mencapainya;
  • Klausul 6.3: Perencanaan terhadap perubahan;
  • Klausul 8.1: Perencanaan serta Pengendalian Operasional.

Sementara itu, bila dilihat dari strukturalnya, Klausul 9.2 tentang audit internal dibagi menjadi dua bagian yaitu umum dan program audit internal. Namun, syarat yang diberlakukan tetap sama. 

Hal ini pun terjadi pada Klausul 9.3 tentang tinjauan manajemen yang kini dibagi menjadi 3 bagian penting, yaitu umum, masukan kajian pada manajemen, serta hasil kajian manajemen. 

Namun, ada item baru yang baru ditambahkan pada kajian manajemen, yaitu perubahan kebutuhan serta keinginan pihak berkepentingan yang sesuai dengan sistem manajemen keamanan informasi. Manajemen pusat perlu memastikan hal ini telah termasuk ke dalam kajian manajemen.

Dalam versi ISO 27001 2022 juga telah dikenalkan Klausul 6.3 yang baru, yaitu perencanaan perubahan. Untuk dapat memenuhi syarat ini, perubahan pada ISMS harus direncanakan terlebih dahulu. Lalu, buktinya disimpan sebagai tanda bahwa perusahaan tersebut telah dikelola dengan cara yang tepat. 

Mereka harus memastikan telah memiliki rencana terdokumentasi. Hal ini mencakup kegiatan yang sudah dilaksanakan, bukti tinjauan manajemen, serta komunikasi berdasarkan rencana yang sudah dibuat.

Perubahan Penting ISO 27002 2022

Perubahan besar yang terjadi pada ISO 27001 yaitu restrukturisasi 14 domain kontrol dan membaginya dalam 4 kategori. Hal ini mengakibatkan jumlah kontrol menjadi berkurang, dari 114 menjadi 93. 

Hal ini disebabkan digabungkannya 57 kontrol jadi 24 kontrol. Sebagian besar dari 58 kontrol tidak mengalami perubahan, hanya dilakukan sedikit perubahan kontekstual. Sementara itu, 11 kontrol lainnya baru dan tidak tersedia pada ISO/IEC 27001:2013. Adapun restrukturisasi dari kontrol tersebut yaitu:

  • A.5 Organisasi – terdiri dari 37 kontrol;
  • A.6 Orang – terdiri dari 8 kontrol;
  • A.7 Fisik – terdiri dari 14 kontrol;
  • A.8 Teknologi – terdiri dari 34 kontrol.

Sementara itu, 11 kontrol baru lainnya yang ditambahkan ke Lampiran A yaitu:

  • A.5.7 Intelijen ancaman;
  • A.5.23 Keamanan informasi bagi pemakaian layanan cloud;
  • A.5.30 Persiapan ICT untuk keberlangsungan perusahaan;
  • A.7.4 Monitoring keamanan fisik;
  • A.8.9 Tatalaksana konfigurasi;
  • A.8.10 Penghilangan informasi;
  • A.8.11 Data masking;
  • A.8.12 Upaya preventif kebocoran data;
  • A.8.16 Kegiatan pemantauan;
  • A.8.23 Pemfilteran web;
  • A.8.28 Coding yang aman.

Poin Transisi Penting ISO 27001 2022

Saat ini, organisasi yang sudah mendapat sertifikasi ISO 27001 tahun 2013 akan diberi waktu selama 3 tahun untuk bisa berpindah ke standar ISO 2022. Masa transisi ini terhitung sejak tanggal 31 Oktober tahun 2022 sampai 31 Oktober tahun 2025. Pada akhir masa transisi tersebut masa berlaku ISO 27001:2013 akan berakhir.

Bagi organisasi yang baru saja menerapkan ISO 27001 dan baru mencapai tahap 1 dan 2, akan mendapat sertifikasi versi 27001:2013 hingga Oktober 2023. Berikutnya, audit transisi dapat dilakukan beriringan dengan audit organisasi selanjutnya. Misalnya, berupa audit transisi atau audit pengawasan. Namun, proses audit ini juga bisa dilakukan terpisah.

Setiap organisasi yang ingin memiliki sertifikasi ISO 27001 harus melakukan transisi ke versi ISO 27001 2022 selambat-lambatnya tanggal 31 Oktober 2025. Sepanjang masa transisi, kedua versi standar ISO 27001 tetap diberlakukan. Sementara itu, proses audit dapat disesuaikan dengan peraturan berikut ini:

  • Semua sertifikasi terbaru akan dimulai pada tanggal 1 November 2023, semua organisasi harus menggunakan ISO 27001:2022 terbaru. Setelah tanggal tersebut, semua audit sertifikasi ulang diharuskan untuk segera menggunakan versi ISO 27001 tahun 2022;
  • Transisi audit paling lambat dilakukan pada tanggal 31 Juli tahun 2025;
  • Masa transisi akan selesai pada 31 Oktober tahun 2025. Setelahnya, sertifikasi ISO 27001:2013 tidak akan berlaku lagi. 

Oleh karena itu, perencanaan tetap harus dibuat agar proses transisi organisasi bisa sepenuhnya dilakukan sebelum mencapai batas akhir.

Batas Waktu Sertifikasi ISO 27001 2022

Pihak yang masih menggunakan ISO 27001:2013 harus menyelesaikan proses transisinya dalam kurun waktu 36 bulan saja. Selama masa transisi ini, sertifikat ISO 27001:2013 masih bisa berlaku.

Sementara itu, sertifikasi ISO 27001 2022 baru akan diterbitkan setelah siklus sertifikasi ulang 3 tahun. Proses audit sertifikasi ISO tahun 2022 ini akan didasarkan pada:

  • Audit pengawasan;
  • Audit khusus;
  • Audit sertifikasi ulang;
  • Sertifikasi awal tidak membutuhkan audit transisi.

Demikian informasi mengenai ISO 27001 2022. Sertifikasi ini bisa dilakukan di MUTU International, yang merupakan salah satu Lembaga Validasi yang sudah terakreditasi KAN sejak tahun 2015. Proses sertifikasi akan disesuaikan dengan verifikasi sesuai ISO/IEC terbaru. 

Referensi

https://www-protiviti-com.translate.goog/us-en/whitepaper/iso-27001-2022-key-changes-and-approaches-transition?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=tc 

https://isokonsultindo.com/perubahan-baru-iso-iec-27001-2022/

https://eduparx.id/blog/insight/perbedaan-iso-27001-versi-2022-dengan-versi-sebelumnya/

11 Mar, 2024
(LVV GRK) Lembaga Validasi/Verifikasi Gas Rumah Kaca

(LVV GRK) Lembaga Validasi/Verifikasi Gas Rumah Kaca

Lembaga Verifikasi/Validasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) adalah salah satu layanan akreditasi yang diberikan oleh KAN bertujuan untuk melihat kesesuaian upaya yang telah dilakukan terhadap emisi

Gas Rumah Kaca (GRK) merupakan gas-gas yang terdapat pada atmosfer yang dapat menyerap serta memancarkan radiasi inframerah, menyebabkan pemanasan global, hingga efek rumah kaca. Berbagai dampak buruk yang ditimbulkan oleh gas rumah kaca dapat bersumber dari aktivitas manusia, terutama pembakaran bahan bakar fosil dan kegiatan industri.

Gas rumah kaca utama seperti karbondioksida (CO2), metana (CH4), nitrous oxide (N2O), dan beberapa gas fluorida, memungkinkan sinar matahari masuk ke atmosfer bumi namun mencegah sebagian besar radiasi panas keluar dari atmosfer, sehingga menyebabkan pemanasan global.

Upaya untuk mengurangi emisi GRK merupakan bagian integral dari upaya mitigasi efek rumah kaca yang bertujuan untuk membatasi peningkatan suhu global dengan mengurangi emisi GRK. Upaya ini sejalan dengan Paris Agreement yang didasarkan pada sejumlah latar belakang untuk mengatasi perubahan iklim sekaligus memperkuat kerja sama global.

Salah satu bentuk upaya mitigasi yang dilakukan oleh Pemerintah yang melibatkan berbagai macam lembaga terkait, baik lembaga pemerintah maupun swasta, ialah dengan merumuskan standar untuk penurunan emisi GRK yang diwujudkan melalui akreditasi Lembaga Verifikasi/Validasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK).

Mengenal Lembaga Validasi/Verifikasi Gas Rumah Kaca

Lembaga Validasi dan/atau Verifikasi Sektor Informasi Lingkungan Lingkup Gas Rumah Kaca (LVV GRK) merupakan layanan akreditasi yang diberikan oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) bagi organisasi yang menyelenggarakan penilaian kesesuaian berupa kegiatan verifikasi/validasi berdasarkan SNI/ISO/IEC 17029:2019.

LVV GRK bertanggung jawab untuk menilai, memverifikasi, dan mengkonfirmasi laporan emisi gas rumah kaca dari organisasi atau proyek tertentu. Dengan demikian, tujuan utama lembaga ini adalah memastikan keakuratan, keandalan, kredibilitas informasi, serta kesesuaian upaya yang dilakukan terhadap emisi GRK yang dilaporkan oleh pihak-pihak yang terlibat.

Manfaat dari Verifikasi GRK

Lembaga Verifikasi/Validasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) memberikan sejumlah manfaat signifikan dalam konteks mitigasi perubahan iklim dan pengelolaan emisi gas rumah kaca (GRK). Berbagai manfaat tersebut diantaranya sebagai berikut :

Kredibilitas Data dan Informasi

Lembaga Verifikasi/Validasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) berperan untuk memastikan kredibilitas data dan informasi yang berkaitan dengan emisi GRK. Proses verifikasi dan validasi yang dilakukan oleh lembaga ini memberikan keyakinan bahwa laporan emisi yang dihasilkan oleh organisasi atau perusahaan dapat diandalkan.

Di samping itu, hasil verifikasi LVV GRK mampu meningkatkan kredibilitas laporan emisi GRK. Hal ini sekaligus memberikan keyakinan kepada pemangku kepentingan bahwa informasi tersebut telah melalui proses peninjauan independen.

Peningkatan Transparansi

LVV GRK membantu meningkatkan transparansi dalam pelaporan emisi GRK. Peran LVV GRK dalam memastikan bahwa informasi yang disampaikan dapat diverifikasi oleh pihak-pihak yang berkepentingan, termasuk pemerintah, masyarakat, serta perusahaan lainnya sehingga mampu memberikan dasar untuk kepercayaan yang lebih besar.

Peningkatan Kepercayaan bagi Pemangku Kepentingan

Para pemangku kepentingan, mulai dari investor, pelanggan, hingga masyarakat umum cenderung lebih mempercayai laporan yang diberikan oleh organisasi atau perusahaan yang melibatkan LVV GRK dalam proses verifikasi dan validasi.

Kepatuhan terhadap Standar Internasional

LVV GRK beroperasi sesuai dengan standar internasional yang telah ditetapkan dalam hal verifikasi dan validasi emisi GRK. Adanya penetapan standar internasional tersebut dapat membantu memastikan bahwa organisasi atau perusahaan yang divalidasi telah mematuhi standar internasional yang ditetapkan untuk pengukuran dan pengelolaan emisi GRK. Hal ini sekaligus dapat menciptakan konsistensi dan keseragaman dalam pendekatan mitigasi perubahan iklim.

Penerimaan dalam Skala Global

Lembaga yang telah memiliki akreditasi cenderung lebih mudah diterima secara global, terlebih lagi ketika kepatuhan terhadap standar internasional telah ditunaikan. Hal tersebut meningkatkan kemungkinan untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek internasional sekaligus menjalin kerja sama dengan lembaga dari berbagai negara.

Dengan demikian, LVV GRK memiliki peran strategis dalam mendukung upaya global untuk mengurangi emisi GRK sebagai upaya mitigasi perubahan iklim. LVV GRK diharapkan dapat menjadi langkah yang strategis dalam memperkuat integritas dan keberlanjutan lingkungan, sekaligus memperoleh manfaat eksternal dalam bentuk pengakuan, kepercayaan, dan peluang finansial. Hal ini tentu akan memberikan dampak baik bagi berbagai sektor, khususnya sektor ekonomi dan sosial.

Ruang Lingkup LVV GRK

Ruang lingkup Lembaga Verifikasi/Validasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) melibatkan sejumlah aktivitas dan prosedur yang dirancang untuk memastikan keakuratan dan keandalan pengukuran serta pelaporan emisi GRK. Pada umumnya, beberapa komponen ruang lingkup LVV GRK antara lain sebagai berikut :

Pengukuran Emisi GRK

LVV GRK terlibat dalam memeriksa metode pengukuran emisi GRK yang digunakan oleh organisasi atau perusahaan mencakup penilaian terhadap instrumen pengukuran, metode sampling, dan validitas teknis dari data pengukuran.

Verifikasi Data

LVV GRK melakukan verifikasi data emisi GRK yang dilaporkan oleh organisasi atau perusahaan. Laporan tersebut nantinya akan melibatkan penilaian terhadap keakuratan, kelengkapan, dan konsistensi data yang disampaikan.

Validasi Kepatuhan

LVV GRK memastikan bahwa protokol serta metode yang digunakan untuk menghitung GRK dalam suatu organisasi atau perusahaan telah sesuai dengan standar yang ditentukan, baik itu standar internasional maupun regulasi yang bersifat lokal.

Audit Proses Pelaporan

LVV GRK mengaudit proses pelaporan emisi GRK, termasuk metode pengumpulan data, perhitungan emisi, dan prosedur pelaporan. Hal ini melibatkan peninjauan keseluruhan proses pelaporan untuk memastikan keakuratan dan konsistensi.

Penilaian dan Rekomendasi Perbaikan

LVV GRK dapat melakukan penilaian risiko dan dampak terkait dengan emisi GRK, membantu organisasi atau proyek mengidentifikasi dan mengelola potensi konsekuensi negatifnya. Apabila ditemukan ketidaksesuaian atau potensi perbaikan dalam pengelolaan emisi GRK, LVV GRK memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas upaya mitigasi.

 

Skema Akreditasi LVV GRK

Skema Akreditasi LVV GRK merupakan salah satu layanan akreditasi yang diberikan oleh KAN yang diperuntukkan bagi organisasi yang menyelenggarakan penilaian kesesuaian berupa kegiatan verifikasi/validasi berdasarkan SNI/ISO/IEC 17029:2019.

Dalam menjalankan operasionalnya, LVV GRK dipersyaratkan oleh KAN untuk menerapkan sistem yang mengacu kepada persyaratan standar sebagai berikut:

  • SNI/ISO/IEC 17029:2019, Penilaian kesesuaian – Prinsip dan persyaratan umum untuk lembaga validasi dan verifikasi;
  • ISO/IEC 14065:2020,  General principles and requirements for bodies validating and verifying environmental information;
  • ISO 14066:2011, Greenhouse gasses – Competence requirements for greenhouse gas validation teams and verification teams;
  • ISO 14064-3:2019, Greenhouse gasses – Part 3: Specification with guidance for the verification and validation of greenhouse gas statements;
  • IAF MD 6:2014 Application of ISO 14065:2013;
  • Dokumen Persyaratan Umum KAN (KAN U);
  • Dokumen KAN K-10.01 Rev.1 Persyaratan Tambahan Akreditasi LVV Sektor Informasi Lingkungan (KAN K); dan
  • Dokumen wajib yang diterbitkan oleh International Accreditation Forum (IAF Mandatory Documents).

Selain itu, terdapat dokumen pendukung yang harus disiapkan. Dokumen pendukung untuk permohonan akreditasi Lembaga Validasi dan/atau Verifikasi sebagai berikut :

  • Legalitas hukum ((Akta notaris, SK Kemenkumham, Surat Izin Usaha, jika Lembaga Validasi dan/atau Verifikasi (LVV) Pemerintah : peraturan pembentukan organisasi lembaga dan tugas terkait jasa penilaian kesesuaian terkait);
  • Pernyataan kesesuaian terhadap SNI ISO/IEC 17029, ISO 14065 dan IAF MD 6 (wajib untuk sektor informasi lingkungan);
  • Pernyataan kesesuaian terhadap SNI ISO/IEC 17029 (wajib untuk selain sektor informasi lingkungan);
  • Daftar program validasi dan/atau verifikasi yang akan dioperasikan sesuai ruang lingkup yang diajukan (wajib untuk sektor informasi lingkungan);
  • Format perjanjian validasi/ verifikasi berkekuatan hukum (kontrak/perikatan);
  • Mekanisme review dan penerbitan pernyataan validasi/verifikasi;
  • Bukti proses identifikasi, analisis, evaluasi, penanganan, monitoring dan pendokumentasian risiko terkait konflik kepentingan dalam kegiatan validasi/verifikasi;
  • Bukti evaluasi risiko keuangan yang timbul dari kegiatan validasi/verifikasi dan pengaturan memadai untuk menangani liabilitas dari pengoperasian di tiap aktivitas dan lokasi;
  • Data ruang lingkup, sumber daya dan klien lembaga validasi/verifikasi yang telah divalidasi dan atau diverifikasi;
  • Bukti penentuan kriteria kompetensi personel manajemen dan personil validasi/verifikasi;
  • Prosedur evaluasi awal kompetensi personel, monitoring kompetensi personel dan kinerja seluruh personel manajemen, audit dan kegiatan sertifikasi lainnya;
  • Bukti proses seleksi, pelatihan dan penunjukkan formal validator/verifikator pemilihan tenaga ahli yang digunakan dalam kegiatan validasi/verifikasi;
  • Bukti identifikasi kebutuhan pelatihan dan menyediakan akses personel validasi/verifikasi terhadap pelatihan;
  • Format dokumen hasil validasi/verifikasi klien;
  • Prosedur monitoring kompetensi dan kinerja seluruh personel yang terlibat kegiatan validasi/verifikasi;
  • Rekaman pernyataan dan/atau opini verifikasi dan/atau validasi yang sudah pernah diterbitkan (contoh : untuk program ISO 14064-3 upload pernyataan validasi/verifikasi. Untuk LVV TKDN upload rekaman pernyataan verifikasi (1 rekaman) dan daftar kegiatan verifikasi minimal 5 tahun terakhir);
  • Form pernyataan bahwa kegiatan V/V berdasarkan ISO 14064-3 (wajib untuk sektor informasi lingkungan);
  • Pengaturan penggunaan logo atau simbol akreditasi KAN;
  • Dokumentasi Mutu sesuai persyaratan SNI ISO/IEC 17029 dan kriteria akreditasi lainnya (Panduan Mutu dan dokumen lainnya, selain yang telah diupload);
  • Prosedur tentang Sistem Manajemen LV/V;
  • Surat pernyataan dari calon klien validasi/verifikasi untuk sanggup dilakukan witness oleh asesor KAN sebagai persyaratan akreditasi. (wajib untuk lingkup LVV GRK);
  • Bukti pelaksanaan dan tindak lanjut hasil audit internal;
  • Struktur organisasi, tugas, tanggungjawab dan wewenang manajemen, komite dan personel lainnya yang terlibat kegiatan validasi/verifikasi;
  • Bukti pelaksanaan dan tindak lanjut hasil kaji ulang manajemen/tinjauan manajemen;

LVV Berdasarkan NEK

Nilai Ekonomi Karbon (NEK), merujuk pada pendekatan kebijakan yang menggunakan instrumen ekonomi untuk menetapkan nilai ekonomi terhadap emisi Gas Rumah Kaca (GRK) atau karbon. Tujuan utama dari carbon pricing adalah mendorong pengurangan emisi karbon dengan memberikan insentif ekonomi kepada pelaku usaha dan individu untuk mengurangi emisi dan mengadopsi teknologi yang lebih bersih.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 98 Tahun 2021 (Perpres 98/2021) tentang Nilai Ekonomi Karbon (NEK) menyebutkan bahwa NEK atau carbon pricing adalah harga atau nilai monetisasi dari satu ton karbon dioksida atau setara karbon (CO2e) yang digunakan sebagai acuan dalam kegiatan pengelolaan emisi dan upaya mitigasi perubahan iklim. Perpres tersebut memberikan kerangka kerja untuk menghitung, menetapkan, dan menggunakan NEK dalam konteks pengelolaan emisi gas rumah kaca meliputi prosedur dan prinsip penentuan NEK, termasuk aspek metode perhitungan, data dan informasi yang digunakan, serta proses validasi dan verifikasi. Dalam konteks bursa karbon, NEK menjadi acuan untuk menentukan harga kredit karbon yang diperdagangkan. Dengan adanya NEK, pengguna atau pemilik kredit karbon dapat mengetahui nilai moneternya dan melakukan transaksi di bursa dengan mengacu pada harga NEK yang ditetapkan.

Menghitung emisi karbon dapat dilakukan dengan menggunakan data yang diperoleh dari pengamatan secara langsung maupun melalui data sekunder dari instansi terkait yang kemudian diolah dengan formula IPCC Calculation Method yang sudah disepakati oleh banyak negara. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) merupakan sebuah badan di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang secara khusus mengkaji sains yang berkaitan dengan perubahan iklim. Aktivitas utama dari IPCC adalah mempublikasikan laporan khusus tentang topik-topik yang relevan dengan implementasi UN Framework Convention on Climate Change (UNFCCC).

Dikutip dari laman web Kalkulator Jejak Karbon, Persiapan perhitungan emisi gas rumah kaca (GRK) diawali dengan identifikasi ruang lingkup emisi dari sektor terkait, sebagai berikut :

  • Lingkup 1

Semua emisi langsung yang dihasilkan dibawah kendali organisasi atau perusahaan. Termasuk didalamnya, emisi yang dihasilkan oleh unit transportasi, penggunaan refrigerator.

  • Lingkup 2

Emisi tidak langsung yang berasal dari listrik, uap (steam), panas (heat) yang dibeli dari pihak lain. Dalam hal ini faktor emisi yang digunakan untuk listrik yang dibeli, tidak memperhitungkan distribution loss.

  • Lingkup 3

Emisi tidak langsung yang tidak di bawah kendali organisasi atau perusahaan atau oleh kegiatan seseorang, misalnya emisi yang diakibatkan oleh aktivitas distribusi produk, kegiatan yang disubkontrakkan dan kendaraan yang digunakan dalam pengendalian limbah. Bahkan emisi yang dihasilkan dari perjalanan rumah ke kantor atau perjalanan bisnis karyawan perusahaan. Emisi tidak langsung pada Lingkup ini jarang dihitung dan dibuka ke publik karena hanya 5% dari total emisi GRK yang dihasilkan perusahaan.

Untuk melaksanakan tahap perhitungan emisi terdapat 5 langkah utama, yaitu : (1) Identifikasi sumber emisi; (2) Seleksi pendekatan perhitungan; (3) Memilih faktor emisi; (4) Pengumpulan data; dan (5) Menetapkan alat bantu perhitungan.

MUTU International sebagai LVV GRK

PT Mutuagung Lestari atau MUTU International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. MUTU menjadi salah satu Lembaga Validasi dan Verifikasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) yang sudah terakreditasi KAN sejak tahun 2015 untuk menyelenggarakan penilaian kesesuaian berupa kegiatan validasi dan verifikasi berdasarkan ISO/IEC 14065:2020 General principles and requirements for bodies validating and verifying environmental information.

Dikutip dari laman kontan(dot)co(dot)id, MUTU telah memasarkan jasa LVV sejak tahun 2015 melalui skema voluntary market seperti program ISO 14064-2, Joint Credit Mechanisms, Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA), Social Carbon, Plan Vivo, serta menyediakan jasa sertifikasi skema-skema sustainability internasional lainnya seperti ISCC, FSC, FSSC 22000 dan RSPO.

Ruang Lingkup Akreditasi MUTU sebagai LVV GRK

  • Project Verification (01.02) SNI ISO 14064-2:2019 (ISO 14064-2:2019, IDT)
    • Energy Industries (Renewable/ Non Renewable Sources) (01.02.01)
    • Energy Distribution (01.02.02)
    • Energy Demand (01.02.03)
    • Afforestation and Reforestation (01.02.15)
    • Agriculture (01.02.16)
  • Project Validation (02.02) SNI ISO 14064-2:2019 (ISO 14064-2:2019, IDT)
    • Energy Industries (Renewable/ Non Renewable Sources) (02.02.01)
    • Energy Distribution (02.02.02)
    • Energy Demand (02.02.06)
    • Afforestation and Reforestation (02.02.15)
    • Agriculture (02.02.16)
  • Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA)
  • Nilai Ekonomi Karbon (NEK)
    • Verifikasi Laporan Emisi
      • Combustion of Fossil Fuels (01.01)
      • Forestry and Other Land Use 01.03)
    • Validasi Dokumen Rencana Aksi MItigasi (DRAM)
      • Energy Industries (renewable/non-renewable sources) (02.01)
      • Energy Distribution (transmission & distribution) (02.02)
      • Energy Energy Demand (users) (02.03)
      • Manufacturing Industries (02.04)
      • Waste Handling and Disposal (02.14)
      • Forestry and Other Land Use (02.15)
      • Agriculture (02.16)
    • Verifikasi Laporan Capaian Aksi Mitigasi (LCAM)
      • Energy Industries (renewable/non-renewable sources) (03.01)
      • Energy Distribution (transmission & distribution) (03.02)
      • Energy Demand (users) (03.03)
      • Manufacturing Industries (03.04)
      • Waste Handling and Disposal (03.14)
      • Forestry and Other Land Use (03.15)
      • Agriculture (03.16)
11 Mar, 2024
Manfaat Sertifikasi PEFC untuk Industri Kehutanan Indonesia

Manfaat Sertifikasi PEFC Untuk Industri Kehutanan Indonesia

Sertifikasi PEFC (Programme for the Endorsement of Forest Certification) atau Program Persetujuan Sertifikasi Hutan adalah suatu sistem sertifikasi hutan global yang memberikan pengakuan terhadap pengelolaan hutan secara berkelanjutan.

Dalam penerapannya, PEFC memiliki dua proses utama. Proses pertama adalah Sertifikasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan, bertujuan memastikan bahwa hutan dikelola sesuai dengan standar lingkungan, sosial, dan ekonomi yang ketat.

Adapun yang kedua adalah Sertifikasi Lacak Balak, bertujuan untuk melacak kayu dari sumber yang berkelanjutan sampai produk akhir. Keduanya sama-sama penting untuk memastikan bahwa suatu produk kayu sudah memenuhi standar dan regulasi internasional.

Berikut 7 Manfaat Sertifikasi PEFC bagi Industri Kehutanan di Indonesia

Sertifikat PEFC tidak hanya berfungsi sebagai label biasa, tetapi juga sebagai suatu mekanisme terverifikasi yang mendukung dan mempromosikan praktik keberlanjutan dalam pengelolaan hutan dan produksi kayu. Berikut ini rincian dari berbagai manfaatnya:

  1. Perlindungan Lingkungan dan Keberlanjutan

Pertama-tama, adanya sertifikasi PEFC dapat membawa manfaat besar untuk perlindungan lingkungan dan keberlanjutan hutan di Indonesia.

Pasalnya, salah satu syarat utama untuk sertifikasi ini mencakup larangan penggunaan bahan kimia yang berbahaya serta praktik pengelolaan hutan yang tidak bersifat ramah lingkungan.

Dengan demikian, sertifikasi ini dapat membantu menciptakan keseimbangan yang sangat diperlukan antara eksploitasi sumber daya alam dan pelestarian keanekaragaman hayati.

  1. Manfaat Positif bagi Masyarakat

Selanjutnya, industri kehutanan yang telah tersertifikasi oleh PEFC juga dapat memberi dampak positif pada masyarakat lokal.

Hal ini termasuk penghargaan terhadap masyarakat adat, penyerapan tenaga kerja lokal, pemenuhan hak-hak pekerja, hingga kepatuhan terhadap Konvensi ILO.

Jadi, adanya sertifikat ini membantu memastikan bahwa manfaat ekonomi dari kegiatan kehutanan dapat bersifat lebih merata dan berkelanjutan bagi lingkungan maupun masyarakat.

  1. Peran Aktif dalam Mitigasi Perubahan Iklim

Industri kehutanan memiliki peran penting dalam upaya global untuk mitigasi perubahan iklim.

Untuk itu, sertifikasi PEFC bertujuan untuk memastikan bahwa praktik pengelolaan hutan telah dilaksanakan dengan bertanggung jawab untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan penyerapan karbon.

Artinya, perusahaan di Indonesia yang telah memiliki sertifikat PEFC sudah turut serta dalam menjaga keseimbangan iklim global.

  1. Mendukung Praktik Keberlanjutan

Berikutnya, sertifikat PEFC juga menjadi penjamin bahwa produk pulp dan kertas dari industri kehutanan berasal dari hutan yang dikelola secara berkelanjutan.

Sebab, sertifikasi ini memastikan bahwa hutan dikelola dengan memprioritaskan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. Dengan memilih produk yang bersertifikasi Programme for the Endorsement of Forest Certification, Anda secara aktif mendukung praktik keberlanjutan dalam industri kehutanan.

  1. Memberikan Pengakuan Global

Pengakuan global dari PEFC memberikan kesempatan bagi industri kehutanan di Indonesia untuk menunjukkan bukti atas praktik keberlanjutan mereka.

Sebab, sertifikasi ini memungkinkan para pembeli global untuk memberikan penghargaan atau apresiasi kepada pihak perusahaan terkait.

Sehingga dengan memilih produk berlabel PEFC, konsumen di seluruh dunia dapat memilih produk kayu yang berasal dari hutan yang dikelola secara berkelanjutan dan terverifikasi berdasarkan Standar Berkelanjutan PEFC.

  1. Kepatuhan terhadap Regulasi Global

Selanjutnya, sertifikasi PEFC juga membantu memastikan bahwa produk dari industri kehutanan di Indonesia berasal dari hutan yang dikelola sesuai dengan persyaratan hukum nasional dan internasional.

Ini termasuk kepatuhan terhadap regulasi seperti European Union Timber Regulation (EUTR), US Lacey Act, serta Australian Illegal Logging Prohibition Regulation.

  1. Sebagai Jaminan untuk Kepercayaan Konsumen

Terakhir, adanya label dari sertifikat PEFC pada produk menjadi bukti konkret bahwa perusahaan Anda selaku produsen telah bertanggung jawab secara lingkungan maupun sosial.

Lebih dari sepertiga konsumen ternyata sangat memperhatikan label ini sebagai bukti yang memberikan keyakinan kepada konsumen bahwa produk yang mereka beli atau jual berasal dari sumber daya yang berkelanjutan.

Sertifikat PEFC dapat diberikan setelah melalui audit independen pihak ketiga dan verifikasi kepatuhan pada Tolok Ukur Keberlanjutan PEFC sesuai dengan standar yang diakui secara global.

Audit ini mencakup penilaian terhadap persyaratan lingkungan, sosial, dan ekonomi yang ketat. Untuk memperoleh sertifikasi PEFC, Anda bisa memanfaatkan MUTU International sebagai lembaga yang melayani pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk beragam industri.

11 Mar, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Sumber Graha Sejahtera Unit Muara Enim 07 Mar, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Sinar Perkasa Wood 07 Mar, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Resertifikasi VLHHK PT Amerta Niagatama 07 Mar, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Cahaya Bintang Olympic

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Cahaya Bintang Olympic Download

07 Mar, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Gema Lestari Indonesia 07 Mar, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK CV Mebel Internasional 07 Mar, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Mulia Perkasa 07 Mar, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Wijayaperkasa Indah 07 Mar, 2024
Pengumuman Publik Rencana Penilikan 4 LK PT Java Wood Industri 05 Mar, 2024
Pengumuman Publik Rencana Penilikan 3 LK PT Amaya Berkat Abadi 05 Mar, 2024
Pengumuman Publik Rencana Penilikan 2 LK CV Kharisma Perkasa Makmur 05 Mar, 2024
Pengumuman Publik Rencana Penilikan 3 LK PT Wiratama Jaya Guna Mandiri 05 Mar, 2024
Pengumuman Publik Tebrit Sertifikat LK PT Rongtai Wood Products Trade

Pengumuman Publik Tebrit Sertifikat LK PT Rongtai Wood Products Trade Download

05 Mar, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Baliette

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Baliette Download

28 Feb, 2024
Pengumuman Publik Hasil Sertifikasi LK CV Anugerah Krisna Wood

Pengumuman Publik Hasil Sertifikasi LK CV Anugerah Krisna Wood Download

28 Feb, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Jansen Indonesia

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Jansen Indonesia Download

28 Feb, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Gunung Putra Mandiri (TPT-KO)

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Gunung Putra Mandiri (TPT-KO) Download

27 Feb, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Muaro Jambi

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Muaro Jambi Download

26 Feb, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Segara Timber

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Segara Timber Download

26 Feb, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Eastmark International Indonesia

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Eastmark International Indonesia Download

26 Feb, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Tischlerzentrum Bandung

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Tischlerzentrum Bandung Download

26 Feb, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK CV Grand Indo Timber

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK CV Grand Indo Timber Download

26 Feb, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Tri Tunggal Laksana

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Tri Tunggal Laksana Download

26 Feb, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK PT Satria Kayu Industri

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK PT Satria Kayu Industri Download

26 Feb, 2024
Pengumuman Publik Kegiatan Sertifikasi PHL PT Kalpika Wanatama Unit I

Pengumuman Publik Kegiatan Sertifikasi PHL PT Kalpika Wanatama Unit I : Download

26 Feb, 2024
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Mustika Bahana Jaya 16 Feb, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 5 LK PT Redtroindo Nusantara

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 5 LK PT Redtroindo Nusantara Download

15 Feb, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK CV Berkah Jaya Abadi

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK CV Berkah Jaya Abadi Download

15 Feb, 2024
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK UD Jadi Jaya 13 Feb, 2024
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK CV Mitra Sejahtera Timber 13 Feb, 2024
Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-4 PHL PT Korintiga Hutani

Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-4 PHL PT Korintiga Hutani : Download

12 Feb, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Jombang

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Jombang Download

12 Feb, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Furniture Direct

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Furniture Direct Download

12 Feb, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Resertifikasi VLHHK PT Surya Cemerlang Lestari

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Resertifikasi VLHHK PT Surya Cemerlang Lestari Download

12 Feb, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Aspex Kumbong

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Aspex Kumbong Download

12 Feb, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Resertifikasi VLHHK PT Dwida Jaya Tama

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Resertifikasi VLHHK PT Dwida Jaya Tama Download

12 Feb, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 5 VLHHK PT Sengon Indah Mas

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 5 VLHHK PT Sengon Indah Mas Download

12 Feb, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Truslove Young Building Products Indonesia

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Truslove Young Building Products Indonesia Download

12 Feb, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK CV Indotaru Laksana Gemilang

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK CV Indotaru Laksana Gemilang Download

12 Feb, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK PT Rongtai Wood Products Trade

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK PT Rongtai Wood Products Trade Download

12 Feb, 2024
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Penilikan Ke-2 PHL PT Sumatera Sylva Lestari

Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Penilikan Ke-2 PHL PT Sumatera Sylva Lestari : Download

12 Feb, 2024
Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Resertifikasi PT Sawit Graha Manunggal

Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Resertifikasi PT Sawit Graha Manunggal: Download

08 Feb, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Mauson Indonesia Wood Industry

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Mauson Indonesia Wood Industry Download

08 Feb, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Putra Tunggal Rejeki

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Putra Tunggal Rejeki Download

06 Feb, 2024
Penyerahan Sertifikasi ISPO oleh PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU International) kepada PT Gelora Mandiri Membangun (PT GMM)

DEPOK – MUTU International kembali menyerahkan sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) kepada PT Gelora Mandiri Membangun (GMM) pada Senin (05/02/2024) di kantor pusat PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU International). Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Operasional MUTU International, Irham Budiman, kepada PT Gelora Mandiri yang diwakili oleh Wicklief F Leunufna dan Woo Sangjo selaku Direktur PT GMM.

Direktur MUTU International Irham Budiman mengapresiasi GMM,yang merupakan bagian dari Tunas Sawa Erma Group (TSE Group),  karena berhasil mendapatkan sertifikat ISPO untuk sekian kalinya. “Pencapaian ini mencerminkan dedikasi perusahaan terhadap praktik-praktik berkelanjutan dalam industri kelapa sawit. Kami berharap bahwa perusahaan ini akan terus menjadi teladan dalam menjalankan praktik bisnis berkelanjutan di masa depan,” ujar Irham.

GMM merupakan perusahaan swasta nasional yang bergerak di bidang Perkebunan Kelapa Sawit, berkedudukan di Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Setelah menjalani proses audit Sertifikasi ISPO yang dilakukan oleh tim auditor dari MUTU International. Sertifikat ISPO yang diperoleh PT GMM dapat dikatakan sudah memenuhi syarat No 38 tahun 2022 dan berkomitmen untuk menerapkan standarisasi sistem ISPO.

Wicklief F Leunufna menyampaikan bahwa GMM berkomitmen untuk mengelola bisnis berkelanjutan. “Kami merasa bahwa capaian ISPO merupakan sebuah hal yang spesial. Dengan memperoleh sertifikan ini, kami dapat membuktikan bahwa kami sudah berada di jalan yang benar dan kami akan berusaha mempertahankan komitmen ini,” ujarnya.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di InstagramFacebookLinkedinTiktokTwitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

Sumber :
Kantor Komunikasi
MUTU International

05 Feb, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 4 LK PT Sumber Graha Sejahtera Unit Balaraja

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 4 LK PT Sumber Graha Sejahtera Unit Balaraja Download

02 Feb, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK CV Hikmah Fajar

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK CV Hikmah Fajar Download

01 Feb, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Wahyu Daya Mulia

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Wahyu Daya Mulia Download

31 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Audit Khusus PT Mitra Prodin 30 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Gunung Putra Mandiri

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Gunung Putra Mandiri Download

29 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Jansen Indonesia

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Jansen Indonesia Download

29 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Baliette

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Baliette Download

29 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK PT Cahaya Trinitas

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK PT Cahaya Trinitas Download

29 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK CV Anugerah Krisna Wood

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK CV Anugerah Krisna Wood Download

29 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Sengon Tiluan Jaya

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Sengon Tiluan Jaya Download

29 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Goldfindo Inti Kayu Pratama

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Goldfindo Inti Kayu Pratama Download

29 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Audit Khusus PT Wahana Lentera Raya

Pengumuman Publik Hasil Audit Khusus PT Wahana Lentera Raya Download

26 Jan, 2024
Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Tahap-2 Aliansi Petani Kelapa Sawit Keling Kumang

Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Tahap-2 Aliansi Petani Kelapa Sawit Keling Kumang: Download

26 Jan, 2024
Pengumuman Publik Kegiatan Audit Tahap 2 (Sertifikasi) IFCC PT Kalpika Wanatama Unit II

Pengumuman Publik Kegiatan Audit Tahap 2 (Sertifikasi) IFCC PT Kalpika Wanatama Unit II : Download

26 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 PT Surya Pesona Kayu Nusantara

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 PT Surya Pesona Kayu Nusantara Download

26 Jan, 2024
Notification of RSPO Recertification Pembangunan Raya POM PT Agro Sejahtera Manunggal subsidiary of BGA Ltd

Notification of RSPO Recertification Pembangunan Raya POM PT Agro Sejahtera Manunggal subsidiary of BGA Ltd : Download ENG Download INA

24 Jan, 2024
RSPO ASA 1.2 Pabatu POM PT Perkebunan Nusantara IV Subsidiary of PTPN III

RSPO ASA 1.2 Pabatu POM PT Perkebunan Nusantara IV Subsidiary of PTPN III : Download ENG

24 Jan, 2024
Notification of RSPO ASA-2 Asosiasi Petani Kelapa Sawit Keling Kumang

Notification of RSPO ASA-2 Asosiasi Petani Kelapa Sawit Keling Kumang : Download ENG

22 Jan, 2024
Notification of RSPO ASA-1.1 Surya Intisari Raya POM – PT Surya Intisari Raya subsidiary of First Resources Ltd

Notification of RSPO ASA-1.1 Surya Intisari Raya POM – PT Surya Intisari Raya subsidiary of First Resources Ltd : Download ENG

22 Jan, 2024
Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Resertifikasi PT Bumi Mas Agro

Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Resertifikasi PT Bumi Mas Agro: Download

18 Jan, 2024
RSPO ASA-2.1 Summary Report of Bebunga POM PT LanggengMuara Makmur subsidiary of SDP

RSPO ASA-2.1 Summary Report of Bebunga POM PT LanggengMuara Makmur subsidiary of SDP : Download ENG

18 Jan, 2024
Perbedaan ISO27001:2013 dan ISO27001:2022

Perbedaan ISO27001:2013 dan ISO27001:2022

Dalam era kemajuan teknologi yang pesat, keamanan informasi menjadi aspek krusial bagi setiap organisasi. Oleh karena itu, dibutuhkan standar yang mengatur terkait hal tersebut di lingkup internasional, yaitu ISO27001 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Sebelumnya, standar ini dirilis pada tahun 2013. Seiring perkembangan dunia digital serta sistem teknologi informasi, pada tahun 2022 dilakukan pembaruan agar penerapannya tetap relevan dengan kondisi terkini.

Berikut Perbedaan antara ISO27001 Versi Tahun 2013 dan 2022

ISO adalah seperangkat standar berupa panduan dan persyaratan dari The International Organization for Standardization (ISO) bagi organisasi atau perusahaan untuk melaksanakan suatu sistem.

Adapun ISO27001 atau juga dikenal sebagai ISO/IEC 27001:2022 Information Security, Cybersecurity, and Privacy Protection adalah standar internasional di bidang Information Security Management System (ISMS) atau Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).

Lalu, apa saja perbedaan mendasar antara versi 2013 dan 2022 serta dampaknya terhadap praktik keamanan informasi di era ini? Untuk memahami lebih lanjut, berikut rincian lengkapnya:

  1. Perubahan Judul

Perubahan utama yang bisa dilihat dari versu 2013 dan 2022 adalah dari segi judul. Pada versi 2013, judulnya adalah ISO/IEC 27001:2013 Information Security Management Systems. Adapun judul terbaru versi 2022 adalah ISO/IEC 27001:2022 Information Security, Cybersecurity, and Privacy Protection.

Perubahan judul tersebut mencerminkan peningkatan fokus pada aspek-aspek baru keamanan informasi, khususnya keamanan siber (Cybersecurity) dan perlindungan privasi (Privacy Protection) yang semakin krusial dalam konteks teknologi saat ini.

Dengan demikian, versi 2022 terbaru sudah memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang ruang lingkup standar dan relevansinya terhadap dinamika keamanan informasi modern.

  1. Bagian pada Annex A (Lampiran)

Selanjutnya, bagian pada Annex A (Lampiran) dari ISO27001 mengalami restrukturisasi yang signifikan pada versi terbaru tahun 2022. Perubahan ini mencakup empat tema utama, yaitu sebagai berikut:

    • Organizational

Terdapat penambahan kontrol keamanan baru dan merombak organisasi kontrol yang ada dalam kategori ini. Fokusnya adalah pada tata kelola keamanan informasi, kebijakan, peran, tanggung jawab, dan proses SMKI.

    • People

Kategori ini menyoroti kontrol keamanan yang berkaitan dengan kesadaran, pelatihan, kompetensi, dan perilaku individu yang terlibat dalam SMKI. Jadi, aspek manusia menjadi komponen penting dalam strategi keamanan informasi.

    • Physical

Kontrol keamanan fisik mencakup perlindungan terhadap berbagai  aset fisik sebagai lapisan pertahanan utama. Contohnya perlindungan bangunan, peralatan, dan media dari akses yang tidak sah, kerusakan, atau pencurian.

    • Technical

Terakhir, versi 2022 juga memperbarui dan menyusun ulang kontrol keamanan teknis. Ini melibatkan perlindungan sistem informasi, jaringan, dan aplikasi dari berbagai serangan siber, malware, dan ancaman lainnya.

  1. Pasal (Klausa)

Pembaruan ISO27001 dari versi 2013 ke versi 2022 melibatkan beberapa perubahan pada sejumlah pasal atau klausa yang menandai kemajuan dan adaptasi terhadap perubahan lingkungan keamanan informasi. Berikut beberapa perubahannya:

    • Klausa 4.2 – Understanding the Needs and Expectations of Interested Parties

Versi 2022 menambahkan subklausa baru yang meminta analisis terhadap kebutuhan dan harapan pihak terkait yang akan diatasi melalui SMKI.

Hal ini menekankan pentingnya pemahaman yang lebih mendalam terhadap kebutuhan pihak terkait.

    • Klausa 4.4 – Information Security Management System

Kemudian, ada tambahan pembahasan baru yang mewajibkan perusahaan atau organisasi untuk mengidentifikasi proses yang diperlukan dan interaksi di dalam SMKI.

Ini menunjukkan dorongan untuk memasukkan proses yang mendukung SMKI secara menyeluruh, bukan hanya yang secara khusus disebutkan dalam standar.

    • Klausa 6.2 – Information Security Objectives and Planning to Achieve Them

ISO27001 tahun 2022 juga sudah menyertakan panduan tambahan mengenai tujuan keamanan informasi.

Perubahan ini memberikan kejelasan lebih lanjut tentang bagaimana tujuan tersebut harus dipantau secara berkala dan didokumentasikan secara resmi.

    • Klausa 6.3 – Planning of Changes

Pasal ini merupakan tambahan baru dalam ISO27001 versi 2022 yang menetapkan standar untuk perencanaan perubahan dalam SMKI.

Ini menyatakan bahwa jika ada perubahan yang diperlukan pada SMKI, maka perubahan tersebut harus direncanakan secara memadai.

    • Klausa 8.1 – Operational Planning and Control

Kemudian, ISO27001 versi 2022 menambahkan panduan tambahan untuk perencanaan dan pengendalian operasional.

SMKI sekarang harus menetapkan kriteria untuk tindakan yang diidentifikasi dalam klausa 6 dan mengendalikan tindakan tersebut sesuai dengan kriteria tersebut.

  1. Tambahan 11 Kontrol Keamanan Baru

Selanjutnya, ISO27001 membawa tambahan 11 kontrol keamanan baru yang merinci aspek-aspek kritis dalam memastikan keamanan informasi yang komprehensif. Berbagai kontrol terbaru tersebut meliputi:

    • A.5.7 Threat Intelligence

Mewajibkan organisasi untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang ancaman, sehingga tindakan pencegahan dapat diambil untuk mengurangi risiko.

    • A.5.23 Information Security for Use of Cloud Services

Menekankan perlunya keamanan informasi yang lebih baik dalam penggunaan layanan cloud. Organisasi diwajibkan menetapkan standar keamanan untuk cloud dan memiliki prosedur khusus untuk layanan tersebut.

    • A.5.30 ICT Readiness for Business Continuity 

Memastikan bahwa teknologi informasi dan komunikasi dapat dipulihkan/digunakan saat terjadi gangguan. Ini memberikan lapisan keamanan tambahan untuk memastikan kelangsungan bisnis di situasi darurat.

    • A.7.4 Physical Security Monitoring

Mengharuskan organisasi untuk memonitor area fisik yang sensitif, seperti pusat data, fasilitas produksi, dan lain-lain.  Ini dilakukan untuk memastikan bahwa hanya orang yang diotorisasi yang dapat mengaksesnya.

    • A.8.9 Configuration Management

Mengharuskan organisasi untuk mengelola konfigurasi teknologinya, guna memastikan keamanan dan mencegah perubahan yang tidak sah.

    • A.8.10 Information Deletion 

Melibatkan penghapusan data ketika data tersebut tidak lagi diperlukan. Ini bertujuan untuk menghindari kebocoran informasi sensitif dan mematuhi persyaratan privasi.

    • A.8.11 Data Masking

Menuntut penggunaan teknik penyamaran data sesuai dengan kebijakan kontrol akses organisasi, untuk melindungi informasi sensitif.

    • A.8.12 Data Leakage Prevention

Mengharuskan organisasi menerapkan langkah-langkah untuk mencegah kebocoran data dan pengungkapan informasi sensitif dari sistem, jaringan, dan perangkat lainnya.

    • A.8.16 Monitoring Activities

Mengharuskan organisasi untuk memantau sistem guna mendeteksi aktivitas yang tidak biasa dan menerapkan prosedur respons insiden yang sesuai.

    • A.8.23 Web Filtering

Menuntut organisasi untuk mengelola akses pengguna ke situs web, bertujuan untuk melindungi sistem IT.

    • A.8.28 Secure Coding

Mengharuskan penerapan prinsip pengkodean yang aman dalam proses pengembangan perangkat lunak organisasi, dengan tujuan mengurangi kerentanannya terhadap ancaman keamanan.

  1. Regulasi yang Diakomodasi

Terakhir, ISO27001 versi terbaru juga telah mengakomodasi tambahan regulasi yang relevan dengan keamanan informasi, sesuai dengan judulnya yaitu Information Security, Cybersecurity, dan Privacy Protection. Sebelumnya, versi 2013 hanya mencakup tiga regulasi, di antaranya yaitu:

    • UU No 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE);
    • Perpres No 95/2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE);
    • PP No 71/2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PSTE).

Sedangkan dalam ISO27001 versi 2022 memperbarui regulasi yang diakomodasi dengan memasukkan Undang-undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.

Penting untuk diperhatikan bahwa organisasi yang ingin bertransisi ke versi terbaru disarankan untuk melakukannya dalam tiga tahun dari tanggal publikasi versi 2022, yaitu paling lambat Oktober 2025.

Sebagai lembaga yang mengkhususkan diri dalam audit dan sertifikasi, MUTU International siap membantu Anda dalam mengimplementasikan dan mematuhi standar ISO27001 terbaru. Hubungi kami untuk informasi selengkapnya!

17 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Khusus VLHHK PT Wahana Lentera Raya

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit  Khusus VLHHK PT Wahana Lentera Raya Download

17 Jan, 2024
FSSC 22000: Definisi, Manfaat, Syarat Sertifikasi

FSSC 22000: Definisi, Manfaat, Syarat Sertifikasi

Bagi Anda yang memproduksi pangan, perlu melakukan sertifikasi FSSC 22000 sebagai bukti bahwa produk tersebut telah memenuhi standar keamanan pangan. Sebab, terdapat risiko bahaya pangan yang bisa mengontaminasi bahan-bahan pembuat produk pangan tersebut.

Untuk itu, sertifikat FSSC atau Food Safety System Certification, menjadi kewajiban agar kualitas dan kebersihan produk terjamin dari risiko kontaminasi. Namun, apa saja kriteria serta syarat mendapatkan sertifikasinya?

Anda bisa memahami lebih lengkap mulai dari definisi, lalu manfaat, serta syarat sertifikasi dengan menyimak artikel ini hingga akhir!

Definisi FSSC 22000

FSSC 22000, atau Food Safety System Certification 22000, merupakan skema sertifikasi keamanan pangan berdasarkan standar ISO 22000 yang telah diakui secara internasional. 

Skema tersebut juga dilengkapi dengan standar teknis, salah satu contohnya standar ISO TS 22002-1 untuk kategori manufaktur makanan. Tidak hanya itu, standar lain seperti ISO 14001 dan ISO 9001 juga konsisten dijadikan faktor penilaian dalam sertifikasinya.

Melengkapi ISO 22000 dan juga PRP (Pre-Requisite Program), skema sertifikasi keamanan pangan tersebut juga berisi persyaratan untuk membantu perusahaan mengatasi risiko pada berbagai area seperti pertahanan pangan, penipuan pangan, pengelolaan alergen, hingga pemantauan lingkungan.

Skema sertifikasi keamanan pangan ini awalnya hanya berlaku untuk produsen pangan saja, namun kini telah diperluas ke segmen rantai pasokan yang lebih lengkap. Versi lebih lengkap tersebut juga telah diakui secara global oleh Global Food Safety Initiative (GFSI).

Maka dari itu, sektor seperti manufaktur pangan, pakan, dan pengemasan, lalu sektor transportasi dan penyimpanan, katering, hingga sektor ritel/grosir menjadi target dari skema sertifikasi ini.

Sebuah perusahaan yang telah tersertifikasi ISO 22000 hanya butuh tinjauan tambahan terhadap pemenuhan spesifikasi teknis untuk program prasyarat (PRP) yang relevan. Selain itu, juga perlu memenuhi syarat tambahan FSSC agar sesuai dengan persyaratan skema sertifikasinya.

Persyaratan tersebut berhubungan dengan sistem manajemen keamanan pangan serta Hazard Analysis & Critical Control Points (HACCP). Terdapat pula tambahan Modul Mutu yang tersedia berdasarkan ISO 9001. 

Selain itu, perusahaan yang memproduksi bahan kemasan kategori pangan dan non-pangan pun bisa melakukan sertifikasi modul HPC 420. 

Modul tersebut dikhususkan untuk sertifikasi sektor produksi kemasan non-pangan yang tidak tercantum pada modul FSSC 22000-Quality. Jadi, area produksi bisa tersertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Pangan secara keseluruhan.

Mengurus Sertifikat Sistem Keamanan Pangan 22000 bisa bekerja sama dengan MUTU International, yang menyediakan Program Pengembangan FSSC untuk perusahaan demi memenuhi persyaratan keamanan pangan Level 1 dan Level 2.  

Manfaat FSSC 22000

Skema Sertifikasi Sistem Keamanan Pangan 22000 menunjukkan komitmen terhadap keamanan pangan yang akan memberikan banyak manfaat pada berbagai aspek perusahaan Anda. 

Berikut ini manfaat yang akan Anda dapatkan dari FSSC 22000:

  • Berdasarkan Implementasi

Perusahaan yang mengimplementasikan sertifikasi keamanan pangan akan mendapatkan keuntungan berupa:

    1. Memiliki metode sistematis yang efektif dalam mengidentifikasi dan mengatur risiko keamanan pangan
    2. Model sertifikasi berbasis ISO dan dapat digunakan pada seluruh rantai pasokan pangan
    3. Telah diakui oleh GFSI serta kerjasama Eropa untuk Akreditasi (AE)
    4. Bersifat fleksibel sehingga memungkinkan perusahaan menentukan bagaimana akan memenuhi persyaratan skema untuk struktur serta dokumentasi pada sistem manajemen keamanan pangan
  • Berdasarkan Operasional

Skema sertifikasi ini akan membuat operasional perusahaan lebih efisien, sebab:

    1. Memfasilitasi pengelolaan dan juga pembandingan internal melalui aplikasi yang konsisten pada berbagai situs, baik nasional maupun internasional
    2. Mendorong perbaikan dan peninjauan berkelanjutan terhadap sistem manajemen keamanan pangan perusahaan
  • Berdasarkan Organisatoris Perusahaan

Dalam hubungannya dengan pelanggan, skema sertifikasi akan membantu perusahaan untuk:

    1. Membuktikan komitmen terhadap keamanan pangan, sehingga meningkatkan kepercayaan pelanggan
    2. Meningkatkan keterlibatan dan kesadaran karyawan terhadap risiko pangan dan dorongan akan keselamatan
    3. Komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan dalam sistem keamanan pangan dan kinerjanya
  • Sesuai Standar yang Valid

Skema sertifikasi keamanan pangan ini dikembangkan oleh pemangku kepentingan di industri terkait demi menyediakan kriteria audit yang relevan dan pragmatis. Skema ini sekaligus dibuat untuk memenuhi ekspektasi industri pangan global.

Kemudian, skema sertifikasi ini mengacu pada standar ISO yang spesifik pada kategori pangan dan direvisi secara berkala. 

Jadi, skema sertifikasi mencerminkan berbagai prinsip manajemen bisnis terkini yang membantu perusahaan memenuhi ekspektasi dan kebutuhan pelanggan.

  • Alur Sertifikasi Jelas

Skema sertifikasi FSSC 2000 menggunakan pendekatan sistem yang berbasis risiko. Pendekatan tersebut menyediakan jalur yang jelas dalam proses pencapaian sertifikasinya.

Selain itu, skema ini menjadi langkah logis selanjutnya untuk sertifikasi praktik terbaik keamanan pangan setelah sebelumnya telah bertahan dengan sertifikasi ISO 22000.

  • Didukung oleh Pelanggan 

Organisasi industri pangan banyak yang mendukung skema sertifikasi ini sebagai praktik terbaik dalam memastikan keamanan pangan. 

Maka dari itu, mereka secara aktif mengupayakan sertifikasi yang diakui GFSI ini sebagai prasyarat dalam proses persetujuan pemasok di industri pangan.

  • Efisiensi Biaya

Ketika perusahaan Anda memiliki sertifikasi keamanan pangan, maka Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk audit berkali-kali. 

Proses audit dalam sertifikasi diselesaikan oleh auditor lokal terlatih, dan memungkinkan standar yang diterima dan berlaku secara internasional bisa diaudit dengan tarif lokal yang lebih ekonomis.

Kriteria Sertifikasi

FSSC 22000 mengharuskan perusahaan mendokumentasikan dan merancang Sistem Manajemen Keamanan Pangan, atau FSMS (Food Safety Management System).

Adapun kriteria persyaratan khusus yang harus dipenuhi dalam FSMS terdapat pada standar ISO 22000 serta ISO 22002-1. Lebih jelasnya, simak berbagai daftar persyaratan berikut ini: 

  • Persyaratan dalam Standar ISO 22000

Ruang lingkup dalam standar ISO 22000 yang menjadi kriteria penilaian FSSC 22000 mencakup:

    1. Memiliki Kebijakan Keamanan Pangan secara komprehensif dalam perusahaan yang dikembangkan oleh manajemen berkualitas
    2. Merancang dan merencanakan sistem manajemen dan mendokumentasikannya
    3. Menetapkan tujuan yang mendorong upaya perusahaan dalam mematuhi kebijakannya
    4. Membentuk sejumlah individu yang memenuhi standar sebagai Tim Keamanan Pangan
    5. Memelihara catatan kinerja sistem
    6. Memiliki perencanaan darurat
    7. Mendefinisikan prosedur komunikasi yang efektif dengan kontak internal dan juga eksternal perusahaan (regulator, pemasok, pelanggan) 
    8. Mengadakan rapat tinjauan manajemen sebagai ajang evaluasi kinerja FSMS
    9. Menyediakan sumber daya memadai demi operasional FSMS yang efektif dalam memastikan keamanan pangan (personel berkualifikasi dan terlatih, lingkungan kerja sesuai, infrastruktur memadai)
    10. Mengikuti prinsip dalam HACCP
    11. Membangun sistem yang dapat dilacak untuk identifikasi produk
    12. Menetapkan sistem tindakan perbaikan dan pengendalian pada produk yang tidak sesuai
    13. Memelihara prosedur yang terdokumentasi untuk melayani penarikan produk
    14. Mengendalikan alat pengukuran dan pemantauan
    15. Memelihara dan menetapkan program audit internal
  • Kriteria Program Prasyarat ISO/TS 22002-1 dan ISO/TS 22002-4

Selain standar di atas, terdapat pula program prasyarat yang mencakup substansi berikut ini:

    1. Konstruksi dan tata letak bangunan
    2. Tata letak ruang kerja, gedung, serta perluasannya
    3. Fasilitas pendukung (air, energi, sumber udara)
    4. Pelayanan pendukung (saluran air limbah, pembuangan sampah)
    5. Kesesuaian peralatan, pembersihan, serta pemeliharaan
    6. Pengelolaan pembelian material bekas
    7. Tindakan pencegahan dalam menghindari kontaminasi silang
    8. Aplikasi sanitasi dan pembersihan
    9. Pengendalian Hama (Pest Control)
    10. Kebersihan pegawai
    11. Proses pengerjaan ulang
    12. Prosedur penarikan produk
    13. Proses penyimpanan / pergudangan
    14. Informasi produk
    15. Pertahanan pangan, bioterorisme, dan biovigilance

Setelah memahami berbagai kriteria tersebut, Anda bisa mendaftarkan perusahaan agar tersertifikasi FSSC 22000 melalui kerja sama dengan penyedia layanan sertifikasi, seperti MUTU International

Terdapat FSSC Development Program yang tersedia dan bisa Anda ikuti dengan mudah melalui formulir aplikasi dan self-assessment tool di halaman tersebut.

Sertifikasi & Syarat Mendapatkannya

Untuk melakukan dan mendapatkan FSSC 22000, Anda perlu menerapkan dan memelihara seluruh persyaratan yang telah ditetapkan. Kemudian, badan sertifikasi yang berlisensi akan melakukan proses audit untuk menghasilkan sertifikasi yang valid.

Anda perlu memenuhi persyaratan audit berikut ini terlebih dahulu:

  • ISO 22000:2018 sebagai persyaratan sistem manajemen keamanan pangan
  • ISO 9001:2015 sebagai persyaratan sistem manajemen mutu
  • PRP (ISO/TS 22002-x seri, tersedia seri 1–6) sebagai persyaratan program prasyarat khusus sektor 
  • FSSC 22000 persyaratan tambahan

Kemudian, persyaratan wajib yang bersifat khusus untuk berbagai kategori pada rantai makanan demi menanggulangi penipuan makanan, yaitu:

  • Penilaian Kerentanan

Perusahaan perlu prosedur terdokumentasi untuk:

    1. Menilai kerentanan penipuan makanan, sehingga dapat menilai dan mengidentifikasi potensi kerentanan
    2. Mengembangkan serta menerapkan tahapan mitigasi pada kerentanan yang bersifat signifikan
  • Perencanaan Mitigasi

    1. Perusahaan perlu memiliki rencana mitigasi terdokumentasi untuk penipuan makanan, yang berisi langkah-langkah mitigasi mencakup proses dan juga produk pada lingkup FSMS
    2. Rencana mitigasi tersebut perlu didukung oleh FSMS perusahaan
    3. Rencana harus berdasarkan UU yang berlaku dan bisa terus diperbarui
  • Penggunaan Logo

    1. Organisasi/perusahaan bersertifikat, organisasi pelatihan serta lembaga sertifikasi  menggunakan logo FSSC 22000 hanya saat kegiatan pemasaran (materi cetak, situs web)
    2. Spesifikasi logo berupa:
      1. Spesifikasi 1
        1. Color: Green
        2. PMS: 348 U
        3. CMYK: 82/25/76/7
        4. RGB: 33/132/85
        5. #: 218455
      2. Spesifikasi 2
        1. Color: Grey
        2. PMS: 60% black
        3. CMYK: 0/0/0/60 
        4. RGB: 135/136/138
        5. #: 87888a

Untuk logo hitam putih bisa digunakan bila teks dan gambar lain juga berwarna hitam dan putih.

    1. Organisasi/perusahaan yang disertifikasi tidak diizinkan menggunakan logo FSSC 22000 atau merujuk ke status tersertifikasi pada
      • Produk 
      • Pelabelan 
      • Kemasan 
      • Cara tersirat yang menunjukkan produk atau layanan tersertifikasi FSSC 22000
  • Pengelolaan Alergen

Ini berlaku untuk rantai makanan kategori C, E, FI, G, I, dan juga K, yang jenisnya bisa Anda lihat pada Ruang Lingkup Rantai Makanan ISO 22000.

Singkatnya, kategori pada rantai makanan terdiri dari:

    • Kategori A:  Budidaya Hewan
    • Kategori C: Manufaktur Makanan
    • Kategori D: Produksi Pakan Ternak
    • Kategori E: Katering
    • Kategori F: Eceran dan Grosir
    • Kategori G: Transportasi dan Penyimpanan
    • Kategori I: Produksi Kemasan dan Bahan Kemasan
    • Kategori K: Produksi Biokimia

Adapun pengelolaan alergen yang terdokumentasi meliputi:

    1. Penilaian risiko, mencakup seluruh sumber yang berpotensi dalam kontaminasi silang alergen
    2. Tindakan pengendalian untuk menurunkan atau menghilangkan risiko terjadinya kontaminasi silang
  • Pengamatan Lingkungan

Untuk organisasi/perusahaan yang berada pada kategori rantai makanan C, I, dan K, perlu memiliki:

    1. Program pengamatan lingkungan yang berbasis risiko
    2. Prosedur yang terdokumentasi sebagai evaluasi efektivitas seluruh pengendalian pencegahan kontaminasi pada lingkungan manufaktur (setidaknya evaluasi untuk pengendalian alergen dan mikrobiologis)
    3. Data kegiatan pengamatan, termasuk analisis tentang tren reguler
  • Formulasi Produk

Untuk kategori D pada rantai makanan, perlu memiliki prosedur pengelolaan penggunaan bahan dengan kandungan nutrisi yang berdampak buruk terhadap kesehatan hewan.

  • Pengiriman dan Transportasi

Bagi kategori Fi pada rantai makanan, pastikan produk diangkut dan juga dikirim pada kondisi terbaik yang bebas risiko kontaminasi.

  • Penyimpanan dan Pergudangan

Ketentuan bagi seluruh kategori pada rantai makanan:

    1. Organisasi/perusahaan perlu menetapkan, menerapkan, serta memelihara sistem rotasi stok seperti prinsip FEFO atau pun FIFO
    2. Selain standar ISO/TS 22002-1:2009 klausul 16.2, organisasi perlu syarat khusus untuk menentukan waktu serta suhu pasca-pemotongan, terutama untuk pembekuan dan pendinginan produk
  • Tindakan Mencegah Kontaminasi Lintas dan Pengendalian Bahaya

Untuk kategori I & K pada rantai makanan, perlu menerapkan ketentuan berikut ini:

    1. Kategori I memiliki persyaratan tambahan yang berlaku untuk ISO 22000:2018 klausul 8.5.1.3, yaitu: Organisasi perlu syarat khusus jika kemasan digunakan untuk memberi efek fungsional pada makanan (contoh: memperpanjang umur simpan)
    2. Kategori K perlu memberlakukan persyaratan berikut selain ISO/TS 22002- 1:2009 klausul 10.1, yakni: Organisasi perlu syarat khusus dalam proses inspeksi pada kandang agar memastikan hewan layak konsumsi
  • Verifikasi PRP

Pada kategori C, D, G, I & K, terdapat syarat tambahan yang berlaku pada ISO 22000: 2018 klausa 8.8.1. 

Syaratnya menekankan organisasi perlu penetapan, penerapan, dan pemeliharaan inspeksi PRP secara rutin. Tujuannya untuk verifikasi lokasi (eksternal dan internal), lingkungan produksi, serta alat pemrosesan, agar terjamin dalam kondisi yang baik bagi keamanan pangan.

  • Pengembangan Produk 

Prosedur desain dan pengembangan produk pada kategori C, D, E, F, I & K, perlu dikelola terutama pada produk baru. Tujuannya memastikan produk aman serta legal.

Cakupan pengembangan produk diantaranya sebagai berikut:

    1. Evaluasi terhadap dampak perubahan FSMS melalui pertimbangan bahaya keamanan pangan yang baru
    2. Kebutuhan sumber daya serta pelatihan
    3. Uji produksi dan juga masa simpan, sehingga memvalidasi formulasi produk serta proses menghasilkan produk yang aman dan sesuai syarat pelanggan
  • Status Kesehatan

Bagi kategori D pada rantai makanan, selain ISO/TS 22002-6 klausul 4.10.1 perlu memiliki prosedur sebagai konfirmasi bahwa kesehatan personel tidak berpengaruh buruk pada proses produksi pakan.

Pegawai perlu patuh pada hukum di negara operasional dengan menjalani cek medis sebelum bekerja dan melakukan kontak dengan pakan.

  • Syarat untuk Organisasi dengan Sertifikasi Multi-Situs

Manajemen pusat perlu memastikan sumber daya selalu cukup dan tersedia. Lalu, memastikan penetapan peran, tanggung jawab, serta persyaratan harus ditetapkan secara jelas.

Targetnya untuk auditor internal, lalu manajemen, personel teknis, hingga personel kunci lain yang terlibat pada FSMS.

Semoga pembahasan mengenai FSSC 22000 serta manfaat dan syarat mendapatkannya bisa menjadi referensi bagi Anda yang membutuhkan. 

Inti dari skema sertifikasi sistem keamanan pangan tersebut adalah menjamin bahwa produk makanan berkualitas serta diproduksi dengan prosedur yang aman dan terjamin kebersihannya. Perusahaan pun jadi lebih mudah mendapatkan kepercayaan pelanggan pada produk dan layanannya.

Memiliki sertifikat keamanan pangan kini lebih mudah dengan FSSC Development Program dari Mutu International. Anda bisa mengakses halaman tersebut untuk mengetahui persyaratan sertifikasi secara detail. Tersedia pula Application Form untuk pengajuan sertifikasi yang praktis.

Anda tidak perlu meragukan MUTU International karena telah terpercaya sejak 1990 dan merupakan perusahaan swasta terbesar di bidangnya. Tidak hanya di Indonesia, MUTU International telah berekspansi ke Jepang, China, dan Vietnam.

Jadi, segera dapatkan Sertifikat Sistem Keamanan Pangan Anda dan hubungi kami untuk informasi lebih detail!

17 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Sertifikasi IFCC (Audit Tahap 2) PT Santan Borneo Abadi

Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Sertifikasi IFCC (Audit Tahap 2) PT Santan Borneo Abadi : Download

16 Jan, 2024
Notification of RSPO Recertification Sungai Merah POM PT Sumber Indah Perkasa subsidiary of GAR

Notification of RSPO Recertification Sungai Merah POM PT Sumber Indah Perkasa subsidiary of GAR : Download ENG Download INA

16 Jan, 2024
Notification of RSPO Recertification Sungai Buaya POM PT Sumber Indah Perkasa subsidiary of GAR

Notification of RSPO Recertification Sungai Buaya POM PT Sumber Indah Perkasa subsidiary of GAR : Download ENG Download INA

16 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Audit Tahap 2 (Sertifikasi) IFCC PT Permata Hijau Khatulistiwa

Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Audit Tahap 2 (Sertifikasi) IFCC PT Permata Hijau Khatulistiwa : Download

16 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Audit Tahap 2 (Sertifikasi) IFCC PT Mahakam Persada Sakti

Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Audit Tahap 2 (Sertifikasi) IFCC PT Mahakam Persada Sakti : Download

16 Jan, 2024
Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Resertifikasi PT Flora Surya Lestari

Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Resertifikasi PT Flora Surya Lestari: Download

15 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK CV Berkah Jaya Abadi

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK CV Berkah Jaya Abadi Download

15 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Pola Paperindo Jayatama

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Pola Paperindo Jayatama Download

15 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK CV Mitra Sejahtera Timber

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK CV Mitra Sejahtera Timber Download

15 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK UD Jadi Jaya

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK UD Jadi Jaya Download

15 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Wahyu Daya Mulia

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Wahyu Daya Mulia Download

15 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 5 VLHHK PT Redtroindo Nusantara

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 5 VLHHK PT Redtroindo Nusantara Download

15 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Mustika Bahana Jaya

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Mustika Bahana Jaya Download

15 Jan, 2024
Notification of RSPO ASA-2.1 Blang Simpo POM – PT Perkasa Subur Sakti subsidiary of Sime Darby Plantation Berhad

Notification of RSPO ASA-2.1 Blang Simpo POM – PT Perkasa Subur Sakti subsidiary of Sime Darby Plantation Berhad : Download ENG

15 Jan, 2024
Notification of RSPO ASA-1.4 Mentaya Sawit Mas POM – PT Mentaya Sawit Mas subsidiary of Wilmar International Ltd

Notification of RSPO ASA-1.4 Mentaya Sawit Mas POM – PT Mentaya Sawit Mas subsidiary of Wilmar International Ltd : Download ENG

15 Jan, 2024
Notification of RSPO ASA-1.2 Kendawangan POM – PT Gunajaya Karya Gemilang subsidiary of Bumitama Agri Ltd

Notification of RSPO ASA-1.2 Kendawangan POM – PT Gunajaya Karya Gemilang subsidiary of Bumitama Agri Ltd : Download ENG

15 Jan, 2024
PEFC: Definisi, Manfaat, Sertifikasi, Kriteria

PEFC: Definisi, Manfaat, Sertifikasi, Kriteria

Saat ini, sudah banyak jenis sertifikasi yang diperlukan jika Anda memiliki bisnis atau usaha di bidang tertentu. Misalnya, jika bisnis tersebut bergerak dengan memanfaatkan hasil hutan, maka diperlukan program dan sertifikasi terkait yang bisa menjamin bahwa pengelolaan hasil tersebut sudah dilakukan dengan benar dan tepat, salah satunya yaitu PEFC.

Apakah Anda sudah pernah mendengar istilah tersebut? Jika belum, maka kali ini akan dibahas lebih lanjut mengenai program terkait sertifikasi tersebut, termasuk manfaat dan kriterianya.

Mengenal tentang PEFC

Hutan memang memiliki sangat banyak manfaat bagi manusia, termasuk hasil hutan yang dapat difungsikan untuk mendukung berbagai kebutuhan sehari-hari. Namun, karena hutan juga merupakan unsur ekosistem yang penting dan perlu dijaga dengan baik keberlanjutannya, maka hal ini perlu menjadi tanggung jawab bersama.

Jika Anda memiliki perusahaan atau bisnis yang terkait dengan pemanfaatan hasil hutan, maka salah satu cara tepat untuk mendukung pengelolaan hutan secara berkelanjutan yaitu dengan melakukan sertifikasi PEFC.

Sebelum membahas lebih jauh tentang sertifikasi yang satu ini, maka sebaiknya Anda mengenal lebih dekat terlebih dahulu tentang perusahaan terkait.

PEFC merupakan singkatan dari Programme for the Endorsement of Forest Certification atau jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Program Pengesahan Sertifikasi Hutan.

Ini merupakan organisasi nirlaba yang sudah berdiri sejak tahun 1999. Organisasi yang didirikan di Perancis ini mempunyai tujuan supaya dapat melakukan promosi terkait pengelolaan hutan secara berkelanjutan dan bertanggung jawab. Proses sertifikasi ini dapat dilakukan dengan melalui badan sertifikasi independen.

Menariknya, sertifikasi PEFC ini tidak hanya berhenti pada pembahasan tentang pengelolaan hasil hutan, melainkan juga berlanjut untuk membuat standar yang ketat tentang pemrosesan hasil kayu tersebut, serta berbagai aktivitas yang terkait dengan rantai pasok.

Hal tersebut yang membuat sertifikasi ini sangat dilirik dan menjadi standar penting bagi banyak negara, terutama bagi negara-negara yang sangat memperhatikan aspek lingkungan.

PEFC sangat berperan penting untuk meminimalisir dampak lingkungan dari penebangan hutan liar. Maka dari itu, berbagai perusahaan yang melakukan produksi dari bahan kayu perlu diawasi dengan ketat.

Sebagai contoh, para arsitek, produsen mebel, developer, arsitek, serta kontraktor interior. Kayu yang menjadi bahan baku mereka perlu berasal dari hasil hutan industri, sehingga proses penanaman kembali atai reboisasi.

Berbagai Manfaat Sertifikasi PEFC

Setiap perusahaan sebaiknya benar-benar menjunjung standar yang ketat dalam turut serta untuk mendukung pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Maka dari itu, standar dari organisasi PEFC dapat menjadi langkah tepat untuk menuju ke sana. Penting untuk diketahui, sebenarnya ada berbagai macam manfaat yang bisa Anda dapatkan jika menjalani sertifikasi ini, antara lain yaitu sebagai berikut:

  • Mendukung Proses Berkelanjutan

Ketika sudah melakukan sertifikasi ini, maka berbagai aktivitas yang dilakukan oleh perusahaan Anda sesuai dengan standar organisasi tersebut dan memiliki jaminan untuk mendukung proses yang berkelanjutan.

Anda akan memakai berbagai pasokan bahan dari sumber-sumber yang telah dikelola dengan tepat dan berkelanjutan, serta memperhatikan aspek-aspek penting terkait lingkungan.

Selain terkait faktor lingkungan, proses keberlanjutan di sini juga merujuk kepada berbagai aspek lainnya. Misalnya, untuk mendukung keberlanjutan ekonomi dan sosial secara bertanggung jawab.

PEFC dapat memberikan standar yang ketat terkait keberlanjutan tersebut, sehingga Anda dapat mengetahui rantai pasok yang terjadi, mulai dari hasil hutan hingga barang jadi.

  • Memberikan Perlindungan yang Ketat terhadap Sumber Daya Alam

Dengan melakukan berbagai aktivitas perusahaan sesuai dengan standar dari organisasi, maka Anda telah berkontribusi dalam memberikan perlindungan kepada keanekaragaman hayati dan sumber daya alam yang ada di dalam kawasan hutan.

Memang tidak dapat dipungkiri bahwa berbagai kegiatan manusia memang bisa berpotensi untuk memberikan dampak buruk terhadap lingkungan, salah satunya yaitu di kawasan hutan.

Namun, hal ini dapat diminimalisir dengan adanya berbagai standar yang ketat, misalnya dengan melakukan sertifikasi PEFC. Dengan standar ini, maka sumber daya alam yang ada di kawasan hutan dapat terjaga, termasuk pengelolaan kayu secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.

  • Memberikan Jaminan dan Keyakinan

Manfaat selanjutnya yang sangat penting bagi perusahaan Anda yaitu terkait jaminan dan keyakinan atas produk Anda. Ketika seluruh produk yang dihasilkan oleh perusahaan Anda telah memenuhi standar sertifikasi, maka hal ini dapat menjamin bahwa produk tersebut sudah mendukung proses pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Hal ini selanjutnya dapat memberikan keyakinan kepada berbagai pihak tentang perusahaan dan berbagai produk yang dihasilkan. Anda dapat meyakinkan konsumen, mitra, dan berbagai lembaga yang terkait dengan perusahaan Anda.

  • Mendapatkan Pengakuan dari Konsumen

Masih terkait dengan poin sebelumnya, sertifikasi ini juga sangat penting untuk membuat perusahaan dan produk Anda diakui oleh konsumen.

Sertifikasi PEFC sudah diakui secara global dan menjadi standar penting yang perlu dipatuhi oleh berbagai negara. Dengan mengikuti standar tersebut, maka Anda bisa lebih mudah untuk melakukan pengelolaan dan manajemen dalam perusahaan, namun tetap tidak lupa untuk memperhatikan pengelolaan hutan secara berkelanjutan.

Hal ini selanjutnya dapat membuat Anda lebih diakui dan dihargai oleh pihak-pihak yang memiliki kepedulian tinggi terhadap faktor lingkungan. Perlu diketahui bahwa saat ini semakin banyak konsumen yang lebih memilih bisnis yang berkelanjutan, sehingga sertifikasi ini dapat menjadi perhatian penting bagi mereka.

  • Memberikan Manfaat kepada Masyarakat

Sebelumnya, sempat dibahas bahwa aspek berkelanjutan yang ditegaskan di dalam standar PEFC ini bukan hanya membahas tentang faktor lingkungan, melainkan juga beberapa faktor lainnya, termasuk kesejahteraan masyarakat.

Salah satu manfaat dari melakukan sertifikasi ini yaitu dapat membangun sistematika perusahaan yang lebih memberikan dampak baik kepada masyarakat, mendorong penggunaan tenaga kerja lokal, menghargai masyarakat adat setempat, serta berusaha semaksimal mungkin untuk memperhatikan pemenuhan hak pekerja.

  • Turut Membantu dalam Menjaga Keseimbangan Iklim

Manfaat selanjutnya kembali tentang aspek lingkungan, yaitu berkaitan dengan menjaga iklim di bumi. Saat ini, sudah banyak pembahasan terkait perubahan iklim yang dampaknya sudah semakin banyak dirasakan.

Adanya sertifikasi PEFC dapat menjadi salah satu upaya untuk melakukan mitigasi serta adaptasi terkait tingginya risiko perubahan iklim.

Sertifikasi ini dapat menjadi salah satu cara untuk memastikan berlangsungnya berbagai praktik pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Selanjutnya, sistematika ini juga dapat meningkatkan penyerapan karbon yang berbahaya bagi lingkungan dan makhluk hidup, serta dapat pula untuk mencegah berbagai jenis emisi gas rumah kaca.

Sertifikasi PEFC dan Syarat Mendapatkannya

Setelah mengetahui pengertian dan berbagai manfaat di atas, maka kini saatnya memahami lebih lanjut tentang sertifikasi ini. Di bawah ini adalah penjelasan lebih lanjut tentang proses sertifikasi apa saja yang ada di dalamnya, langkah untuk melakukan sertifikasi, hingga syarat-syarat mendapatkan sertifikasi.

  • Sertifikasi PEFC

Proses sertifikasi ini dilakukan oleh pihak ketiga yang bekerja secara independen, supaya bisa menilai dengan optimal terkait kepatuhan Anda terhadap standar yang berlaku.

Terdapat dua proses terpisah terkait sertifikasi PEFC, namun keduanya saling terkait dan berkesinambungan, berikut adalah penjelasan selengkapnya.

    1. Sertifikasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Pertama, ada sertifikasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan yang bertujuan untuk memastikan bahwa hutan yang terkait dengan perusahaan, lembaga, atau bisnis Anda telah dikelola dengan tepat.

Pengelolaan tersebut didasarkan oleh berbagai persyaratan yang ada. Misalnya, persyaratan tentang lingkungan, ekonomi, sosial, dan berbagai aspek kemasyarakatan yang berlaku.

    1. Sertifikasi Lacak Balak

Selanjutnya, ada sertifikasi lacak balak yang bertujuan untuk melacak kayu dari berbagai sumber hingga sampai ke proses akhir dalam suatu produksi.

Proses sertifikasi ini dapat membuat setiap langkah rantai pasok terpantau secara ketat, dengan didukung oleh berbagai audit sesuai standar PEFC.

Jika ada jenis sumber dengan pengelolaan yang tidak berkelanjutan, maka sumber tersebut akan dipastikan tidak dapat masuk ke dalam rantai pasok.

  • Langkah Mendapatkan Sertifikat

Untuk bisa mendapatkan sertifikat yang satu ini, maka tentunya Anda proses yang perlu Anda jalani, mulai dari mencari lembaga sertifikasi hingga mendapatkan sertifikat.

Berikut adalah penjelasan lebih lengkapnya terkait setiap tahap yang perlu Anda jalani untuk proses sertifikasi PEFC.

    1. Mencari Lembaga Sertifikasi

Langkah pertama yang perlu dilakukan yaitu mencari layanan atau lembaga sertifikasi yang telah mendapat pengakuan dari organisasi.

Jika sudah menemukan lembaga yang sesuai dan yang paling cocok dengan perusahaan Anda, maka selanjutnya Anda bisa mengajukan permohonan sertifikasi.

Setelah mengajukan permohonan tersebut, biasanya Anda akan diberi proposal yang berisi tentang penjelasan sertifikasi. Salah satu hal penting yang ada di dalamnya yaitu estimasi biaya yang dibutuhkan untuk mendukung proses sertifikasi PEFC.

Dalam hal biaya, setiap lembaga dapat memiliki rentang estimasinya masing-masing. Variasi harga yang ditawarkan pun disebabkan oleh berbagai faktor, misalnya jangka waktu untuk melakukan proses audit.

Ada berbagai hal yang dapat berpengaruh terhadap durasi waktu untuk audit, salah satunya yaitu jumlah variabel yang perlu diperhatikan.

    1. Menjalani Proses Audit

Selanjutnya, akan dilakukan proses audit dari lembaga sertifikasi PEFC. Dalam proses ini, akan dinilai apakah Anda sudah memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan atau belum.

Kepatuhan perusahaan Anda terhadap standar dari organisasi akan dinilai oleh auditor. Pada sebagian proses audit, Anda dapat diberikan waktu untuk menyelesaikan hal-hal yang masih dinilai tidak atau kurang sesuai dengan standar atau persyaratan.

    1. Mendapatkan Sertifikat

Setelah melalui tahap audit dan perusahaan Anda dinilai telah memenuhi persyaratan yang dibutuhkan, maka selanjutnya lembaga sertifikasi akan memberikan sertifikat PEFC untuk perusahaan Anda.

Perlu diketahui bahwa sertifikat tersebut memiliki masa berlaku, yaitu maksimal lima tahun. Dalam kurun masa berlaku tersebut, setiap tahunnya akan dilaksanakan audit dari lembaga sertifikasi.

Audit rutin tersebut dimaksudkan untuk memastikan bahwa pengelolaan dan kegiatan dalam perusahaan Anda masih sesuai dengan syarat dan standar yang berlaku. Jika ternyata ada hal-hal yang kurang sesuai, maka lembaga sertifikasi PEFC dapat memberikan tindakan selanjutnya.

Jika masa berlaku sertifikat sudah habis, maka Anda bisa melakukan pengajuan audit sertifikasi ulang, sehingga sertifikasi Anda diperbarui.

Syarat Melakukan Sertifikasi

Setiap jenis sertifikasi tentunya memiliki berbagai persyaratan yang perlu dipenuhi, hal ini penting untuk diperhatikan sejak awal supaya persiapan dan prosesnya berjalan dengan lancar hingga mendapatkan sertifikat.

Jika Anda akan melakukan program sertifikasi PEFC, maka prosedur dari sistem manajemen perusahaan atau bisnis Anda perlu disesuaikan dengan standar dari organisasi tersebut.

Standar ini bisa saja diintegrasikan dengan berbagai sertifikasi lain yang sesuai dan mungkin sudah Anda miliki sebelumnya, misalnya prosedur ISO 14001 dan ISO 9001.

Lalu, di bawah ini adalah beberapa poin persyaratan penting yang perlu Anda pahami dan penuhi untuk mendukung terlaksananya sertifikasi PEFC:

  1. Anda harus melakukan identifikasi, pelatihan, serta pengarahan kepada orang-orang yang nantinya akan melaksanakan tanggung jawab dalam penerapan prosedur sesuai dengan standar organisasi.
  2. Penerapan prosedur yang dimaksud pada poin sebelumnya meliputi aktivitas pembelian, penjualan, pemasaran, dan sebagainya. Maka dari itu, Anda perlu mengawasi terlaksananya setiap kegiatan tersebut, supaya tidak ada yang berjalan di luar standar PEFC.
  3. Penting untuk memastikan bahwa setiap elemen yang terlibat di dalam aktivitas tersebut telah mempunyai pengetahuan yang mumpuni tentang syarat dan tujuan sertifikasi ini.
  4. Perlu dipahami bahwa setiap produksi barang bersertifikat membutuhkan pengadaan barang atau material yang juga bersertifikat.
  5. Perlu dipastikan bahwa berbagai jenis pengadaan barang yang dilakukan oleh perusahaan telah sesuai dengan standar PEFC. Jadi, diperlukan pemeriksaan terkait setiap material yang dibutuhkan perusahaan, lalu memastikan pasokannya sudah berasal dari material atau barang bersertifikat.
  6. Terkait dengan dua sebelumnya, maka penting bagi Anda untuk menyiapkan bukti atau catatan yang diperlukan, supaya nantinya dapat dipastikan bahwa seluruh sistem di perusahaan Anda telah memenuhi persyaratan yang terkait.
  7. Lakukan peninjauan secara berkala terkait sistem dan prosedur yang sudah dirancang oleh perusahaan, sesuai dengan standar PEFC.
  8. Lakukan audit internal setiap tahunnya, hal ini dapat mendukung proses audit yang dilakukan oleh pihak ketiga.

Itulah berbagai penjelasan lengkap tentang PEFC, mulai dari pengertian, manfaat, sertifikasi, hingga kriteria atau syarat untuk mendapatkannya. Setelah membaca macam-macam manfaat yang tertulis di atas, maka tentunya kini Anda telah semakin memahami betapa pentingnya program sertifikasi yang satu ini.

Pada dasarnya, menjaga dan melindungi hutan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga hal ini pun berlaku jika akan memanfaatkan hasil hutan untuk memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari.

Hal ini menjadi semakin penting untuk diperhatikan dalam dunia bisnis, karena pemanfaatan tersebut cenderung akan lebih banyak dan intensif. Maka dari itu, diperlukan standar yang tepat dalam melakukan berbagai aktivitas di dalam bisnis, supaya semua tetap berjalan sesuai dengan target namun tetap memperhatikan aspek lingkungan dengan optimal.

PEFC, sesuai dengan penjelasan di atas, adalah jalan yang tepat untuk bisa mendukung bisnis Anda dengan tetap memperhatikan keberlanjutan hutan yang sumber dayanya dimanfaatkan.

Jika Anda merupakan salah satu pelaku usaha atau bisnis yang terkait dengan pengelolaan hutan atau hasil hutan, maka inilah program sertifikasi yang sangat penting untuk diperhatikan.

Dengan memperhatikan syarat dan proses yang sudah dijelaskan di atas, maka Anda bisa segera memproses sertifikasi tersebut dengan baik. Namun, tentunya Anda membutuhkan lembaga sertifikasi yang terkait dengan hal tersebut untuk mendukung berbagai prosesnya.

Untuk mendukung terlaksananya sertifikasi PEFC untuk usaha atau bisnis Anda, layanan dari MUTU International bisa menjadi solusi yang tepat. MUTU International merupakan sebuah perusahaan yang telah memiliki pengalaman panjang dalam pelayanan jasa sertifikasi, inspeksi, dan testing.

Sejak berdiri pada tahun 1990, perusahaan ini telah membantu banyak perusahaan untuk mencapai sertifikasi yang mereka butuhkan, sesuai dengan bidang dan tujuan dari setiap perusahaan tersebut.

Maka dari itu, MUTU International juga selalu siap membantu Anda dalam memenuhi berbagai jenis sertifikasi yang diperlukan. Salah satunya yaitu sertifikasi PEFC yang sangat penting untuk mendukung keberlanjutan ekosistem hutan di tengah berjalannya setiap aktivitas dalam bisnis Anda.

12 Jan, 2024
ISO 27001:2022 – Sistem Manajemen Keamanan Informasi

ISO 27001:2022 – Sistem Manajemen Keamanan Informasi

ISO 27001:2022 telah mengalami perubahan dari versi sebelumnya yang dirilis tahun 2013. Perubahan ini mencakup beberapa aspek, termasuk pembaruan kontrol dan akomodasi terhadap beberapa regulasi terbaru terkait keamanan informasi.

Dengan pembaruan ini, diharapkan berbagai organisasi dan perusahaan dapat mengevolusi sistem keamanan informasi mereka untuk menghadapi berbagai tantangan terbaru dalam dunia digital terkini. Itu sebabnya, sertifikat ini sangat penting untuk diperoleh.

Definisi dan Ruang Lingkup ISO 27001:2022 – Sistem Manajemen Keamanan Informasi

ISO 27001:2022, atau yang dikenal sebagai Sistem Manajemen Keamanan Informasi (Information Security Management System/ISMS), adalah standar internasional yang mengatur praktik keamanan informasi di berbagai organisasi.

Standar ini dikeluarkan oleh International Organization for Standardization (ISO) dan International Electrotechnical Commission (IEC). Jadi, ISO 27001 tahun 2022 ini berfungsi memberikan panduan dan kerangka kerja untuk mengelola risiko keamanan informasi.

Adapun ruang lingkupnya merangkum semua aspek yang terlibat dalam manajemen keamanan informasi. Ini mencakup identifikasi dan perlindungan terhadap informasi bersifat rahasia, integritas data, dan ketersediaan layanan yang terkait dengan informasi tersebut.

Selain itu, ISO 27001 tahun 2022 juga menekankan pentingnya penetapan kebijakan keamanan informasi yang mencakup tanggung jawab, kepemimpinan, dan dukungan dari pihak-pihak terkait. Secara lebih rinci, ISO 27001:2022 mengharuskan manajemen untuk:

  1. Mengkaji risiko keamanan informasi organisasi, mempertimbangkan ancaman, kerentanan, dan dampak secara sistematis.
  2. Merancang dan mengimplementasikan rangkaian kontrol keamanan informasi yang koheren dan komprehensif dan/atau bentuk lain dari penanganan risiko (seperti menghindari risiko atau mentransfer risiko) untuk mengatasi risiko-risiko yang dianggap tidak dapat diterima.
  3. Mengadopsi proses manajemen menyeluruh untuk memastikan bahwa kontrol keamanan informasi dapat terus memenuhi kebutuhan keamanan informasi organisasi secara berkelanjutan.

Adapun terkait bagian kontrol mana yang akan diuji sebagai bagian dari sertifikasi ISO/IEC 27001, hal tersebut tergantung pada auditor sertifikasi.

Manfaat Implementasi ISO 27001:2022

Sebagian besar organisasi atau perusahaan tentunya sudah memiliki sejumlah kontrol keamanan informasi. Namun, tanpa adanya Sistem Manajemen Keamanan Informasi (ISMS), kontrol tersebut bisa menjadi tidak teratur dan kurang efisien.

Untuk itu, dibutuhkan standar ISMS global seperti 27001:2022. Manfaat dari penerapan ISO 27001 sangat beragam, termasuk pengelolaan risiko yang efektif, kepatuhan terhadap peraturan dan persyaratan hukum, dan masih banyak lagi. Berikut rincian lengkapnya:

  1. Pengelolaan Risiko dan Ancaman Keamanan Informasi

Manfaat pertama, ISO 27001 memungkinkan perusahaan mengidentifikasi dan mengelola risiko keamanan informasi secara sistematis dan terstruktur.

Melalui penilaian risiko komprehensif, organisasi dapat mengidentifikasi risiko ancaman potensial, menganalisis dampaknya, serta mengimplementasikan kontrol keamanan yang sesuai.

Hal ini karena ISO 27001:2022 memberikan kerangka kerja yang komprehensif untuk mengidentifikasi dan menangani risiko keamanan informasi yang dapat merugikan perusahaan Anda.

Implementasi kontrol keamanan ini dapat mencakup pengamanan fisik, manajemen akses, hingga pengelolaan enkripsi. Dengan menerapkan langkah-langkah ini, risiko hilangnya atau kerusakan pada informasi dapat dikurangi secara signifikan.

Selain itu, ISO 27001:2022 juga memungkinkan Anda untuk menyesuaikan langkah-langkah keamanan dengan perkembangan teknologi terkini, sehingga organisasi atau perusahaan tetap up-to-date dalam menghadapi ancaman keamanan.

  1. Peningkatan Kepercayaan dan Reputasi

Selanjutnya, sertifikasi ISO 27001 menjadi bukti bahwa organisasi atau perusahaan Anda sudah menerapkan praktik keamanan informasi yang kuat.

Hal ini dapat membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan, klien atau mitra bisnis, serta pihak terkait lainnya terhadap kemampuan organisasi/perusahaan dalam melindungi informasi yang diserahkan.

  1. Pemenuhan Persyaratan Hukum dan Regulasi

Manfaat kedua yang perlu diperhatikan adalah untuk membantu perusahaan dalam memenuhi persyaratan hukum dan regulasi terkait keamanan informasi.

Di era di mana privasi data dan perlindungan informasi pribadi menjadi perhatian utama, ISO 27001:2022 memberikan kerangka kerja yang kokoh untuk mencapai dan mempertahankan kepatuhan hukum.

Sebab dalam beberapa peraturan, ada persyaratan yang ketat terkait dengan cara perusahaan menangani dan melindungi informasi sensitif, termasuk GDPR (General Data Protection Regulation) dan undang-undang lain yang terkait.

Untuk itu, ISO 27001 tahun 2022 berperan penting dalam  memberikan panduan yang jelas tentang langkah-langkah yang harus diambil untuk memastikan kepatuhan, termasuk kebijakan keamanan informasi, manajemen risiko, dan audit internal.

  1. Peningkatan Efisiensi Operasional dan Produktivitas

Manfaat selanjutnya dari ISO 27001:2022 adalah peningkatan efisiensi operasional dan produktivitas. Dengan memiliki sistem manajemen keamanan informasi yang terstruktur, perusahaan dapat mengoptimalkan proses bisnisnya.

Sebab, standar ini dapat memberikan panduan yang jelas tentang cara mengelola informasi secara efisien, mengidentifikasi risiko potensial, dan mengatasi tantangan keamanan lainnya.

Jadi, ISO 27001 terbaru dapat mendorong perusahaan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses bisnisnya serta mengidentifikasi area yang memerlukan perbaikan dan evaluasi.

  1. Peningkatan Daya Saing, Termasuk di Pasar Global

Terakhir, ISO 27001:2022 tidak hanya relevan untuk keamanan informasi di tingkat lokal saja, tetapi juga membantu perusahaan Anda bersaing di pasar yang lebih luas.

Di tengah globalisasi bisnis, perusahaan sering kali berurusan dengan mitra dan pelanggan internasional. Sertifikasi ini bisa menjadi sinyal positif bahwa perusahaan Anda telah memenuhi standar keamanan informasi yang diakui secara global 

Perbandingan dengan Versi Sebelumnya

Penting untuk dicatat bahwa ISO 27001 versi 2022 mengalami beberapa perubahan dari versi sebelumnya, mencakup judul lengkap yang mencerminkan fokus pada Information Security, Cybersecurity, dan Privacy Protection. Untuk memahami lebih lanjut, ini perbandingannya:

  1. Struktur dan Isi

Perbedaan pertama adalah dari segi restrukturisasi kategori. Struktur pada ISO 27001:2013 terdiri dari 10 bagian utama, termasuk Pendahuluan, Lingkup, Referensi Normatif, Istilah dan Definisi, Sistem Manajemen Keamanan Informasi, dan lainnya.

Sementara itu, struktur versi terbaru pada ISO 27001:2022 mencakup 13 bagian, dengan penambahan bagian mengenai Keamanan Informasi, Keamanan Siber, dan Perlindungan Privasi.

Penambahan ini menunjukkan adanya evolusi keamanan informasi untuk mencakup berbagai tantangan baru dalam dunia siber dan privasi data.

  1. Pembaruan Lampiran (Annex) A

Annex A pada versi sebelumnya mencakup 114 kontrol keamanan yang dapat diadopsi oleh organisasi atau perusahaan.

Sedangkan Annex A pada versi 2022 yang terbaru ini sudah disesuaikan dengan ISO/IEC 27002:2022 yang menggambarkan praktik dan kontrol keamanan informasi

  1. Jumlah Kontrol Keamanan

Perbedaan selanjutnya adalah dari segi kontrol keamanan. Versi 2013 memiliki total 114 kontrol keamanan informasi.

Di sisi lain, ISO 27001:2022 mengalami penyesuaian dengan 93 kontrol, termasuk 11 kontrol keamanan baru, 24 penggabungan kontrol, dan 58 kontrol keamanan  yang diperbarui.

Penurunan jumlah kontrol sekaligus penambahan kontrol baru ini menunjukkan adanya fokus pada keamanan informasi yang lebih efisien dan relevan dibanding versi sebelumnya.

  1. Proteksi Privasi

Kemudian, pada versi 2012 sebelumnya tidak secara eksplisit mencakup aspek Perlindungan Privasi. Sedangkan pada ISO 27001:2022 secara khusus sudah menyertakan Perlindungan Privasi atau Privacy Protection.

Perubahan ini mencerminkan respon terhadap ketentuan hukum yang berkembang terkait dengan perlindungan data pribadi, seperti Undang-undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi.

  1. Kategori Pengendalian Baru

Perubahan selanjutnya adalah dari segi kategori pengendalian baru yang sudah dikonsolidasikan dari yang awalnya 14 menjadi hanya 4, yaitu mencakup:

    • Orang (people) sebanyak 8 pengendalian yang menyangkut orang atau individu untuk konteks kerja jarak jauh, perjanjian kerahasiaan, dan lain-lain.
    • Organisasi (organizational) sebanyak 37 pengendalian) yang menyangkut kebijakan untuk organisasi. Contohnya seperti pengembalian aset, keamanan informasi untuk layanan cloud.
    • Teknologi (technological) sebanyak 34 pengendalian yang menyangkut teknologi. Contohnya seperti autentikasi yang aman, pencegahan kebocoran data, penghapusan informasi, dan lainnya.
    • Fisik (physical) sebanyak 14 pengendalian) yang menyangkut objek fisik terkait. Contohnya seperti media penyimpanan, pemeliharaan alat, pemantauan keamanan fisik, pengamanan kantor, fasilitas, dan sejenisnya.

Sertifikasi & Syarat Mendapatkannya

Standar terbaru ini menetapkan bahwa organisasi disarankan untuk beralih ke ISO 27001:2022 dalam waktu tiga tahun setelah publikasi, dengan batas waktu paling lambat Oktober 2025.

Ketentuan ini memberikan orientasi waktu yang lebih jelas bagi organisasi untuk mengadopsi versi terbaru. Anda bisa mendapatkannya dari lembaga sertifikasi yang telah terakreditasi di seluruh dunia.

Proses implementasinya sendiri melibatkan beberapa langkah kunci. Namun secara umum, proses sertifikasi ini melibatkan proses audit eksternal tiga tahap yang ditentukan oleh standar ISO/IEC 17021 dan ISO/IEC 27006, yaitu sebagai berikut:

  1. Tahap 1

Tahap ini merupakan tinjauan awal terhadap ISMS. Ini mencakup pemeriksaan keberadaan dan kelengkapan dokumen kunci.

Di antaranya seperti kebijakan keamanan informasi organisasi, Pernyataan Relevansi atau Statement of Applicability (SoA), dan Rencana Penanganan Risiko atau Risk Treatment Plan (RTP).

Pada tahap pertama ini, pihak auditor akan melakukan pertemuan singkat dengan beberapa karyawan untuk meninjau apakah pengetahuan mereka tentang persyaratan standar berada pada tingkat yang dapat diterima.

Kemudian, mereka akan memutuskan apakah organisasi sudah siap untuk tahap 2. Mereka juga akan membahas masalah atau situasi khusus sebelum audit tahap 2 dan menentukan rencana auditnya, termasuk subjek dan pihak yang dibutuhkan.

  1. Tahap 2

Tahap ini merupakan audit kepatuhan yang lebih rinci dan formal, bertujuan menguji ISMS secara independen terhadap persyaratan yang ditentukan dalam ISO 27001:2022.

Pada tahap kedua ini, pihak auditor akan mencari bukti untuk mengonfirmasi bahwa sistem manajemen telah dirancang dan diimplementasikan dengan baik, dan benar-benar beroperasi.

Contohnya yaitu dengan mengonfirmasi bahwa komite keamanan atau badan manajemen serupa bertemu secara rutin untuk mengawasi ISMS.

Audit sertifikasi ini umumnya dilakukan oleh Auditor Utama ISO/IEC 27001. Jika sudah lulus tahap ini, maka perusahaan atau organisasi Anda sudah bisa memperoleh ISMS yang bersertifikat sesuai dengan ISO 27001:2022 terbaru.

  1. Tahap On-Going (Lanjutan)

Tahap terakhir ini bersifat on-going atau kontinyu, dan melibatkan tinjauan atau audit lanjutan untuk mengkonfirmasi bahwa organisasi tetap mematuhi standar yang ditetapkan.

Sebagai proses pemeliharaan sertifikasi, tahap ini memerlukan audit re-assessment secara periodik atau berkala untuk mengkonfirmasi bahwa ISMS di suatu organisasi atau perusahaan terus beroperasi seperti yang ditentukan.

Sebaiknya, tahap ini dilakukan setidaknya setiap setahun sekali. Tetapi dapat dilakukan lebih sering tergantung kesepakatan dengan pihak manajemen, terutama jika sistem ISMS di suatu organisasi atau perusahaan masih berkembang.

Dokumen standar resmi ISO/IEC 27001:2022 terbagi menjadi beberapa bagian yang disebut klausa, dan lampiran yang disebut annex. Klausa-klausa penting yang perlu Anda ketahui terkait persyaratan standar ini terletak pada klausa 4-10 dan Annex A.

Klausa 4-10 mencantumkan setiap persyaratan yang harus dipenuhi oleh sistem manajemen keamanan informasi (ISMS) sebelum dapat mendapatkan sertifikasi ISO 27001. 

Lalu, apa saja syarat untuk mendapatkan sertifikasinya? Sebagaimana tercantum pada persyaratan inti di klausa 4-10 ISO 27001:2022, detailnya mencakup poin-poin berikut:

  • Klausa 4: Konteks Organisasi

Maksudnya, ISMS harus mendokumentasikan hal-hal yang terkait dengan tujuan utamanya. Contoh, mengapa aset informasi berada di bawah tanggung jawab perusahaan Anda, dan untuk keperluan apa aset tersebut digunakan?

Seorang auditor hanya dapat membuat penilaian yang akurat terhadap efektivitas ISMS setelah memahami tujuan-tujuannya.

Sebagai contoh, perusahaan yang mengelola nama pelanggan dalam daftar tamu mereka akan memerlukan ISMS yang berbeda dengan jenis perusahaan yang bertugas mengumpulkan nomor keamanan sosial untuk layanan pajak.

Untuk memenuhi persyaratan Klausa 4, pastikan untuk mendokumentasikan aktivitas dan tujuan organisasi Anda, apa yang pelanggan butuhkan, dan apa saja cakupan dari ISMS Anda.

  • Klausa 5: Kepemimpinan

Agar ISMS atau sistem manajemen keamanan informasi bisa dijalankan dengan efektif, dukungan penuh dari manajemen senior adalah suatu keharusan.

Karena itu, Auditor ISO 27001:2022 perlu mengetahui aspek kepemimpinan dari perusahaan atau organisasi Anda.

Jika manajer tidak dapat terlibat secara langsung, maka pemimpin yang ditugaskan secara khusus harus dapat memantau, menguji, dan meningkatkan proses keamanan informasi.

  • Klausa 6: Perencanaan

Klausa 6 membahas manajemen risiko. Karena itu, pada bagian dokumentasi harus menunjukkan:

    1. Bagaimana Anda mengidentifikasi dan menganalisis setiap risiko keamanan informasi.
    2. Proses pemilihan cara untuk merespon setiap risiko.
    3. Bagaimana penghindaran risiko, toleransi, dan mitigasi diterapkan oleh tim Anda.

Selain mitigasi risiko, klausa 6 ISO 27001:2022 juga membahas salah satu persyaratan penting, yaitu menetapkan tujuan untuk ISMS Anda dan merencanakan langkah-langkah untuk mencapainya.

  • Klausa 7: Dukungan

Agar dapat mencapai tingkat kompleksitas yang diharapkan oleh ISO 27001, diperlukan dukungan yang signifikan. Untuk itu, klausa 7 melibatkan pembuatan rencana untuk memastikan sumber daya dukungan selalu tersedia.

Setiap kali organisasi atau perusahaan Anda berurusan dengan data pelanggan, seseorang harus siap membantu dan memahami bagaimana ISMS beroperasi dalam konteks yang sesuai.

  • Klausa 8: Operasi

Jika klausa 6 membahas penilaian dan analisis risiko, maka klausa 8 membahas bagaimana penilaian risiko tersebut diimplementasikan.

Jadi, tahap dokumentasi pada klausa 8 akan membantu menyatukan elemen-elemen yang dijelaskan dalam Klausa 6 dan 7 menjadi rencana penerapan sistem manajemen yang koheren dari awal hingga akhir.

  • Klausa 9: Evaluasi Kinerja

Dua klausa terakhir yaitu  9 dan 10 merupakan dua komponen yang tidak bisa dipisahkan. Bagian ini meminta untuk mendokumentasikan bagaimana Anda berencana untuk terus meningkatkan ISMS di organisasi Anda.

Secara lebih spesifik, klausa 9 menangani terkait pemantauan. Untuk memulai, Anda perlu mendokumentasikan bagaimana Anda mengukur efektivitas ISMS Anda dan bagaimana mengetahui apakah Anda mendapatkan hasil yang dapat diandalkan.

Proses seperti uji penetrasi umumnya diterapkan di tahap ini. Anda juga tetap memerlukan rencana audit internal untuk memastikan pematuhan ISO 27001 setelah audit sertifikasi selesai.

  • Klausa 10: Peningkatan Berkelanjutan

Aspek terakhir yang berkaitan dengan syarat sertifikasi ISO 27001:2022 adalah klausa 10. Untuk bisa mengatasi risiko dengan efektif, Anda perlu rencana yang konsisten dan peningkatan berkelanjutan.

Misalnya, setelah berhasil menyelesaikan suatu masalah sistem keamanan, bagaimana cara Anda memperkuat sistem agar hal serupa tidak terjadi lagi? Sebab, sebuah ISMS yang dapat disertifikasi harus tetap tumbuh dan berkembang secara konstan.

Persyaratan sertifikasi ISO 27001:2022 memang cukup kompleks. Untuk mendapatkannya, Anda bisa mempercayakan MUTU International sebagai lembaga audit dan sertifikasi yang telah terakreditasi oleh KAN.

11 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Khusus VLHHK PT Mitra Prodin

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit  Khusus VLHHK PT Mitra Prodin Download

11 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Cipta Alam Prima

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Cipta Alam Prima Download

10 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Mandalindo Tata Perkasa

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Mandalindo Tata Perkasa Download

10 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Cipta Alam Prima

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Cipta Alam Prima Download

10 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Perpanjangan Sertifikasi LK PT Surabaya Trading Industry

Pengumuman Publik Hasil Perpanjangan Sertifikasi LK PT Surabaya Trading Industry Download

09 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Ever Wood

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Ever Wood Download

09 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Mauson Indonesia Wood Industry

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Mauson Indonesia Wood Industry Download

08 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Putra Tunggal Rejeki

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Putra Tunggal Rejeki Download

08 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK CV Hikmah Fajar

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK CV Hikmah Fajar Download

08 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Anugerah Timber

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Anugerah Timber Download

08 Jan, 2024
PENGUMUMAN HASIL PELAKSANAAN VERIFIKASI LEGALITAS HASIL HUTAN PENILIKAN 3 PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Purbalingga

PENGUMUMAN HASIL PELAKSANAAN VERIFIKASI LEGALITAS HASIL HUTAN PENILIKAN 3 PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Purbalingga Download

06 Jan, 2024
PENGUMUMAN HASIL PELAKSANAAN VERIFIKASI LEGALITAS HASIL HUTAN PENILIKAN 2 PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Batang (Banaran)

PENGUMUMAN HASIL PELAKSANAAN VERIFIKASI LEGALITAS HASIL HUTAN PENILIKAN 2 PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Batang (Banaran) Download

06 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Audit Khusus PT Woodexindo

Pengumuman Publik Hasil Audit Khusus PT Woodexindo Download

05 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Sertifikasi (Audit Tahap 2) IFCC PT Inhutani Unit I Long Nah

Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Sertifikasi (Audit Tahap 2) IFCC PT Inhutani Unit I Long Nah : Download

05 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Sertifikasi IFCC (Audit Tahap 2) PT Bakayan Jaya Abadi

Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Sertifikasi IFCC (Audit Tahap 2) PT Bakayan Jaya Abadi : Download

04 Jan, 2024
Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Resertifikasi-2 PT Bumipalma Lestari Persada

Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Resertifikasi-2 PT Bumipalma Lestari Persada: Download

04 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Kreasi Maratindus

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Kreasi Maratindus Download

04 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Sertifikasi (Audit Tahap2) IFCC PT Permata Borneo Mandiri

Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Sertifikasi (Audit Tahap2) IFCC PT Permata Borneo Mandiri : Download

04 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 4 LK PT Achmadi Pasca Perintis 03 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 4 LK PT Surya Satrya Timur Corporation

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 4 LK PT Surya Satrya Timur Corporation Download

03 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK KSU Alas Mandiri KTI

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK KSU Alas Mandiri KTI Download

03 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Banyumas

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Banyumas Download

03 Jan, 2024
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Khusus VLHHK PT Woodexindo

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit  Khusus VLHHK PT Woodexindo Download

03 Jan, 2024
Notification of RSPO Recertification Mandah POM PT Bhumireksa Nusasejati subsidiary of SDP

Notification of RSPO Recertification Mandah POM PT Bhumireksa Nusasejati subsidiary of SDP : Download ENG Download INA

02 Jan, 2024
Notification of RSPO Recertification Mandah POM PT Bhumireksa Nusasejati subsidiary of SDP

Notification of RSPO Recertification Mandah POM PT Bhumireksa Nusasejati subsidiary of SDP : Download ENG Download INA

02 Jan, 2024
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Penilikan Ke-4 PHL PT Sumber Hijau Permai

Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Penilikan Ke-4 PHL PT Sumber Hijau Permai : Download

30 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Gunung Putra Mandiri (PBPHH)

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Gunung Putra Mandiri (PBPHH) Download

29 Des, 2023
Notification of RSPO ASA-2.2 Teluk Bakau POM – PT Bhumireksa Nusasejati subsidiary of Sime Darby Plantation Berhad

Notification of RSPO ASA-2.2 Teluk Bakau POM – PT Bhumireksa Nusasejati subsidiary of Sime Darby Plantation Berhad : Download ENG

29 Des, 2023
Notification of RSPO ASA-2.2 Gunung Aru POM – PT Bersama Sejahtera Sakti subsidiary of Sime Darby Plantation Berhad

Notification of RSPO ASA-2.2 Gunung Aru POM – PT Bersama Sejahtera Sakti subsidiary of Sime Darby Plantation Berhad : Download ENG

29 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Haza Semesta Daya

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Haza Semesta Daya Download

29 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Sumber Graha Sejahtera Unit Balaraja

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Sumber Graha Sejahtera Unit Balaraja Download

29 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Goldfindo Intikayu Pratama

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Goldfindo Intikayu Pratama Download

29 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Sengon Tiluan Jaya

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Sengon Tiluan Jaya Download

29 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Penilikan Ke-2 PHL PT Rizki Kacida Reana

Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Penilikan Ke-2 PHL PT Rizki Kacida Reana : Download

29 Des, 2023
Summary ASA 1.3 RSPO Dolok Ilir POM – PTPN IV subsidiary of PT Perkebunan Nusantara III

Summary ASA 1.3 RSPO Dolok Ilir POM – PTPN IV subsidiary of PT Perkebunan Nusantara III : Download ENG

28 Des, 2023
Pengumuman Publik Terbit Sertifikat LK PT Cendrawasih Papua Lestari

Pengumuman Publik Terbit Sertifikat LK PT Cendrawasih Papua Lestari Download

28 Des, 2023
RSPO ASA-2.1 Summary Report of Batu Ampar POM – PT Tapian Nadenggan subsidiary of GAR

RSPO ASA-2.1 Summary Report of Batu Ampar POM – PT Tapian Nadenggan subsidiary of GAR : Download ENG

28 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Sumber Graha sejahtera Cabang Batang Plelen

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Sumber Graha sejahtera Cabang Batang Plelen Download

28 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Aneka Andalan Asia

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Aneka Andalan Asia Download

27 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Surya Pesona Kayu Nusantara

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Surya Pesona Kayu Nusantara Download

27 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Agrotama Indonesia

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Agrotama Indonesia Download

27 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Kayu Ara Jaya Raya 27 Des, 2023
Pengumuman Publik hasil Kegiatan Penikikan Ke-1 VLHHK PT TUNGGAL AGATHIS INDAH WOOD INDUSTRIES UNIT I

Pengumuman Publik hasil Kegiatan Penikikan Ke-1 VLHHK PT TUNGGAL AGATHIS INDAH WOOD INDUSTRIES UNIT I : Download

22 Des, 2023
Serah Terima Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016 Kepada Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan

Jakarta, 21 Desember 2023 – Telah berlangsung penyerahan Sertifikat ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) kepada Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan (DJPI), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR)  setelah dinyatakan memenuhi standar ISO 37001:2016 SMAP Penyerahan sertifikat ISO 37001:2016 tersebut dikeluarkan oleh PT Mutuagung Lestari Tbk.

 

SMAP SNI ISO 37001:2016 ini merupakan pilot project yang diterapkan di Direktorat Pelaksanaan Pembiayaan Infrastruktur Jalan dan Jembatan (PPIJJ), DJPI, Kementerian PUPR. Isi dari klausul SNI ISO 37001:2016 melibatkan aspek-aspek seperti konteks organisasi, kepemimpinan, perencanaan, dukungan, operasi, evaluasi kinerja, dan peningkatan terkait sistem manajemen anti penyuapan.

 

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan (Dirjen PI), Herry Trisaputra Zuna, menekankan bahwa menerima sertifikat ini bukanlah suatu akhir. Beliau menyatakan, “Tetapi kedepannya, bagaimana monitoring dan pelaksanaannya dapat dicermati. Ini merupakan cara untuk melaksanakan arahan Bapak Menteri. Jika proyek uji coba ini berhasil di Direktorat PPIJJ, maka targetnya adalah bahwa semua unit kerja DJPI pada tahun 2024 sudah memperoleh sertifikat SNI ISO 37001:2016.”

 

Sejalan dengan itu, Irham Budiman – Direktur Operasional MUTU International menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DJPI dan Kementrian PUPR atas perolehan sertifikat ISO 37001:2016, ini menjadi bukti bahwa SMAP menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi tingkat korupsi di Indonesia, sekaligus meningkatkan kepercayaan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

 

 

21 Des, 2023
PENGUMUMAN HASIL PELAKSANAAN VERIFIKASI LEGALITAS HASIL HUTAN PENILIKAN 3 PT Central Jawa Wood Industry

PENGUMUMAN HASIL PELAKSANAAN VERIFIKASI LEGALITAS HASIL HUTAN PENILIKAN 3 PT Central Jawa Wood Industry Download

21 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Audit Khusus PT Wasabi Inti Sukses

Pengumuman Publik Hasil Audit Khusus PT Wasabi Inti Sukses Download

21 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Central Jawa Wood Industry

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Central Jawa Wood Industry Download

21 Des, 2023
Pengumuman Publik Terbit Sertifikat LK CV Murni Palace

Pengumuman Publik Terbit Sertifikat LK CV Murni Palace Download

21 Des, 2023
Pengumuman Publik Terbit Sertifikat LK CV Fino

Pengumuman Publik Terbit Sertifikat LK CV Fino Download

20 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Bege Putra Jaya

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Bege Putra Jaya Download

20 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Berkat Karunia Surya

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Berkat Karunia Surya Download

19 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Khusus VLHHK PT Wasabi Inti Sukses

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit  Khusus VLHHK PT Wasabi Inti Sukses Download

19 Des, 2023
RSPO ASA 1.4 Summary Report of DLI POM PT Daya Labuhan Indah subsidiary of Wilmar

RSPO ASA 1.4 Summary Report of DLI POM PT Daya Labuhan Indah subsidiary of Wilmar : Download ENG

15 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Rimba Bintuni Lestari

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Rimba Bintuni Lestari Download

15 Des, 2023
Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-2 PHL PT Sumatera Sylva Lestari

Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-2 PHL PT Sumatera Sylva Lestari : Download

15 Des, 2023
RSPO ASA-4 Summary Report of KAL POM – PT Kayung Agro Lestari subsidiary of ANJA

RSPO ASA-4 Summary Report of KAL POM – PT Kayung Agro Lestari subsidiary of ANJA : Download ENG

15 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Perpanjangan Sertifikat LK CV Meubel Prima

Pengumuman Publik Hasil Perpanjangan Sertifikat LK CV Meubel Prima Download

15 Des, 2023
RSPO RC-2 Summary Report of PT Meganusa Intisawit – Indrasakti POM subsidiary of GAR

RSPO RC-2 Summary Report of PT Meganusa Intisawit – Indrasakti POM subsidiary of GAR : Download ENG

15 Des, 2023
RSPO ASA-2.2 Summary Report of Tanah Gambus POM PT Socfin Indonesia

RSPO ASA-2.2 Summary Report of Tanah Gambus POM PT Socfin Indonesia : Download ENG

15 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Kegiataan Penilikan Ke-1 VLHH PT Kalpika Wanatama Unit II

Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Penilikan Ke-1 VLHH PT Kalpika Wanatama Unit II : Download

15 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 4 LK PT Sumber Mas Indah Plywood

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 4 LK PT Sumber Mas Indah Plywood Download

14 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Puterarackindo Sejahtera

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Puterarackindo Sejahtera Download

14 Des, 2023
RSPO ASA-1.3 Summary Report of PT Rimba Harapan Sakti subsidiary of Wilmar International Ltd

RSPO ASA-1.3 Summary Report of PT Rimba Harapan Sakti subsidiary of Wilmar International Ltd : Download ENG

14 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Kaliandra Merah Nusantara

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Kaliandra Merah Nusantara Download

13 Des, 2023
Sosialisasi Laboratorium PT Mutuagung Lestari Tbk SBU Manado

Jumat, 12/12/2023 – PT Mutuagung Lestari Tbk telah menyelenggarakan acara Sosialisasi Laboratorium  yang bertempat di kantor cabang Manado, fave hotel kota bitung Sulawesi Utara. Acara sosialisasi ini turut dihadiri oleh Direktur Operasioanl, Irham Budiman, Kepala Dinas DLH Bitung Merianti Dumbela, Pemateri Sosialisasi Lingkungan, Sukriswantoro dan rekan kemitraan lainnya yang turut menghadiri acara ini.

Irham Budiman, selaku Direktur Operasional PT Mutuagung Lestari Tbk berkata dalam sambutannya, “Sosialisasi Laboratorium Lingkungan adalah bagian dari komitmen kami untuk membangun pemahaman yang lebih baik tentang proses pemantauan lingkungan. Hal ini akan memberikan landasan bagi partisipasi aktif kita dalam menjaga keberlanjutan dan keseimbangan ekosistem. Selain itu, kami juga bertujuan untuk menciptakan peluang kolaborasi di mana pelaku usaha di Indonesia dapat saling mendukung. Jika ada pelaku usaha yang membutuhkan layanan tertentu dalam kemitraan internasional, kami berharap dapat memfasilitasi kolaborasi antara pelaku usaha lainnya yang memiliki keahlian dan kapabilitas yang sesuai.”

“Dengan adanya Laboratorium Lingkungan PT Mutuagung Lestari di Kota Manado ini diharapkan dapat memudahkan akses layanan dan dukungan nyata baik kepada mitra kerja di pemerintah maupun kepada mitra di dunia usaha atau industri. Kami mendorong PT Mutuagung Lestari Tbk untuk dapat berperan aktif dalam melaksanakan fungsi monitoring, analisa dan mengukur parameter terhadap lingkungan,” ujar Merianti Dumbela selaku Kepala Dinas DLH Bitung.

Tidak hanya memberikan pemahaman mendalam, sosialisasi ini juga dirancang untuk membangun partisipasi aktif masyarakat. Para peserta akan diajak untuk berkontribusi dalam sesi diskusi yang bertujuan untuk membangun solusi bersama dalam menjaga kualitas lingkungan.

PT Mutuagung Lesatri Tbk mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi dari semua pihak dalam acara Sosialisasi Laboratorium ini. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan kami.

Untuk informasi lebih lanjut tentang laboratorium perwakilan Batam PT Mutuagung Lestari, silahkan kunjungi situs web kami di www.mutucertification.com atau kunjungi kami di Jl. Raya Maumbi Paniki Atas Jaga IV, Kel. Maumbi, Kec. Kalawat, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Indonesia.

 

 Sumber :
Kantor Komunikasi
PT Mutuagung Lestari Tbk

12 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Perpanjangan Sertifikat LK CV Tri Hidayat

Pengumuman Publik Hasil Perpanjangan Sertifikat LK CV Tri Hidayat Download

12 Des, 2023
RSPO ASA-2.1 Summary Report of Tanah Laut POM PT SMART Tbk Subsidiary of GAR

RSPO ASA-2.1 Summary Report of Tanah Laut POM PT SMART Tbk Subsidiary of GAR : Download ENG

11 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Haza Semesta Daya

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Haza Semesta Daya Download

11 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Resertifikasi VLHHK PT Surabaya Trading Industri

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Resertifikasi VLHHK PT Surabaya Trading Industri Download

11 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Cipta Alam Prima

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Cipta Alam Prima Download

11 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Anugerah Timber

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Anugerah Timber Download

11 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Mandalindo Tata Perkasa

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Mandalindo Tata Perkasa Download

11 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Ever Wood

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Ever Wood Download

11 Des, 2023
RSPO ASA 4 Summary Report Ajamu POM PT Perkebunan Nusantara IV

RSPO ASA 4 Summary Report Ajamu POM PT Perkebunan Nusantara IV : Download ENG

11 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Andalan Plywood Indonesia

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Andalan Plywood Indonesia Download

08 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Cipta Panel Buana

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Cipta Panel Buana Download

08 Des, 2023
RSPO RC-2 Summary Report of Ujung Tanjung POM – PT Ivomas Tunggal subsidiary of GAR

RSPO RC-2 Summary Report of Ujung Tanjung POM – PT Ivomas Tunggal subsidiary of GAR : Download ENG

08 Des, 2023
RSPO RC-2 Summary Report of Samsam POM – PT Ivo Mas Tunggal subsidiary of GAR

RSPO RC-2 Summary Report of Samsam POM – PT Ivo Mas Tunggal subsidiary of GAR : Download ENG

08 Des, 2023
RSPO ASA-1.2 Summary Report of Pulu Raja POM – PT Perkebunan Nusantara IV

RSPO ASA-1.2 Summary Report of Pulu Raja POM – PT Perkebunan Nusantara IV : Download ENG

08 Des, 2023
Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-1 PHL PT PT Sebangun Bumi Andalas Wood Industries

Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-1 PHL PT PT Sebangun Bumi Andalas Wood Industries : Download

08 Des, 2023
Notification of RSPO Recertification PT Bumipalma Lestari Persada subsidiary of GAR

Notification of RSPO Recertification PT Bumipalma Lestari Persada subsidiary of GAR : Download ENG Download INA

07 Des, 2023
Notification of RSPO Recertification PT Bumipalma Lestari Persada subsidiary of GAR

Notification of RSPO Recertification PT Bumipalma Lestari Persada subsidiary of GAR : Download ENG Download INA

07 Des, 2023
Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-1 PHL PT Mutiara Sabuk Khatulistiwa

Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-1 PHL PT Mutiara Sabuk Khatulistiwa : Download

07 Des, 2023
Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-1 PHL PT Daya Tani Kalbar

Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-1 PHL PT Daya Tani Kalbar : Download 

07 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Dispade

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Dispade Download

06 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Asia Concept

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Asia Concept Download

06 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Penilikan Ke-4 PHL PT Papua Satya Kencana

Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Penilikan Ke-4 PHL PT Papua Satya Kencana: Download

05 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Semeru Makmur Kayunusa

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Semeru Makmur Kayunusa Download

05 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Penilikan Ke-4 PHL PT Fajar Surya Swadaya

Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Penilikan Ke-4 PHL PT Fajar Surya Swadaya :  Download

05 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK PT Mitra Abadi Plasindo

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK PT Mitra Abadi Plasindo Download

04 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Achmadi Pascaperintis

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Achmadi Pascaperintis Download

04 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Kreasi Maratindus

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Kreasi Maratindus Download

04 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK Koperasi Serba Usaha (KSU) Alas Mandiri KTI

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK Koperasi Serba Usaha (KSU) Alas Mandiri KTI Download

04 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Surya Satrya Timur

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Surya Satrya Timur Download

04 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Batang Banaran

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Batang Banaran Download

04 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Batang (Plelen)

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Batang (Plelen) Download

04 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Purbalingga (Bajong)

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Purbalingga (Bajong) Download

04 Des, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Banyumas

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Sumber Graha Sejahtera Cabang Banyumas Download

04 Des, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Rimba Partikel Indonesia

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Rimba Partikel Indonesia Download

04 Des, 2023
Pengumuman Publik Kegiatan Audit Tahap 2 (Sertifikasi) IFCC PT Santan Borneo Abadi

Pengumuman Publik Kegiatan Audit Tahap 2 (Sertifikasi) IFCC PT Santan Borneo Abadi: Download

02 Des, 2023
Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-1 PHL IFCC PT Bina Duta Laksana

Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-1 PHL IFCC PT Bina Duta Laksana : Download

01 Des, 2023
RISS INANI Recertification MS-B Summary Report of Kelompok Tani Tenera

RISS INANI Recertification MS-B Summary Report of Kelompok Tani Tenera : Download ENG

01 Des, 2023
Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-1 PHL IFCC PT Bumi Mekar Hijau

Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-1 PHL IFCC PT Bumi Mekar Hijau : Download

01 Des, 2023
Kupas Tuntas Pelatihan Metrologi dari BSN

Metrologi merupakan bidang yang cukup penting bagi keberlangsungan industri di Indonesia. Pasalnya, bidang ini mengurusi masalah pengukuran, kalibrasi, dan akurasi di industri tersebut. Melihat betapa pentingnya peran metrologi, Badan Standarisasi Nasional (BSN) kemudian melakukan pelatihan di bidang ini. Sebenarnya, apa tujuan BSN menggelar pelatihan, apa saja kegiatan yang dilakukan, dan siapa saja yang diajak berkolaborasi? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Tujuan Pelatihan Metrologi BSN

Badan Standarisasi Nasional (BSN) memang sedang melakukan pelatihan metrologi untuk meningkatkan performa ekspor dari Indonesia. Kemampuan ekspor itu bisa diwujudkan asal kapabilitas laboratorium, yang mencakup infrastruktur pengujian, itu dioptimalkan kualitasnya. Untuk mengetahui seberapa canggih kemampuan sebuah laboratorium, perlu proses pengujian kalibrasi.

Dalam hal ini, BSN adalah lembaga yang bertugas untuk memantau kondisi laboratorium-laboratorium di Indonesia yang telah terdaftar dalam ekosistem mereka. Nantinya, BSN akan melakukan akreditasi terhadap sebuah laboratorium. Untuk meningkatkan kemampuan kalibrasi BSN pada setiap laboratorium, diadakanlah kegiatan yang bernama pelatihan metrologi.

Dengan mengadakan pelatihan, BSN jadi bisa mengoptimalkan kualitas infrastruktur di dalam setiap laboratorium terdaftar. Ketika proses pengujiannya sudah canggih, otomatis standar yang ditetapkan pada laboratorium akan lebih tinggi. Kemampuan Badan Standarisasi Nasional dalam melakukan kalibrasi pengujian ini pada akhirnya akan memengaruhi seberapa besar tingkat ekspor yang dapat diperoleh sebuah negara.

Lengkapnya Kegiatan yang Diadakan

Ada dua kegiatan yang dilakukan oleh SNSU (Standar Nasional Satuan Ukuran) BSN, yakni survei dan pelatihan atau bisa dibilang sebagai capacity building. Pelatihan tersebut rencananya akan berlangsung selama lima bulan, mulai dari Juli sampai November, dengan tema pelatihan pertama “Metrology in General”.

Pelatihan pertama dari BSN tersebut dilaksanakan pada 31 Juli sampai 7 Agustus 2023 (total enam hari) dengan sistem hybrid (luring dan daring). Karena sebagian agendanya masih dilaksanakan secara online, tentu ada tantangan tersendiri yang dirasakan oleh BSN. Maka, harapannya setiap peserta yang hadir memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin dengan cara aktif berpartisipasi.

Menggandeng Berbagai Lembaga Ternama

Dalam melaksanakan pelatihan metrologi ini, BSN berkolaborasi dengan beberapa lembaga, yakni Arise+ dan MUTU International. Untuk pelaksanaan survei, sepenuhnya akan dijalankan oleh MUTU International, sedangkan capacity building-nya akan melibatkan pihak dari luar negeri, yakni NMISA (National Metrology Institute of South Africa) yang melibatkan kurang lebih 10 experts.

Kegiatan survei ini nantinya dilakukan dengan menyebarkan kuisioner ke stakeholder laboratorium untuk mengetahui seberapa besar awareness mereka tentang kalibrasi alat. Dengan begitu, MUTU International juga dapat memperoleh tingkatan supply dan demand terhadap jasa kalibrasi alat. Nah, partisipannya sendiri mencakup 218 laboratorium dan 382 UKM.

Kemudian, agenda pelatihannya akan dimulai dengan pemaparan teori metrologi terlebih dahulu, maka pelaksanaannya masih menganut sistem hybrid. Apabila sudah mencapai tahap praktik, barulah nanti para experts dari luar negeri itu akan datang langsung ke Indonesia. Beberapa topik yang akan dibahas adalah frekuensi radio, getaran serta akustik, geodetik, dan lainnya.

Cakupan Aktivitas Saat Ini dan Nanti

Sejauh ini, kegiatan pelatihan sudah mulai dilakukan secara hybrid karena topik pembahasannya masih seputar teori general. Setelah pemaparan mengenai teori metrologi selesai dilakukan, barulah nanti ada kegiatan praktik yang akan dibimbing oleh experts-experts dari luar negeri tersebut. Untuk agenda jangka panjangnya, kegiatan capacity building ini akan berlangsung sampai November.

Di sisi lain, survei juga sudah mulai dilaksanakan oleh tim MUTU International. MUTU adalah perusahaan sertifikasi pertama di Asia Pasifik yang telah beroperasi sejak 1990. Selama itulah perusahaan ini berusaha menghadirkan jasa testing, inspection, dan certification terbaik hingga berhasil berekspansi ke China, Vietnam, serta Jepang.

Pelatihan metrologi yang diadakan dan diikuti oleh internal BSN bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka dalam kalibrasi alat. Ketika kesadaran akan hal itu sudah meningkat, pastinya standarisasi laboratorium akan ikut naik, dan imbasnya akan mempengaruhi kemampuan ekspor dalam negeri.

Acara ini turut melibatkan MUTU International, baik sebagai pelaksana survei atau fasilitator capital building. Survei tersebut dilakukan terhadap 218 laboratorium dan 382 UKM. Sementara itu, untuk capital building-nya, MUTU International menggandeng NMISA (National Metrology Institute of South Africa) sehingga bisa menghadirkan 10 experts.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di InstagramFacebookLinkedinTiktokTwitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

 

Sumber :
Kantor Komunikasi
PT Mutuagung Lestari Tbk

 

01 Des, 2023
Manfaat Carbon Exchange untuk Kemajuan Negara

Emisi karbon di berbagai belahan dunia sudah mulai meresahkan sehingga untuk mendorong gerakan pengurangan emisi tersebut, mulai digalakkan gerakan carbon exchange. Nah, apa itu? Carbon exchange adalah sistem perdagangan yang memanfaatkan nilai kredit karbon.

jadi, perusahaan yang menerapkan teknologi ramah lingkungan nantinya bisa menerima nilai kredit carbon yang kemudian bisa diperjualbelikan di carbon market. Hal ini tidak hanya berdampak positif untuk perusahaan-perusahaan tapi juga dapat berpengaruh pada kemajuan ekonomi suatu negara loh.

5 Manfaat Carbon Exchange

Sebelumnya telah disebutkan bahwa carbon exchange merupakan gerakan positif yang  berdampak positif baik terhadap negara secara keseluruhan maupun perusahaan-perusahaan yang ikut terlibat. Namun, secara spesifik apa saja manfaatnya? Mari kita simak penjelasan berikut ini!

1. Mendukung inovasi ramah lingkungan

Meskipun dampaknya ditujukan untuk berbagai pihak, tapi pada dasarnya solusi ini memang gerakan yang diciptakan untuk lingkungan. Pasalnya, dengan gerakan ini, para perusahaan akan mulai tergerak untuk menggunakan teknologi yang ramah lingkungan dan minim lembah. Tanpa gerakan ini, tidak semua perusahaan akan melakukan hal serupa.

Inovasi terbarukan ini menjadi salah satu langkah penyelamat yang dapat mengurangi pemanasan global akibat emisi karbon. Dengan demikian, baik lingkungan bisnis maupun lingkungan alam bisa berjalan secara berdampingan.

2. Membantu offset jejak karbon

Offset karbon disini berhubungan dengan kompensasi emisi karbon dari suatu perusahaan. Sebagai contoh sederhananya, perusahaan yang menghasilkan emisi karbon dapat membeli nilai karbon sejumlah emisi yang mereka hasilkan.

Mereka dapat membeli nilai kredit itu dari proyek yang menjalankan pengurangan emisi di tempat. Ini artinya perusahaan tersebut masih aware dengan dampak negatif emisi karbon yang mereka hasilkan dengan tetap berpartisipasi dan membantu upaya minimalisasi emisi.

3. Menjawab fluktuasi ekonomi

Carbon exchange sendiri merupakan sistem perdagangan yang bukan hanya berdampak positif pada lingkungan tapi juga solutif untuk masalah perekonomian. Contohnya, pada saat terjadi fluktuasi, langkah ini bisa menambah peluang perekonomian dari yang sebelumnya tidak ada.

Saat harga karbon naik, maka negara mempunyai potensi untuk mendapatkan tambahan pendapatan dari penjualan kredit karbon. Dengan demikian, dampak fluktuasi ekonomi yang terjadi pada instrumen lain bisa dapat dikurangi.

4. Mendukung integrasi sistem untuk efisiensi

Dengan hadirnya carbon exchange, berbagai perusahaan akan saling berkolaborasi untuk mengurangi emisi karbon melalui proyek lanjutan yang terintegrasi. Pasalnya, perusahaan-perusahaan yang dapat mengurangi emisi karbon dapat mengajukan upaya mereka tersebut sebagai sebuah proyek yang menghasilkan nilai kredit karbon.

Sementara, perusahaan-perusahaan lain yang sedang membutuhkan kredit karbon bisa membeli kredit karbon dari proyek-proyek yang diajukan. Nah, integrasi sistem ini menjadi langkah yang efisien bagi setiap sektor untuk turut berkontribusi dalam pengurangan emisi karbon.

5. Mencegah polusi

Limbah-limbah dan emisi yang dihasilkan dari suatu industri dapat menyebabkan dampak yang buruk pada lingkungan. Mulai dari polusi udara ataupun air bisa terus memburuk tanpa adanya inovasi, seperti carbon exchange ini.

Namun, carbon exchange ini secara terpadu memberikan kesempatan bagi berbagai perusahaan untuk turut mengurangi emisi. Emisi yang semakin berkurang ini tentunya dapat memberikan dampak berjangka panjang, salah satunya sebagai upaya keseimbangan ekosistem dan pencegahan polusi.

Peranan MUTU International untuk Dukung Carbon Exchange

MUTU International adalah salah satu perusahaan yang sadar akan pentingnya pengurangan emisi karbon. Jadi, carbon exchange juga menjadi salah satu upaya yang sangat sejalan dengan prinsip MUTU International.

Hal ini terbukti dari sertifikasi yang dimiliki oleh MUTU International. Bahkan, sejak tahun 2015 kami sudah mampu memiliki sertifikat resmi dari Komite Akreditasi Nasional yang kemudian kembali diperbarui pada tahun 2019/2020. Tak berhenti di situ saja, demi membuktikan MUTU International sebagai perusahaan yang mendukung kelestarian lingkungan, sertifikasi terpercaya lainnya, seperti Corsia, ISCC, dan SNN juga sudah pernah dikantongi.

 

Sebagai upaya pengurangan emisi karbon, solusi satu ini memang merupakan langkah yang inovatif. Tidak hanya berdampak positif untuk lingkungan, langkah ini juga bisa membantu perekonomian negara.

Di Indonesia sendiri, carbon exchange akan diluncurkan secara resmi di Bursa Efek Indonesia pada September dan akan diikuti oleh berbagai perusahaan, termasuk MUTU International. Kalau Anda ingin mengetahui info layanan sekaligus kontribusi MUTU International dalam carbon exchange, langsung saja kunjungi situs resminya di sini!

 

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di InstagramFacebookLinkedinTiktokTwitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

 

Sumber :

Kantor Komunikasi
MUTU International

 

Meta desc:  carbon exchange  dapat berdampak positif pada berbagai sektor, mulai dari lingkungan hingga perekonomian negara. Simak 5 manfaatnya berikut ini.

Meta tags: carbon exchange, sistem carbon exchange, manfaat carbon exchange, fungsi carbon exchange, carbon exchange untuk lingkungan, carbon exchange untuk perekenomian, dampak positif carbon exchange

Keyword: carbon exchange

01 Des, 2023
Kolaborasi MUTU International dan Dinas Lingkungan Hidup

Dalam merealisasikan industri yang ramah lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup memerlukan bantuan pihak lain, seperti perusahaan sertifikasi. Belum lama ini, perusahaan sertifikasi MUTU International telah mengesahkan MoU dengan DLH. Hal ini menunjukkan bahwa mereka adalah perusahaan yang bertekad menjaga lingkungan melalui peranannya dalam industri TIC. Bagaimanakah seluk-beluk hubungan kerja sama ini?

Bermula dari Pengembangan Laboratorium Lingkungan

Bukan tanpa asal mula yang jelas, penandatanganan MoU untuk kerja sama DLH dan MUTU International ini didasari dari satu alasan penting. Pengembangan Laboratorium Lingkungan yang dimiliki pihak MUTU adalah faktor yang membuat nota kesepahaman atau MoU tercetus. Awalnya, pihak MUTU hanya ingin memperkenalkan laboratorium canggih mereka  yang sudah terakreditasi KAN pada pihak DLH.

Mempertimbangkan teknologi yang mumpuni di laboratorium ini, MUTU International dan DLH sepakat untuk menjadikan laboratorium tersebut menjadi tempat pelaksanaan pengujian  TIC. Pasalnya, laboratorium tersebut terbukti dapat memberikan hasil yang akurat dan berkualitas. Tak hanya itu, kerja sama ini juga lahir bahwa perkembangan industri memang harus terus diimbangi dengan penjagaan lingkungan dan hal tersebut harus dijalankan dengan kerja sama yang sinergis.

Kolaborasi sekaligus penandatanganan MoU ini menggambarkan bahwa potensi kerja sama yang sinergis antara sektor swasta dan pemerintah bisa saja terjadi. Apalagi, dengan tujuan yang sama untuk melindungi dan melestarikan lingkungan. Selain itu, tujuan jangka panjang dari kolaborasi ini juga berkaitan dengan peningkatan kualitas dan kemampuan SDM dalam pengujian pelestarian lingkungan.

Hal-hal yang Tercakup dalam MoU

Tak jauh-jauh dari tujuan lingkungan hidup, ada banyak hal yang terkandung dalam MoU yang ditandatangani dua pihak penting dalam industri ini. Kebijakan pertama yang terkandung dalam MoU ini mencakup komitmen kerjasama antara DLH dan MUTU International yang setuju untuk terus meningkatkan integrasi pengujian, mencakup sampling dan analisis air limbah dan baku.

Tak terbatas soal pengujian saja, supaya evaluasi performa sustainability dapat dilakukan secara efektif, maka kedua belah pihak berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas SDM masing-masing praktisi. Adapun solusinya bisa melalui pelatihan peningkatan skill para teknisi dan peneliti terkait pengujian lingkungan yang akurat. Melalui kerja sama ini, kedua pihak akan bersinergi dalam upaya mencapai tujuan perlindungan lingkungan berkelanjutan.

Jalin Hubungan Kerja Sama dengan Berbagai Daerah

MUTU International selaku perusahaan sertifikasi terkemuka ini tentunya bukan hanya menggaet kolaborasi bersama satu DLH saja. Sejauh ini sudah ada 7 DLH dari berbagai kota di Indonesia yang telah bekerja sama dengan pihak MUTU. 7 DLH tersebut berasal dari daerah yang intensitas pertaniannya tinggi di Indonesia. Jadi, urgensi pelestarian lingkungannya juga memang perlu lebih diperhatikan.

Kerja sama yang paling awal dilakukan adalah dengan DLH Kota Depok dan Bogor. Dua DLH ini yang menjadi titik tercetusnya MoU tersebut. Setelah itu, DlH yang turut terlibat dalam kolaborasi positif ini kian bertambah, yakni dari DLH Pontianak Kalimantan Barat, DLH Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah, DLH Lamandau Kalimantan Tengah, DLH Sintang Kalimantan Barat, serta DLH Sulawesi Selatan.

Harapan dan Rencana MUTU International untuk Jangka Panjang

Melalui banyaknya kolaborasi ini diharapkan kepercayaan kedua belah pihak terus berlanjut dan semakin banyak juga DLH lain yang turut bergabung pada kerja sama untuk lingkungan dan industri ini. Dengan begitu, cakupan pengelolaan sektor yang sesuai dengan standar pelestarian lingkungan semakin luas. MUTU International juga berharap laboratoriumnya bisa terus memberikan pelayanan yang akurat sehingga bisa terus berdampak positif bagi banyak pihak.

Selain itu, penandatanganan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan perusahaan supaya dapat terus memperluas layanan sertifikasi untuk pemantauan lingkungan bagi para praktisi industri maupun produsen. Jika pelayanan sertifikasi dan pemantauan lingkungan ini semakin dikenal luas, maka kesadaran wilayah lain untuk menjaga lingkungan juga akan bertambah.

 

Dapat disimpulkan bahwa kerja sama antara pihak MUTU dan DLH adalah contoh nyata antara kolaborasi positif antara sektor wisata dan pemerintah yang sama-sama peduli dengan industri dan penjagaan lingkungan. Supaya Anda bisa mengetahui upaya-upaya positif terbaru dari MUTU International, kunjungi website resminya secara berkala, ya.

 

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di InstagramFacebookLinkedinTiktokTwitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

 

Sumber :

Kantor Komunikasi 
MUTU International

30 Nov, 2023
Dukungan MUTU International untuk Standarisasi Laboratorium

Standarisasi laboratorium memainkan peran penting dalam memastikan kualitas dan akurasi proses industri. MUTU International, sebagai salah satu pionir dalam layanan sertifikasi di Asia Pasifik, sangat memahami pentingnya standarisasi tersebut. Dengan standarisasi laboratorium yang baik, kemampuan ekspor sebuah negara tentu akan meningkat.

Berkaitan dengan hal itu, MUTU International melakukan serangkaian upaya untuk meningkatkan standarisasi kualitas laboratorium melalui berbagai inisiatif pelatihan. Tidak sendirian, MUTU International bahkan menggandeng mitra dari luar negeri saat menjadi fasilitator pelatihan Badan Standarisasi Nasional (BSN) pada Juli hingga November 2023. Begini detailnya!

Fasilitator Pelatihan bersama BSN

Belum lama ini, BSN mengumumkan bahwa mereka sedang mengadakan pelatihan metrologi untuk pihak internal. Pelatihan yang rencananya dilakukan sepanjang bulan Juli hingga November itu nyatanya menggunakan bantuan MUTU International sebagai salah satu lembaga fasilitator yang telah beroperasi sejak 1990.

Dalam bekerja sama bersama BSN, MUTU International berupaya meningkatkan pengetahuan dan kapabilitas laboratorium di Indonesia. Tujuan utama pelatihan ini adalah untuk mengoptimalkan infrastruktur pengujian dan meningkatkan kualitas kalibrasi dalam laboratorium. Laboratorium dengan standar yang up-to-date tentunya akan mempengaruhi total ekspor suatu negara.

Mengukur Pengetahuan Stakeholder Laboratorium

MUTU International, dengan pendekatan yang sistematis, melakukan survei terhadap 218 laboratorium dan 382 UKM di Indonesia. Survei ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesadaran stakeholder tentang pentingnya kalibrasi dan standarisasi alat. Dengan informasi yang diperoleh dari survei ini, langkah-langkah selanjutnya dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan spesifik industri.

Jalin Kerja Sama dengan Ahli dari Luar Negeri

Selain mengadakan survei ke banyak laboratorium dan UKM di Indonesia, MUTU International juga menjalin kerja sama dengan pihak dari luar negeri guna mendukung proses pelatihan yang semakin baik lagi. Memang, proses pelatihan (capital building) ini akan dimulai dengan pemaparan teori metrologi secara general sebelum akhirnya melakukan praktik langsung.

Untuk memberikan pelatihan yang lebih mendalam dan komprehensif, MUTU International menjalin kerja sama dengan NMISA (National Metrology Institute of South Africa), yang melibatkan sekitar 10 pakar. Dengan dukungan dari pakar-pakar internasional ini, peserta pelatihan mendapat kesempatan untuk mendalami berbagai topik, seperti frekuensi radio, getaran, akustik, dan geodetik.

Berdasarkan topik-topik yang disebutkan di atas, peserta pelatihannya dapat berasal dari beberapa bidang. Semisal, topik frekuensi radio ditujukan untuk laboratorium kelistrikan dan waktu frekuensi, topik getaran + akustik untuk laboratorium akustik dan vibrasi, serta topik geodetik yang pas bagi audiens dari laboratorium panjang.

Tawarkan Kurikulum Pelatihan yang Menyeluruh

Pelatihan yang diselenggarakan oleh MUTU International, dengan dukungan dari BSN, memiliki kurikulum yang menyeluruh. Mulai dari pemaparan teori dasar metrologi, pembahasan tentang alat-alat kalibrasi, hingga praktik langsung dengan dukungan pakar-pakar internasional. Peserta diharapkan dapat memanfaatkan seluruh materi yang disajikan untuk meningkatkan kualitas laboratorium mereka.

Pada pelatihan pertama yang berlangsung mulai 31 Juli hingga 7 Agustus 2023 lalu, peserta pelatihan diharapkan bisa lebih aktif dalam berpartisipasi, misalnya dengan mendengarkan dan bertanya sedalam-dalamnya tentang topik pembahasan. Pasalnya, pelatihan pertama masih dilakukan secara hybrid (luring dan daring), sehingga partisipasi aktif dari audiens sangat dibutuhkan demi mewujudkan agenda pelatihan yang efektif.

Selain itu, MUTU International juga sudah mendapatkan akreditasi dari KAN sejak 2015 sehingga bisa melakukan verifikasi dan validasi berdasarkan standar ISO/IEC 14065:2020. Standar tersebut tentunya sudah lebih sesuai dengan ketentuan pemerintah yang ingin mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

 

Sebagai kesimpulan, MUTU International adalah perusahaan sertifikasi pertama di Asia Pasifik yang sudah mendapatkan pengakuan dari Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang untuk menangani Sertifikasi Japan Agriculture System (JAS).

Dengan dukungan dari BSN, MUTU International berupaya keras meningkatkan standarisasi kualitas laboratorium di Indonesia. Pasalnya, laboratorium itu erat kaitannya dengan kemampuan ekspor sebuah negara. Ketika standarnya sudah baik, otomatis nilai ekspor bisa dinaikkan.

Melalui pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan MUTU International, pengetahuan dan keterampilan stakeholder laboratorium bisa ditingkatkan. Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang layanan yang ditawarkan oleh MUTU International, kunjungi website kami di sini!

 

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di InstagramFacebookLinkedinTiktokTwitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

Sumber :
Kantor Komunikasi
MUTU International

30 Nov, 2023
Bagaimana Petani Sawit Bisa Ikut Jaga Lingkungan

Tak sedikit berita yang memunculkan stigma negatif bahwa industri kelapa sawit cenderung menimbulkan dampak yang buruk pada lingkungan. Tak hanya itu, sering pula kegiatan kelapa sawit disangkut pautkan dengan emisi gas rumah kaca. Padahal, dengan pengelolaan kelapa sawit yang bijak, maka hal tersebut tidak akan terjadi secara masif. Di sinilah semua pihak terkait, termasuk petani sawit, memiliki peranan penting.

5 Peranan Sertifikasi untuk Petani Sawit bagi Lingkungan

Salah satu contoh nyata dari pengelolaan kelapa sawit yang bijak adalah dengan kepemilikan sertifikasi, terutama Indonesian Sustainable Palm Oil System (ISPO). Mari kita bongkar bersama, apa saja peranan sertifikasi ini yang dapat membantu produsen sawit menjaga lingkungan.

1. Bahan baku yang berkelanjutan

Sertifikasi ISPO mengatur standar pengelolaan pertanian kelapa sawit yang terstruktur dan ramah lingkungan. Untuk memenuhi hal ini, Anda harus terus memastikan bahan baku pertanian sesuai dengan permintaan industri.

Tak hanya itu, penting juga untuk memastikan bahan baku berkelanjutan yang digunakan selalu aman dan sesuai standar. Jadi, hasil kelapa sawit bisa lebih  berkualitas, di saat yang sama keseimbangan lingkungan juga tetap dalam batas.

2. Penerapan Good Agricultural Practices

Secara umum seluruh jenis pertanian yang baik bisa berkiblat pada GAP atau Good Agricultural Practice. GAP sendiri adalah sistem sertifikasi hasil pertanian berkelanjutan yang telah memenuhi syarat ramah lingkungan, mulai dari penggunaan teknologi hingga prosesnya. Sistem ini sudah banyak diterapkan di banyak negara-negara maju.

Indonesia sendiri sudah menganut sistem ini. Pasalnya, GAP menjadi salah satu syarat dari sertifikasi ISPO. Dengan mengikuti pedoman GAP, petani sawit bisa belajar mengurangi dampak negatif pertanian terhadap ekosistem sekitar. Selain itu, langkah ini juga bisa membantu petani untuk belajar memanfaatkan limbah untuk sesuatu yang menguntungkan dan tidak terbuang sia-sia yang hanya menjadi musuh lingkungan.

3. Pemenuhan Sustainable Development Goals PBB

Produsen kelapa sawit yang telah mengikuti pedoman sertifikasi dan sudah mulai sadar sekaligus bertindak untuk kelangsungan lingkungan maka juga dianggap memulai kontribusi pada pemenuhan Sustainable Development Goals (SDG) PBB, loh.

Ada 4 jenis goal SDG yang bisa dikelompokkan pada pelestarian lingkungan melalui pertanian kelapa sawit ini, di antaranya SDG 1 (No Poverty) dan SDG (Zero Hunger) melalui peningkatan pendapatan petani sawit. Tak hanya itu, ada pula kontribusi pada SDG 6 (Clean Water and Sanitation) melalui pengelolaan keseimbangan ekosistem pertanian yang secara berkesinambungan juga berhubungan dengan SDG 13 (Climate Action).

4. Mencegah polusi dari kegiatan agrikultur

Pengelolaan pertanian yang hanya berorientasi pada kuantitas bisa menimbulkan dampak merugikan pada lingkungan. Dengan sertifikasi yang dapat menjaga batas dan kualitas pertanian, maka dampak negatif, seperti limbah, dapat dicegah. Contohnya, Pestisida dan penggunaan bahan kimia lain yang berlebih dapat menimbulkan limbah.

Limbah yang berkelanjutan akan menimbulkan berbagai jenis polusi, mulai dari polusi udara, tanah, hingga air. Polusi-polusi tersebut tentunya bukan hanya merupakan dampak buruk pada lingkungan tapi juga bisa menjadi boomerang untuk kegiatan agrikultur Anda karena ekosistem sekitarnya sudah rusak. Dengan pertanian yang sesuai dengan standar sertifikasi, maka hal ini tentunya tidak akan terjadi.

5. Menyeimbangkan produktivitas dan kelestarian lingkungan

Produktivitas lingkungan memang penting, tapi jika tidak diimbangi dengan tindakan pelestarian lingkungan, maka dalam jangka panjang  justru akan berdampak pada hasil pertanian Anda.

Sistem pertanian untuk petani sawit yang terkandung dalam proses sertifikasi dapat membantu Anda untuk merealisasikan keduanya, produktivitas dan kelestarian secara sekaligus. Mulai dari standar penggunaan bahan baku yang ramah lingkungan, mencari varietas yang lebih tahan hama, dan lain-lain.

Bantuan dari Pemerintah untuk Petani Sawit

Kegiatan pertanian sawit yang berkelanjutan dan ramah lingkungan tentunya tidak dapat dilakukan secara merata tanpa adanya keterlibatan semua pihak mulai dari petani sawit, Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), perusahaan sawit, hingga pemerintah.

Posisi pemerintah disini bisa menjadi pembentuk inovasi-inovasi terbarukan, salah satu contohnya seperti pelaksanaan carbon trading. Jadi, pendapatan tambahan yang didapatkan oleh produsen yang sudah melakukan tindakan baik untuk lingkungan bisa menjadi semacam ‘stimulan’ agar mereka terus melakukan tindakan positif tersebut.

Peran petani sawit dalam menjaga lingkungan ternyata bisa dibilang sangat besar, ya? Untuk menjaga keberlanjutan lingkungan tersebut, Anda bisa turut terus berpartisipasi dalam pertanian yang sudah sesuai dengan standar sertifikasi ISPO yang mereka punya. Kalau Anda ingin tahu lebih lanjut terkait sertifikasi dan kaitannya dengan pertanian kelapa sawit berkelanjutan, maka langsung saja cek website MUTU International secara berkala.

 

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di InstagramFacebookLinkedinTiktokTwitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

30 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK CV Sinar Sengon Sejahtera

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK CV Sinar Sengon Sejahtera Download

30 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Indonesia Fibreboard Industry

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Indonesia Fibreboard Industry Download

30 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Sinar Rimba Pasifik 30 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 4 LK PT Tanjung Raya Plywood

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 4 LK PT Tanjung Raya Plywood Download

29 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Baujeng Plywood Bernas

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Baujeng Plywood Bernas Download

29 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 5 LK UD Berkat Bersama

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 5 LK UD Berkat Bersama Download

29 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Gading Dampar Kencana

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Gading Dampar Kencana Download

29 Nov, 2023
Summary Report of PISP POM PT Perdana Intisawit Perkasa subsidiary of First Resources

Summary Report of PISP POM PT Perdana Intisawit Perkasa subsidiary of First Resources : Download ENG

28 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Megah Pratama Abadi

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Megah Pratama Abadi Download

28 Nov, 2023
RSPO RC-2 Summary Audit Report of Libo POM – PT Ivo Mas Tunggal

RSPO RC-2 Summary Audit Report of Libo POM – PT Ivo Mas Tunggal : Download ENG

28 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Kayu Ara Jaya Raya

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Kayu Ara Jaya Raya Download

27 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Agrotama Indonesia

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Agrotama Indonesia Download

27 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Berkat Karunia Surya

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Berkat Karunia Surya Download

27 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK PT Cendrawasih Papua Lestari

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK PT Cendrawasih Papua Lestari Download

27 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Gunung Putra Mandiri

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Gunung Putra Mandiri Download

27 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Aneka Andalan Asia

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Aneka Andalan Asia Download

27 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK CV Murni Palace

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK CV Murni Palace Download

27 Nov, 2023
Summary Report RSPO ASA 3 of PT Perkebunan Nusantara IV-Mandoge POM

Summary Report RSPO ASA 3 of PT Perkebunan Nusantara IV-Mandoge POM : Download ENG

27 Nov, 2023
Notification of RSPO ASA-4 Pelakar POM – PT Kresna Duta Agroindo subsidiary of GAR

Notification of RSPO ASA-4 Pelakar POM – PT Kresna Duta Agroindo subsidiary of GAR : Download ENG

27 Nov, 2023
RSPO IC Summary Report of PT Sasana Yudha Bhakti – Satria POM

RSPO IC Summary Report of PT Sasana Yudha Bhakti – Satria POM : Download ENG

23 Nov, 2023
RSPO IC Summary Report of PT Sasana Yudha Bhakti – Satria POM

RSPO IC Summary Report of PT Sasana Yudha Bhakti – Satria POM : Download ENG

23 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Bali Made

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Bali Made Download

23 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Pekerti Nusantara

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Pekerti Nusantara Download

23 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Perpanjangan Sertifikat LK PT Cahaya Mentari Cemerlang

Pengumuman Publik Hasil Perpanjangan Sertifikat LK PT Cahaya Mentari Cemerlang Download

22 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Anugerah Albasia Abadi

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Anugerah Albasia Abadi Download

22 Nov, 2023
RSPO ASA-2.1 Summary Report of PT Adei Plantation & Industry subsidiary of Kuala Lumpur Kepong Berhad

RSPO ASA-2.1 Summary Report of PT Adei Plantation & Industry subsidiary of Kuala Lumpur Kepong Berhad : Download ENG

21 Nov, 2023
RSPO ASA-1.1 Summary Report of PT Bumi Pratama Khatulistiwa subsidiary of WILMAR International Ltd

RSPO ASA-1.1 Summary Report of PT Bumi Pratama Khatulistiwa subsidiary of WILMAR International Ltd : Download ENG

21 Nov, 2023
RSPO ASA-1.2 Summary Report of PT Windu Nabatindo Lestari – Katari POM Subsidiary of Bumitama Agri Ltd

RSPO ASA-1.2 Summary Report of PT Windu Nabatindo Lestari – Katari POM Subsidiary of Bumitama Agri Ltd : Download ENG

20 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Bege Putra Jaya

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Bege Putra Jaya Download

20 Nov, 2023
RSPO RC Summary Report of Berangir POM – PT Perkebunan Nusantara IV subsidiary of PTPN III

RSPO RC Summary Report of Berangir POM – PT Perkebunan Nusantara IV subsidiary of PTPN III : Download ENG

17 Nov, 2023
RSPO ASA-2 Summary Report of POM 2 – PT Bio Inti Agrindo subsidiary of PT Bio Inti Agrindo

RSPO ASA-2 Summary Report of POM 2 – PT Bio Inti Agrindo subsidiary of PT Bio Inti Agrindo : Download ENG

17 Nov, 2023
RSPO ASA-2 Summary Report of POM 1 – PT Bio Inti Agrindo subsidiary of PT Bio Inti Agrindo

RSPO ASA-2 Summary Report of POM 1 – PT Bio Inti Agrindo subsidiary of PT Bio Inti Agrindo : Download ENG

17 Nov, 2023
RSPO ASA-2.1 Summary of Sungai Pinang POM PT BSC

RSPO ASA-2.1 Summary of Sungai Pinang POM PT BSC : Download ENG

17 Nov, 2023
RSPO ASA-2.1 Summary of Sungai Pinang POM PT Bina Sains Cemerlang

RSPO ASA-2.1 Summary of Sungai Pinang POM PT Bina Sains Cemerlang : Download ENG

17 Nov, 2023
Notification of RSPO ASA-2.2 Rama Rama POM – PT Ramajaya Pramukti subsidiary of GAR

Notification of RSPO ASA-2.2 Rama Rama POM – PT Ramajaya Pramukti subsidiary of GAR : Download ENG

17 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK KUB Sukses Abadi

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK KUB Sukses Abadi Download

16 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK KUB Sukses Abadi

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK KUB Sukses Abadi Download

16 Nov, 2023
RSPO RC PT Binasawit Abadipratama – Sungai Rungau Mill subsidiary of GAR

RSPO RC PT Binasawit Abadipratama – Sungai Rungau Mill subsidiary of GAR : Download ENG

15 Nov, 2023
RSPO ASA-2.1 Summary Report of PT Sedjahtera Indo Agro – Bukit Ajong POM subsidiary of Sime Darby Plantation Berhad

RSPO ASA-2.1 Summary Report of PT Sedjahtera Indo Agro – Bukit Ajong POM subsidiary of Sime Darby Plantation Berhad : Download ENG

14 Nov, 2023
RSPO ASA-2.1 Summary Report of PT Sedjahtera Indo Agro – Bukit Ajong POM subsidiary of Sime Darby Plantation Berhad

RSPO ASA-2.1 Summary Report of PT Sedjahtera Indo Agro – Bukit Ajong POM subsidiary of Sime Darby Plantation Berhad : Download ENG

14 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Prima Nusantara Sejahtera

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Prima Nusantara Sejahtera Download

14 Nov, 2023
Penandatanganan Nota Kesepemahaman PT Mutuagung Lestari Tbk dengan UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertahanan Provinsi Sumatera Selatan

Depok – PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU International) bersama dengan UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertahanan Provinsi Sumatera Selatan secara resmi menandatangani kerjasama yang dilakukan langsung oleh Direktur Utama MUTU International, Arifin Lambaga dan Kepala Dinas UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertahanan Provinsi Sumatera Selatan, Indera Permana, Selasa (14/11/23).

 

Kerja sama tersebut meliputi pemantauan kualitas parameter lingkungan dengan pengambilan sampel uji dan pengambilan sampel kualitas lingkungan serta pengujian analisa  yang meliputi uji kualitas air, air limbah, uji kualitas udara ambient dan emisi cerobong di wilayah Provinsi Sumatera Selatan serta di luar wilayah. Keseluruhan, ruang lingkup ini memberikan pendekatan yang menyeluruh untuk memantau dan menganalisis kualitas lingkungan, menunjukkan komitmen terhadap pemahaman dampak lingkungan di Provinsi Sumatera Selatan.

 

Dalam penandatanganan tersebut, Irham Budiman menyampaikan “Kami sangat bangga dapat berkolaborasi dengan UPTD Laboratorium Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertahanan Provinsi Sumatera Selatan dalam upaya menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan. Selain itu, tujuan kita juga memberikan kontribusi positif terhadap rutinitas kegiatan operasional laboratorium, dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di laboratorium agar dapat beroperasi secara maksimal. MUTU percaya kerjasama ini akan memberikan kontribusi bagi keberlanjutan di Sumatera Selatan.”

Sejalan dengan pernyataan tersebut, Indera Permana menyatakan “Kami berterima kasih kepada MUTU International atas sambutan kehadiran dan kesempatan yang telah diberikan, Tentu saja kesempatan ini sebagai bentuk untuk berkomitmen lebih jauh dalam mendukung maksud dan tujuan dari kesepakatan ini. Kami siap bersinergi dengan MUTU International untuk mencapai keberhasilan bersama.”

Dengan adanya kesepakatan ini,  MUTU International berharap dapat terbentuk kerangka kerja yang kuat dan efektif untuk menjalankan rencana aksi bersama dalam upaya pelestarian lingkungan serta dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Sumatera Selatan.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di InstagramFacebookLinkedinTiktokTwitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

 

Sumber :
Kantor Komunikasi
PT Mutuagung Lestari Tbk

14 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Audit Khusus PT Java Wood Industri

Pengumuman Publik Hasil Audit Khusus PT Java Wood Industri Download

13 Nov, 2023
Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-4 PHL PT Sumber Hijau Permai

Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-4 PHL PT Sumber Hijau Permai : Download

13 Nov, 2023
Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-2 PHL PT Rizki Kacida Reana

Pengumuman Publik Kegiatan Penilikan Ke-2 PHL PT Rizki Kacida Reana : Download

13 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Central Jawa Wood Industry

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Central Jawa Wood Industry Download

13 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Resertifikasi VLHHK CV Meubel Prima

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Resertifikasi VLHHK CV Meubel Prima Download

13 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Resertifikasi VLHHK CV Tri Hidayat

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Resertifikasi VLHHK CV Tri Hidayat Download

13 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Andalan Plywood Indonesia

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Andalan Plywood Indonesia Download

13 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Putera Rackindo Sejahtera

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Putera Rackindo Sejahtera Download

13 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Rimba Bintuni Lestari

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Rimba Bintuni Lestari Download

13 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Baujeng Plywood Bernas

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Baujeng Plywood Bernas Download

13 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Kaliandra Merah Nusantara

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Kaliandra Merah Nusantara Download

13 Nov, 2023
RISS INANI (MS-B) ASA-4 Summary Report of Asosiasi Pekebun Swadaya Kelapa Sawit Labuhanbatu

RISS INANI (MS-B) ASA-4 Summary Report of Asosiasi Pekebun Swadaya Kelapa Sawit Labuhanbatu : Download ENG

13 Nov, 2023
Notification of RSPO ASA-2.2 Kijang POM – PT Buana Wiralestari Mas subsidiary of GAR

Notification of RSPO ASA-2.2 Kijang POM – PT Buana Wiralestari Mas subsidiary of GAR : Download ENG

13 Nov, 2023
Notification of RSPO ASA-2.2 Nagasakti POM – PT Buana Wiralestari Mas subsidiary of GAR

Notification of RSPO ASA-2.2 Nagasakti POM – PT Buana Wiralestari Mas subsidiary of GAR : Download ENG

13 Nov, 2023
Notification of RSPO ASA-1.2 Selapan Jaya POM – PT Sampoerna Agro Tbk

Notification of RSPO ASA-1.2 Selapan Jaya POM – PT Sampoerna Agro Tbk : Download ENG

13 Nov, 2023
Notification of RSPO ASA-4 Bukit Makmur POM – PT Karya Makmur Bahagia subsidiary of Bumita Agri Ltd

Notification of RSPO ASA-4 Bukit Makmur POM – PT Karya Makmur Bahagia subsidiary of Bumita Agri Ltd : Download ENG

13 Nov, 2023
Notification of RSPO Initial Certification (MS-B) of Perkumpulan Petani Kotani Mandiri Bersama

Notification of RSPO Initial Certification (MS-B) of Perkumpulan Petani Kotani Mandiri Bersama : Download ENG Download INA

10 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Audit Tahap 2 (Sertifikasi) IFCC PT Kalpika Wanatama Unit I

Pengumuman Publik Kegiatan Audit Tahap 2 (Sertifikasi) IFCC PT Kalpika Wanatama Unit I : Download

10 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 4 LK PT Intracawood Manufacturing

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 4 LK PT Intracawood Manufacturing Download

10 Nov, 2023
Pengumuman Publik Kegiatan Audit Tahap 2 (Sertifikasi) IFCC PT Kalpika Wanatama Unit II

Pengumuman Publik Kegiatan Audit Tahap 2 (Sertifikasi) IFCC PT Kalpika Wanatama Unit II : Download

10 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK Kelompok Yogya Mandiri

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK Kelompok Yogya Mandiri Download

10 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 4 LK PT Tanjung Selatan Makmur Jaya

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 4 LK PT Tanjung Selatan Makmur Jaya Download

09 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Khusus VLHHK PT Java Wood Industri

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit  Khusus VLHHK PT Java Wood Industri Download

08 Nov, 2023
RSPO ASA-1.1 Summary Report of PT Kencana Graha Permai – Kenanga POM subsidiary of Golden Agri Resources

RSPO ASA-1.1 Summary Report of PT Kencana Graha Permai – Kenanga POM subsidiary of Golden Agri Resources : Download ENG

08 Nov, 2023
Penandatanganan Kerjasama Kegiatan Pengujian Pangan Dinas Kesehatan Pangan, Perikanan, Pertanian Kota Bontang dan PT Mutuagung Lestari Tbk

Depok – PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU International) bersama dengan Dinas Kesehatan Pangan, Perikanan, Pertanian Kota Bontang menyepakati Penandatanganan Kerjasama yang dilakukan langsung oleh Direktur Operasional MUTU International, Irham Budiman dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian Kota Bontang, Eddy Forestwanto, Rabu (08/11/23).

 

Penandatanganan dan Kunjungan ini dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian Kota Bontang dalam meningkatkan kapasitas dan kualifikasi petugas pengawas keamanan mutu pangan segar. Laboratorium MUTU International terpilih sebagai salah satu destinasi dalam kunjungan ini terkait dengan penyediaan sarana prasarana dan pengujian keamanan mutu pangan segar.

 

Adapun Eddy Forestwanto, menyatakan “Kami yakin bahwa kunjungan ini akan memberikan wawasan yang berharga bagi petugas pengawas keamanan mutu pangan kami.  MUTU International telah terbukti sebagai pelaku industri yang konsisten menjaga standar keamanan mutu pangan, dan kami berharap dapat memanfaatkan pengalaman mereka untuk pengembangan lebih lanjut di Kota Bontang. Selain itu, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara instansi dalam menghadapi tantangan terkini terkait keamanan mutu pangan segar.”

 

Dalam kesempatan tersebut, Irham Budiman juga menyatakan “Kami melihat kunjungan ini sebagai kesempatan untuk saling belajar dan berkolaborasi. MUTU International senantiasa berkomitmen untuk menjaga standar tertinggi dalam pengujian mutu pangan, dan kami berharap pengalaman kami dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi upaya pemantauan keamanan mutu pangan di Kota Bontang.”

 

Selama kunjungan, Irham Budiman terlibat aktif dalam pertemuan dengan pihak Dinas Kesehatan Pangan, Perikanan, Pertanian Kota Bontang, membahas tren terkini dalam pengujian mutu pangan dan memberikan pandangan mengenai praktik terbaik.

 

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di InstagramFacebookLinkedinTiktokTwitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

08 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK CV Decorus

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK CV Decorus Download

08 Nov, 2023
Pengumuman Publik Kegiatan Penikikan Ke-1 VLHH PT PT Tunggal Agathis Indah Plywood Industries Unit I

Pengumuman Publik Kegiatan Penikikan Ke-1 VLHH PT PT Tunggal Agathis Indah Plywood Industries Unit I : Download

06 Nov, 2023
Pengumuman Publik Kegiatan Penikikan Ke-1 VLHH PT Kalpika Wanatama II

Pengumuman Publik Kegiatan Penikikan Ke-1 VLHH PT Kalpika Wanatama II : Download

06 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Asia Concept

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Asia Concept Download

06 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Megah Pratama Abadi

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Megah Pratama Abadi Download

06 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK CV Sinar Sengon Sejahtera

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK CV Sinar Sengon Sejahtera Download

06 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Semeru Makmur Kayunusa

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Semeru Makmur Kayunusa Download

06 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Cipta Panel Buana

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Cipta Panel Buana Download

06 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Tanjung Raya Plywood

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Tanjung Raya Plywood Download

06 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Sumber Mas Indah Pylwood

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 4 VLHHK PT Sumber Mas Indah Pylwood Download

06 Nov, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Dispade

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Dispade Download

06 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Fajar Unggul Karunia

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Fajar Unggul Karunia Download

06 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Zakra Kabir International

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Zakra Kabir International Download

06 Nov, 2023
RISS INANI ASA-2 Summary Report of Kelompok Tani Karya Bersama

RISS INANI ASA-2 Summary Report of Kelompok Tani Karya Bersama : Download ENG

03 Nov, 2023
RSPO ASA-1.4 Summary Report of Lembiru POM PT Sandika Natapalma subsidiary of SDP Bhd

RSPO ASA-1.4 Summary Report of Lembiru POM PT Sandika Natapalma subsidiary of SDP Bhd : Download ENG

03 Nov, 2023
RSPO ASA-1.4 Summary Report of Lembiru POM PT Sandika Natapalma subsidiary of SDP Bhd

RSPO ASA-1.4 Summary Report of Lembiru POM PT Sandika Natapalma subsidiary of SDP Bhd : Download ENG

03 Nov, 2023
Notification of RSPO Initial Certification of Kenanga POM PT Evans Lestari subsidiary of MP Evans Group

Notification of RSPO Initial Certification of Kenanga POM PT Evans Lestari subsidiary of MP Evans Group : Download ENG Download INA

03 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Sun Bright Living

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Sun Bright Living Download

03 Nov, 2023
Notification of RSPO Initial Certification of Kenanga POM PT Evans Lestari subsidiary of MP Evans Group

Notification of RSPO Initial Certification of Kenanga POM PT Evans Lestari subsidiary of MP Evans Group : Download ENG Download INA

03 Nov, 2023
Notification of RSPO Initial Certification (MS-B) of Perkumpulan Petani Sawit Mitra Mandiri Bersama

Notification of RSPO Initial Certification (MS-B) of Perkumpulan Petani Sawit Mitra Mandiri Bersama : Download ENG Download INA

02 Nov, 2023
RSPO RC Summary Report of PT Tapian Nadenggan – Semilar POM Subsidiary of GAR

RSPO RC Summary Report of PT Tapian Nadenggan – Semilar POM Subsidiary of GAR : Download ENG

02 Nov, 2023
RSPO RC Summary Report of PT Tapian Nadenggan – Semilar POM Subsidiary of GAR

RSPO RC Summary Report of PT Tapian Nadenggan – Semilar POM Subsidiary of GAR : Download ENG

02 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK CV Mitra Divia Sukses

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK CV Mitra Divia Sukses Download

02 Nov, 2023
Penandatangan Nota (MoU) Kesepahaman PT Mitra Hijau Indonesia (MHI) dengan PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU International)

Depok – PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU International) dan PT Mitra Hijau Indonesia (MHI) menyepakati penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilakukan langsung oleh Direktur Operasional MUTU International, Irham Budiman dan Direktur MHI, M. Furoiddun Nais. Rabu (01/11/23).

 

Kerjasama yang dilakukan tersebut sebagai pintu masuk terkait Kerja sama reciprocal business dalam aspek Testing, Inspection, certification (TIC) dan environmental services di Indonesia yang mencakup bidang konsultasi, inspeksi, survey, assessment, pengujian laboratorium lingkungan hidup, pengujian laboratorium lingkungan kerja, dan audit.

 

Dalam kesepakatan tersebut, Irham Budiman mengatakan mengenai kerja sama TIC dengan konsultan lingkungan. “Kami melihat kerja sama ini sebagai langkah maju untuk mendukung perusahaan-perusahaan dalam membangun proyek-proyek yang lebih berkelanjutan. Salah satunya di sektor Oil dan Gas untuk energi terbarukan. Kami juga mengucapkan terima kasih karena sudah memberikan kesempatan untuk MUTU melakukan kolaborasi ini dan saling mendukung antar pihak terkait ruang lingkup TIC dengan perusahaan lingkungan.”

 

Di samping itu, M. Furoiddun Nais mengatakan bahwa kerjasama ini memiliki manfaat yang besar untuk keberlanjutan lingkungan kedepannya. “Kerja sama ini memungkinkan kami untuk mengintegrasikan pemahaman yang mendalam tentang isu-isu lingkungan dengan keahlian dalam TIC. Bersama-sama, kami akan menciptakan solusi yang lebih komprehensif dan berdaya guna untuk pelanggan kami.”

 

Dengan adanya kerja sama ini, Mutu International berharap dapat lebih memperluas cakupan layanan TIC yang berfokus pada aspek lingkungan serta dapat bersama-sama mencapai praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan dan mendukung upaya perlindungan lingkungan global.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di InstagramFacebookLinkedinTiktokTwitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

01 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Re-Sertifikasi PHL PT Agronusa Alam Sejahtera

Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Re-Sertifikasi PHL PT Agronusa Alam Sejahtera : Download

01 Nov, 2023
Pengumuman Publik Terbit Sertifikat LK PT Riau Andalan Paperboard International

Pengumuman Publik Terbit Sertifikat LK PT Riau Andalan Paperboard International Download

01 Nov, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Korindo Abadi

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 3 LK PT Korindo Abadi Download

31 Okt, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK Art Classic International

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK Art Classic International Download

31 Okt, 2023
Pengumuman Publik Hasil Perpanjangan Sertifikat LK CV Dian Timber Mandiri

Pengumuman Publik Hasil Perpanjangan Sertifikat LK CV Dian Timber Mandiri Download

31 Okt, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Prime Java

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK CV Prime Java Download

31 Okt, 2023
Notification of RSPO Initial Certification of Kharisma Inti Usaha POM PT Kharisma Inti Usaha subsidiary of Genting Plantations Group

Notification of RSPO Initial Certification of Kharisma Inti Usaha POM PT Kharisma Inti Usaha subsidiary of Genting Plantations Group : Download ENG Download INA

30 Okt, 2023
RSPO ASA-1.4 PT Karya Makmur Bahagia – Gunung Makmur POM subsidiary of Bumitama Agri Ltd

RSPO ASA-1.4 PT Karya Makmur Bahagia – Gunung Makmur POM subsidiary of Bumitama Agri Ltd : Download ENG

30 Okt, 2023
Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Resertifikasi PHL CV Bhakti Praja Mulia

Pengumuman Publik Hasil Kegiatan Resertifikasi PHL CV Bhakti Praja Mulia : Download

30 Okt, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Anugerah Albasia Abadi

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Anugerah Albasia Abadi Download

30 Okt, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk Download

30 Okt, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Rimba Partikel Indonesia

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Rimba Partikel Indonesia Download

30 Okt, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Sinar Rimba Pasifik

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK PT Sinar Rimba Pasifik Download

30 Okt, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 5 VLHHK UD Berkat Bersama

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 5 VLHHK UD Berkat Bersama Download

30 Okt, 2023
Notification of RSPO ASA-1 Pinang Witmas Sejati POM – PT Pinang Witmas Sejati subsidiary of KLK

Notification of RSPO ASA-1 Pinang Witmas Sejati POM – PT Pinang Witmas Sejati subsidiary of KLK : Download ENG

30 Okt, 2023
Kunjungan Korean Testing & Research Institute (KTR) ke PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU International) : Membangun Potensi Kerjasama Ruang Lingkup Testing, Inspection dan Certification (TIC)

Depok – PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU International) menyambut dengan hangat kunjungan tamu dari Korea Testing & Research Institute (KTR). Park JinJae dan Lee Junsung selaku perwakilan KTR, dan disambut secara langsung oleh Direktur Utama, Arifin lambaga, Direktur Operasional, Irham Budiman dan Direktur Keuangan & SDM, Sumarna, (27/10/23).

 

Dalam kesempatan tersebut, Park JinJae dan Lee Junsung menyampaikan apresiasinya kepada para Direktur MUTU International yang telah menerima kegiatan kunjungan ini dan menyampaikan berbagai bahasan topik dan isu bilateral kedua negara, khususnya yang berkaitan dengan kerja sama dan hubungan kemitraan pada sektor Testing, Inspection dan Certification (TIC).

 

Dalam hal ini, Arifin Lambaga turut menyampaikan potensi aspek kerja sama lainnya terkait skema energi terbarukan dan pertukaran pengalaman antara kedua negara. Tidak hanya itu, pertemuan ini juga berupaya untuk memperluas jangkauan mitra kerjasama agar dapat menjangkau lebih klien-klien International.

 

MUTU International menyambut baik usulan KTR dan menyampaikan kesediaannya untuk meninjau kembali kerja sama dan hubungan kemitraan kedua negara di sektor TIC, serta peluang bisnis dan prospek masa depan untuk bekerja sama seperti Sertifikasi Green House Gases, sertifikasi Halal, sertifikasi SNI, pengujian pangan dan kosmetik, dan lain-lain.

 

Dengan penuh harapan, MUTU International melihat masa depan yang cerah untuk kerja sama lebih lanjut dengan KTR dan negara Korea. MUTU International juga berkomitmen untuk terus berupaya memperluas kemitraan, dan berharap dapat menciptakan peluang baru dalam sektor Testing, Inspection, dan Certification. Semoga kerja sama ini dapat membawa manfaat besar bagi kedua belah pihak dan membantu memajukan industri dan standar global.

27 Okt, 2023
Notification of RSPO Initial Certification of Pekawai POM PT Agro Lestari Mandiri subsidiary of Golden Agri Resources

Notification of RSPO Initial Certification of Pekawai POM PT Agro Lestari Mandiri subsidiary of Golden Agri Resources : Download ENG Download INA

27 Okt, 2023
Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Resertifikasi PT Megasawindo Perkasa

Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Resertifikasi PT Megasawindo Perkasa: Download

26 Okt, 2023
Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Tahap-2 PT Dharma Intisawit Lestari

Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Tahap-2 PT Dharma Intisawit Lestari: Download

26 Okt, 2023
Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Tahap-2 PT Karya Bakti Agro Sejahtera

Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Tahap-2 PT Karya Bakti Agro Sejahtera: Download

26 Okt, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Kota Jati Furindo

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Kota Jati Furindo Download

26 Okt, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Persada Kayu Indah Sentosa

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Persada Kayu Indah Sentosa Download

25 Okt, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Resertifikasi VLHHK PT Cahaya Mentari Cemerlang

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Resertifikasi VLHHK PT Cahaya Mentari Cemerlang Download

25 Okt, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Pekerti Nusantara

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Pekerti Nusantara Download

25 Okt, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Gading Dampar Kencana

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PT Gading Dampar Kencana Download

25 Okt, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Bali Made

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Bali Made Download

25 Okt, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Prima Nusantara Sejahtera

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Prima Nusantara Sejahtera Download

25 Okt, 2023
RSPO ASA 2.1 Summary Report of Padang Halaban POM PT SMART Tbk subsidiary GAR

RSPO ASA 2.1 Summary Report of Padang Halaban POM PT SMART Tbk subsidiary GAR : Download ENG

24 Okt, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Wira Papua Lestari

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Wira Papua Lestari Download

24 Okt, 2023
PENGUMUMAN HASIL PELAKSANAAN VERIFIKASI LEGALITAS HASIL HUTAN PENILIKAN 4 PT Yale Woodpellet Indonesia

PENGUMUMAN HASIL PELAKSANAAN VERIFIKASI LEGALITAS HASIL HUTAN PENILIKAN 4 PT Yale Woodpellet Indonesia Download

24 Okt, 2023
RSPO ASA-1.1 Summary Report of Tengkalat POM PT Gunung Pelawan Lestari subsidiary of MP Evans Group Plc

RSPO ASA-1.1 Summary Report of Tengkalat POM PT Gunung Pelawan Lestari subsidiary of MP Evans Group Plc : Download ENG

24 Okt, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Kayualam Lestari Mandiri

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Kayualam Lestari Mandiri Download

24 Okt, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Mantuil Raya

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Mantuil Raya Download

24 Okt, 2023
Pengumuman Publik Kegiatan Audit Tahap 2 (Sertifikasi) IFCC PT Permata Hijau Khatulistiwa

Pengumuman Publik Kegiatan Audit Tahap 2 (Sertifikasi) IFCC PT Permata Hijau Khatulistiwa : Download

24 Okt, 2023
Notification of RSPO ASA-1 PT Dharma Intisawit Lestari subsidiary of PT Dharma Satya Nusantara Tbk

Notification of RSPO ASA-1 PT Dharma Intisawit Lestari subsidiary of PT Dharma Satya Nusantara Tbk : Download ENG

23 Okt, 2023
Notification of RSPO ASA-1.2 Gawi Bahandep Sawit Mekar POM – PT Gawi Bahandep Sawit Mekar subsidiary of TAP

Notification of RSPO ASA-1.2 Gawi Bahandep Sawit Mekar POM – PT Gawi Bahandep Sawit Mekar subsidiary of TAP : Download ENG

23 Okt, 2023
Notification of RSPO ASA-1.2 Selangkun POM – PT Sawit Sumbermas Sarana

Notification of RSPO ASA-1.2 Selangkun POM – PT Sawit Sumbermas Sarana : Download ENG

23 Okt, 2023
Notification of RSPO ASA-2 Nabire Matoa POM – PT Nabire Baru subsidiary of Goodhope Asia Holdings Ltd

Notification of RSPO ASA-2 Nabire Matoa POM – PT Nabire Baru subsidiary of Goodhope Asia Holdings Ltd : Download ENG

23 Okt, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK CV Agung Tunggal Pioneer

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK CV Agung Tunggal Pioneer Download

23 Okt, 2023
Pengumuman Publik Hasil Perpanjangan Sertifikat LK PT Tipota

Pengumuman Publik Hasil Perpanjangan Sertifikat LK PT Tipota Download

23 Okt, 2023
Notification of RSPO ASA-4 Andalas Agro Industri POM – PT Andalas Agro Industri subsidiary of TSH Resource Berhad

Notification of RSPO ASA-4 Andalas Agro Industri POM – PT Andalas Agro Industri subsidiary of TSH Resource Berhad : Download ENG

20 Okt, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT ADN Wood Batang

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT ADN Wood Batang Download

19 Okt, 2023
Penandatanganan MoU PT Mutuagung Lestari Tbk dengan PT Saranawisesa Properindo : Kerjasama Pemasaran Jasa dan Kolaborasi Jasa Testing, Inspection dan Certification (TIC

Depok – PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU International) bersama dengan PT Saranawisesa Properindo menyepakati Memorandum of Understanding (MoU) Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Direktur Operasional MUTU International, Irham Budiman dan  Direktur Utama PT Saranawisesa Properindo, Harwin Utama Tenggano, Kamis (19/10/23).

 

Adapun kesepakatan yang tertuang dalam MoU tersebut yakni terkait kerja sama Pemasaran Jasa dan Kolaborasi Jasa Testing, Inspection dan Certification (TIC) yang meliputi Jasa Pengujian, Inspeksi, Sertifikasi, Kosultasi, Pelatihan, Kajian Jasa serta jasa lainnya yang dapat disediakan.

 

Penandatanganan MoU ini adalah bukti komitmen kuat dari kedua perusahaan untuk meningkatkan kualitas dan ragam layanan TIC. Hal ini juga merupakan langkah untuk memenuhi tuntutan pasar yang semakin kompleks dan memastikan bahwa produk dan layanan selalu memenuhi standar tinggi dalam hal kualitas dan keamanan produk.

 

“Testing, inspeksi, dan sertifikasi adalah tiga komponen penting dalam jajaran beberapa layanan di industri. Layanan tersebut tidak hanya menjaga kualitas produk, tetapi hal tersebut juga harus mematuhi standar ketat yang berlaku dalam sektor ini. Kami yakin bahwa dengan menjalankan layanan TIC yang andal, kami dapat terus memberikan produk berkualitas tinggi kepada pelanggan,” kata Harwin Utama Tenggano.

 

Menanggapi sambutan tersebut, Irham Budiman menyambut baik kerja sama ini dan berharap akan membawa manfaat besar bagi kedua pihak serta para pelanggan layanan TIC.

 

“MUTU International berharap dengan memperkenalkan layanan TIC ini dapat memberikan kontribusi positif dalam memajukan industri di wilayah Jakarta serta membantu perusahaan lokal mencapai standar tertinggi dalam kualitas dan kepatuhan,” kata Irham Budiman.

 

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di InstagramFacebookLinkedinTiktokTwitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

19 Okt, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Millennium Ratanindo Perkasa

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK PT Millennium Ratanindo Perkasa Download

17 Okt, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK CV Akar Jaya

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK CV Akar Jaya Download

17 Okt, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK CV Intraco (TPT-KB)

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 1 LK CV Intraco (TPT-KB) Download

17 Okt, 2023
Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Tahap-2 PT Kresna Duta Agroindo Rantau Panjang POM

Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Tahap-2 PT Kresna Duta Agroindo Rantau Panjang POM : Download

17 Okt, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Korindo Abadi

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 3 VLHHK PT Korindo Abadi Download

16 Okt, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK KUB Sukses Abadi

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 1 VLHHK KUB Sukses Abadi Download

16 Okt, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PK Sinar Jati

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK PK Sinar Jati Download

16 Okt, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Prime Java

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Penilikan 2 VLHHK CV Prime Java Download

16 Okt, 2023
Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK CV Fino

Pengumuman Publik Rencana Kegiatan Audit Sertifikasi VLHHK CV Fino Download

16 Okt, 2023
Notification of RSPO ASA-3 Bukit Tunggal Jaya POM PT Ladang Sawit Mas subsidiary of Bumitama Agri Ltd

Notification of RSPO ASA-3 Bukit Tunggal Jaya POM PT Ladang Sawit Mas subsidiary of Bumitama Agri Ltd : Download ENG

16 Okt, 2023
Notification of RSPO ASA-1 Gunung Meliau POM – PT Perkebunan Nusantara XIII subsidiary of PTPN III

Notification of RSPO ASA-1 Gunung Meliau POM – PT Perkebunan Nusantara XIII subsidiary of PTPN III : Download ENG

16 Okt, 2023
RSPO ASA 2.2 Summary Report of Bangun Bandar POM PT Socfin Indonesia

RSPO ASA 2.2 Summary Report of Bangun Bandar POM PT Socfin Indonesia : Download ENG

16 Okt, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Sinar Mas Arta Raya Terang

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Sinar Mas Arta Raya Terang Download

13 Okt, 2023
Penurunan Emisi GRK dari Dukungan Riau, Kepri, dan Sumbar

Indonesia berkomitmen untuk melakukan berbagai upaya penurunan emisi GRK (gas rumah kaca) secara nasional dan ikut berperan serta dalam mengurangi emisi GRK secara global sebagaimana amanat dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 (UUD 1945).

Hal demikian disampaikan oleh Plt Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PHL KLHK), Agus Justianto, pada Sosialisasi Peraturan Menteri LHK Nomor 7 Tahun 2023 tentang Tata Cara Perdagangan Karbon Sektor Kehutanan, Kamis (24/8).

Kegiatan sosialisasi tersebut juga turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, Kepala Balai PHL Wilayah I-VI, Kepala UPTD KPH lingkup Provinsi Riau, Provinsi Kepulauan Riau dan Provinsi Sumatera Barat, pimpinan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) di Provinsi Riau dan Sumbar, Pimpinan Perizinan Berusaha Pengolahan Hasil Hutan (PBPHH) di Provinsi Riau dan Sumbar, Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) dan Ketua APHI Komda Riau.

Sebagaimana kita ketahui, Pasal 28 huruf H UUD 1945 menyebutkan bahwa negara wajib untuk melindungi lingkungan dan kehidupan yang layak bagi warga negaranya, termasuk dalam hal mengendalikan perubahan iklim agar tidak memberikan dampak buruk bagi keberlangsungan hidup warga negara Indonesia.

Selain itu, Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021 (PP 98/2021) tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) untuk Pencapaian Target Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional (Nationally Determined Contribution / NDC) dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca dalam Pembangunan Nasional menegaskan pentingnya pengendalian perubahan iklim, khususnya dengan mengukur nilai karbon sebagai indikator kunci.

Sektor Kehutanan menargetkan penurunan emisi GRK mencapai -140 juta ton CO2e pada 2030 mendatang. Selain itu, bentuk komitmen lain ialah dengan mendukung Net Zero Emission agar dapat mencapai target NDC.

Sebagai informasi, Indonesia telah menetapkan NDCs pada tahun 2016 yang mencakup komitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 29% dengan usaha sendiri dan hingga 41% dengan bantuan internasional pada tahun 2030. Upaya ini termasuk pengendalian deforestasi, pengelolaan lahan berkelanjutan, pengembangan energi terbarukan, dan efisiensi energi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Riau, Mamun Murod, juga mengungkapkan bahwa sosialisasi ini sekaligus menjadi momentum bagi para seluruh stakeholder pengelolaan hutan di Provinsi Riau agar dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik dari berbagai peluang perdagangan karbon untuk dapat dikembangkan di daerahnya masing-masing. Dengan demikian, sosialisasi ini diharapkan dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat Riau melalui pengelolaan hutan lestari dan pembangunan daerah.

Dalam mekanisme perdagangan emisi atau yang biasa disebut juga sebagai sistem cap and trade, para pelaku usaha, baik perusahaan maupun organisasi, harus melakukan upaya penurunan emisi GRK sesuai dengan Persetujuan Teknis Batas Atas Emisi (PTBAE) atau emission cap yang telah ditetapkan.

Setiap sektor usaha, seperti sektor pembangkit listrik misalnya, akan diberikan alokasi tertentu untuk emisi GRK sesuai dengan batas atas yang telah ditetapkan. Pada akhir periode tertentu, perusahaan harus melaporkan jumlah emisi GRK riil yang mereka keluarkan. Jika emisi yang dilepaskan melebihi batas atas yang telah ditetapkan, perusahaan akan dikenakan sanksi.

Selain itu, dalam mekanisme offset emisi atau offset karbon, yang diperjualbelikan adalah hasil dari penurunan emisi atau peningkatan penyerapan dan penyimpanan karbon. Penurunan emisi GRK ini dapat dicapai melalui pelaksanaan berbagai kegiatan atau aksi mitigasi pengendalian perubahan iklim. Dengan demikian, sistem cap and trade menciptakan insentif bagi perusahaan untuk mengurangi emisi mereka seiring dengan mempromosikan upaya mitigasi perubahan iklim secara luas.

Provinsi Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat berpotensi besar dalam mendukung penurunan emisi GRK dari sektor kehutanan. Hal ini juga didukung dengan adanya 77 Unit Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) pada wilayah tersebut. Selain itu, sebagian besar pelaku usaha juga telah memiliki Sertifikasi Pengelolaan Hutan Lestari.

Oleh karena itu, implementasi Pengelolaan Hutan Lestari yang dilakukan oleh PBPH akan memberikan dampak yang nyata dalam aksi penurunan emisi GRK, ditambah dengan luasnya Kawasan Hidrologis Gambut (KHG) di Provinsi Riau mencapai 5,36 juta ha (55,76 persen), di Provinsi Sumatera Barat seluas 153.859 ha (1,60 persen) dan di Provinsi Kepulauan Riau seluas 16.284 ha (01,7 persen) (website:pkgppkl.menlhk.go.id).

Perlindungan lahan gambut dari risiko kebakaran hutan dan lahan adalah salah satu komponen kunci dalam strategi pengendalian perubahan iklim, dan hal ini menjadi bagian integral dari upaya-upaya melindungi ekosistem gambut yang vital bagi mitigasi emisi GRK.

 

Ingin Ikut Terus Berkontribusi dalam Menjaga Lingkungan Indonesia?

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

12 Okt, 2023
Persiapan Mutuagung Lestari (MUTU) Untuk Bursa Karbon

PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU) bersiap untuk menampung rezeki dari penyelenggaraan bursa karbon. Bukan hanya itu, Direktur Operasi MUTU, Irham Budiman mengungkapkan bahwa MUTU sudah mempertimbangkan potensi bursa karbon dalam strategi pengembangan usahanya ke depan.

“Keberadaan Bursa Karbon merupakan salah satu langkah strategis yang dilakukan Indonesia menunjukkan komitmen untuk melengkapi ekosistem dalam mendukung kebijakan Net Zero Emission sekaligus memanfaatkan potensi perdagangan karbon secara internasional,” ungkap Irham Budiman kepada Kontan.co.id, Senin (28/8).

Irham memastikan bahwa sebagai salah satu Lembaga Validasi dan Verifikasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK), MUTU siap mendukung sekaligus berkontribusi secara penuh terhadap bursa karbon. Saat ini, Irham menambahkan, MUTU sedang dalam tahap melengkapi skema layanan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dan Komite Akreditasi Nasional. Dengan demikian, MUTU akan fokus menyediakan layanan verifikasi dan validasi gas rumah kaca sesuai dengan skema NEK. Selain itu, MUTU juga akan mengembangkan pengujian laboratorium yang mendukung perhitungan karbon.

Irham menambahkan bahwa portofolio lain yang akan kembali relevan adalah sertifikasi Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK). Sebagai lembaga sertifikasi yang bergerak di bidang kehutanan, MUTU juga melayani sertifikasi SVLK produk kayu olahan. Hal ini menjadi bentuk komitmen MUTU dalam mensosialisasikan dan mendorong terselenggaranya tata kelola hutan dan pemanfaatan hasil hutan yang lestari.

Dikutip dari laman kontan(dot)co(dot)id, MUTU telah memasarkan jasa LVV sejak tahun 2015 melalui skema voluntary market seperti program ISO 14064-2, Joint Credit Mechanisms, Carbon Offsetting and Reduction Scheme for International Aviation (CORSIA), Social Carbon, Plan Vivo, serta menyediakan jasa sertifikasi skema-skema sustainability internasional lainnya seperti ISCC, FSC, FSSC 22000 dan RSPO.

Pengamat Pasar Modal sekaligus Founder WH Project, William Hartanto, memandang bahwa saham MUTU mempunyai prospek yang menarik terkait penerapan Bursa Karbon. Sebagaimana diketahui, MUTU telah melantai ke Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum saham perdana atau IPO pada 9 Agustus 2023 lalu dengan harga penawaran Rp 108 per saham. Harga ini mengalami peningkatan sebanyak 6,71% hingga posisi harga mencapai Rp 175 per saham terhitung Senin, 28 Agustus 2023.

Sebagai informasi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 14 Tahun 2023 tentang Perdagangan Karbon Melalui Bursa Karbon. POJK yang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) ini nantinya akan menjadi pedoman dan acuan menyangkut perdagangan karbon melalui bursa karbon.

Dikutip dari laman mediaindonesia(dot)com, POJK ini merupakan bagian dari upaya OJK untuk mendukung Pemerintah dalam melaksanakan program pengendalian perubahan iklim melalui pengurangan emisi gas rumah kaca, sejalan dengan komitmen Paris Agreement, serta mempersiapkan perangkat hukum domestik dalam pencapaian target emisi GRK tersebut. Substansi pengaturan POJK Bursa Karbon antara lain, pertama, bahwa unit Karbon yang diperdagangkan melalui Bursa Karbon adalah Efek serta wajib terlebih dahulu terdaftar di Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN-PPI) dan Penyelenggara Bursa Karbon.

 

MUTU International Sambut Baik Kebijakan Bursa Perdagangan Karbon

Sebagai salah satu Lembaga Validasi dan Verifikasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) yang sudah terakreditasi KAN sejak tahun 2015 untuk menyelenggarakan penilaian kesesuaian berupa kegiatan validasi dan verifikasi berdasarkan ISO/IEC 14065:2020 General principles and requirements for bodies validating and verifying environmental information, MUTU International sambut baik kebijakan bursa perdagangan karbon.

MUTU International sudah memiliki ekosistem bisnis yang sesuai untuk bursa karbon yakni sudah diakreditasi sebagai LVV GRK oleh KAN.  Kegiatan validasi dan verifikasi ini adalah salah satu dari bisnis utama MUTU International. Hingga saat ini, MUTU international telah menerbitkan 11 laporan validasi dan verifikasi gas rumah kaca dengan berbagai skema dan program serta terdapat 8 kegiatan yang akan dan sedang berlangsung pada tahun ini. MUTU International juga telah menerbitkan 105 sertifikat dengan skema International Sustainable Carbon Certification (ISCC) pada tahun 2022.

 

Ingin Ikut Terus Berkontribusi dalam Menjaga Lingkungan Indonesia?

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

12 Okt, 2023
Mengenal Apa itu Green Hydrogen: Manfaat dan Keuntungan

Green Hydrogen ialah hidrogen yang diproduksi dari sumber energi terbarukan seperti tenaga surya atau angin dengan menggunakan elektrolisis air. PT PLN (Persero) berkomitmen mengembangkan green hydrogen dan green ammonia sebagai bagian dari upaya hilirisasi energi bersih. Hal ini diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Senin (28/8) lalu.

Komitmen yang dilakukan di kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini merupakan kesepakatan antara PLN yang diwakili oleh Edi Srimulyanti selaku Direktur Retail dan Niaga PLN dan Fadi Krikor selaku Chairman sekaligus CEO Augustus Global Investment GmbH (AGI).

Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dadan Kusdiana, menggarisbawahi bahwa Indonesia mampu memproduksi hidrogen hingga 1,75 juta ton per tahun. Langkah ini sejalan dengan upaya hilirisasi sektor gas untuk menjadi bahan baku pupuk dan energi bersih seperti hidrogen.

“Hilirisasi gas merupakan salah satu peta jalan kami dalam mencapai target net zero emission. Kami sudah lebih dulu mengembangkan hidrogen hijau saat ini dan akan terus dikembangkan lebih besar lagi dengan dorongan kolaborasi semua pihak,” ungkap Dadan.

Sebagai informasi, Green Hydrogen ialah hidrogen yang diproduksi dari sumber energi terbarukan seperti tenaga surya atau angin dengan menggunakan elektrolisis air. Proses ini memisahkan air (H2O) menjadi hidrogen (H2) dan oksigen (O2) menggunakan listrik. Hidrogen yang dihasilkan ini disebut “hijau” karena tidak menghasilkan emisi karbon atau polutan lainnya selama produksi maupun penggunaannya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa PLN sebagai penyedia listrik di Indonesia akan memastikan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan untuk proyek pengembangan green hydrogen dan green ammonia.

“Industri green hydrogen dan green ammonia saat ini menjadi perhatian seluruh dunia. Kami bangga pada kesempatan ini dapat menjadi bagian dari inisiatif strategis dalam mendukung sustainable development, melalui pengembangan proyek energi bersih di Indonesia di mana listrik menjadi bagian yang vital di dalamnya,” papar Darmawan.

Tidak hanya itu, Darmawan menyatakan bahwa PLN akan memasok listrik pabrik dengan kebutuhan hingga 340 Mega Volt Ampere (MVA) serta memberikan Sertifikat Energi Terbarukan (Renewable Energy Certificate). Proses produksi menggunakan listrik terbarukan akan melahirkan hidrogen yang ramah lingkungan, atau green hydrogen, dan juga green ammonia.

“Kami berharap, project ini mampu mendorong laju pertumbuhan perekonomian hingga menciptakan multiplier effect melalui pengembangan energi masa depan yang ramah lingkungan,” ujar Darmawan.

Chairman dan CEO AGI, Fadi Krikor, menyampaikan bahwa investasi di Indonesia sangat menguntungkan, terutama dengan komitmen pemerintah, akses terhadap energi terbarukan, stabilitas ekonomi, dan politik yang baik. AGI berencana membangun Production Plant Green Hydrogen berkapasitas produksi 35.000 ton per tahun di Indonesia, dengan estimasi biaya investasi antara USD 400-700 juta.

“Kami akan menjajaki sekitar setengah miliar dolar fasilitas baru untuk produksi hidrogen ramah lingkungan. Dan yang pasti kita membutuhkan selain air dan kita membutuhkan energi hijau dan lokasi yang tepat,” ucap Fadi.

Selain itu, melalui keterlibatan Pupuk Indonesia dan anak usahanya, Pupuk Iskandar Muda sebagai mitra pengembang pabrik green ammonia dan green hydrogen akan mendapatkan produksi amonia yang lebih bersih.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menilai kolaborasi upaya pengembangan green hydrogen dan green ammonia merupakan langkah penting dalam mendukung pencapaian target net zero emission pada tahun 2060 yang menjadi program prioritas pemerintah.

Menurutnya, green hydrogen dan green ammonia dapat menjadi bahan bakar masa depan yang bersih dan berpotensi mengarah pada perkembangan ekonomi yang berkelanjutan.

“Kami berharap dapat berkontribusi kepada Indonesia untuk menjadi pemain global untuk green hydrogen dan green ammonia, karena green hydrogen dan green ammonia adalah bahan bakar masa depan tanpa emisi karbon,” ucap Rahmad.

Green hydrogen adalah terobosan revolusioner dalam bidang energi bersih, dan komitmen Indonesia untuk mengembangkannya adalah langkah maju yang akan membawa manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan perekonomian. Adanya kerja sama antara pemerintah, PLN, AGI, dan Pupuk Indonesia diharapkan dapat membawa Indonesia ke panggung global sebagai pemain utama dalam produksi green hydrogen dan green ammonia.

Dengan fokus pada energi bersih, Indonesia mampu memberikan kontribusi positif dalam mitigasi perubahan iklim dan mendukung transformasi global menuju sumber energi yang lebih berkelanjutan. Langkah ini membawa harapan untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi Indonesia dan dunia.

 

Ingin Ikut Terus Berkontribusi dalam Menjaga Lingkungan Indonesia?

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

12 Okt, 2023
597 Petani Sawit Tapanuli Selatan lulus sertifikasi RSPO

Penerapan praktik perkebunan lestari dalam industri kelapa sawit dapat membawa petani sawit mandiri memperoleh sertifikasi RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil). RSPO adalah sebuah lembaga internasional yang didirikan pada tahun 2004 dengan tujuan untuk mempromosikan produksi kelapa sawit yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan sosial. Sertifikasi RSPO menunjukkan bahwa perkebunan kelapa sawit memenuhi standar keberlanjutan yang ditetapkan oleh RSPO.

Sekda Tapanuli Selatan, Sofyan Adil mewakili Bupati Dolly secara simbolis menyerahkan Sertifikat RSPO kepada SJLS dan PSMB di Aula Tor Sibohi Hotel, Sipirok pada Senin (28/8). Penyerahan secara simbolis tersebut ditujukan pada 597 Petani Sawit Mandiri Tapanuli Selatan yang telah dinyatakan lulus sertifikasi RSPO. Petani Sawit Mandiri yang telah melakukan penerapan praktik perkebunan lestari tersebut tergabung dalam dua asosiasi petani pertama di Kabupaten Tapanuli Selatan. Kontribusi yang telah diberikan oleh kedua asosiasi tersebut sejumlah 859,51 Ha lahan sawit secara berkelanjutan diikuti dengan penambahan pendapatan hingga 1,4 milyar.

Dalam Pertemuan Besar Tahunan Tim Pelaksana Rencana Aksi Daerah (RAD) Kelapa Sawit Berkelanjutan (KSB) atau dikenal dengan Forum Kelapa Sawit Berkelanjutan Tapanuli Selatan (FoKSBI), Bupati Tapanuli Selatan beserta para pemangku kepentingan yang tergabung dalam FoKSBI memberikan apresiasi pada kedua asosiasi. Bukan hanya petani, pertemuan tersebut juga menghadirkan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, BBKSDA Wilayah III, KPH Wilayah X, para camat di sentra sawit, juga NGO.

Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Selatan, H. Dolly Pasaribu, S.Pt, M.M mengungkapkan secara langsung dukungan serta apresiasi terhadap kedua asosiasi.

“Saya sangat mengapresiasi capaian yang sudah didapat dan saya harap capaian ini dapat terus ditingkatkan,” ungkap Dolly.

Selain itu, Dolly juga berpesan agar Kepada Tim Pelaksana RAD KSB Tapanuli Selatan dapat menjalin kolaborasi sebagai langkah baik untuk mewujudkan perkebunan sawit berkelanjutan, khususnya bagi petani sawit mandiri. Hal demikian diungkapkan mengingat perjalanan panjang petani sawit mandiri hingga mendapatkan sertifikasi RSPO. Sekurang-kurangnya, butuh waktu hingga 5 tahun bagi para petani sawit mandiri untuk memperoleh sertifikasi, terhitung sejak 2018 lalu.

Sejalan dengan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan melalui Dinas Pertanian Daerah dan FoKSBI melakukan kolaborasi dengan Konservasi Indonesia melalui Program Sekolah Lapang Sawit Berkelanjutan. Kolaborasi ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas para petani sawit, terlebih lagi petani sawit mandiri.

Field Program Manager Konservasi Indonesia, Isner Manalu menyatakan bahwa Program Sekolah Lapang Sawit Berkelanjutan dilakukan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam pada petani sawit mengenai praktik perkebunan sawit berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa dengan mendorong petani melakukan intensifikasi, lahan sawit di dalam kawasan hutan dapat dicegah. Kegiatan Sekolah Lapang ini juga telah berdampak pada peningkatan produksi sawit hingga 25%,” ujar Isner.

Januari 2023, Sawit Jaya Lestari Saseba (SJLS) menjadi asosiasi pertama yang menerima sertifikasi mencakup area seluas 293,69 hektar, dengan volume tandan buah segar (TBS) 5,065,55 MT. Kemudian pada Mei 2023, Petani Sawit Muara Batangtoru (PSMB) menyusul perolehan sertifikasi dengan cakupan area bersertifikat seluas 601,82 hektar dan volume TBS sebanyak 12.296 MT.

Penerapan praktik perkebunan lestari yang dilakukan oleh petani sawit melalui Program Sekolah Lapang diharapkan dapat membantu petani sawit mandiri memenuhi kriteria sertifikasi RSPO. Dengan memperoleh sertifikasi RSPO, petani sawit dapat memasarkan produk mereka sebagai produk kelapa sawit berkelanjutan dan ramah lingkungan sekaligus membuka akses ke pasar yang memprioritaskan produk-produk yang mematuhi standar keberlanjutan.

 

Mutu Internasional melayani Sertifikasi ISPO

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

12 Okt, 2023
BPDLH Dampingi Petani untuk Peroleh Sertifikasi Karbon

Sertifikasi karbon mengacu pada proses penilaian dan verifikasi yang dilakukan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Pemerintah Indonesia telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021 yang mengatur tentang persiapan pelaksanaan bursa karbon di Indonesia. Langkah ini menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk mengatasi isu perubahan iklim sekaligus mempromosikan ekonomi hijau melalui sinergi dengan pelaku perdagangan karbon di tingkat masyarakat.

Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) memainkan peran kunci dengan fokus mendukung kelompok masyarakat sebagai pelaku dan penerima manfaat dari perdagangan karbon. Salah satu langkah nyata yang diambil BPDLH adalah memberikan pendampingan kepada kelompok petani hutan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk memperoleh sertifikasi karbon yang dapat dijual kepada pihak lain.

Sertifikasi karbon mengacu pada proses penilaian dan verifikasi yang dilakukan untuk memastikan bahwa proyek, kegiatan, atau organisasi telah mengurangi emisi gas rumah kaca atau telah melakukan tindakan untuk mengimbangi emisi tersebut dengan mengurangi atau menghapus jumlah karbon dioksida atau gas rumah kaca lainnya dari atmosfer. Sertifikasi ini dalam konteks mitigasi perubahan iklim, dimana pengurangan emisi gas rumah kaca sangat diperlukan untuk membatasi pemanasan global.

Direktur Utama BPDLH Kementerian Keuangan, Joko Tri Haryanto, mengungkapkan bahwa BPDLH telah menyelenggarakan dialog dalam mendukung pengembangan investasi pendanaan dan penguatan bisnis karbon. Kegiatan ini mendapatkan dukungan kuat dari Pemerintah Jerman melalui Kementerian Kerjasama Ekonomi Pembangunan dan lembaga internasional seperti GIZ, UNDP, dan GGGI.

“Kami sudah menyelenggarakan dialog pemangku kepentingan dalam mendukung pengembangan investasi pendanaan dan penguatan bisnis karbon di level masyarakat dalam bentuk  Kolaborasi pembangunan ekonomi inklusif pada masyarakat sekitar hutan pada 23-25 Agustus 2023 lalu di Jogja,” ungkap Joko pada Senin (28/8)

Pelaksanaan kegiatan tersebut meliputi kunjungan ke sejumlah kelompok tani hutan dan pelaku ekowisata di Gunungkidul dan Kulonprogo. Hasil kunjungan ini membuka peluang untuk memberikan pendampingan kepada petani hutan di DIY dalam mendapatkan sertifikasi karbon, mengingat potensi besar hutan di DIY untuk disertifikasi karbon.

Buka hanya itu, perlu adanya sinergi yang kuat dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Mitra Pembangunan, kelompok masyarakat, dan sektor swasta. Sinergi ini secara positif sekaligus menjadi bentuk kontribusi dalam mengembangkan mekanisme perdagangan karbon yang inklusif dan berkelanjutan, serta membantu memperkuat secara ekonomi dan sosial bagi kelompok masyarakat sekitar hutan.

Mitra pembangunan (GIZ, UNDP, GGGI, dan TAF) memberikan dukungan krusial dalam bentuk penguatan kapasitas kelompok dalam pemasaran produk secara digital, pengembangan infrastruktur ekowisata, serta persiapan sertifikat karbon bagi kelompok tani hutan. Tak hanya itu, mereka juga memfasilitasi pertemuan antara produk kelompok tani dengan sektor swasta seperti grup Obelix dan grup Heha, selain memberikan dukungan aspek pembiayaan dari lembaga keuangan.

“Ada indikator khusus yang harus dipenuhi untuk mendapatkan sertifikasi, termasuk jenis tanaman dan metode pengelolaan yang digunakan,” jelas Joko.

Dengan adanya berbagai langkah konkret ini, Indonesia diharapkan dapat bergerak maju dalam mendukung perdagangan karbon yang berkelanjutan, menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian, serta memperkuat peran masyarakat dalam mitigasi perubahan iklim.

 

MUTU International Sambut Baik Kebijakan Bursa Perdagangan Karbon

BPDLH Dampingi Petani untuk Peroleh Sertifikasi Karbon

Sebagai salah satu Lembaga Validasi dan Verifikasi Gas Rumah Kaca (LVV GRK) yang sudah terakreditasi KAN sejak tahun 2015 untuk menyelenggarakan penilaian kesesuaian berupa kegiatan validasi dan verifikasi berdasarkan ISO/IEC 14065:2020 General principles and requirements for bodies validating and verifying environmental information, MUTU International sambut baik kebijakan bursa perdagangan karbon.

MUTU International sudah memiliki ekosistem bisnis yang sesuai untuk bursa karbon yakni sudah diakreditasi sebagai LVV GRK oleh KAN.  Kegiatan validasi dan verifikasi ini adalah salah satu dari bisnis utama MUTU International. Hingga saat ini, MUTU international telah menerbitkan 11 laporan validasi dan verifikasi gas rumah kaca dengan berbagai skema dan program serta terdapat 8 kegiatan yang akan dan sedang berlangsung pada tahun ini. MUTU International juga telah menerbitkan 105 sertifikat dengan skema International Sustainable Carbon Certification (ISCC) pada tahun 2022.

 

Ingin Ikut Terus Berkontribusi dalam Menjaga Lingkungan Indonesia?

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

12 Okt, 2023
Gaji Safety Officer di Indonesia, Pasti Gak Pernah Kebayang

Safety officer adalah profesi yang sangat penting di perusahaan. Berapa gaji safety officer di Indonesia, dan apa penentu besarannya? Safety officer atau lebih dikenal dengan sebutan HS atau K3 adalah salah satu profesi yang sangat penting dan wajib ada di setiap perusahaan. Hal ini karena mereka bertugas untuk meningkatkan kesadaran pentingnya kesehatan dan keselamatan di tempat kerja.

Pemerintah sendiri juga telah mendorong berbagai program pengembangan kesehatan dan keselamatan kerja di seluruh sektor industri di Indonesia guna menjamin keamanan dan keselamatan dalam bekerja.

Inilah yang menjadikan kesempatan dan peluang kerja di sektor perlindungan tenaga kerja selalu dibutuhkan. Namun tahukah Anda apa saja tugas-tugas dan gaji safety officer.

 

Siapa itu Safety Officer?

Safety officer adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan pencegahan penyakit dan kecelakaan di sekitar lingkungan kerja.

Pada umumnya, safety officer juga lebih dikenal dengan istilah Health, Safety, and Environment atau disingkat menjadi HSE.

 

Kualifikasi Safety Officer

Jika Anda tertarik menjadi safety officer, maka Anda harus memperhatikan beberapa kualifikasi di bawah ini.

  • Laki-laki dan perempuan.
  • Usia tidak lebih dari 18 tahun dan tidak lebih dari 30 tahun.
  • Masih memiliki sertifikat umum AK3 yang berlaku.
  • Harus memiliki pengalaman kerja K3 minimal 1 tahun.
  • Mampu dan memiliki pengalaman dalam bekerja dengan individu dan kelompok.
  • Kesehatan fisik dan mental.

 

Pendidikan yang Harus Ditempuh untuk menjadi Safety Officer

Untuk menjadi safety officer, Anda membutuhkan ilmu pengetahuan yang cukup pada bidang terkait. Maka tidak heran jika gaji seorang safety officer juga patut diperhitungkan karena tugas dan tanggung jawab yang dibawa cukup berat.

Umumnya, safety officer merupakan lulusan dari Program Studi Sarjana Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3. Untuk jurusan ini sendiri sangat banyak, dan tersebar di hampir semua kampus negeri dan swasta di Indonesia.

Ruang lingkup pembelajaran jurusan K3 ialah seputar analisa konsep keilmuan K3 dan penerapan metode pengelolaan risiko K3 sesuai dengan situasi yang terjadi di tempat kerja.

Selain itu, sebenarnya masih banyak hal lain yang bisa dipelajari di dalam jurusan K3. Intinya, semua yang akan dipelajari berkaitan erat dengan hal-hal tentang keselamatan dan kesehatan dalam bekerja.

 

Tugas dan Tanggung Jawab Safety Officer

Walaupun terlihat menarik, menjadi safety officer tidaklah mudah. Berikut tugas dan tanggung jawab yang harus dipenuhi seorang safety officer.

  1.       Mengidentifikasi dan mengenali potensi bahaya
  2.       Membuat gagasan untuk program K3
  3.       Membuat dan menjaga dokumen K3
  4.       Melakukan evaluasi rutin terhadap insiden kecelakaan yang pernah terjadi
  5.       Menghubungkan perusahaan dan pemerintah
  6.       Mengomunikasikan pengetahuan tentang kesehatan dan keselamatan kepada pekerja
  7.       Melakukan inovasi dalam komunikasi dan implementasi di bidang K3

 

Penentuan Gaji Safety Officer secara Umum

Gaji Safety Officer di Indonesia, Pasti Gak Pernah Kebayang

Tentu saja gaji para safety officer di perusahaan tidak semua sama. Ada beberapa indikator yang menjadi penentu besar kecilnya gaji pekerja di bidang K3.

Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 1 Tahun 2017 Pasal 2 ayat (1), ada beberapa faktor penting yang perlu Anda perhatikan, yaitu:

  • Golongan jabatan:  gaji pekerja juga dilihat dari beban kerja atau tanggung jawab yang dimiliki. Jabatan atau jenjang karir dimulai dari staf, supervisor, asisten manajer, manajer sampai head atau pimpinan.  
  • Jabatan: Ini adalah salah satu hal penting untuk menentukan jumlah gaji yang diterima setiap bulan. Setiap jabatan pastinya akan mengacu pada struktur organisasi yang berlaku pada perusahaan tersebut.
  • Masa kerja: Selain yang tercancum di atas, masa kerja juga sangat menentukan berapa gaji safety officer setiap bulannya. Semakin lama masa kerja, maka akan semakin besar juga gaji yang akan diterima.
  • Tingkat Pendidikan: hal yang tidak kalah penting dalam menentukan jumlah gaji pekerja adalah tingkat Pendidikan.
  • Keahlian dan kompetensi: meski dapat berkembang seiring berjalannya waktu, wawasan dan keahlian setiap orang pastinya akan berbeda. Hal inilah yang menjadi standar untuk menentukan kualitas dan apresiasi dari perusahaan terhadap pekerja.

 

Gaji Safety Officer di Indonesia

Untuk menjadi safety officer, Anda harus menguasai ilmu pengetahuan di bidang terkait karena kemampuan Anda sangat penting dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam bekerja.

Adapun berikut ini gaji safety officer secara umum di Indonesia:

  • Untuk kualifikasi S1 dengan pengalaman kerja minimal 1-5 tahun, gaji yang akan diterima sekitar Rp5.000.000 atau maksimal Rp12.000.000.
  • Sedangkan untuk kelas supervisor S1 dengan pengalaman 10 tahun, maka gaji yang diterima sekitar Rp13.000.000 sampai maksimal Rp20.000.000.
  •  Terakhir, untuk jenjang manager S1 dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, maka bisa mendapatkan gaji minimal Rp27.000.000 maksimal Rp55.000.000.

Angka tersebut adalah standar secara umum dari beberapa perusahaan di Indonesia. Adapun jika terdapat perbedaan dengan angkanya, maka itu bagian dari kebijakan perusahaan.

 

Jenjang Karir Safety Officer di Perusahaan

Umumnya, ada sejumlah rekomendasi profesi yang sejenis dengan safety officer atau K3. Jika Anda menguasai bidang K3, maka inilah jenjang karir yang terbuka bagi Anda.

  • Safety Auditor, bertanggung jawab untuk mengawasi pelaksanaan kebijakan dan aturan K3 di tempat kerja;
  • Safety Inspector, bertanggung jawab untuk memberikan sanksi dan tindakan kepada pekerja yang melakukan pelanggaran.
  • HSE, bertanggung jawab untuk merancang sistem manajemen K3 serta prosedur dan peningkatan.
  • Teknisi Keselamatan, bertanggung jawab untuk memastikan bahwa semua alat produksi, alat angkut, dan kendaraan dalam kondisi aman untuk digunakan.
  • Safety Process, yang bertanggung jawab untuk memastikan keamanan setiap tahapan proses produksi. Selain itu, ketika proses tersebut melibatkan pemasangan tangki, pipa, dan komponen lainnya.
  • Fire Safety, bertanggung jawab untuk mencegah dan mengantisipasi kebakaran, memberikan perlindungan, dan menyelidiki semua faktor yang dapat menyebabkan kebakaran terjadi kembali.
  • Safety Advisor, bekerja sebagai konsultan atau penasihat K3. Mereka tidak memiliki tanggung jawab langsung terhadap penerapan K3, tetapi mereka dapat memberikan nasihat dan rekomendasi tentang peningkatan keamanan di tempat kerja berdasarkan wawasan yang luas dan pengalaman yang luas.
  • Corporate Safety, bertanggung jawab atas berbagai masalah terkait keselamatan perusahaan, seperti peraturan kebijakan, audit, analisis, dan pelatihan.

Itulah penjelasan lengkap mengenai gaji safety officer dan berbagai informasi lain terkait profesi tersebut. Jika Anda tertarik menjadi safety officer di masa depan, maka sebaiknya Anda menyiapkan diri sesuai dengan kualifikasi yang tertulis di atas.

Selain membutuhkan safety officer, perusahaan juga membutuhkan jasa sertifikasi untuk memastikan apakah produk mereka sudah sesuai dengan standar. 

Hal tersebut bisa Anda serahkan pada Mutu International jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi.

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

12 Okt, 2023
Ketahui Bibit Sawit Unggul dengan Ciri Berikut

Bibit sawit unggul merupakan awal yang baik untuk memeroleh panen berkualitas. Bibit semacam yang menawarkan keunggulan atau kualitas baik biasanya memiliki sejumlah ciri. Tentu ciri atau karakteristik tersebut tergolong familier untuk dikenali. 

Bagi Anda yang awam mengenai unggul tidaknya suatu bibit sawit, maka lebih baik pelajari terlebih dahulu karakteristiknya. Artikel ini akan membahas mengenai hal tersebut. Maka demikian, jangan lewatkan pembahasan informatif berikut!

 

Ciri-Ciri Bibit Sawit Unggul secara Umum

Demi memeroleh bibit berkualitas unggul, maka diperlukan pengetahuan yang cukup mengenainya. Memang, untuk mengenali bibit sawit yang baik diperlukan ketelitian dalam menganalisis ciri umum berikut ini:

1. Bentuk Tunas

Karakteristik pertama yang wajib dikenali dalam pemilihan bibit sawit bermutu baik yakni bagaimana bentuk tunasnya. Sebagai informasi, bibit sawit bermutu baik memiliki karakteristik yang mudah dikenali seperti mata tunas normal berwarna putih bersih.

Apabila menemukan bibit sawit disertai kecacatan bentuk dan memiliki warna cokelat berbias kehitaman, sebaiknya Anda peka bahwa bibit tersebut memiliki mutu yang rendah. Maka demikian, Anda wajib untuk teliti dan mengamati secara detail mengenai karakteristik bentuk tunas sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian bibit sawit. 

2. Bentuk Anak Daun

Karakteristik berikutnya yakni tentang anakan daun. Perlu dipahami, bibit sawit unggul mempunyai anak daun berbentuk melebar, tidak menggulung, dan tidak kusut. Apabila Anda menemukan pemasok bibit dengan ciri anak daun yang kusut, menggulung, dan sempit, maka dapat dipastikan jika bibit tersebut tidaklah sempurna. 

3. Tempurung Bibit Sawit

Bibit sawit berkualitas tinggi mempunyai tempurung berwarna hitam pekat, tanpa disertai retakan maupun kerusakan lainnya. Sebab, apabila tempurung bibit tersebut dalam kondisi retak, tentu kemungkinan besar isi yang ada di dalamnya pun ikut rusak dan dapat memengaruhi tumbuh-kembangnya di masa mendatang sesudah ditanam. 

Perlu diingat, tempurung bibit sawit berkualitas tidak pula ditumbuhi oleh jamur dan serabut-serabut. Biasanya, jamur tumbuh subur pada media yang lembab. Kondisi bibit sedemikian rupa akan mempersulit pertumbuhan tanaman, bahkan risikonya yakni tidak mampu untuk tumbuh sama sekali.

4. Akar Bibit

Karakteristik bibit sawit unggul ditandai dengan akar yang tidak begitu panjang. Lebih tepatnya, panjang akar bibit berkualitas baik tidaklah lebih dari 2 hingga 3 sentimeter. 

Apabila telah melewati ukuran panjang tersebut, maka dikhawatirkan bibit tidak mampu tumbuh secara optimal lantaran terlampau tua. Selain tidak terlalu panjang, akar bibit sawit berkualitas tinggi mempunyai tudung dan tidak langsung terbuka. 

5. Batang Bawah Bibit

Bibit sawit bermutu tinggi ditandai dengan karakteristik batang bawah yang pendek dan gemuk. Ketika periode pertumbuhannya, batang dengan kondisi sedemikian rupa bisa jauh lebih kokoh ketimbang bibit berbatang bawah tinggi dan kurus.

6. Warna Daun, Batang, dan Radikula

Warna batang akar atau radikula, batang, serta daun suatu bibit sawit berbeda dengan mereka yang telah tumbuh menjadi tanaman. Apabila pada tanaman sawit batang serta radikulanya berwarna cokelat disertai daun yang hijau, maka karakteristik tersebut tidaklah berlagu bagi bibit sawit.

Perlu dipahami, bibit sawit bermutu tinggi mempunyai radikula berwarna kekuning-kuningan yang condong mendekati hijau. Adapun warna calon batang maupun calon daun yakni keputih-putihan bersih.

7. Ukuran Calon Batang

Bongkot bibit atau calon batang sawit berkualitas memiliki ukuran pendek. Prinsipnya, semakin pendek suatu calon batang, tentu semakin unggul suatu bibit sawit kala periode pertumbuhan dan semakin kuat ketika telah ditanam. 

8. Bentuk Bibit

Karakteristik bibit sawit yang baik yakni mempunyai bentuk yang lonjong atau bulat serta tidak disertai cekungan-cekungan. Pada intinya, bentuk bibit ini normal dan tidak ada kecacatan.

Itu dia ciri-ciri bibit sawit dengan mutu yang baik. Anda dapat mempelajari lebih lanjut mengenai karakteristik yang telah disebutkan di atas dengan mengamati secara langsung dan melalui penemuan informasi lebih detail dari literasi atau profesional berpengalaman.

 

Informasi Relevan terkait Bibit Sawit Unggul dan Legal

Ketahui Bibit Sawit Unggul dengan Ciri Berikut

Mengetahui dan memahami karakteristik bibit sawit berkualitas baik saja tidaklah cukup. Anda perlu mengetahui beberapa informasi relevan terkait bibit legal dan ilegal serta bagaimana untuk mendapatkan bibit secara resmi. Jadi berikut adalah aspek-aspek yang perlu diperhatikan:

1. Memahami Bibit Sawit Asli

Bibit asli sawit orisinal memiliki tiga ciri yang perlu dipahami. Berikut adalah penjelasan mengenai ketiga ciri tersebut:

  • Asalnya dari varietas unggul DxP yang sudah dirilis oleh Menteri Pertanian secara resmi.
  • Produksinya dari kebun bibit khusus yang telah mengantongi sertifikasi melalui penyilangan pohon ibu induk Dura (D) bersama pohon bapak Pisifera (P). Tentunya keunggulan bibit ini sudah teruji.
  • Bibit bisa disertifikasi lantaran kemurnian genetik terjamin serta perkecambahan benih diterapkan secara sistematis dan rapi. Dengan demikian, asal-usulnya bisa dilacak ke pohon induk.

2. Memahami Bibit Sawit Ilegal

Bibit asli sawit ilegal memiliki tiga ciri yang perlu dipahami. Berikut adalah penjelasan mengenai ketiga ciri tersebut:

  • Asalnya dari kecambah atau buah di bawah pepohonan kelapa sawit yang dikumpulkan dan ada di kebun produksi Tenera (T) atau Dura (D) yang disilangkan.
  • Pertumbuhan kecambah dilakukan melalui cara alami serta asal-usul pohonnya tidak jelas atau tidak tercatat.
  • Bibit tidak bisa disertifikasi lantaran asal-usulnya tidaklah jelas serta proses perkecambahannya tanpa mengikuti standar berlaku.

3. Memahami Dampak Kerugian Menggunakan Bibit Sawit Ilegal

Bibit sawit unggul tentu legal. Bagaimana dengan bibit sawit ilegal? Sudah pasti kualitasnya tidaklah unggul. Perlu diketahui, berikut adalah sejumlah dampak negatif akibat penggunaan bibit sawit ilegal:

  • Menghasilkan kontaminasi Dura (D), sehingga berpotensi tinggi mengurangi produksi CPO (crude palm oil) dan TBS (tandan buah segar).
  • Menekan kesempatan dalam memeroleh pendapatan optimal serta pengeluaran biaya yang sia-sia. Pekebun pun bisa sukar dalam mengembalikan pinjaman kredit lantaran hasil produksi yang rendah.
  • Menimbulkan ekses masalah atau konflik antara PKS (pabrik kelapa sawit) dan kebun pemasok TBS.
  • Mendapatkan sanksi, karena telah melanggar UU Nomor 12 tahun 1992 mengenai Sistem Budidaya Tanaman serta UU Nomor 29 tahun 2000 mengenai Perlindungan Varietas Tanaman. 
  • Menimbulkan produktivitas yang rendah, yakni hanya dapat memproduksi TBS sebanyak 50% dengan rendemen CPO paling banyak 18%.
  • Merusak mesin pengolah rendemen CPO, mengambil pangsa pasar, menurunkan level produksi CPO dalam skala nasional, menurunkan citra produsen bibit sawit resmi, hingga SDM, SDA, dan modal tidak dapat termanfaatkan optimal.

4. Memahami Cara Memeroleh Bibit Sawit Legal

Untuk mendapatkan bibit yang baik dan resmi, maka Anda dapat melakukan dua langkah mudah! Berikut poinnya:

  • Pemesanan kecambah sawit dilakukan dari sumber bibit sawit legal yang sudah ditetapkan pemerintah dengan menyertakan SP2B-KS (Surat Persetujuan Penyaluran Benih Kelapa Sawit) yang diterbitkan Ditjen Perkebunan atau Dinas Perkebunan Provinsi/Kabupaten/Kota.
  • Pembelian bibit di dalam polybag dilakukan dari penangkar bibit legal (mempunyai TRUP (Tanda Registrasi Usaha Pembenihan)) serta disertifikasi UPTD Pembenihan Tanaman Perkebunan.

Demikian pembahasan mengenai ciri bibit sawit unggul beserta informasi relevan seputar cara mendapatkannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda? Bicara soal sertifikasi, sebaiknya segera peroleh demi kebaikan bisnis Anda! Caranya? Percayakan sertifikasi perusahaan pada Mutu International!

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

12 Okt, 2023
Ikuti Cara Ini Agar Bibit Sawit Cepat Tumbuh Besar

Proses pembibitan pada tanaman seperti kelapa sawit sangat penting, karena akan menentukan kualitas sawitnya nanti. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk mengetahui bagaimana merawat bibit sawit agar lebih cepat besar dan panen dengan baik.

Perawatan bibit kelapa sawit, biasanya mulai sejak bibitnya diambil. Namun bibit yang didapatkan dari pembibit mandiri atau membeli bibit biasanya harus ditunggu dulu sampai usianya cukup atau di atas 12 bulan.

Hal tersebut sebenarnya memiliki dampak positif dan negatif bagi bibit itu sendiri, namun yang terpenting adalah Anda memastikan betul apakah bibit yang akan ditanam memiliki kualitas yang baik.

 

Cara Membuat Bibit Sawit Cepat Besar

Untuk mendapatkan hasil sawit dengan kualitas yang baik, Anda harus menanamnya dengan cara yang tepat. Agar hasil sawit lebih cepat besar, Anda bisa mencoba beberapa cara berikut ini.

1. Memperhatikan Iklim dan Media Tanam

Hal pertama yang harus dilakukan untuk menjadikan sawit cepat tumbuh besar adalah memperhatikan dengan baik iklim dan media tanamnya. 

Untuk mempercepat proses pertumbuhan bibit, Anda butuh tanah yang subur dengan kandungan lempung yang tepat dan memiliki pH kurang lebih 4-6.

Selain itu, pastikan juga perkebunan Anda memiliki drainase yang baik agar proses pengaliran air berjalan lancar dan tekstur tanah memiliki tingkat kelembaban yang cukup. 

Jika tanah terlalu lembab, maka bibit akan lebih sulit berkembang. Hal serupa juga dapat terjadi ketika tanah yang digunakan terlalu kering.

Karena pohon sawit membutuhkan sinar matahari langsung selama 5-7 jam per hari, maka pastikan juga tanaman ditempatkan pada suhu sekitar 24-28 °C.

2. Perhatikan Cara Menanam

Kelapa sawit tidak bisa ditanam dengan cara sembarangan, Anda perlu memperhatikan waktu penanaman agar sawit dapat tumbuh dan berkembang dengan cepat.

Waktu yang paling tepat untuk menanam bibit buah sawit adalah pada musim hujan, karena saat musim hujan ketersediaan air cukup tinggi. Sehingga waktu ini akan menjadi waktu yang tepat untuk menanam kelapa sawit.

3. Menyemai Bibit Kelapa Sakit

Kelapa sawit membutuhkan penyemaian agar dapat berkembang dengan cepat. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan dalam proses penyemaian.

  • Tanam bibit sedalam 2 cm pada polybag 12 x 35 cm atau 15 x 23 cm yang telah diisi oleh tanah ayak sebanyak 1,5 – 2.0 kg. Pastikan tanah yang digunakan dalam keadaan lembab,
  • Simpan dalam bedengan ukuran 20 cm dan rawat dengan baik selama 3-4 bulan. Setelah itu, daun akan tumbuh 4-5 helai.
  • Pindahkan ke polybag baru setebal 0,11 mm ukuran 40 x 50 cm yang telah berisi tanah ayak 15-30 kg. Pastikan sebelum dipindahkan, tanah sudah lembab dan disiram dengan POC NASA sebanyak 0,5 tutup botol (5 ml per liter air)
  • Terakhir, posisikan polybag dalam bentuk segitiga sama sisi dengan jarak minimal 90 x 90 cm antar polybag satu dengan yang lain.

4. Merawat Bibit Sawit yang Sudah Ditanam

Cara merawat bibit kelapa sawit selanjutnya adalah dengan memberikan perhatian yang intensif, seperti menyiram secara rutin, menyiangi, menyulam, dan memupuk.

Pastikan tanaman disiram dua kali sehari, proses penyiangan dua sampai tiga kali dalam sebulan, serta lakukan penyulaman dengan menyeleksi bibit yang rusak, mati atau tidak normal ketika memasuki usia empat sampai sembilan bulan.

Untuk mencegah bibit yang mati atau tidak berkembang, maka pastikan Anda melakukan beberapa cara yang sudah disebutkan dengan baik.Jangan lewatkan satu langkah pun, karena bisa sangat berdampak pada pertumbuhan atau perkembangan sawit.

5. Memupuk Bibit

Proses pemupukan dilakukan secara rutin setiap minggu dengan dosis dan jenis pupuk yang sesuai dengan kebutuhannya. Jika ingin bibit sawit tumbuh besar, maka Anda bisa mengikuti takaran pupuk berikut ini:

  • NPK 12-12-17-2: 8 gram (minggu 14, 15, 16, dan 20), 12 gram (minggu 22, 24, 26, dan 28), 17 gram (minggu 30, 32, 34, dan 36), dan 20 gram (minggu 38 dan 40).
  • NPK 15-15-6-4: 2 gram (minggu 2 dan 3), 4 gram (minggu 4 dan 5), 6 gram (minggu 6 dan 8), dan 8 gram (minggu 10 dan 12).
  • NPK 12-12-17-2: 4 gram (minggu 19 dan 21), 6 gram (minggu 23 dan 25), dan 8 gram (minggu 27, 29, dan 31).
  • POC NASA: diberikan pada minggu 1-40 (1-2 cc per liter air per debit), dan kemudian disemprotkan sekali setiap 1-2 minggu.

Satu botol SUPERNASA per 400 bibit harus ditambahkan tiga sampai empat kali selama pembibitan. Anda dapat melakukannya dengan mengencerkannya ke dalam empat liter air dan membuat larutan.

Setelah itu, siramkan sepuluh mililiter larutan induk ke bibit yang akan ditanam.

 

Cara Memilih Bibit Sawit yang Benar

Selain melakukan cara yang benar dalam menanam, Anda juga perlu memperhatikan kualitas bibit dari tanaman sawit. Berikut cara memilih bibit kelapa sawit yang tepat agar cepat tumbuh besar.

1. Pastikan Legalitas Bibit Sawit

Pada umumnya, bibit yang legal berasal dari varietas terbaik yang sudah melewati proses seleksi bibit yang ketat dari Pemerintah. Sehingga kualitasnya terjamin dan pertumbuhan bibit otomatis juga akan relative cepat.

Sebaliknya, jika Anda memilih bibit illegal maka pertumbuhan sawit juga tidak terjamin dan risiko pembibitannya gagal menjadi lebih besar.

2. Pastikan Bentuk Bibit sesuai Standar

Ciri khas bibit yang baik adalah bibit yang memiliki ukuran biji yang proporsional atau tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil.

Bentuk bibit yang ideal juga bulat atau lonjong dengan calon batang yang pendek serta radikal akar panjang. 

Selain itu, biasanya bibit memiliki tempurung yang tidak berserat dan cenderung licin.

3. Cek Kondisi Bibit

Bibit yang unggul akan menghasilkan kualitas buah yang baik, hal tersebut juga berlaku pada tanaman sawit. Salah satu tanda bibit yang Anda gunakan baik adalah bentuk akarnya tidak keluar dari polybag. Sehingga tidak ada serangga yang bisa masuk ke dalam bibit.

Selain itu, pastikan juga bibit berwarna kuning agak kecoklatan dan daunnya terbelah. Setelah memastikan hal-hal tersebut, maka barulah Anda bisa berlanjut ke tahap selanjutnya.

Menanam bibit sawit bisa menjadi hal yang mudah asalkan Anda tahu bagaimana cara membuatnya tumbuh dan berkembang dengan cepat.

Pastikan untuk memperhatikan dengan baik apa saja yang harus dilakukan dan dihindari agar proses pembibitan berhasil serta bisa menghasilkan sawit yang berkualitas.

Agar produksi sawit lebih maksimal, Anda juga perlu memastikan bahwa perkebunan sawit sudah tersertifikasi sesuai standar. Jika belum, maka Anda bisa mempercayakannya kepada Mutu International.

Sebagai penyedia jasa sertifikasi ISPO, RSPO, dan MSPO. Mutu International akan melakukan pengujian, inspeksi dan sertifikasi agar perkebunan sawit Anda sesuai standar. 

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

12 Okt, 2023
Inilah Alat Canggih Pengangkut Buah Kelapa Sawit Modern

Lahan sawit di Indonesia sangatlah luas, oleh sebab itu untuk mengangkut buah kelapa sawit yang matang membutuhkan alat pengangkut yang canggih. Sehingga dapat dikatakan bahwa industri kelapa sawit memiliki potensi besar untuk dikembangkan di negara ini. 

Apakah Anda tertarik untuk membangun industri kelapa sawit di Indonesia? Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan yang berperan besar dalam pembangunan ekonomi negara.

Dilansir dari Data Direktorat Jenderal Perkebunan, Indonesia telah memproduksi kelapa sawit setidaknya sebanyak 48 juta ton pada tahun 2021. Angka tersebut sangat besar dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia. 

Dari data tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa Indonesia masih memerlukan beberapa faktor pendukung agar area perkebunan dan pengolahan kelapa sawit menjadi lebih efektif. Alat bantuan untuk mengangkut buah sawit adalah salah satu faktor pendukungnya.

Alat angkut berperan besar dalam proses pemindahan hasil tanaman sawit yang diambil dari perkebunan untuk kemudian diolah di pabrik. Tanpa alat angkut, maka produksi sawit akan terhambat bahkan mati.

Tetapi mengapa kelapa sawit membutuhkan alat angkut dan apa saja alat-alat angkut tersebut? Simak selengkapnya berikut ini.

 

Mengapa Harus Menggunakan Alat Angkut Buah Kelapa Sawit?

Indonesia merupakan salah satu produsen minyak sawit terbesar di dunia. Untuk itu, pengelolaan dan budidaya yang optimal sangat diperlukan demi menghasilkan kualitas minyak sawit terbaik yang layak dipasarkan.

Hal inilah yang akhirnya mendorong kebutuhan alat angkut kelapa sawit yang kuat agar proses panen menjadi lebih efektif dan cepat. Dengan menggunakan alat angkut, maka Anda bisa terhindar dari hal-hal berikut ini.

  • Alat angkut yang kuat dan tahan banting akan memudahkan proses panen buah sawit di segala situasi. 

Meski curah hujan sedang tinggi dan muncul kendala-kendala cuaca lainnya, proses pengumpulan kelapa sawit akan tetap berjalan sebagaimana mestinya.

  • Alat angkut yang besar akan mempercepat proses pengangkutan. Dengan begini, maka buah sawit tidak akan tersisa atau bahkan menjadi busuk.
  • Alat angkut yang berkualitas akan mempercepat proses pengangkutan dan dapat digunakan untuk pengangkutan jangka panjang. Sehingga perusahaan menjadi lebih hemat budget.

 

Rekomendasi Alat Angkut Buah Kelapa Sawit

Inilah Alat Canggih Pengangkut Buah Kelapa Sawit Modern

Sebagai salah satu penyedia bahan baku Indonesia, bisnis kelapa sawit fokus memasarkan produk ke berbagai pelaku ekonomi, mulai dari petani hingga korporat yang besar. 

Proses pendistribusian ini pun membutuhkan alat dan akomodasi agar bisa sampai ke distributor dengan selamat.

Berikut ini beberapa rekomendasi alat angkut buah sawit yang dapat membantu Anda mengangkutnya dengan baik.

1. Mini Dumper

Mini dumper adalah salah satu alat yang digunakan sebagai pengangkut kelapa sawit yang berbentuk truk mini dengan berbagai kapasitas (sesuai kebutuhan). Namun secara umum, inilah kapasitas mini dumper yang disarankan.

  • Memiliki kapasitas 900 – 1900 kg dengan dumpling dan hilift yang menggunakan ketinggian rata-rata 1.960 cm.
  • Memiliki bobot 1.070 kg, serta menggunakan bahan bakar solar atau diesel.
  • Dilengkapi dengan mesin satu cylinder yang punya pendingin air atau radiator dengan kekuatan 13 HP agar unit lebih hemat bahan bakar.
  • Tidak mudah terperosok, sehingga lebih aman dan nyaman digunakan.

Selain itu, Mini Dumper juga dilengkapi dengan roda crawler sekitar 250 mm berbahan karet yang aman digunakan di jalan yang rusak dan bebatuan.

2. Transporter

Transporter sering digunakan untuk menempuh jalan yang terjal atau rusak karena kendaraan ini memiliki roda yang tidak biasa. Selain itu, ada beberapa keunggulan lain dari transporter seperti berikut ini.

  • Dibuat dengan kapasitas angkut mencapai 650 kg, serta dapat mengangkut buah sawit atau bahan pertanian lainnya.
  • Dirancang dengan sistem yang memudahkan proses bongkar muat, karena memiliki sistem hidrolik.
  • Dilengkapi sistem kontrol ergonomis yang memiliki strick rotary joint dan rem kaki. Sehingga lebih aman dan nyaman dikendarai.

 

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengangkut Buah Kelapa Sawit

Inilah Alat Canggih Pengangkut Buah Kelapa Sawit Modern

Pada umumnya, kelapa sawit akan diangkut dari perkebunan ke pabrik menggunakan alat angkut, seperti mini truck atau kendaraan sejenis. Bahkan beberapa perusahaan besar, sudah menggunakan lokomotif karena dianggap

Selain pertimbangan alat, Anda juga perlu memperhatikan hal-hal lain dalam proses pengangkutan kelapa sawit. Adapun hal-hal yang maksud adalah sebagai berikut.

1. Perhatikan Kapasitas Truk

Semakin banyak kelapa sawit yang diangkut, maka akan semakin cepat pula proses pengangkutan yang dilakukan. Namun hal tersebut tetap harus disesuaikan dengan kapasitas muatan truk.

Untuk mencapai proses pengangkutan yang efisien, maka perlu ada batasan terkait jumlah kelapa sawit yang diambil dari perkebunan menuju pabrik. 

Usahakan untuk tidak melebihi kapasitas agar proses pengangkutan tetap aman.

2. Susun Jadwal Pengangkutan yang Rapi

Untuk mewujudkan sistem pengangkutan yang optimal, maka jadwal pengangkutan pun harus tersusun rapi. Jangan sampai kelapa sawit dipanen di waktu yang tidak tepat sehingga proses pendistribusian menjadi terhambat.

Agar hal tersebut tidak terjadi, maka Anda perlu membuat jadwal yang jelas dan rapi agar proses pengangkutan dapat berjalan dengan teratur.

3. Perawatan Alat Angkut Buah Sawit

Semua peralatan yang digunakan untuk mengangkut kelapa sawit harus dirawat dengan baik. Setiap alat harus dicek kondisinya sebelum dan sesudah melakukan pengangkutan.

Hal ini menjadi penting karena dapat menentukan usia pakai dari alat angkut yang digunakan. Semakin baik perawatannya, maka alat angkut pun akan semakin tahan lama.

Selain itu, usahakan para pelaku usaha sawit memilih alat angkut yang berkualitas karena dibandingkan dengan yang biasa alat berkualitas akan lebih baik performa dan daya tahannya.

Jangan mudah tergiur dengan alat yang murah, pastikan alat yang akan Anda gunakan sesuai kebutuhan dan berkualitas.

4. Sistem Keamanan Proses Pengangkutan

Selain yang sudah tertulis di atas, sistem keamanan ketika proses pengangkutan pun termasuk hal yang harus diperhatikan. Karena hal ini sangat berpengaruh kelancaran pengangkutan kelapa sawit.

Karena perjalanan dari perkebunan menuju pabrik cukup jauh, bahkan sampai melintasi jalan rusak atau melewati perbatasan negara. 

Maka pihak pengangkut harus memasang pengaman, misalnya seperti jaring-jaring di bagian dalam muatan truk agar buah tidak berjatuhan meski melewati jalan rusak.

Proses pengangkutan buah kelapa sawit bisa menjadi sangat mudah ataupun sulit, tergantung dari alat, sistem dan cara pengangkutan. Pastikan Anda mengikuti semua aturan dan instruksi dengan lengkap agar proses pengangkutan berjalan lancar tanpa hambatan.

Selain itu, jangan lupa pilih alat canggih yang berkualitas untuk mengangkut buah sawit yang akan diambil. Demikian penjelasan tentang rekomendasi alat angkut dan hal-hal yang harus dipertimbangkan saat memilihnya.

Sedangkan untuk memastikan hasil produksi sawit sesuai standar, Anda bisa mempercayakannya pada Mutu International. Sebagai penyedia jasa sertifikasi ISPO, RSPO, dan MSPO, kamu akan melakukan proses pengecekan secara mendalam dan memastikan semua berjalan sesuai standar.

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

12 Okt, 2023
RSPO Recertification Summary Report of Lada POM – PT Surya Sawit Sejati

RSPO Recertification Summary Report of Lada POM – PT Surya Sawit Sejati : Download ENG

12 Okt, 2023
Pengumuman Publik Kegiatan Audit Tahap 2 (Sertifikasi) IFCC PT Mahakam Persada Sakti

Pengumuman Publik Kegiatan Audit Tahap 2 (Sertifikasi) IFCC PT Mahakam Persada Sakti : Download

12 Okt, 2023
Proses Pengolahan Kelapa Sawit Menjadi Crude Palm Oil

Crude palm oil atau minyak kelapa sawit adalah salah satu olahan yang diperoleh dari hasil ekstraksi buah kelapa sawit. Biasanya, minyak kelapa sawit ini memiliki warna merah dengan kandungan beta-karoten yang tinggi.

Beta-karoten sendiri adalah salah satu senyawa vitamin A yang juga memiliki pigmen warna merah atau jingga pada tumbuhan.

Namun minyak kelapa sawit tidak terjadi begitu saja, ada banyak tahapan yang harus dilakukan untuk menjadikan buah kelapa sawit menjadi minyak. Adapun penjelasan lebih lanjut tentang tahapan pembuatan minyak kelapa sawit bisa disimak di sini.

 

Manfaat Crude Palm Oil

Minyak kelapa sawait menyimpan banyak manfaat bagi kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa manfaat yang perlu Anda ketahui.

1. Bisa Digunakan sebagai Campuran Biodiesel

Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif yang dibuat dari campuran antara solar dengan minyak sawit. Untuk itu, minyak kelapa sawit ini sering digunakan dalam jumlah yang banyak untuk ini.

2. Bisa Dipakai untuk Bahan Baku Minyak Goreng

Seperti yang kita tahu, bahwa minyak goreng adalah salah satu kebutuhan harian rumah tangga yang perlu kita gunakan sehari-hari. 

Selain sebagai bahan campuran biodiesel, minyak kelapa sawit juga digunakan sebagai bahan baku untuk membuat minyak goreng.

3. Bisa Dimanfaatkan untuk Bahan Baku Makanan

Tahukah Anda kalau minyak kelapa sawit juga dapat digunakan sebagai bahan baku makanan? Salah satunya adalah margarin. 

Margarin merupakan makanan yang bisa diolah menjadi produk olahan lainnya, seperti selai kacang, ice cream, kue, biskuit dan coklat.

4. Bisa Digunakan untuk Bahan Baku Kosmetik

Tidak banyak yang tahu bahwa minyak kelapa sawit juga dapat digunakan sebagai bahan baku untuk produk kosmetik. Hal ini karena teksturnya dapat digunakan untuk memberikan kelembaban bagi suatu produk kecantikan.

5. Bisa Dipakai sebagai Pelapis Baja

Minyak kelapa sawit juga terkenal dalam industri baja, karena terbukti dapat melapisi dan memberikan perlindungan pada besi atau baja agar tahan korosi dan awet digunakan dalam jangka waktu yang lama.

 

Proses Pengolahan Kelapa Sawit Menjadi Crude Palm Oil

Proses Pengolahan Kelapa Sawit Menjadi Crude Palm Oil

Setelah mengetahui berbagai manfaat dari minyak kelapa sawit, maka kitab isa berlanjut ke tahap-tahap pembuatan minyak sawit. Berikut tahapan-tahapannya.

1. Jembatan Timbang

Proses pembuatan minyak sawit dimulai dari proses penimbangan. Pada umumnya, setiap pabrik kelapa sawit pasti menggunakan sistem komputer untuk menimbang semua truk pengangkut Tandan Buah Sawit (TDS) dari perkebunan Pemerintah maupun swasta.

Prinsip kerja penimbang atau jembatan timbang ini adalah membiarkan truk pengangkut melewati jembatan timbang, lalu berhenti selama 5 menit untuk dicatat berapa total beratnya.

Kemudian setelah dibongkar, truk tersebut akan ditimbang ulang, untuk dihitung selisihnya dengan hasil awal tadi. Hal ini dilakukan agar proses perhitungan menjadi lebih akurat.

2.  Penyortiran Buah Sawit

Setelah ditimbang, buah sawit yang sudah masuk ke pabrik harus diperiksa dengan baik kualitas dan kematangannya. Proses pemeriksaan ini sering disebut juga sebagai sortir buah agar buah yang diambil nanti benar-benar buah dengan kualitas terbaik.

Kriteria yang paling penting dalam proses penyortiran ini adalah tingkat kematangan. Karena tingkat kematangan buah sawit dapat memengaruhi rendaman minyak dan ALB (Asam Lemak Buah/ FFA = Free Fatty Acid) yang dapat dilihat pada tabel berikut ini.

Kematangan buah Rendemen minyak (%) Kadar ALB (%)
Buah mentah 13 – 17 1,6 – 2,8
Setengah matang 18 – 24 1,7 – 3,3
Buah matang 25 – 31 1,8 – 4,4
Buah lewat matang 27 – 31 3,8 – 6,1

 

Buah sawit yang memenuhi kriteria akan dimasukkan ke tempat pengumpulan sementara (loading ramp) sampai akhirnya nanti diteruskan ke stasiun perebusan sawit (Sawit Oil Sterilizer ).

3.  Proses Perebusan Buah Sawit (Sterilizer)

Lori buah yang sudah terisi Tandan Buah Segar (TDS) akan dimasukkan ke dalam sterilizer dengan capstan. Proses ini juga tersedia dengan berbagai model, seperti.

  • Sterilizer Horizontal (konvensional)
  • Vertical Sterilizer
  • Continuous Sterilizer (CS) – Hak Paten CB-MODIPALM (Malaysia)
  • Oblique Sterilizer

Adapun berikut ini adalah tujuan perebusan pada buah sawit.

  1.       Untuk mengurangi meningkatnya asam lemak bebas (ALB/FFA)
  2.       Untuk mempermudah proses pelepasan buah sawit pada thresher
  3.       Untuk mengurangi kadar air pada buah sawit
  4.       Untuk melunakkan daging buah, sehingga lebih mudah lepas dari biji (nut)

Dalam proses perebusan ini, minyak yang terbuang sekitar 0.8 %. Lalu uap yang digunakan untuk memanaskan sterilizer akan disalurkan dari mesin boiler.

Selama 90 menit, uap yang masuk ke sterilizer direbus pada tingkat 2,7 hingga 3 kilogram per sentimeter persegi. Suhunya adalah 140 derajat Celcius.

4. Proses Penebah (Thresher Process)

Pada tahap ini, pabrik biasanya menggunakan mesin hoisting crane untuk mengangkat lori buah sawit dan isi buah sawit ke bunch feeder (hooper). Hal ini berarti lori yang diangkat berisi Tandan Buah Sawit yang sudah direbut.

Selanjutnya, ada thresher (bantingan) yang berfungsi untuk melepaskan buah sawit dari tandan sawit dengan cara mengangkat dan membandingnya ke empty bunch conveyor atau konveyor tandan sawit kosong.

Berikutnya ada pressing machine yang berfungsi untuk mengambil minyak dari buah kelapa sawit. Keberhasilan pengoperasian alat ini akan mempengaruhi kualitas minyak. Untuk itu, perlu dipastikan bahwa mesin yang digunakan adalah yang terbaik.

Digester juga merupakan alat yang digunakan untuk memisahkan buah sawit dengan biji, melembutkannya agar lebih mudah diproses dan memanaskan buahnya.

Terakhir, dimasukan ke screw press atau mesin kempa ulit sawit yang berguna untuk memeras buah sawit yang sudah dipisahkan oleh digester agar menghasilkan minyak kasar.

 5. Proses Pemurnian Minyak

Setelah melalui mesin screw press, minyak kasar akan dimurnikan melalui beberapa proses berikut ini.

  • Sand Trap Tank (Tangki Pemisah Pasir)

Minyak kasar hasil dari mesin screw press biasanya masih mengandung minyak, air, dan lumpur. Untuk itu, di dalam Sand trap tank minyak tersebut akan dipisahkan dari hal-hal tersebut dengan temperatur mencapai 95 °C.

  • Vibro Separator ( Ayakan Getar)

Di dalam alat ini, minyak akan disaring dengan mesin penyaring yang dilengkapi sistem getar yang akan membantu proses pemisahan minyak lebih efektif.

  • Continues Settling Tank

Alat ini juga akan membantu proses pemisahan minyak lebih cepat agar kualitas minyak lebih jernih dan bersih.

  • Oil Tank

Oil tank berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara sebelum minyak diolah di purifier.

  • Oil Purifier

Alat ini adalah tempat untuk mengurangi kadar air pada minyak.

  • Vacuum Dryer

Alat ini digunakan untuk mengurangi kadar air di dalam minyak yang sedang di produksi. Sehingga tidak tersisa lagi kotoran yang ada di dalam minyak.

  • Sludge Tank

Setelah melalui beberapa proses penyaringan, minyak kembali dimasukkan ke tempat tampung sementara Bernama sludge tank.

  • Sank Cyclone / Pre- Cleaner

Fungsi alat ini lagi-lagi untuk menyaring pasir yang masih terdapat pada minyak.

  • Rotary Brush Strainer (Saringan Berputar)

Fungsi dari brush di sini adalah untuk mengurangi serabut yang terdapat pada sludge (lumpur) pada minyak,. Hal ini dilakukan agar tidak mengganggu kinerja sludge separator ketika melakukan tugasnya.

Untuk itu, Anda perlu memperhatikan dengan baik alat ini. Jangan sampai alat ini tidak bekerja dengan baik karena jika ada masalah pada alat ini akan berpengaruh besar pada kualitas minyak yang dihasilkan nantinya.

  • Storage Tank

Setelah melalui proses penyaringan yang panjang, maka kelapa sawit akan diolah menjadi minyak di storage tank. Bagian ini harus rutin dibersihkan karena tempat ini merupakan bagian pengolahan akhir dari minyak sawit sebelum benar-benar dipasarkan.

6. Proses Pengolahan Biji (Kernel Station)

Setelah melalui proses yang panjang, maka minyak kelapa sawit pun siap dipasarkan. Namun apa yang terjadi selanjutnya pada biji kelapa sawit?

Setelah melewati proses press, buah sawit akan menghasilkan Crude Oil dan Fiber. Fiber inilah yang akan masuk ke stasiun kernel untuk diolah kembali bijinya.

Beberapa alat yang digunakan dalam proses tersebut adalah:

  • Cake Breaker Conveyor (CBC)

Alat ini bekerja untuk memecahkan gumpalan cake yang berasal dari stasiun press atau mesin screw press.

  •  Depericarper

Alat ini berfungsi untuk memisahkan fiber dengan nut dan membawa fiber menjadi bahan bakar boiler (keter uap).

  • Nut Polishing Drum

Berguna untuk membersihkan biji dari serabut yang masih melekat serta membawanya dari depericarper menuju ke nut transport agar bisa diolah di mesin selanjutnya.

  • Nut Silo

Dalam proses ini, nut silo berguna sebagai tempat penyimpanan sementara nut (biji) sebelum memasuki tahap pengolahan selanjutnya.

  • Ripple Mill (Nut Cracker)

Berfungsi sebagai pemecah biji menjadi bagian yang lebih halus, sehingga bisa melanjutkan ke proses selanjutnya.

  • Claybath

Alat ini berfungsi untuk memisahkan cangkang dan inti sawit agar berat keduanya hampir sama. Hal ini dilakukan agar pemecahan dilakukan dengan jelas dan akurat.

  • Hydro Cyclone

Alat ini akan mengutip kembali inti dengan cangkang lalu dikurangi loses dan kadar kotorannya. Proses ini dilakukan agar inti buah sawit diproses sempurna.

  • Kernel Tray Dryer

Berguna untuk mengurangi kadar air yang masih terkandung dalam inti produksi agar tidak mempengaruhi hasil.

  • Kernel Storage

Berfungsi sebagai tempat penyimpanan untuk inti produksi sebelum dikirim keluar untuk dipasarkan. Umumnya, storage ini berupa bulk kernel silo yang dilengkapi fan atau blower, agar uap yang ada di dalam tidak membuat storage menjadi lembab bahkan sampai berjamur.

Untuk itu sebaiknya hati-hati dengan storage ini, lakukan perawatan secara berkala dan dibersihkan setiap hari agar proses pengolahan biji (nut) dari buah sawit dapat berjalan dengan baik.

Demikian fungsi dan proses pengolahan buah sawit menjadi crude palm oil. Pastikan untuk mengikuti tahap-tahap di atas agar hasil minyak yang digunakan memiliki kualitas terbaik.

Sedangkan untuk memastikan hasil produksi minyak sawit yang dibuat sudah sesuai standar, Anda bisa menyerahkan pada Mutu International. 

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

12 Okt, 2023
Sertifikasi Halal: Cara Cek Halal, Cara Daftar dan Prosedur

Sertifikasi halal merupakan sebuah legalitas yang sangat penting. Sertifikasi ini merupakan bukti legal kehalalan suatu produk. Dengan legalitas halal ini, maka masyarakat – khususnya calon konsumen bisa mengetahui status halal tidaknya produk yang hendak dibeli.

Saat ini, sertifikasi terkait kehalalan sudah tersedia pada produk-produk halal di seluruh dunia. Khususnya di negara berpenduduk mayoritas muslim. Misalnya seperti Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan lain sebagainya. 

Umumnya, produk-produk yang perlu legalitas halal yakni berupa makanan, minuman, obat, kosmetik, dan sejenisnya. Untuk mendapatkan sertifikasi ini, suatu perusahaan perlu untuk mendaftarkan produknya dan melakukan sejumlah prosedur. 

 

Cara Cek Sertifikasi Halal

Di Indonesia, lembaga yang berwenang mengesahkan fatwa perihal kehalalan suatu produk adalah Majelis Ulama Indonesia atau biasa disingkat sebagai MUI (bersama BPJPH dan LPPOM MUI). Jadi, kelulusan sertifikasi atau jaminan halal suatu produk biasanya disertai dengan logo Halal MUI. 

Logo Halal MUI merupakan satu-satunya bukti legalitas kehalalan suatu produk yang ada di Indonesia. Logo satu ini sangat familier di mata khalayak atau konsumen. Selain itu, tentu saja logo ini telah dikenali beragam badan sertifikasi atau jaminan halal di seluruh dunia. 

Lantas, bagaimana cara untuk memastikan legalitas kehalalan suatu produk di Indonesia? Terkait hal ini, masyarakat dapat mengetahui dan mengecek status halal produk incaran melalui cara-cara berikut:

1. Melakukan Cek Sertifikasi Halal MUI lewat Situs Web LPPOM MUI

Masyarakat dapat membuka browser di perangkat komputer atau mobile, lalu mengakses langsung situs web resmi LPPOM MUI di alamat https://www.halalmui.org/mui14. Melalui laman ini, pengakses dapat menemukan produk menurut nama produsen, nama produk, hingga nomor sertifikat. 

2. Melakukan Cek Sertifikasi Halal MUI lewat Aplikasi Halal MUI

Untuk melakukan cara kedua ini, masyarakat dapat membuka AppStore atau PlayStore, lalu mengunduh Aplikasi Halal MUI. Melalui aplikasi satu ini, masyarakat semakin dipermudah dalam melakukan pencarian produk halal.

Pencarian tidak hanya bisa melalui pengetikan nama produsen, nama produk, dan nomor sertifikat saja. Namun, pengakses juga dapat melakukan scanning barcode (memindai kode bar menggunakan kamera) untuk menemukan status sertifikasi halal suatu produk.

Selain berguna untuk memastikan legalitas halal suatu produk, Aplikasi Halal MUI ini juga memiliki manfaat lainnya. Masyarakat dapat menemukan list produk Halal MUI, mendapatkan atau mengikuti pembaruan aktivitas LPPOM, sampai mendaftarkan CEROL sebagai pengajuan sertifikasi kehalalan suatu produk.

Itu dia dua cara yang dapat dilakukan untuk memastikan halal tidaknya suatu produk di Indonesia. Masyarakat dapat menemukan produk-produk Halal MUI dengan mudah melalui website dan aplikasi. 

Selesai dengan hal ini, tentu wajar apabila ada yang bertanya mengenai kehalalan produk dari luar negeri. Mengenai produk-produk halal yang demikian, ini mengindikasikan bahwa mereka mendapatkan bukti halal dari LSHLN atau Lembaga Sertifikasi Halal Luar Negeri. 

Untuk saat ini ada 45 LSHLN di seluruh dunia dari 26 negara yang sudah diakui oleh MUI. Seluruhnya yakni terdiri dari 37 LSHLN untuk kelas slaughtering, 40 lembaga untuk kelas raw material, serta 22 lembaga untuk kelas flavor. Sebagai informasi, berikut adalah sekilas contoh tentang beberapa LSHLN untuk kelas flavor:

  • Halal Food Authority (HFA)
  • Halal Certification of Europe (HCE)
  • Halal Institute of Spain
  • Australian Halal Authority and Advisers (AHAA)
  • Muslim Professional Japan Association (MPJA)
  • Taiwan Halal Integrity Development Association (THIDA)

Demikian informasi mengenai cara cek legalitas halal suatu produk Halal MUI. Perihal produk-produk yang mendapatkan legalitas halal dari LSHLN dan masuk di Indonesia, tentu legalitasnya dapat diadaptasikan menjadi produk Halal MUI.

 

Cara Daftar dan Prosedur Sertifikasi Halal

Sertifikasi Halal: Cara Cek Halal, Cara Daftar dan Prosedur

Di dalam UU Nomor 33 tahun 2004 mengenai Jaminan Produk Halal, sudah ada kebijakan bahwa suatu produk yang masuk, disebar, serta diperdagangkan di seluruh wilayah NKRI wajib memiliki sertifikat Halal MUI. Produk haram dikecualikan.

Adapun produk-produk yang wajib melalui sertifikasi untuk mendapatkan legalitas halal contohnya yakni meliputi barang dan/atau jasa terkait dengan minuman, makanan, kosmetik, obat, produk biologi, produk kimiawi, produk hasil rekayasa genetik, hingga barang gunaan yang digunakan, dipakai, atau dimanfaatkan khalayak.

Mengetahui hal ini, perusahaan atau bisnis yang bergerak atas bidang produksi yang disebutkan – dalam garis besar yakni industri pengolahan (obat, kosmetika, dan pangan), RPH (Rumah Potong Hewan), serta dapur/katering/restoran, wajib melakukan pendaftaran sertifikasi untuk mendapatkan legalitas halal. Adapun langkah-langkah pendaftarannya adalah sebagai berikut:

1. Memahami Syarat dan Ketentuan serta Mengikuti Pelatihan Sistem Jaminan Halal 

Suatu bisnis atau perusahaan sangat diwajibkan untuk memahami syarat-syarat sertifikasi halal yang tersedia dalam HAS 23000. Tidak hanya demikian, perusahaan tersebut pun wajib mengikuti sebuah pelatihan SJH dari LPPOM Majelis Ulama Indonesia, baik e-training (pelatihan daring) maupun pelatihan reguler. 

2. Menerapkan SJH (Sistem Jaminan Halal)

Selanjutnya, bisnis atau perusahaan wajib mengimplementasikan sistem jaminan halal sebelum mendaftar sertifikasi. Adapun aspek-aspek yang ada dalam sistem SJH antara lain yakni sebagai berikut:

  • Penetapan kebijakan halal
  • Penetapan tim manajemen halal
  • Pembuatan manual sistem jaminan halal
  • Pelaksanaan pelatihan
  • Penyiapan prosedur terkait sistem jaminan halal
  • Pelaksanaan adit
  • Pengkajian ulang manajemen

3. Menyiapkan Dokumen atau Berkas Sertifikasi Halal

Setelah menerapkan sistem jaminan halal, selanjutnya bisnis atau perusahaan wajib menyiapkan kelengkapan dokumen atau berkas yang dibutuhkan untuk mendapatkan sertifikasi. 

Sebelum mempersiapkan dokumen, jangan lupa dengan data-data penting untuk pendaftaran. Adapun data-data tersebut mulai dari data registrasi, data produk, data fasilitas, data bahan, hingga data matriks bahan vs produk. Untuk dokumen-dokumen yang perlu dipersiapkan, berikut adalah daftarnya:

  • Ketetapan Halal

Dokumen ketetapan halal sebelumnya yakni diperuntukkan bagi kelompok produk yang akan melakukan perpanjangan atau pengembangan saja.

  • Manual SJH atau SJPH

Seluruh pendaftar sertifikasi halal baru, pengembangan berstatus SJH B, atau perpanjangan, maka wajib untuk mempersiapkan manual SJH atau SJPH. 

  • Sertifikat atau Status SJH Terakhir

Bagi pendaftar pengembangan serta perpanjangan, maka persiapkan sertifikat atau status SJH paling akhir (terbaru yang pernah dimiliki).

  • Diagram Alur Proses Produksi

Persiapkan diagram alur proses produksi untuk setiap produk yang akan didaftarkan sertifikasi.

  • Pernyataan

Maksud dari pernyataan di sini adalah pernyataan dari pemilik fasilitas produksi yang menyatakan bahwa; fasilitas produksi yang berkontakan langsung dengan bahan, material, produk, hingga peralatan pembantu  tidak digunakan secara bergantian dengan produk yang tidak halal (haram). 

Jika pernah digunakan dalam produksi produk mengandung bahan tidak halal (haram) seperti babi dan/atau turunannya maka sudah diterapkan pencucian tidak hanya menggunakan sabun atau deterjen. Namun sebelumnya telah disucikan sebanyak tujuh kali menggunakan air di mana salah satunya dengan tanah.  

  • Daftar Alamat

Maksud dari daftar alamat di sini yakni mencakup semua fasilitas produksi pendaftar sertifikasi halal. Adapun contohnya yakni pabrik maklon serta gudang bahan/material/produk intermediet. 

Bagi restoran, maka alamat fasilitas-fasilitas yang perlu untuk diinformasikan yakni kantor pusat, gudang eksternal, dapur eksternal, hingga tempat minum dan makan. 

Bagi produk gelatin, apabila bahan baku (tulang, ossein, bone chips, kerongkongan, dan/atau kulit) tidak memiliki sertifikasi atau bukti halal, tentu alamat semua pemasok bahan baku pun wajib untuk dicantumkan.

  • Bukti Diseminasi Kebijakan Halal

Ini adalah bukti kompetensi tim manajemen halal. Beberapa di antaranya seperti bukti pelatihan internal (mencakup daftar kehadiran, materi pelatihan, hingga evaluasinya) dan/atau bukti pelatihan eksternal. Bagi pendaftar pengembangan fasilitas, maka dibutuhkan bukti pelatihan internal dalam fasilitas baru itu. 

  • Bukti Pelaksanaan Audit Internal Sistem Jaminan Halal

Pendaftar sertifikasi wajib memiliki bukti izin perusahaan, contohnya yakni NIB, SIUI (Surat Izin Usaha Industri), SIUMK (Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil), SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), atau SKKSP (Surat Keterangan Keberadaan Sarana Produksi) yang diterbitkan perangkat daerah setempat. 

Selain surat-surat wajib untuk bisnis atau perusahaan berlokasi di Indonesia yang telah disebutkan, pendaftar sertifikasi halal juga wajib memiliki sertifikat-sertifikat penting terkait keamanan dan mutu produk. 

Adapun antara lain yakni bukti atau sertifikat penerapan sistem keamanan dan mutu produk (jika tersedia), contohnya yakni sertifikat GMP, HACCP, FSSC 22000 bagi pangan, lalu sertifikat laik hygiene sanitasi bagi jasa tata boga dan restoran, CPPB (Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik), dan sebagainya.

  • STTD dari BPJPH

Dokumen selanjutnya yang perlu dipersiapkan yakni STTD (Surat Tanda Terima Dukungan) dari BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal).

  • Dokumen Tambahan

Bagi rumah potong hewan yang akan mendaftar, maka dokumen tambahan diperlukan, mulai dari nama penyembelih hewan, metode penyembelihan (mekanik atau manual), serta metode stunning (tiada stunning atau tersedia stunning (elektrik atau elektrik)).

4. Mendaftar Sertifikasi Halal

Jika semua berkas atau dokumen sudah siap, maka langkah selanjutnya yakni langsung melakukan pendaftaran sertifikasi secara daring di sistem CEROL lewat situs web www.e-lppommui.org

Bisnis atau perusahaan yang mendaftar wajib untuk membaca user manual CEROL agar memahami prosedur terkait sertifikasi. Setelah itu, bisnis atau perusahaan tersebut dapat mengunggah data atau informasi sertifikasi hingga tuntas. Ketika langkah pendaftaran telah berhasil dilakukan, maka LPPOM MUI bisa memprosesnya.

5. Memonitori Pre-audit serta Pembayaran Akad Sertifikasi

Sesudah mendaftar, bisnis atau perusahaan wajib memonitori pre-audit serta pembayaran akad sertifikasi. Sebagai saran, monitoring ini sebaiknya dilakukan setiap hari. Dengan begitu, bisnis atau perusahaan dapat mengetahui jika hasil pre-audit tidak sesuai.

Selanjutnya, pembayaran akan dapat dilakukan melalui pengunduhan akan di CEROL. Setelah itu, proses dilanjutkan dengan pembayaran biaya akad serta penandatanganannya. Pembayaran di CEROL ini akan mendapatkan persetujuan dari Bendahara LPPOM Majelis Ulama Indonesia lewat surel dengan alamat [email protected].

6. Melaksanakan Audit

Proses audit bisa dilaksanakan jika bisnis atau perusahaan telah lolos pre-audit dan mendapatkan persetujuan akad. Pelaksanaan audit dilakukan di seluruh fasilitas yang memiliki kaitan dengan produk yang disertifikasi.

7. Memonitori Pasca-audit

Sesudah melakukan pengunggahan data dan informasi sertifikasi halal, bisnis atau perusahaan wajib memonitori pasca-audit. Sama seperti pre-audit, sebaiknya bisnis atau perusahaan melakukan monitoring setiap hari guna mengetahui potensi ketidaksesuaian hasil audit. Dengan begitu, perbaikan bisa segera dilakukan.

8. Mendapatkan Sertifikat Halal

Bisnis atau perusahaan bisa mendapatkan sertifikat halal jika semua langkah sebelumnya berhasil dilakukan. Pengunduhan sertifikat berupa softcopy dapat dilakukan di CEROL. Adapun sertifikat format hardcopy dapat dilakukan pengambilan di kantor LPPOM Majelis Ulama Indonesia atau pengiriman menuju alamat perusahaan.

Demikian langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk memeroleh sertifikasi halal. Adapun langkah terbaru tahun 2023 (khusus untuk usaha kecil berpenghasilan maksimal Rp500 juta per tahun) dapat mendaftarkan sertifikasi ini melalui https://ptsp.halal.go.id

Progran sertifikasi ini tentu gratis tanpa dipungut biaya! Terkait syarat dan caranya yakni tidak berbeda jauh dari cara daftar dan prosedur reguler yang sudah disebutkan.

 

Kriteria SJH Majelis Ulama Indonesia

Sertifikasi Halal: Cara Cek Halal, Cara Daftar dan Prosedur

Sertifikasi halal adalah fatwa dalam bentuk tertulis yang diterbitkan MUI bagi produk-produk yang sudah jelas status kehalalannya. Dengan sertifikat halal, maka produk tersebut telah terjamin status halalnya. 

Lantas, bagaimana kriteria sistem jaminan halal dari MUI ini? Daftar di bawah ini akan menjelaskan secara ringkas mengenai 11 kriteria menurut ketetapan LPPOM MUI (Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia):

1. Kebijakan Halal

Ini merupakan komitmen berformat tertulis yang berguna untuk menjaga konsistensi dalam menghasilkan produk halal. Kebijakan ini ditetapkan serta didiseminasikan pada pihak-pihak berkepentingan.

2. Tim Manajemen Halal

Dalam pembahasan sebelumnya, banyak disebutkan tentang tim manajemen halal. Ini merupakan sekelompok individu yang mengemban tanggung jawab terkait planning, implementasi, hingga evaluasi serta perbaikan mekanisme jaminan halal di suatu perusahaan. 

3. Pelatihan

Ini merupakan aktivitas yang bertujuan untuk meningkatkan knowledge atau pengetahuan, skill atau keterampilan, dan attitude atau sikap guna mencapai atau melampaui tingkat kompetensi yang dikehendaki. Pelatihan tersedia secara eksternal dan internal.

4. Bahan

Pengelompokan bahan dibagi menjadi dua, yakni kritis dan tidak. Maksud dari bahan tidak kritis yakni material yang digolongkan dalam Daftar Bahan Positif Halal. Sedangkan bahan kritis adalah material yang tidak ada di dalam daftar dan wajib disertai dokumen pendukung. 

5. Fasilitas Produksi

Fasilitas yang dimaksud di sini yakni ruangan, bangunan, mesin, hingga peralatan utama dan pembantu yang difungsikan sebagai penghasil produk. Terdapat ketentuan lebih lanjut  mengenai fasilitas produksi. 

6. Produk

Ada banyak kategori terkait produk, mulai dari produk retail dan non-retail, produk antara, hingga produk akhir. Ciri-ciri sensori produk dilarang mempunyai kecenderungan rasa atau bau yang merujuk pada produk haram.  

7. Prosedur Tertulis Aktivitas Kritis

Maksud dari aktivitas kritis yakni kegiatan yang mampu memberi pengaruh pada status kehalalan produk. Intinya, aktivitas ini mencakup beberapa hal seperti berikut ini:

  • Penggunaan bahan atau material baru bagi produk yang telah tersertifikasi
  • Pembelian bahan
  • Formulasi serta pengembangan produk
  • Pengecekan bahan atau material datang
  • Produksi
  • Pembersihan atau pencucian fasilitas produksi
  • Penyimpanan produk dan bahan
  • Transportasi produk dan bahan

8. Kemampuan Telusur

Bisnis atau perusahaan wajib memiliki prosedur berformat tertulis yang memberi jaminan ketertelusuran produk bersertifikasi, yang mana menjamin produk itu bisa ditelusuri terbuat dari bahan atau material yang mendapatkan persetujuan LPPOM MUI serta diproduksi pada fasilitas yang lulus syarat.

9. Penanganan Produk Gagal Memenuhi Kriteria

Bisnis atau perusahaan wajib memiliki prosedur berformat tertulis terkait penanganan produk gagal memenuhi kriteria, yang mana menjamin produk gagal memenuhi kriteria tidak melalui proses ulang dan wajib dimusnahkan atau tidak disebar ke konsumen yang memerlukan produk halal. Apabila produk terlanjur tersebar, maka produk wajib ditarik.

10. Audit Internal

Bisnis atau perusahaan wajib memiliki prosedur berformat tertulis audit internal pengimplementasian SJH. Audit ini wajib dilakukan minimal dua kali setahun. Apabila ditemukan kelemahan atau gagal memenuhi kriteria, tentu bisnis atau perusahaan wajib melakukan identifikasi sebab muasalnya serta menerapkan perbaikan.

11. Pengkajian Ulang Manajemen

Bisnis atau perusahaan wajib memiliki prosedur berformat tertulis terkait kaji ulang manajemen. Hal ini wajib untuk dilakukan sedikitnya yakni satu kali dalam satu tahun.

Demikian informasi mengenai sertifikasi halal, mulai dari cara pengecekannya, prosedur pendaftarannya, hingga kriteria sistem jaminannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat! Bicara soal sertifikasi, percayakan pada Mutu International!

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

12 Okt, 2023
Notification of RSPO Initial Certification of Kwala Sawit POM PT Perkebunan Nusantara II subsidiary of PT Perkebunan Nusantara III

Notification of RSPO Initial Certification of Kwala Sawit POM PT Perkebunan Nusantara II subsidiary of PT Perkebunan Nusantara III : Download ENG Download INA

12 Okt, 2023
Penyelia Halal: Inilah Tanggung Jawab dan Tugas

Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduknya beragama Islam, sehingga makanan halal adalah kebutuhan penting bagi masyarakatnya. Maka dari itu, dibutuhkan penyelia halal untuk menjalankan proses sertifikasi produk halal di berbagai sektor usaha.

Sebenarnya, apa saja tanggung jawab dan tugas dari penyelia halal? Lalu, jika ingin menjadi penyelia halal, apa yang harus dilakukan? Baca penjelasan pada artikel berikut hingga tuntas untuk lebih mengenal tentang penyelia halal!

 

Penyelia Halal adalah Pemegang Peran Penting

Sebelum membahas tentang tugas dan tanggung jawab dari penyelia halal, maka akan dibahas terlebih dahulu tentang siapa yang dimaksud dengan penyelia halal.

Seperti yang sudah sedikit disinggung sebelumnya, penyelia halal adalah orang yang mempunyai peran penting ketika sebuah produk akan menjalankan sertifikasi halal. Jika sudah dianggap layak mendapatkan sertifikat halal, maka perusahaan memiliki hak untuk memberikan label halal di bagian kemasan produk.

Dengan adanya sertifikat halal tersebut, maka konsumen dapat memastikan bahwa produk tersebut sudah dinyatakan halal dan aman dikonsumsi untuk orang beragama Islam.

Karena sangat terlibat dalam proses sertifikasi halal, maka keberadaan penyelia halal adalah sangat vital bagi berbagai perusahaan. Melalui penyelia tersebut, maka berbagai proses akan diawasi dengan baik sehingga tidak ada kendala ketika akan melakukan sertifikasi.

Lebih baik lagi, jika setiap pelaku usaha memiliki penyelia halal, khususnya untuk usaha yang membutuhkan label sertifikat halal untuk setiap jenis produknya.

Perlu dipahami bahwa bagi umat beragama Islam, prinsip halal adalah dasar baku yang perlu dilakukan. Hal tersebut tercermin dalam semua kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pemilihan produk makanan, minuman, serta kosmetik atau produk kecantikan.

 

Tugas Penyelia Halal

Penyelia halal memiliki berbagai tugas yang perlu dilakukan dalam mendukung terlaksananya proses sertifikasi halal. Berikut merupakan penjelasan tentang tugas-tugas penyelia halal yang sebaiknya Anda ketahui.

1. Menentukan Kehalalan dari Bahan Baku serta Tambahannya

Tugas pertama yang pastinya perlu dilakukan yaitu menentukan apakah bahan baku dan berbagai bahan lainnya dalam suatu produk sudah sesuai dengan standar dan syarat halal.

Dalam tugas ini, hal penting yang perlu dilakukan oleh penyelia halal adalah memeriksa sertifikat halal dari berbagai bahan baku pemasok yang nantinya digunakan. Selain dilihat dari sertifikasinya, bisa juga dilihat dengan cara memeriksa bahan-bahan tersebut secara langsung.

2. Memastikan Produk telah Memenuhi Semua Syarat Halal

Tugas kedua dari penyelia halal adalah memastikan bahwa suatu atau berbagai produk telah memenuhi semua persyaratan halal.

Berbagai hal perlu dipastikan dalam syarat halal tersebut, misalnya tentang penggunaan bahan dan berbagai zat aditifnya, penanganan bahan, dan tata cara pengelolaan produk halal.

Jika membahas tentang produk halal, maka tidak hanya bicara tentang berbagai bahan yang digunakan saja. Proses dan prosedur dari produksinya pun perlu diperhatikan, misalnya pemakaian berbagai jenis alat dan mesin produksi.

Perlu diketahui bahwa produk halal adalah produk yang seluruh bahan dan prosesnya dilakukan dengan halal. Maka dari itu, segala aspek produksi perlu diperhatikan dengan baik.

3. Menentukan Tindakan Perbaikan Jika Ada Masalah

Selanjutnya, pihak penyelia juga perlu menentukan tindakan perbaikan jika diperlukan. Misalnya, ketika ada masalah terhadap produk tertentu, maka pihak penyelia akan menilai masalah tersebut supaya dapat mencari dan menentukan tindakan apa yang selanjutnya perlu dilakukan.

Selain itu, penyelia halal juga perlu mencegah berbagai masalah yang mungkin timbul terkait kehalalan suatu produk.

4. Melakukan Pengawasan terhadap Audit dan Sertifikasi

Tugas berikutnya dari penyelia halal adalah melakukan pengawasan terhadap audit dan proses sertifikasi. Seluruh prosesnya perlu dipantau dengan baik, termasuk melakukan pengawasan terhadap tim auditor yang bertugas.

Penting untuk dipastikan bahwa seluruh prosedur dan syarat halal telah terpenuhi, sehingga produk tersebut layak untuk mendapat sertifikat halal.

5. Meningkatkan Pemahaman dan Kesadaran tentang Prinsip Halal

Untuk memproduksi berbagai jenis produk halal, maka dibutuhkan informasi dan pengetahuan yang cukup tentang prinsip halal. Jika membuat produk halal adalah kewajiban dari suatu perusahaan, maka seluruh karyawannya perlu memahami tentang semua syarat dan prinsip halal.

Penyelia halal memiliki tugas penting untuk mendukung terlaksananya hal tersebut, harus dipastikan bahwa para karyawan sudah paham betul tentang halal.

Umumnya, dilakukan berbagai edukasi dan pelatihan tentang hal tersebut, sehingga karyawan dapat memahami prinsip halal serta cara untuk menerapkan prinsip tersebut dalam keseluruhan proses produksi.

6. Menjaga Kepercayaan Konsumen

Tuga penting lainnya bagi penyelia halal adalah untuk menjaga kepercayaan konsumen, khususnya para konsumen muslim yang perlu mengonsumsi atau memakai produk halal.

Tingkat kepercayaan dan integritas konsumen tentu saja tidak boleh diabaikan oleh perusahaan, sehingga penyelia halal bertugas untuk menjaganya.

Maka dari itu, berbagai jenis produk perlu dipastikan telah memenuhi semua persyaratan halal. Selanjutnya, konsumen pun akan merasa aman untuk mengonsumsinya, tidak perlu lagi mempertanyakan hal-hal terkait kehalalan produk.

 

Tanggung Jawab Penyelia Halal

Penyelia Halal: Inilah Tanggung Jawab dan Tugas

Selain berbagai tugas penting yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya, penyelia halal juga memiliki tanggung jawab penting dalam proses memastikan kehalalan dari suatu atau berbagai produk.

Di bawah ini merupakan berbagai tanggung jawab yang perlu dilakukan oleh penyelia halal, supaya produk dapat dipastikan halal dan nantinya tidak ada masalah jika akan melakukan sertifikasi halal.

1. Menerapkan Seluruh Ketentuan tentang JPH

Tanggung jawab penting dari penyelia halal adalah menerapkan keseluruhan dari ketentuan atau aturan perundang-undangan yang berlaku terkait JPH atau Jaminan Produk Halal.

Dalam hal ini, peraturan yang terkait yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 39 tahun 2021. Di dalam peraturan tersebut, mencangkup aturan tentang penyelia halal, auditor halal, serta pelaksanaan sertifikasi halal.

2. Melakukan Penerapan Sistem JPH

Selanjutnya, untuk penyelia halal juga memiliki tanggung jawab dalam menerapkan semua sistem JPH di perusahaan. Dengan melakukan penerapan yang sesuai, maka berbagai produk yang dihasilkan pun dapat terjamin kualitas halalnya. Selanjutnya, konsumen juga merasa aman, khususnya untuk konsumen yang beragama Islam.

3. Menyusun Berbagai Rencana PPH

PPH atau Pengawasan Produk Halal adalah serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menjamin kehalalan produk

Penyelia halal memiliki tanggung jawab untuk menyusun rencana PPH, sesuai dengan kondisi perusahaan dan produk yang dibuat.

Dalam rencana tersebut, ada berbagai kegiatan yang perlu direncanakan, yaitu penyediaan bahan baku dan bahan tambahan lainnya, pengolahan bahan menjadi produk jadi yang siap dijual, pengemasan, penjualan, penyajian, hingga penyimpanan produk.

Karena produk halal adalah terkait dengan bahan serta keseluruhan proses pembuatan, maka perencanaan PPH pun perlu dilakukan secara matang.

4. Menerapkan Manajemen Risiko

Selanjutnya, dalam melakukan pengawasan atau PPH, penyelia halal juga harus melakukan manajemen risiko.

Secara umum, manajemen risiko dapat diartikan sebagai rangkaian kegiatan dalam manajemen dan meminimalisir risiko. Dalam hal ini, maka risiko yang dimaksud yaitu berkaitan dengan keseluruhan kegiatan produksi dari berbagai jenis produk.

Manajemen risiko ini dapat meminimalisir berbagai hal yang tidak diinginkan terkait kehalalan produk.

5. Mengusulkan Penggantian jika Ada Bahan yang Dinilai Tidak Halal

Tanggung jawab penyelia halal berikutnya yaitu dapat mengusulkan penggantian bahan apabila ternyata terdapat bahan yang dinilai tidak halal. Pengusulan tersebut dapat diajukan kepada pihak perusahaan.

Namun, perlu diperhatikan bahwa usulan tersebut perlu didasarkan dengan bukti yang akurat. Umumnya, didasari dari fakta dan data yang telah dikumpulkan oleh penyelia halal, sehingga dapat disimpulkan bahwa suatu atau beberapa bahan tersebut tidak halal.

Selanjutnya, dibutuhkan penggantian bahan dari yang tidak halal menjadi bahan yang sudah dapat dipastikan kehalalannya. Perlu dilakukan pengecekan yang benar dalam hal ini, misalnya dari sertifikat halal yang dimiliki atau dengan melakukan pengecekan secara langsung.

6. Mengusulkan Penghentian Produksi

Selain penggantian bahan, penyelia halal juga dapat mengajukan usul untuk pemberhentian produksi jika ada produk yang telah dinilai tidak sesuai dengan ketentuan dari PPH.

Maka dari itu, penyelia halal perlu melakukan berbagai pemantauan secara langsung terkait kegiatan produksi. Pemantauan tersebut umumnya dilakukan secara berkala, sehingga dapat dijamin dengan baik kegiatan tersebut telah sesuai ketentuan.

7. Membuat Laporan terkait PPH

Setelah melakukan berbagai jenis pengawasan dan pemantauan terkait berbagai hal, maka hasil PPH tersebut perlu dibuat dalam bentuk laporan. Inilah tugas selanjutnya dari penyelia halal, yaitu membuat laporan PPH.

Laporan ini menjadi sangat penting, terlebih jika suatu saat akan dilakukan audit tentang kehalalan produk. Laporan ini juga menjadi bukti secara tertulis tentang keseluruhan dari bahan dan proses produksi, sehingga dapat digunakan untuk berbagai hal apabila diperlukan.

8. Melakukan Pengkajian Ulang

Tanggung jawab berikutnya yaitu melakukan pengkajian ulang setelah berbagai proses pengawasan dan pemantauan. Penyelia halal perlu melakukan pengkajian ini supaya dapat mengetahui keseluruhan proses produksi telah sesuai dengan ketentuan halal atau belum.

Pengkajian ulang ini juga memiliki fungsi untuk mengetahui apakah ada masalah dalam proses produksi atau tidak. Jika ternyata ada, maka hal tersebut perlu segera diselesaikan.

Salah satu contoh masalah yang mungkin terjadi yaitu jika ternyata ada bahan yang dinilai tidak halal, sehingga perlu dilakukan penggantian bahan, seperti yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya.

9. Menyiapkan Sampel dan Bahan untuk Auditor

Jika ingin melakukan sertifikasi halal, maka diperlukan proses audit terkait berbagai hal di dalam proses produksi, termasuk tentang bahan-bahannya. Pihak yang berwenang untuk melakukan audit tersebut yaitu auditor halal.

Untuk dapat melakukan audit, maka perlu ada sampel dan bahan supaya untuk pengecekan. Penyelia halal bertanggung jawab untuk menyiapkan hal tersebut, sehingga nantinya akan mudah untuk diserahkan kepada auditor.

10. Menunjukkan Berbagai Bukti yang Diperlukan ketika Audit

Ketika sedang melakukan audit, berbagai hal perlu dicek secara menyeluruh. Untuk mendukung pelaksanaan pengecekan tersebut, maka penyelia halal perlu menyiapkan dan menunjukkan berbagai bukti yang diperlukan.

Bukti ini salah satunya dapat berupa laporan PPH yang sebelumnya sudah dibahas. Berdasarkan laporan tersebut, maka auditor dapat memberikan penilaian. Penyelia halal dapat berperan aktif dalam hal ini, karena dia merupakan pihak yang dapat menjelaskan lebih detail terkait pembuatan produk tersebut.

Itulah berbagai penjelasan terkait penyelia halal, mulai dari pengertian, tugas, hingga tanggung jawab yang dimiliki. Pihak penyelia halal memang penting untuk dimiliki oleh setiap pelaku usaha atau bisnis, terlebih yang produknya membutuhkan sertifikasi halal.

Maka dari itu, jika Anda memiliki usaha atau bisnis, memiliki penyelia halal adalah jalan terbaik untuk memudahkan berbagai proses mendapat label halal. Untuk dapat menjadi penyelia halal, MUTU International siap membantu Anda! Segera lakukan pelatihan dan pastikan Anda mendapat sertifikasi sebagai penyelia halal!

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

12 Okt, 2023
Mendongkrak Daya Saing dengan Sertifikasi TKDN

Dalam menjalankan sebuah industri atau perusahaan, ada berbagai jenis sertifikasi yang dapat mendukung perkembangannya. Salah satu sertifikasi yang penting untuk diperhatikan yaitu TKDN, yang merupakan singkatan dari Tingkat Komponen Dalam Negeri.

Pemerintah Indonesia telah memberikan fasilitas supaya berbagai sektor industri dapat melakukan sertifikasi yang satu ini. Temukan penjelasan lebih lanjut tentang sertifikasi ini dan pastikan perusahaan Anda telah melakukannya!

 

Mengenal tentang Sertifikasi TKDN

Hingga saat ini, ada berbagai jenis produk impor yang masuk dan digunakan oleh masyarakat Indonesia. Untuk dapat mengimbangi masuknya berbagai produk luar negeri tersebut, maka pemerintah juga memiliki berbagai kebijakan strategis.

Salah satunya yaitu dengan memicu peningkatan produk dalam negeri, sehingga tidak kalah jika harus bersaing dengan produk andalan dari negara lain. Penerapan TKDN pun bagian dari strategi penting tersebut.

Dengan turut mengimbangi berbagai kualitas produk luar negeri, maka produk dalam negeri pun semakin siap untuk bersaing dalam berbagai pasar, baik lokal maupun global.

Secara umum, TKDN adalah persentase dari nilai komponen produksi untuk berbagai produk yang dibuat di dalam negeri. Produk yang dimaksud dalam hal ini yaitu dapat berupa jasa dan barang, atau penggabungan dari kedua hal tersebut.

Nilai persentase tersebut juga dapat menjadi penentu produk mana yang dinilai lebih unggul. Selanjutnya, ini juga umumnya menjadi patokan atau nilai penentu barang atau jasa mana yang akan digunakan untuk berbagai keperluan di instansi tertentu.

Dalam melakukan implementasi terhadap TKDN ini, maka ada beberapa peraturan atau regulasi yang menjadi patokannya. Sebagai contoh, Keputusan Presiden  Nomor 24 tahun 2018, yaitu tentang Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri.

Selain Keputusan Presiden, ada pula Peraturan Pemerintah Nomor 29 tahun 2018 yang membahas tentang Pemberdayaan Industri dan Undang-Undang Nomor 3 tahun 2014 tentang Perindustrian.

Sertifikasi TKDN dapat menjadi jalan untuk mendongkrak daya saing produk-produk Indonesia, sehingga penting untuk diperhatikan dan dilakukan.

 

Manfaat Menerapkan TKDN

Setelah mengenal tentang sertifikasi ini, maka mungkin saja Anda sudah terbayang seperti apa harapan yang ingin dicapai dari adanya Tingkat Komponen Dalam Negeri.

Perlu diketahui bahwa ada berbagai manfaat bagi perusahaan, bisnis, atau industri yang menerapkan TKDN, berikut merupakan penjelasan lebih lanjutnya.

1. Meningkatkan Pemasukan dalam PPh

Manfaat pertama yang bisa didapatkan yaitu dapat membantu peningkatan pemasukan dalam pajak penghasilan atau PPh. Secara khusus, yang dimaksud dengan PPh di pembahasan ini yaitu yang terkait dengan pajak terhadap berbagai produk industri di negara Indonesia.

Hingga saat ini, berbagai jenis produk impor atau produk yang masuk di pasaran Indonesia masih memiliki sifat FOB atau free on board. Padahal, jika pemerintah memiliki pemasukan dari sektor ini, maka akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

2. Membuka Peluang Lapangan Kerja Lebih Besar

Dengan adanya sistem yang lebih baik, salah satunya setelah melalui sertifikasi TKDN, maka berbagai peluang lapangan kerja dapat terbuka dengan lebih lebar.

Industri dalam negeri dari berbagai sektor pun dapat terus mengalami pertumbuhan. Produk berkualitas dapat lebih banyak dibuat dan dipasarkan, sehingga terjadi banyak peningkatan dalam hal produktivitas.

Hal tersebut dapat mendorong terbukanya berbagai peluang kerja, baik dengan peluang kerja yang baru maupun peningkatan dari peluang kerja yang sudah ada sebelumnya.

Maka dari itu, jika pergerakan dalam sektor industri terus berlangsung dengan optimal, akan memiliki dampak yang baik bagi tingkat kesejahteraan masyarakat.

Ekonomi yang terus bergerak, dapat menggerakkan lebih banyak sumber daya manusia. tingkat pengangguran di Indonesia pun dapat lebih dikurangi dengan adanya penerapan berbagai sistem yang terprogram dengan baik.

Sertifikasi TKDN dapat menjadi jembatan yang baik untuk mencapai peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

3. Meningkatkan Supply-Chain

Selanjutnya, sertifikasi TKDN juga dapat membuat peningkatan dalam hal supply chain. Industri atau vendor dari luar negeri, akan lebih terdorong atau tertarik untuk membuka cabang pabriknya di Indonesia.

Dampak selanjutnya, mereka juga akan berpotensi untuk melakukan berbagai suplai dalam jumlah besar untuk pabrik perakitan. Ini juga dapat memberikan berbagai dampak positif lainnya, misalnya terkait peningkatan lapangan pekerjaan yang sebelumnya juga sudah dibahas.

4. Memberikan Kesetaraan dengan Produk Luar Negeri

Manfaat selanjutnya dari penerapan dan sertifikasi TKDN yaitu dapat memberikan kesetaraan di antara produk dalam negeri dengan produk luar negeri dari berbagai negara, khususnya yang sudah cukup maju dalam sektor ekonomi dan industri.

Sebenarnya, hingga saat ini sudah cukup banyak produk dalam negeri yang bisa bersaing dalam skala global. Beberapa jenis produk bahkan bisa terbilang cukup unggul dan diminati oleh berbagai negara lain.

Jika semakin banyak industri yang meningkatkan kualitas produknya, maka peluang Indonesia untuk menembus berbagai pencapaian sektor industri akan lebih besar. Sertifikasi TKDN dapat menjadi salah satu jembatan untuk mencapai hal tersebut, meski nantinya tetap diperlukan berbagai proses lainnya.

5. Memperkuat Daya Saing Sektor Ekonomi Indonesia

Perkembangan ekonomi Indonesia sebenarnya sudah cukup terlihat, khususnya di kawasan Asia Tenggara. Ada berbagai sektor industri yang hingga kini memainkan peran aktifnya dalam skala regional tersebut.

Namun, masih banyak hal yang harus ditingkatkan supaya Indonesia benar-benar mampu bersaing di skala tersebut. Maka dari itu, TKDN bisa menjadi pendukung untuk memperkuat sektor ekonomi Indonesia.

Daya saing berbagai jenis produk pun dapat ditingkatkan dengan melakukan sertifikasi TKDN. Ekosistem ekonomi yang baik akan berjalan ketika berbagai komponen pentingnya sudah tercapai.

Peningkatan ekonomi di Indonesia memang memerlukan peran aktif dari berbagai pihak, terlebih pihak industri dari berbagai produk. Begitu pula dengan peningkatan daya saing secara global, dibutuhkan usaha keras dari berbagai sektor.

 

Nilai Minimal dalam TKDN

Dalam setiap sertifikasi, tentunya ada standar minimal yang harus dicapai untuk mendapatkannya. Jika standar tersebut tidak tercapai, maka produk atau perusahaan masih dianggap belum layak untuk mendapatkan sertifikat.

Hal ini juga berlaku untuk sertifikasi TKDN, ada nilai minimal yang perlu dicapai. Berikut adalah daftar dari persentase minimal yang diperlukan untuk setiap sektor industri:

  • Pembangkit listrik, yaitu 30 hingga 70%
  • Ketenagalistrikan Nasional, yaitu 40%
  • Alat kesehatan, yaitu 60%
  • Gardu induk, yaitu 17 hingga 65%
  • Peralatan migas, yaitu 25 hingga 40%
  • Jaringan transmisi, yaitu 30 hingga 70%
  • Alat mesin untuk sektor pertanian, yaitu 43%

Lalu, dalam melakukan perhitungan TKDN, ada tiga buah komponen yang dilibatkan, yaitu sebagai berikut:

  • Komponen dalam negeri untuk sektor barang
  • Komponen dalam negeri untuk sektor jasa
  • Komponen dalam negeri untuk sektor gabungan di antara barang dan jasa

Itulah berbagai informasi tentang TKDN dan sertifikasi yang sebaiknya dilakukan. Dijelaskan pula berbagai manfaat yang bisa didapatkan jika menerapkannya, sehingga dapat dipertimbangkan bagi perusahaan atau bisnis Anda.

Sertifikasi ini juga memiliki dampak bagi kualitas dan perkembangan dari perekonomian di Indonesia. Jika bisa diterapkan dengan efektif, maka berbagai sektor usaha tanah air dapat semakin berkembang dan bersaing secara global.

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

12 Okt, 2023
Quality Function Deployment: Fungsi dan Kegunaannya

Quality Function Deployment atau yang sering disingkat dengan QFD merupakan sebuah metode dan strategi penting dalam usaha atau bisnis yang berkelanjutan. Ini juga merupakan suatu metode yang didesain untuk dapat membuat berbagai produk yang dapat sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pelanggan.

Kepuasan pelanggan tentu saja menjadi hal penting bagi setiap perusahaan yang menghasilkan produk, sehingga metode QFD dapat menjadi jembatan untuk mencapai hal tersebut.

Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan QFD ini? Lalu, apa saja fungsi dan kegunaannya atau manfaatnya? Simak penjelasan pada artikel berikut hingga tuntas, lalu pastikan produk Anda sudah mencapai kualitas terbaiknya!

 

Mengenal tentang Quality Function Deployment dan Fungsinya

Seperti yang sudah sempat disinggung sebelumnya, pelanggan atau konsumen memiliki peran penting dalam sebuah bisnis. Kepuasan mereka pun menjadi hal yang perlu dicapai, sehingga berbagai produk dapat terjual dengan optimal dan berkelanjutan.

Tanpa adanya pelanggan, maka sebuah perusahaan akan mengalami kesulitan untuk tetap bertahan, terlebih dalam jangka waktu yang panjang. Profit perusahaan pun akan sulit dicapai tanpa kontribusi dari pelanggan.

Maka dari itu, untuk mencapai kepuasan pelanggan, dibutuhkan strategi yang tepat dalam berbagai hal. Salah satunya yaitu dengan memperhatikan produk yang dihasilkan, baik produk dalam bentuk jasa maupun barang. Produk tersebut harus bisa memenuhi apa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh pelanggan.

Quality Function Deployment menjadi salah satu jalan untuk bisa mencapai hal tersebut. Ini merupakan metode yang didesain secara terstruktur untuk dapat mengidentifikasi kebutuhan pelanggan. Selanjutnya, hasil dari identifikasi tersebut dapat diimplementasikan terhadap berbagai produk yang sedang dirancang atau dikembangkan.

Dalam prosesnya, metode ini akan membuat perusahaan dapat menentukan berbagai prioritas, melakukan antisipasi yang dibutuhkan, serta dapat menggabungkan macam-macam keinginan pelanggan untuk mencapai desain produk terbaik.

Secara umum, QFD memiliki fungsi untuk dapat menghasilkan produk berkualitas sesuai dengan kebutuhan dan ekspektasi dari pelanggan. Hal ini dapat membuat produk tersebut lebih dapat diterima masyarakat dan serta mampu bersaing di pasaran.

 

Manfaat dan Kegunaan Quality Function Deployment

Quality Function Deployment: Fungsi dan Kegunaannya

Di dalam kehidupan sehari-hari, ada berbagai produk yang dibutuhkan masyarakat dalam berbagai aspek. Berbagai perusahaan pun telah menghasilkan produk andalan yang bagus. Namun, hingga kini, tidak jarang pula ditemui produk bagus yang tidak mampu bertahan lama di kalangan masyarakat.

Pada dasarnya, produk yang bagus pun belum tentu dapat bertahan dengan baik di pasaran. Ada berbagai produk yang kurang cocok untuk masyarakat, meski secara kualitas mungkin telah dinilai bagus.

Untuk dapat melakukan sinkronisasi antara kualitas produk yang akan ditawarkan dengan berbagai permintaan dari pasar, maka metode QFD dapat diterapkan. Berikut merupakan berbagai manfaat dan kegunaan dari metode ini.

1. Lebih Fokus terhadap Pelanggan

Hal yang sangat diperhatikan di sini yaitu kepuasan pelanggan, sehingga berbagai proses dalam pembentukan atau pengembangan produk dapat lebih fokus terhadap pelanggan.

Dalam penerapannya, metode QFD ini membutuhkan berbagai jenis umpan balik dari pelanggan atau target pasarnya. Perusahaan juga perlu untuk benar-benar memperhatikan kebutuhan dan keinginan pasar terhadap jenis produk yang akan dirancang atau dikembangkan.

2. Efisiensi Waktu dan Biaya

Dengan berorientasi terhadap pelanggan, maka berbagai metode pun dilakukan untuk mendapatkan umpan balik. Selanjutnya, Anda dapat memiliki berbagai data yang spesifik untuk dapat diidentifikasi.

Hasil identifikasi tersebut dapat membuat Anda merancang langkah berikutnya, sehingga akan lebih efisien dalam segi waktu dan biaya karena prosesnya sudah terfokus.

3. Sistem yang Berorientasi pada Kerja Tim

Sistem yang berlaku dalam metode ini menekankan terhadap berbagai jenis kerjasama, sehingga orientasinya didasarkan pada kerja tim.

Keputusan yang dihasilkan untuk sebuah produk, dapat disimpulkan berdasarkan hasil diskusi terkait produk tersebut. Tentu saja, diskusi tersebut tetap menekankan pada orientasi terhadap pelanggan, sehingga dapat mencapai kepuasan yang optimal.

4. Meningkatkan Mutu dan Keandalan Produk

Manfaat berikutnya yaitu hal yang menjadi poin penting dalam setiap perusahaan penghasil produk, yaitu meningkatkan mutu dan keandalan dari produk mereka.

Metode dan strategi yang tepat, jika didukung dengan pelaksanaan yang efektif, maka dapat membuat produk yang dihasilkan lebih bermutu dan dapat diandalkan.

5. Meningkatkan Produktivitas

Dengan menjalankan sistem yang terstruktur atau terprogram dengan baik, maka produktivitas dari perusahaan dapat meningkat.

6. Meningkatkan Komunikasi

Selanjutnya, berbagai jenis komunikasi pun dapat ditingkatkan dengan strategi QFD, baik komunikasi di dalam internal tim, komunikasi dengan pelanggan atau target pasar, serta dengan pihak lain yang sekiranya terlibat dalam strategi ini.

7. Dokumentasi yang Komprehensif

Manfaat selanjutnya yang dapat dirasakan yaitu adanya orientasi terhadap dokumentasi. Anda dapat menghasilkan dokumentasi yang komprehensif tentang berbagai jenis data, khususnya yang berkaitan dengan keinginan, ekspektasi, dan kepuasan pelanggan.

Dokumentasi yang komprehensif dapat membuat Anda lebih mudah untuk melakukan berbagai desain produk selanjutnya, atau jika ingin mengembangkan produk yang sudah ada.

8. Meningkatkan Keuntungan Perusahaan

Jika berbagai manfaat di atas sudah tercapai dengan baik, maka terdapat manfaat lanjutan yang bisa Anda dapatkan, yaitu meningkatkan keuntungan perusahaan.

Dengan perencanaan yang baik serta sangat memperhatikan kualitas dari produk, kepercayaan konsumen pun dapat meningkat. Anda juga dapat memperoleh banyak konsumen baru yang sudah mulai percaya dengan produk berkualitas tersebut.

Jika hal tersebut dapat dipertahankan dalam jangka waktu yang panjang, maka keuntungan perusahaan dapat meningkat. Hal ini tentunya menjadi harapan dari setiap perusahaan, karena ada berbagai hal baru yang bisa dicapai jika suatu perusahaan memiliki keuntungan yang lebih banyak.

Maka dari itu, penerapan QFD sebaiknya segera dilakukan, supaya berbagai manfaat dapat Anda peroleh dengan optimal.

 

Tahapan Quality Function Deployment

Quality Function Deployment: Fungsi dan Kegunaannya

Dalam pelaksanaan metode QFD, ada beberapa tahapan umum yang perlu dilakukan supaya penerapannya pun dapat optimal, yaitu sebagai berikut:

1. Tahap Perencanaan

Pertama, ada tahap perencanaan produk yang dilakukan berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan pelanggan. Ada berbagai aspek dalam kebutuhan tersebut, misalnya efektivitas pemakaian, keamanan, tampilan, dan kesesuaian produk.

2. Tahap Penilaian

Selanjutnya, ada tahap untuk menilai apakah hasil pengolahan data sudah sesuai dengan kebutuhan pelanggan atau belum. Ini akan berkaitan dengan desain produk yang nantinya dibuat. Metode yang umum digunakan dalam tahap ini yaitu penyebaran angket survei.

3. Desain Produk

Tahap ketiga, yaitu masuk ke bagian desain produk, setelah terlebih dahulu menentukan parameter yang akan dipakai dalam proses memproduksinya.

4. Perencanaan dan Proses Produksi.

Setelah desain produk telah jadi dan disepakati, maka barulah bisa masuk ke tahap perencanaan dan proses produksi.

Itulah berbagai penjelasan tentang QFD yang sebaiknya diketahui oleh setiap perusahaan atau industri. Dengan adanya informasi yang cukup tentang hal tersebut, maka akan lebih mudah untuk mendesain berbagai jenis produk yang berkualitas.

Peningkatan kualitas ini dapat mendukung peningkatan produktivitas dan mempertahankan supaya produk tersebut tetap laku di pasaran. Tentunya, berbagai kemampuan juga dibutuhkan oleh para karyawan, supaya hasilnya tetap optimal dan dapat berlangsung untuk jangka panjang.

Terdapat berbagai proses panjang untuk dapat mengimplementasikan Quality Function Deployment dengan optimal. Namun tenang saja, MUTU International sebagai lembaga pelatihan dapat membantu Anda  dalam proses tersebut. Anda dapat melalui berbagai pelatihan yang terkait bersama tim profesional yang akan menjadi fasilitator.

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

11 Okt, 2023
K3S adalah: Manfaat, Sasaran, Tujuan Kelompok Kerja Kepala Sekolah

K3S adalah suatu kelompok kerja yang penting bagi kepala sekolah. Dengan adanya organisasi tersebut, maka mutu pendidikan dapat meningkat seiring dengan peningkatan kompetensi seorang kepala sekolah. 

Bicara kefamilierannya, tidak semua orang tahu dan paham mengenai K3S. Maka demikian, artikel ini mencoba untuk memberikan informasi secara ringkas dan mudah dimengerti mengenai organisasi ini mulai dari pengertian, manfaat, sasaran, hingga tujuan eksistensinya.

 

Pengertian K3S adalah?

K3S atau KKKS merupakan singkatan dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah. Ini merupakan sebuah organisasi profesi yang berperan penting dalam pengembangan kompetensi seorang kepala sekolah. 

Tidak hanya itu, KKKS atau K3S adalah wadah bagi sekumpulan kepala sekolah untuk menjalankan diskusi atau bertukar pendapat dalam menindaklanjuti regulasi atau kebijakan, termasuk saat bersinggungan dengan kelompok kerja, organisasi, atau lembaga lain.

Adanya kelompok K3S ini sejalan dengan peran strategis kepala sekolah, utamanya dalam menjaga kualitas institusi pendidikan agar berfungsi dengan baik sesuai apa yang telah dianjurkan oleh dinas pendidikan.

 

Bagaimana K3S Terbentuk?

Kelompok Kerja Kepala Sekolah dibentuk oleh dinas pendidikan. Melalui terbentuknya organisasi ini, maka dapat dikatakan bahwa K3S adalah kelompok kerja andalan dinas pendidikan untuk menerapkan kebijakannya dan merupakan mitra pemerintah.

Demi mendukung perkembangan serta kemajuan pendidikan, maka Kelompok Kerja Kepala Sekolah didapuk menjadi sebuah lembaga yang begitu potensial. Maka demikian, diperlukan penguatan organisasi.

Jadi, meskipun mayoritas dari kepala sekolah merupakan hasil transformasi dari seorang guru, namun lewat kolaborasi yang bagus, tentu kebijakan dinas pendidikan bisa diemban secara efektif.

Adapun untuk memperkuat K3S adalah dengan melakukan berbagai upaya. Salah satunya yakni melalui penerapan regenerasi yang berkelanjutan. Sudah pasti dengan senantiasa memperhatikan independensi serta demokrasi sebagai syarat pokok proses memajukan kelompok kerja.

 

Apa Manfaat Kelompok Kerja Kepala Sekolah?

Manfaat dari adanya KKS atau K3S adalah sebagai aktivitas Kelompok Kepala Sekolah yang diterapkan dengan dasar Program BERMUTU. Misi dari kegiatan K3S yakni agar bisa meningkatkan skill dan kompetensi para kepala sekolah dalam melaksanakan penyelenggaraan kegiatan belajar dan mengajar di institusi pendidikan atau sekolah.

Lebih detail, ada beberapa manfaat yang ditawarkan oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah. Berikut adalah poin-poin beserta penjelasannya:

1. Menjadi Pendorong Kompetensi

Mendorong naik kompetensi dalam pengelolaan manajemen sekolah dan penyelenggaraan PAIKEM (pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan).

2. Menjadi Alat untuk Mempermudah Perolehan PPHKHN

Melalui partisipasi aktivitas di dalam K3S atau KKKS, maka kepala sekolah bisa mendapatkan PPKHB (Pengakuan Kerja dan Hasil Belajar). Maka, secara tidak langsung manfaat K3S adalah sebagai jalan untuk mempermudah peningkatan kualifikasi akademik menuju jenjang D4 atau S1 dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

3. Menjadi Kredit untuk Kenaikan Pangkat

Melalui pertisipasi aktivitas secara aktif serta berkelanjutan dalam K3S atau KKKS, maka kepala sekolah dapat mengajukan pemerolehan sejumlah angka ‘kredit’ yang berguna untuk kenaikan pangkat. Ini merupakan salah satu wujud peningkatan kualitas kepala sekolah secara sustainable melalui syarat dan ketentuan yang berlaku.

4. Menjadi Portofolio untuk Meningkatkan Kualifikasi

Melalui himpunan dokumen portofolio dari kegiatan K3S atau KKKS dapat dimanfaatkan sebagai kebutuhan peningkatan kualifikasi akademik seorang kepala sekolah menuju jenjang D4 atau S1 serta pengembangan profesionalisme mereka sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Dari poin-poin yang telah dijelaskan, dapat disimpulkan bahwa K3S adalah wadah berisi aktivitas yang sangat penting untuk menunjang kemampuan serta kualifikasi seorang kepala sekolah. Selain itu, manfaat tambahannya yakni sebagai portofolio.

 

Apa saja Sasaran Kelompok Kerja Kepala Sekolah?

K3S adalah: Manfaat, Sasaran, dan Tujuannya

Selain memiliki manfaat, kelompok kerja ini pun memiliki beberapa sasaran. Di bawah ini merupakan penjelasan mengenai masing-masing sasaran tersebut:

  • Peningkatan Pengembangan Model Pembelajaran
  • Peningkatan Pengembangan Media Pembelajaran
  • Realisasi Pelatihan Induksi Guru
  • Realisasi Penilaian Berbasis Kelas
  • Realisasi Pelatihan MBS
  • Penyelenggaraan Penilaian Kinerja Guru atau PKG
  • Penyelenggaraan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan atau PKB
  • Penyelenggaraan Case Study, Lesson Study, serta Kajian Teoritis
  • Realisasi ICT/PTK/PTS
  • Realisasi Monev KKG
  • Peningkatan Kompetensi KS/PS/Supervisi Klinis
  • Realisasi On-Service 5 Gugus
  • Realisasi Studi Visit atau Best Practice

Dari poin-poin yang telah disebutkan, dapat terlihat jelas jika sasaran K3S adalah tidak hanya untuk kepala sekolah. Namun, kelompok kerja ini juga berguna untuk guru dan hal-hal terkait pendidikan lainnya yang menyertai mereka.

 

Apa saja Tujuan Kelompok Kerja Kepala Sekolah?

KKKS atau K3S adalah organisasi yang memiliki banyak tujuan. Tentu saja dalam ranah untuk memajukan mutu dan kompetensi. Untuk mengetahui tentang tujuan-tujuan tersebut, berikut adalah poin-poinnya:

1. Menjadi Wadah untuk Saling Memberi Umpan Balik

K3S merupakan tempat berbagi yang tepat bagi para kepala sekolah. Tujuan dari organisasi ini yakni untuk memberikan kesempatan untuk para anggota KKKS agar dapat membagikan pengalaman masing-masing serta saling mengumpan balik atau memberi feedback.

2. Menambah Pengetahuan dan Keterampilan

Selain menjadi wadah yang tepat untuk saling memberi umpan balik, K3S adalah kesempatan bagi kepala sekolah untuk meningkatkan kualitas. 

Jadi, dapat diketahui bahwa tujuan kelompok kerja ini yakni untuk menambah pengetahuan, meningkatkan keterampilan, dan memberikan wawasan tentang pendekatan pembaruan seputar pembelajaran untuk para anggota KKKS agar lebih profesional.

3. Membantu dan Memberdayakan Kepala Sekolah dalam Pelaksanaan Pembelajaran

K3S merupakan organisasi yang sangat bermanfaat untuk mempermudah kepala sekolah melaksanakan tugasnya. Hal ini dikarenakan adanya kelompok kerja ini bertujuan untuk memberdayakan serta membantu para anggotanya dalam pelaksanaan tugas pembelajaran di institusi pendidikan, yaitu sekolah.

4. Meningkatkan Kompetensi dan Performa Kepala Sekolah

K3S adalah wadah yang bertujuan untuk meningkatkan performa dan kompetensi para kepala sekolah. Khususnya agar mereka mampu mengembangkan profesionalitas para guru yang ada di sekolah.

5. Meningkatkan Kualitas Pembelajaran dan Pendidikan

K3S merupakan organisasi kepala sekolah yang memiliki tujuan sebagai peningkat kualitas proses pembelajaran. Selain itu, kelompok kerja ini juga bertujuan untuk menaikkan kualitas pendidikan yang mana tercermin dari meningkatnya hasil belajar peserta didik.

6. Mendorong Tenaga Pendidik agar Berkemampuan dalam PAIKEM

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, PAIKEM adalah singkatan dari pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan. Adanya K3S yakni untuk mendorong guru agar berkemampuan dalam implementasi metode pembelajaran tersebut di kelas. Kualitas dapat tercermin dari hasil belajar peserta didik.

7. Membantu Perolehan Kredit 

Kredit yang dimaksud ini adalah syarat-syarat angka yang dibutuhkan dalam kenaikan pangkat. Tujuan K3S adalah untuk membantu kepala sekolah agar memeroleh kredit yang berguna sebagai syarat kenaikan pangkat.

Selain itu, kredit ini berguna pula untuk meningkatkan kualifikasi akademik seorang kepala sekolah serta persiapannya dalam menghadapi serangkaian mekanisme sertifikasi.

Demikian pembahasan tentang Kelompok Kerja Kepala Sekolah. Dari pemaparan di atas, dapat disimpulkan bahwa K3S adalah organisasi yang sangat penting bagi kepala sekolah, guru, hingga peserta didik. Semakin baik pelaksanaan aktivitas di dalamnya, maka semakin baik pula output yang bisa diperoleh di ranah pendidikan. 

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

11 Okt, 2023
Pengertian dan Penerapan K3LH dan Apa Tujuannya

K3LH merupakan aspek penting yang harus menyertai suatu lingkungan kerja. Melalui penerapannya yang baik, maka kecelakaan kerja dapat dicegah atau diminimalisir. Dengan demikian, maka pekerja bisa lebih aman dan terjamin. 

Bicara soal penerapannya, memang bagaimana langkah-langkah yang perlu dieksekusi? Lalu, apa saja tujuan dari penerapan tersebut? Jawaban terkait hal ini dapat Anda temukan pada pembahasan berikut!

 

Apa itu K3LH?

K3-L-H merupakan singkatan dari ‘Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan Hidup’. Ini merupakan sebuah program atau upaya yang dicetuskan guna menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.

Melalui lingkungan kerja yang demikian, maka risiko atau potensi kecelakaan kerja serta timbulnya penyakit lantaran kelalaian atau penyebab lain bisa ditekan dengan efektif. Hal ini akan bermuara pada hal-hal positif, misalnya peningkatan produktivitas pekerja dan sebagainya.

Untuk menambah pemahaman lebih jauh, Anda dapat memahami sejumlah pengertian tentang K3LH menurut beberapa sudut pandang. Apa saja? Berikut adalah daftar dan masing-masing penjelasan terkait hal tersebut:

A. Pengertian Menurut Filosofi Mangkunegara

K3LH merupakan sebuah pemikiran serta upaya demi menjamin kesempurnaan dan keutuhan jasmani dan rohani tenaga kerja, tentunya manusia pada umumnya, termasuk hasil karya dan budaya menuju masyarakat yang adil dan makmur. 

B. Pengertian Menurut Keilmuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

K3LH adalah seluruh ilmu dan penerapan yang ditujukan sebagai pencegah terjadinya hal-hal seperti kecelakaan kerja, ledakan, kebakaran, PAK atau penyakit akibat kerja, hingga pencemaran lingkungan.

C. Pengertian Menurut OHSAS 18001

K3LH merupakan seluruh faktor dan kondisi yang mampu memberi dampak pada keselamatan serta kesehatan tenaga kerja beserta orang lain (misalnya pemasok, kontraktor, tamu, dan pengunjung) di tempat kerja.

Menilik beragam pengertian K3LH menurut sejumlah perspektif di atas, maka bisa disimpulkan jika ini adalah suatu program yang mengusahakan upaya perlindungan dengan tujuan agar SDM atau tenaga kerja beserta orang lain dalam lingkungan kerja senantiasa dalam keadaan baik-baik saja, selamat, dan sehat demi menjaga keberlangsungan produktivitas kerja.

 

7 Langkah Penerapan K3LH

Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan Hidup dapat diterapkan melalui 7 langkah. Adapun langkah-langkah tersebut dimulai dari pemahaman hingga pengawasan serta perbaikan berkelanjutan. Berikut adalah masing-masing penjelasan ringkasnya:

1. Memahami Konsep Dasar K3LH

Sebelum mengawali langkah-langkah proaktif, masing-masing individu – yakni tenaga kerja dan orang-orang yang ada di lingkungan kerja wajib memahami terlebih dahulu mengenai konsep dasar Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan Hidup.

Kesehatan adalah istilah yang merujuk pada kondisi sosial, mental, dan fisik yang baik dari setiap individu di lingkungan kerja. Keselamatan adalah istilah yang merujuk pada perlindungan individu di lingkungan kerja – dari potensi bahaya serta risiko cedera. 

Keamanan adalah istilah yang merujuk pada langkah-langkah proteksi individu dari kejahatan dan ancaman di lingkungan kerja. Adapun lingkungan hidup adalah istilah yang merujuk pada usaha penjagaan dan perlindungan lingkungan sekitar tempat atau lokasi kerja.

2. Mengidentifikasi dan Mengevaluasi Risiko

Setelah memahami konsep dasar mengenai K3LH, maka langkah penerapan selanjutnya yakni identifikasi beserta evaluasi risiko dalam lingkungan kerja. Aspek satu ini mencakup penilaian potensi bahaya plus risiko potensial yang kemungkinan bisa dihadapi oleh individu di lingkungan kerja. 

Risiko bisa berasal dari hal-hal di sekitar seperti peralatan kerja, bahan kimia, aktivitas fisik, ketidaknyamanan di lingkungan kerja, hingga faktor lainnya yang mampu memberi dampak buruk bagi kesehatan serta keselamatan pekerja. 

3. Mencegah dan Mengendalikan Risiko

Sesudah mengidentifikasi risiko, maka berikutnya yakni mengambil tindakan untuk mencegah dan mengendalikannya. Penerapan K3LH ini tidak hanya melingkupi implementasi sejumlah langkah demi menekan potensi bahaya dan menentukan kepastian penggunaan peralatan yang aman.

Namun juga termasuk menawarkan pelatihan khusus untuk tenaga kerja, serta melakukan promosi mengenai kesadaran akan implementasi kerja yang sehat dan aman.

4. Menyediakan Pelatihan K3LH

Pendidikan maupun pelatihan Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan Hidup merupakan bagian krusial dari penerapannya di lokasi kerja. Individu di lingkungan kerja, khususnya pekerja sangat disarankan untuk dibekali pengetahuan serta keterampilan pokok untuk bekerja secara aman dan bagaimana cara menjaga kesehatan.

Pelatihan ini wajib mencakup prosedur kerja yang baik dan aman, penggunaan APD atau alat pelindung diri, penanganan material kimia, kode dan tanda peringatan, hingga tindakan darurat.

5. Menerapkan Sistem Manajemen K3LH

Implementasi sistem manajemen Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan Hidup sangat krusial untuk memastikan kesuksesan penerapannya dalam lingkungan kerja. Sistem ini mencakup penetapan kebijakan dan regulasi, perencanaan, implementasi, pengawasan, hingga pengkajian berkala.

Adanya sistem manajemen ini berguna untuk membantu proses identifikasi area tertentu yang butuh didorong, mengevaluasi performa program K3LH, serta memastikan jika seluruh individu di lingkungan kerja – khususnya pekerja mematuhi kebijakan dan prosedur yang sudah ditetapkan.

6. Mempromosikan Kesadaran K3LH

Sangat diwajibkan untuk mempromosikan kesadaran akan Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan Hidup di semua organisasi. Praktik promosi ini cukup mudah untuk dilakukan!

Adapun cara-caranya yakni seperti lewat kampanye kesadaran, penyebaran poster serta tanda peringatan, penyediaan sarana pelaporan kendala K3LH, serta pengadaan pertemuan berkala demi membahas topik terkait. Dengan kesadaran tinggi, maka budaya yang sehat dan aman dapat tercipta.

7. Mengawasi dan Memperbaiki secara Berkelanjutan

Penerapan K3LH tidak selesai sampai langkah-langkah di sebelumnya saja. Penting untuk mempunyai operasi pengawasan serta perbaikan yang sustainable atau berkelanjutan.

Adapun langkah-langkah yang diterapkan misalnya mulai dari menerapkan audit secara berkala, mengumpulkan feedback atau umpan balik dari setiap individu di lingkungan kerja, hingga melibatkan mereka dalam mekanisme perbaikan. Dengan begitu, standar K3 dan lingkungan hidup bisa meningkat lebih baik.

Itu dia sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk menerapkan K3LH dalam suatu perusahaan. Dengan menerapkannya secara baik dan benar, maka tujuan dan manfaat yang baik dapat diperoleh bagi individu di lingkungan kerja dan perusahaan.

 

Tujuan K3LH

Tujuan dari Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan Hidup telah jelas tersedia dalam UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Dijelaskan bahwa tujuan dari upaya ini yakni sebagai pencegahan terjadinya sakit dan kecelakaan lantaran kerja, pemberi proteksi pada sejumlah sumber produksi – sehingga bisa menambah efisiensi serta produktivitas.

Lebih lengkap, berikut adalah poin-poin tujuan dari adanya program atau upaya K3LH yang perlu diketahui:

  • Memberi perlindungan serta jaminan keselamatan untuk setiap pekerja serta individu lain di lokasi kerja.
  • Memberi jaminan masing-masing sumber produksi bisa dimanfaatkan secara efisien dan aman.
  • Mendorong kesejahteraan serta produktivitas nasional.
  • Menjaga peralatan dan perlengkapan kerja agar digunakan sebaik-baiknya.
  • Menyediakan jaminan atas peningkatan dan pemeliharaan kesehatan gizi pekerja.
  • Meningkatkan keserasian, kegairahan, hingga partisipasi kerja.
  • Menghindarkan kendala kesehatan yang dipicu oleh lingkungan atas kondisi kerja.
  • Melindungi dan memberikan rasa aman pada pekerja.

Demikian pembahasan mengenai K3LH, mulai dari pengertian, penerapan, hingga tujuannya. Dari informasi di atas dapat disimpulkan bahwa program atau upaya ini sangatlah bermanfaat bagi pekerja, individu di lingkungan kerja, hingga perusahaan. Jika Anda tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang topik serupa, kunjungi laman Mutu International!

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

11 Okt, 2023
Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Sahabat Jaya Sukses

Pengumuman Publik Hasil Penilikan 2 LK PT Sahabat Jaya Sukses Download

11 Okt, 2023
Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Tahap-2 Kemitraan PT Sahabat Mewah Makmur

Pemberitahuan Untuk Kegiatan Penilaian ISPO Tahap-2 Kemitraan PT Sahabat Mewah Makmur : Download

11 Okt, 2023
Audit Sistem Manajemen ISO 19011, Ini Tujuannya

Audit sistem manajemen adalah salah satu proses penting bagi setiap bisnis, perusahaan, atau organisasi. Salah satu standar internasional yang mengatur audit ini adalah ISO 19011 yang diterbitkan oleh ISO (International Organization for Standardization).

ISO adalah organisasi independen yang bertujuan untuk memastikan bahwa produk, layanan, dan sistem yang digunakan oleh perusahaan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Untuk memastikan sistem audit Anda sudah berjalan dengan baik, ikuti ulasan lengkapnya melalui artikel ini.

 

Mengenal ISO 19011 tentang Audit Sistem Manajemen dan Tujuannya

ISO 19011:2018 adalah seperangkat pedoman yang dirancang untuk membantu organisasi dan perusahaan dalam melakukan audit sistem manajemen. Standar ini tidak hanya berfokus pada satu aspek sistem manajemen tertentu, tetapi juga mencakup berbagai aspek lain.

Di antaranya seperti sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen risiko, hingga sistem manajemen mutu, dan lain sebagainya. Namun, penting untuk diingat bahwa ini bukanlah standar yang dapat memberikan sertifikasi kepada perusahaan.

Sebaliknya, ini adalah panduan yang membantu organisasi dalam mempersiapkan program audit mereka. Setiap perusahaan harus mengadopsi panduan ISO 19011:2018 yang sesuai dengan kebutuhan audit mereka.

Jadi, tujuan utama penerapan ISO 19011 adalah untuk memberikan panduan dan pedoman yang jelas untuk melaksanakan audit sistem manajemen, baik audit internal maupun eksternal, dengan efektif. 

Selain itu, standar ini juga membantu organisasi untuk memahami risiko serta peluang yang berhubungan dengan sistem manajemen mereka dengan adanya proses evaluasi yang komprehensif secara objektif dan profesional.

 

Konsep Audit Sistem Manajemen Menurut ISO 19011:2018

ISO 19011:2018 adalah hasil revisi dari standar serupa yang sebelumnya yang diterbitkan pada tahun 2011. Standar ini memberikan panduan yang komprehensif untuk melakukan proses audit pada sistem manajemen. 

Secara lebih spesifik, isi ISO 19011:2018 menguraikan tentang prinsip-prinsip audit, pengelolaan program audit, hingga pelaksanaan audit sistem manajemen. Menurut standar ini, definisi audit adalah serangkaian proses yang sistematis, independen, dan terdokumentasi.

Jadi, audit dilakukan dengan tujuan memperoleh bukti audit yang akan dievaluasi secara objektif untuk menilai kesesuaian dengan kriteria yang sudah ditetapkan dalam standar terkait. Terdapat tiga jenis audit yang dibedakan oleh ISO 19011, yaitu:

  1. Audit Internal: Dilakukan oleh pihak pertama atau perusahaan itu sendiri dengan menggunakan auditor yang telah ditunjuk.
  2. Audit Eksternal Pihak Kedua: Dilakukan oleh pihak auditor dari penyedia eksternal, biasanya oleh pihak luar yang memiliki kepentingan.
  3. Audit Eksternal Pihak Ketiga: Dilakukan dalam rangka pemenuhan kewajiban sertifikasi, akreditasi, atau untuk mematuhi aturan perundang-undangan yang berlaku.

Apapun jenisnya, setiap proses audit tersebut harus dilakukan dengan mengikuti beberapa prinsip dan pendekatan, antara lain:

  • Bersifat Profesional: Semua proses dilakukan secara sungguh-sungguh, menggunakan ketepatan penilaian dalam auditnya.
  • Kerahasiaan: Keamanan informasi hasil audit dijamin.
  • Penyampaian Informasi secara Objektif: Semua pihak yang terlibat dalam proses audit wajib melaporkan semua data dengan benar dan akurat.
  • Independen: Tidak terdapat keberpihakan sehingga hasil dan kesimpulan akhir audit bersifat objektif.
  • Pendekatan Berbasis Bukti: Agar bisa memperoleh hasil dan kesimpulan audit yang benar, auditor harus menggunakan metode yang bersifat rasional agar bisa direproduksi melalui proses penilaian yang sistematis.
  • Menggunakan Pendekatan Berbasis Risiko: Audit yang dilakukan harus mempertimbangkan peluang dan risiko yang ada.

 

Manfaat Penerapan ISO 19011:2018

Audit Sistem Manajemen ISO 19011, Ini Tujuannya

Penerapan ISO 19011:2018 dapat membawa berbagai manfaat bagi organisasi maupun auditor di berbagai sektor industri. Berikut ini 3 contoh manfaat utamanya:

1. Penilaian Objektif

Audit sistem manajemen harus didasarkan pada data yang akurat dan objektif, sesuai dengan ISO 19011 yang menekankan pentingnya penilaian objektif dalam proses audit. Ini berarti bahwa hasil audit harus diperoleh dari bukti nyata dan fakta yang dapat diukur atau diamati.

Penilaian yang bersifat objektif ini adalah dasar untuk mengambil keputusan yang informasional, mengidentifikasi peluang perbaikan, dan menjaga integritas dalam proses evaluasi.

2. Identifikasi Risiko

Selanjutnya, standar ini dapat mendorong organisasi untuk mengidentifikasi tujuan dan cakupan audit dengan jelas. Sebab dalam prosesnya, terdapat potensi untuk mengidentifikasi berbagai risiko yang dapat mempengaruhi capaian tujuan auditnya.

Auditor juga akan diarahkan untuk menilai kepatuhan terhadap standar, regulasi, dan persyaratan yang berlaku. Jadi, identifikasi risiko tentang pelanggaran ataupun tindak kepatuhan yang tidak memadai juga bisa menjadi bagian dari audit tersebut.

Dengan demikian, standar dapat ini membantu organisasi atau perusahaan dalam mengenali segala risiko yang berkaitan dengan pelaksanaan audit dan sistem manajemen mereka.

3. Peningkatan Efisiensi dan Efektivitas

Terakhir, ISO 19011:2018 dapat memberi panduan untuk meningkatkan efisiensi serta efektivitas dalam melakukan audit. Sebab, standar ini mendorong auditor untuk merencanakan proses audit secara lebih terstruktur dan komprehensif.

Secara keseluruhan, pendekatan sistematis dalam ISO ini dalam pelaksanaan audit dapat membawa manfaat jangka panjang bagi perusahaan dalam meningkatkan kinerja operasional dan manajemen risiko.

 

Tahapan Proses Audit Menurut ISO 19011:2018

Dalam implementasi proses audit menurut ISO 19011, ada beberapa tahap yang harus dilalui oleh pihak auditor yang mencakup:

1. Menetapkan Tujuan Program Audit

Pertama-tama, klien audit harus memastikan bahwa tujuan program audit ditetapkan untuk mengarahkan perencanaan dan pelaksanaan audit. Tujuan ini harus konsisten sesuai dengan arahan strategis dari klien dan mendukung kebijakan dan tujuan sistem manajemen.

2. Menentukan dan Mengevaluasi Risiko dan Peluang dari Audit

Selalu ada peluang dan risiko yang dapat mempengaruhi pencapaian tujuan audit. Mereka yang mengelola program audit harus bisa mengidentifikasi dan menyajikan kepada klien audit terkait risiko dan peluang dari program audit yang dikembangkan.

3. Penetapan Program Audit

Penetapan program audit mencakup pemilihan metode audit yang akan digunakan, seperti audit onsite atau jarak jauh. Selain itu, pemilihan anggota tim audit juga perlu diperhatikan. Tim audit harus terdiri dari individu yang memiliki kompetensi di bidangnya dan tugas serta tanggung jawab setiap anggota tim harus jelas.

4. Pelaksanaan Audit

Pelaksanaan audit melibatkan serangkaian aktivitas mulai dari memulai aktivitas audit, melaksanakan audit, mempersiapkan dan mendistribusikan laporan, hingga mengevaluasi kesesuaian dengan standar yang ada. Jika ada ketidaksesuaian, maka harus dibahas tindakan perbaikan dengan batas waktu yang ditetapkan.

5. Proses Verifikasi

Dalam tahap verifikasi ini, baik klien audit serta pihak auditor memiliki tanggung jawabnya masing-masing. Jika ditemui ketidaksesuaian dalam proses audit, klien audit harus memantau dan menyelesaikan ketidaksesuaian yang ada sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan.

Auditor, di sisi lain, harus memverifikasi langkah perbaikan yang dilakukan oleh klien audit. Hal ini penting untuk memastikan hasil auditnya sesuai dengan standar dan tujuan yang ditetapkan.

6. Pengelolaan Hasil Audit

Pengelolaan hasil audit meliputi peninjauan serta evaluasi kesesuaian dan kecukupan hasil temuan audit. Analisis akar permasalahan dari tindak perbaikan dan pencegahan juga perlu ditinjau kembali. Terakhir, laporan tersebut akan didistribusikan untuk ditetapkan apakah akan memerlukan audit lanjutan atau tidak.

Untuk mengaudit sistem manajemen berdasarkan ISO 19011:2018, Anda bisa melakukannya di lembaga audit terpercaya. Mutu International adalah lembaga audit, verifikasi, dan sertifikasi yang sudah memperoleh akreditasi sebagai Lembaga Sertifikasi ISO 19001 dari KAN (Komite Akreditasi Nasional).

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram, Facebook, Linkedin, Tiktok, Twitter , Youtube dan Podcast #AyoMelekMUTU untuk update informasi menarik lainnya.

10 Okt, 2023
Auditor Internal: Ini Tugas dan Tanggung Jawabnya

Seiring dengan perkembangan dunia bisnis yang semakin kompleks, proses audit internal menjadi semakin penting. Untuk melaksanakan tugas tersebut, dibutuhkan seorang auditor internal yang bertugas memeriksa dan mengevaluasi operasional suatu perusahaan.

Namun, menjadi seorang auditor untuk internal perusahaan sebenarnya bukan hal yang mudah. Oleh karena itu, ketahui apa saja tugas dan tanggung jawab dari profesi ini sebagai gambaran sebelum melakukan audit.

 

Sekilas Tentang Audit Internal dan Prosesnya

Sebelum membahas terkait profesi auditor internal, pertama-tama mari pahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan audit mutu internal. Sesuai namanya, audit internal yang juga dikenal sebagai first-party audit, dilakukan oleh pihak internal perusahaan.

Ini adalah salah satu komponen penting dari sistem manajemen mutu ISO 9001:2015, yang diatur dalam klausul 9.2 (Audit Internal). Selama ini, banyak orang yang salah mengasosiasikan audit internal sebagai proses pemeriksaan keuangan, padahal makna sebenarnya lebih luas dari itu.

Sebab menurut ISO 9000:2015, audit adalah serangkaian kegiatan sistematis yang independen dan dilakukan secara terdokumentasi untuk memperoleh bukti audit (audit evidence). Hasilnya kemudian dievaluasi secara objektif untuk menentukan sejauh mana kriteria auditnya terpenuhi.

Saat menjalankan audit mutu internal, fokusnya adalah pada pemeriksaan terhadap kebijakan, prosedur, atau persyaratan yang menjadi panduan perusahaan. Adapun proses atau tata cara melaksanakannya adalah sebagai berikut:

  1. Pembentukan Tim Audit: Organisasi membentuk tim auditor internal dengan anggota setingkat kepala bagian atau manajer ke atas untuk menjamin kelancaran pelaksanaannya.
  2. Penyusunan Program Audit: Tim auditor membuat program audit yang mencakup satu atau lebih tindakan audit yang direncanakan dalam kerangka waktu tertentu dengan sasaran tertentu.
  3. Pembuatan Rencana Audit: Menjelang waktu pelaksanaan, tim auditor membuat rencana audit yang mencakup jadwal dan ruang lingkupnya, lalu didistribusikan ke semua bagian yang akan diaudit.
  4. Menyusun Checklist: Tim auditor menyusun audit checklist yang berisi poin-poin penting untuk ditanyakan kepada auditee. Pada tahap ini mereka harus memastikan kesesuaian poin-poinnya dengan persyaratan di ISO 9001:2015.
  5. Pengumpulan Temuan: Setelah audit, tim auditor mengumpulkan temuan berdasarkan bukti objektif dan menyusunnya dalam laporan audit internal.
  6. Tindak Lanjut: Tahap terakhir, temuan dalam laporan tersebut harus ditindaklanjuti oleh bagian terkait dan diverifikasi oleh tim auditor untuk memastikan adanya evaluasi dan perbaikan sampai tuntas.

 

Mengenal Profesi Auditor Internal

Lalu, sebenarnya siapa yang dimaksud sebagai internal auditor? Pada dasarnya, mereka adalah karyawan perusahaan yang bertugas untuk melakukan evaluasi independen dan objektif terhadap seluruh proses operasional dalam perusahaan.

Bila dianalogikan, mereka berfungsi sebagai mata dan telinga bagi para pimpinan senior dan dewan direksi perusahaan. Peran auditor internal ini tidak terbatas pada audit keuangan saja, tetapi juga mencakup berbagai jenis audit lainnya, seperti:

  • Audit Teknologi Informasi: Untuk menilai sistem informasi dan memastikannya beroperasi dengan aman serta melindungi data sensitif.
  • Audit Operasional: Untuk mengevaluasi apakah pengendalian internal berjalan dengan baik dan apakah prosedur operasional dilakukan secara efisien.
  • Audit Kinerja: Untuk mengevaluasi kinerja aktual perusahaan dan membandingkannya dengan tujuan yang telah ditetapkan oleh manajemen.

 

Tugas dan Tanggung Jawab Seorang Auditor Internal

Auditor Internal: Ini Tugas dan Tanggung Jawabnya

Saat melaksanakan tugas audit internal, seorang auditor di suatu perusahaan memiliki sejumlah tugas dan tanggung jawab yang penting. Berikut ini adalah hal-hal yang harus mereka lakukan:

1. Mengumpulkan Informasi Awal Tentang Auditee

Tugas pertama seorang internal auditor adalah mengumpulkan informasi awal yang berhubungan dengan auditee. Auditee sendiri mengacu pada bagian atau unit dalam perusahaan yang akan diaudit atau diperiksa.

Hal ini termasuk memahami prosedur kerja, struktur organisasi, hirarki jabatan, dan laporan kegiatan operasional harian. Mengumpulkan informasi awal ini penting untuk memahami konteks terkait bagaimana dan di mana kegiatan audit akan dilakukan.

Jadi, seorang auditor internal perlu memiliki pemahaman yang mendalam tentang bagaimana auditee beroperasi sehari-hari. Selain itu, auditor juga perlu mendapatkan pemahaman tentang tujuan dan sasaran auditee, serta tantangan atau risiko yang mungkin mereka hadapi dalam menjalankan operasinya.

Informasi awal ini akan membantu internal auditor dalam merancang audit program yang sesuai dan dalam menentukan area-area mana yang perlu diberi perhatian khusus selama proses audit.

2. Meninjau Dokumen dan Persyaratan Lain Terkait Auditee

Langkah berikutnya adalah meninjau semua dokumen dan persyaratan yang berhubungan dengan auditee. Ini termasuk dokumen-dokumen seperti kebijakan perusahaan, prosedur operasional standar, panduan, dan dokumen terkait lainnya.

Jadi, seorang auditor perlu memahami persyaratan dan standar yang harus dipatuhi oleh auditee dalam menjalankan operasinya. Meninjau dokumen dan persyaratan ini juga membantu auditor dalam mengidentifikasi parameter-parameter yang akan digunakan dalam proses audit.

Jadi, auditor perlu memastikan bahwa auditee telah mematuhi berbagai persyaratan tersebut dan memastikan bahwa prosedur-prosedur yang dijalankan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3. Merancang Program Audit dan Membuat Jadwal Tahunannya

Setelah memiliki pemahaman yang kuat tentang auditee dan persyaratan yang berlaku, selanjutnya, seorang auditor internal memiliki tugas dan tanggung jawab untuk merancang program audit yang mencakup rencana audit yang mendetail.

Program audit ini mencakup langkah-langkah yang akan diambil selama proses audit, termasuk jenis audit yang akan dilakukan, ruang lingkup audit, serta metodologi yang akan digunakan.

Selain itu, auditor juga perlu membuat jadwal tahunan audit yang rinci. Jadwal ini akan mengatur kapan audit akan dilaksanakan, sehingga semua pihak terkait dapat mempersiapkan diri dengan baik. Jadwal tahunan ini juga akan memastikan bahwa semua area yang harus diaudit tercakup dalam program pemeriksaan tahunan.

4. Membuat Audit Checklist

Audit checklist adalah daftar pertanyaan dan poin-poin penting yang akan diajukan kepada auditee selama proses audit. Membuat audit checklist adalah tugas yang penting karena checklist ini akan memandu auditor selama proses audit dilakukan.

Checklist tersebut biasanya disusun berdasarkan persyaratan dan standar yang berlaku. Jadi, auditor internal perusahaan perlu memastikan bahwa semua aspek yang harus diperiksa telah dimasukkan ke dalam checklist.

Hal ini penting untuk diperhatikan dan diterapkan, sebab checklist tersebut juga akan digunakan untuk memverifikasi apakah auditee telah mematuhi persyaratan yang berlaku atau tidak.

5. Mengecek Seluruh Sistem di Perusahaan

Saat proses audit berlangsung, auditor harus melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap semua sistem yang ada dalam auditee. Ini mencakup pengamatan langsung terhadap proses kerja, interaksi antar unit atau departemen, dan pemantauan terhadap bagaimana mereka menjalankan operasinya sehari-hari.

Selain itu, seorang auditor internal juga harus memeriksa kondisi lingkungan kerja, termasuk kondisi fisik tempat kerja dan peralatan yang digunakan. Auditor perlu memastikan bahwa semua sistem berjalan sesuai dengan standar yang berlaku.

Penting pula untuk memastikan bahwa tidak terdapat pelanggaran atau ketidaksesuaian yang signifikan. Contohnya seperti proses kerja yang tidak sesuai SOP, lingkungan kerja yang tidak ergonomis, dan lain sebagainya.

6. Mengumpulkan Informasi dan Melakukan Analisis Bukti yang Relevan

Selama proses audit, auditor juga perlu mengumpulkan informasi yang relevan untuk mendukung temuan mereka. Informasi ini dapat berupa dokumen, catatan, wawancara dengan karyawan, ataupun bentuk bukti-bukti lainnya.

Namun, penting untuk diingat bahwa semua temuan audit tersebut harus didasarkan pada bukti yang obyektif. Setelah mengumpulkan informasi, maka auditor akan melakukan analisis bukti yang relevan.

Mereka akan mengevaluasi apakah auditee telah mematuhi persyaratan yang berlaku dan apakah prosedur-prosedur yang dijalankan telah efektif atau belum. Itu sebabnya, proses analisis ini merupakan langkah penting dalam menentukan hasil auditnya.

7. Membuat Laporan tentang Hasil Temuan

Setelah seluruh proses audit selesai, auditor internal harus membuat laporan yang berisi semua temuan yang ditemukan selama proses pemeriksaan. Laporan audit ini harus disusun dengan jelas dan lengkap. Yaitu mencakup deskripsi tentang temuan, bukti-bukti yang mendukung, serta rekomendasi perbaikan jika diperlukan.

Laporan audit tersebut juga harus disusun dengan bahasa yang mudah dipahami oleh semua pihak yang akan membacanya. Pasalnya, laporan ini akan menjadi dasar untuk tindak lanjut dari auditee maupun pihak manajemen perusahaan.

8. Melakukan Pemantauan

Setelah auditee menerima laporan audit dan melakukan tindak lanjut terhadap temuan yang ada, tugas auditor belum selesai. Langkah terakhir, seorang internal auditor perlu memantau kemajuan dari hasil tindak lanjut tersebut.

Hal ini penting untuk memastikan bahwa semua masalah telah diselesaikan sesuai dengan deadline atau tenggat waktu yang telah ditetapkan. Auditor juga perlu memastikan bahwa perbaikan yang diimplementasikan sesuai dengan rekomendasi yang telah diajukan dalam laporan audit.

Meskipun merupakan tahap akhir, namun pemantauan ini penting untuk memastikan bahwa proses perbaikan berjalan dengan baik dan bahwa masalah-masalah yang ditemukan selama audit tidak akan terulang lagi.

 

Kualitas yang Diharapkan dari Seorang Auditor Internal

Auditor Internal: Ini Tugas dan Tanggung Jawabnya

Berdasarkan rincian tugas dan tanggung jawab di atas, jelas bahwa seorang internal auditor memegang peran krusial dalam menilai kinerja dan operasional suatu perusahaan. Namun untuk menjalankan tugasnya dengan efektif, ada sejumlah harapan dan kualitas yang harus mereka miliki, di antaranya yaitu:

1. Independensi (Tidak Memihak)

Independensi adalah prinsip inti dalam proses audit internal untuk memastikan bahwa auditor dapat melakukan evaluasi yang objektif. Jadi, seorang auditor harus dapat menjalankan tugas mereka tanpa tekanan atau pengaruh dari pihak yang diaudit.

2. Teliti dan Cermat

Auditor internal harus memiliki tingkat kecermatan yang tinggi, sebab detail dan akurasi sangat penting dalam mencatat temuan. Jadi, mereka harus teliti dan cermat dalam melakukan pengamatan visual, mendengarkan laporan, dan menilai informasi yang diberikan.

3. Kemampuan Analisis

Selanjutnya, seorang auditor juga memerlukan  kemampuan analisis yang kuat. Mereka harus mampu menganalisis informasi yang kompleks, mengidentifikasi masalah, dan menyusun rekomendasi perbaikan.

4. Kemampuan Komunikasi

Kemampuan komunikasi yang baik akan memfasilitasi pemahaman yang lebih baik antara auditor dan auditee. Sebab, mereka perlu menyampaikan temuan atau permasalahan yang ditemukan dengan baik dan komunikatif.

5. Pengetahuan tentang proses Audit

Selanjutnya, seorang auditor diharapkan memiliki pengetahuan yang cukup tentang audit, termasuk metodologi, standar, dan persyaratan yang berlaku. Ini penting agar mereka bisa memahami konteks audit dan menjalankan tugasnya dengan kompeten.

6. Objektivitas

Seorang internal auditor harus bersikap objektif dalam menilai informasi yang mereka temukan. Mereka tidak boleh terpengaruh oleh pendapat pribadi, apalagi bersifat bias dalam membuat penilaian.

7. Integritas

Berintegritas artinya mereka harus dapat dipercaya dan jujur dalam menjalankan tugas pemeriksaan dan evaluasi. Hal ini penting karena integritas menciptakan dasar kepercayaan yang diperlukan dalam audit internal.

Selain membutuhkan proses pemeriksaan dari auditor internal, setiap perusahaan juga perlu melakukan audit eksternal dari lembaga tersertifikasi untuk memastikan hasil auditnya lebih kredibel. Sebagai solusi, Anda bisa menghubungi Mutu International sebagai lembaga audit, verifikasi, dan sertifikasi terpercaya untuk berbagai bidang industri.

PT Mutuagung Lestari Tbk atau Mutu International merupakan perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1990. Kami melayani berbagai jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi untuk berbagai macam industri. Tim ahli kami yang didukung oleh pengalaman selama lebih dari 30 tahun, bekerja untuk mengidentifikasi masalah dan menyarankan solusi yang sesuai, guna meningkatkan kinerja perusahaan Anda secara efektif dan efisien.

MUTU menyediakan jasa sertifikasi untuk berbagai sektor, yaitu sektor Pertanian (Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO), dan lain-lain, Industri Jasa Publik (sistem manajemen mutu, sistem manajemen lingkungan, sistem manajemen keamanan informasi, dan lain-lain), Pangan (Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP)), sistem manajemen keamanan pangan, pangan organic, dan lain-lain), Ekonomi Hijau (sertifikasi gas rumah kaca, ISCC, dan lain-lain), Kehutanan (Forest Stewardship Council (FSC)), pengelolaan hutan produksi lestari, dan lain-lain) dan Produk Kehutanan (Ekolabel, Japanese Agricultural Standard (JAS), dan lain-lain).

Sejak berdirinya bergerak dibidang sertifikasi kehutanan dan industri yang telah memperoleh akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), Badan Standarisasi Nasional (BSN), Lembaga Ekolabel Indonesia (LEI), dan lembaga akreditasi mancanegara lainnya.Untuk melakukan pengurusan sertifikasi ISPO, Anda bisa menghubungi MUTU International.

Silahkan hubungi MUTU International melalui E-Mail: [email protected], Telepon: (62-21) 8740202 atau kolom Chat box yang tersedia. Hubungi MUTU International sekarang juga. Follow juga seluruh akun sosial media MUTU International di Instagram,